MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia, khususnya bagi karyawan berstatus PPPK. Langkah terbaru diwujudkan melalui koordinasi akhir persiapan asesmen kompetensi yang digelar bekerja sama dengan Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang, Senin, 12 Januari 2026.
Koordinasi ini menjadi penentu arah pelaksanaan asesmen yang akan diikuti karyawan PPPK paruh waktu. Fokusnya jelas, memetakan kemampuan riil pegawai sebagai dasar penempatan tugas yang lebih sesuai dan profesional.
Koordinator OKH UIN Maliki Malang, Hj. Umihanik, SE., MM, menegaskan bahwa asesmen bukan sekadar formalitas. Proses ini dirancang untuk memastikan setiap pegawai ditempatkan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Ia menyampaikan bahwa peserta akan diuji mulai dari kemampuan dasar pengoperasian komputer hingga psikotes yang mengukur aspek kepribadian dan potensi kerja.
Untuk tes kompetensi di bidang teknologi informasi, pelaksanaannya akan dipusatkan di laboratorium komputer Fakultas Sains dan Teknologi. Setiap peserta akan mendapatkan tugas tertentu yang dirancang khusus untuk mengukur kemampuan mengoperasikan perangkat lunak yang relevan dengan tugas pengadministrasian.
Asesmen ini secara khusus diperuntukkan bagi karyawan PPPK paruh waktu yang sebelumnya bertugas sebagai tenaga kebersihan dan satuan pengamanan. Melalui program ini, mereka dipersiapkan untuk dialihkan menjadi tenaga pengadministrasi, tentu dengan dasar hasil asesmen yang objektif. "Setidaknya hasil asesmen ini bisa dijadikan acuan bagi pimpinan dalam menempatkan SDM yang ada," tegasnya.
Dengan persiapan yang relatif singkat namun terukur, UIN Maliki Malang berharap asesmen ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan data kompetensi yang akurat. Target akhirnya sederhana tapi penting, SDM yang tepat di posisi yang pas, supaya roda layanan kampus bisa berputar lebih efektif. Kampus diuntungkan, pegawai pun punya peluang berkembang. Sebuah langkah kecil dengan dampak jangka panjang.



