MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan studi banding dari LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada Rabu, 03 Desember 2025. Kegiatan yang diikuti oleh enam peserta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta mendukung persiapan LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menuju alih status dari LPH Pratama menjadi LPH Utama.
Dalam kegiatan tersebut, tim LPH UIN Malang menyampaikan pemaparan mengenai sistem manajemen mutu, mekanisme audit halal, integrasi dokumentasi SJPH, manajemen operasional lembaga, serta strategi pengembangan kompetensi auditor dan penyelia halal. Para peserta juga mendapat kesempatan meninjau fasilitas pendukung audit serta berdiskusi mengenai tantangan dan peluang peningkatan layanan halal di lingkungan perguruan tinggi.
Supervisor Mutu LPH UIN Malang, Moh. Taufiq, turut memberikan penjelasan mendalam mengenai berbagai tantangan yang dihadapi lembaga dalam penguatan layanan halal, termasuk kebutuhan sumber daya, kesiapan dokumen, serta pengelolaan risiko mutu. Ia juga membagikan pengalaman proses pengajuan kualifikasi menuju LPH Utama, mulai dari pemenuhan persyaratan administratif hingga verifikasi lapangan, serta membagikan praktik terbaik dalam pengelolaan lembaga sehari-hari agar tetap konsisten memenuhi standar nasional. Pemaparan ini menjadi salah satu sesi yang mendapat perhatian besar dari peserta karena relevansinya dengan proses alih status yang sedang dipersiapkan.
Ketua Pusat Penjaminan LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mariyah Ulfah, M.E., Sy., menyampaikan harapannya agar hasil studi banding ini menjadi pijakan penting dalam memperkuat struktur layanan halal di lembaganya. Ia menegaskan bahwa pengalaman berbagi praktik baik dari UIN Malang akan menjadi referensi utama dalam penyempurnaan sistem, peningkatan profesionalitas auditor, dan percepatan proses menuju status LPH Utama. “Kami berharap kerja sama ini dapat membuka jalan bagi peningkatan kapasitas kelembagaan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Supervisor Laboratorium LPH UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, A. Ghanaim Fasya, M.Si., menyambut baik kunjungan ini dan berharap pertukaran pengetahuan tersebut menjadi awal kolaborasi yang lebih luas antar-lembaga. Ia menuturkan bahwa UIN Malang siap mendukung upaya penguatan ekosistem halal nasional melalui pendampingan dan berbagi pengalaman. “Semoga studi banding ini memberikan manfaat nyata dan mendorong tumbuhnya lebih banyak LPH yang profesional, kredibel, dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan studi banding ditutup dengan sesi diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut sebagai bentuk komitmen kedua lembaga untuk terus bersinergi dalam meningkatkan mutu layanan halal dan memperkuat jaringan kelembagaan halal di Indonesia.
Reporter : Faiqotul Himmah



