UIN Malang Kukuhkan 11 Guru Besar, Ketua Senat Tekankan Tanggung Jawab Ilmiah dan Keteladanan
Abadi Wijaya Selasa, 20 Januari 2026 . in Berita . 87 views

 

10679_ok.jpg
Ketua Senat UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd. saat menyampaikan sambutannya di hadapan 11 gubes dan tamu undangan yang hadir. Selasa, 20 Januari 2026.

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY— Ketua Senat Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd., menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka pengukuhan 11 Guru Besar. Selasa, 20 Januari 2026.
Sebelas Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari beragam bidang keilmuan strategis, mulai dari pendidikan, bahasa, hukum, psikologi, hingga kajian Islam. Mereka adalah: Prof. Dr. H. Abdul Bashith, M.Si. –guru Besar  bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Prof. Dr. H. Moh. Padil, M.Pd.I – Kebijakan Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. M. Faisol, M.Ag – Sastra Arab, Prof. Dr. M. Fahim Tharaba, M.Pd – Manajemen Mutu Pendidikan Islam, Prof. Dr. Danial Hilmi, S.Hum., M.Pd – Teknologi Pembelajaran Bahasa Arab, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, MA – Kepemimpinan Pendidikan Islam, Prof. Dr. Khoirul Hidayah, MH – Hukum Ekonomi, Prof. Dr. Siti Mahmudah, M.Si – Psikologi Sosial, Prof. Dr. Muhammad Asrori, M.Ag – Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Prof. H. Aunur Rofiq, Lc., M.Ag., Ph.D – Tafsir Tematik, Prof. Dr. H. M. Lutfi Mustofa, M.Ag – Pemikiran Islam Indonesia.

10678_siap.jpg


Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Rektorat Lantai 5 dan dibuka langsung oleh Ketua Senat UIN Malang.
Dalam sambutannya, Prof. Nur Ali menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar bukanlah sekadar seremoni selebrasi atas capaian puncak karier akademik. Lebih dari itu, menurutnya, terdapat tanggung jawab keilmuan dan akademik yang jauh lebih besar yang harus diemban oleh setiap Guru Besar.
“Guru besar adalah puncak pengakuan keilmuan, tetapi sekaligus menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Mereka tidak hanya dituntut produktif secara akademik, tetapi juga bijaksana, cerdas, serta menjadi suri teladan di mana pun berada,” ujar Prof. Nur Ali.
Ia melaporkan bahwa pengukuhan kali ini merupakan pengukuhan Guru Besar ke-87 hingga ke-98 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sebanyak 11 Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai fakultas, yakni Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebanyak 6 orang, Fakultas Psikologi 2 orang, Fakultas Syariah 2 orang, Fakultas Humaniora 1 orang, serta Fakultas Ekonomi 1 orang.
Saat ini, jumlah Guru Besar aktif UIN Malang tersebar di tujuh fakultas. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan menjadi fakultas dengan jumlah Guru Besar terbanyak, yakni 30 orang. Disusul Fakultas Syariah sebanyak 14 orang, termasuk Wakil Presiden RI periode 2019–2024 Prof. K.H. Ma’ruf Amin, Fakultas Sains dan Teknologi 12 orang, Fakultas Ekonomi 7 orang, Fakultas Psikologi 7 orang, Fakultas Humaniora 6 orang, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 2 orang.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Nur Ali juga memohon doa restu kepada seluruh tamu undangan agar dalam tiga hingga empat bulan ke depan UIN Malang dapat kembali mengukuhkan delapan Guru Besar baru, seiring dengan terbitnya Surat Keputusan dari Menteri Pendidikan Tinggi dan Menteri Agama.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan meraih gelar Guru Besar bukanlah prestasi individu semata. Di baliknya terdapat peran besar keluarga yang senantiasa mendukung, mendampingi, dan mendoakan, termasuk para istri yang setia menemani proses panjang akademik hingga terbitnya publikasi ilmiah bereputasi internasional.
“Guru besar juga membawa kemanfaatan bagi keluarga. Kehadiran orang tua sebagai guru besar adalah warisan nilai, bukan sekadar gelar. Ini adalah pengakuan atas perjuangan, doa, dan pengorbanan bersama,” ungkapnya.
Prof. Nur Ali menegaskan bahwa kehadiran Guru Besar menjadi penjamin mutu akademik, penguat reputasi institusi di tingkat nasional dan internasional, serta pilar penting bagi kemajuan program studi. Menurutnya, kampus bermartabat akan melahirkan mahasiswa unggul dan pemimpin berakhlak mulia.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas karakter khas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai kampus unggulan yang mengintegrasikan spiritualitas, keluasan ilmu, dan kematangan profesional. Hal tersebut tercermin dari tradisi keilmuan yang kuat serta keberadaan delapan masjid dan Ma’had Aly yang tersebar di lingkungan kampus.
“Semoga dengan pengukuhan 11 Guru Besar ini semakin menambah kemajuan, kemanfaatan, dan keberkahan bagi keluarga besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, bagi bangsa, dan negara,” pungkasnya.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up