MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY— Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada 19–20 Desember 2025 di Shanaya Resort, Kota Malang. Forum tahunan ini diikuti 132 pimpinan di lingkungan UIN Maliki Malang, mulai dari tingkat universitas hingga unit kerja.
Kegiatan yang dibuka pukul 08.30 WIB itu dihadiri langsung Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, para wakil rektor, para kepala biro serta para dekan, wakil dekan, kaprodi dan kepala UPT, lembaga dan unit. Kehadiran pimpinan tertinggi kampus tersebut menegaskan pentingnya RTM sebagai ruang evaluasi sekaligus penentuan arah kebijakan strategis universitas ke depan.
Dalam pembukaan RTM 2025, Kepala Biro AAKK Ita Hidayatus Solihah menyampaikan laporan kegiatan RTM 2025. Dalam laporannya, Kabiro AAKK yang beru dilantik itu menyampaikan bahwa peserta RTM diikuti oleh Panitia 132 pimpinan dan 39 panitia.
RTM ini merupakan kegiatan penting untuk menyatukan misi dan melakukan rencana dan evaluasi yang terukur. "Saya berharap RTM 20205 ini bisa berjalan lancar, produktif, dan bisa menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan pengembangan lembaga ini menuju reputasi internasional," harapnya.
Sementara itu, Prof. Ilfi secara resmi membuka rangkaian kegiatan RTM sebelum menyampaikan arahan serta kebijakan program prioritas UIN Maliki Malang.
Agenda kemudian berlanjut pada paparan hasil Audit Mutu Internal tahun 2025, umpan balik pelanggan tahun 2025, serta tindak lanjut hasil Tinjauan Manajemen tahun 2024. Materi ini disampaikan Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, Sigit Priatmoko, M.Pd. Paparan tersebut memberi gambaran menyeluruh mengenai capaian mutu, respons pemangku kepentingan, serta konsistensi perbaikan berkelanjutan yang telah dan akan dilakukan.
Sesi berikutnya diisi pemaparan dari Ketua Satuan Pengawasan Internal Dr. Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., bersama Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Dr. Abdussakir, M.Pd. Keduanya mengulas status permintaan tindakan pencegahan dan perbaikan, kinerja proses layanan serta kesesuaian luaran, hingga berbagai perubahan yang memengaruhi sistem organisasi UIN Maliki Malang.
Memasuki tahap lanjutan, peserta RTM mengikuti sidang komisi untuk merumuskan rekomendasi peningkatan di berbagai bidang. Hasil kerja komisi kemudian dipaparkan dan diklarifikasi dalam sidang pleno. Rangkaian RTM ditutup dengan penandatanganan Rencana Tindak Lanjut dan rekomendasi RTM yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si.
Melalui RTM 2025, UIN Maliki Malang menegaskan komitmennya menjaga budaya mutu dan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel. Evaluasi boleh panjang dan diskusi bisa alot, tetapi arahnya jelas. Kampus ingin melangkah ke depan dengan keputusan yang berbasis data, bukan sekadar asumsi.
Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani



