MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY -UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan asesmen calon pejabat administrator dan pengawas bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan kampus. Langkah awal dilakukan melalui rapat koordinasi yang dipimpin Koordinator OKH UIN Maliki Malang, Hj. Umihanik, SE., MM, Kamis, 29 Januari 2026.
Rapat ini menjadi penanda keseriusan kampus dalam menyiapkan proses seleksi yang terukur, transparan, dan profesional. Asesmen dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Februari 2026, bertempat di Gedung Rektorat lantai 5.
Hj. Umihanik dalam arahannya menjelaskan bahwa asesmen akan diikuti oleh 50 pegawai yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, hingga pegawai dengan pangkat atau golongan III/d. Menurutnya, komposisi peserta ini mencerminkan kebutuhan kampus akan sumber daya manusia yang siap mengemban tanggung jawab struktural. "Insyaallah nanti akan ada 10 asesor yang akan melakukan asesmen," terangnya.
Pada hari pertama, peserta akan mengikuti tes psikometri dan wawancara. Hari kedua diisi dengan tes analisis kasus, pengisian Daftar Riwayat Hidup, critical incident, quality of communication, serta Leaderless Group Discussion. Sementara itu, hari terakhir difokuskan pada wawancara berbasis Behavioral Event Interview atau BEI.
Dari sisi penilaian, Hj. Umihanik menegaskan bahwa asesmen ini menggunakan kombinasi metode CAT dan non-CAT, dengan porsi 80 persen berbasis CAT. Karena itu, seluruh peserta diwajibkan membawa laptop masing-masing agar pelaksanaan tes berjalan lancar dan efektif.
Soal kesiapan teknis, panitia memastikan tidak ada alasan klasik. Dukungan jaringan internet telah disiapkan oleh tim PTIPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sehingga pelaksanaan asesmen diharapkan berjalan tanpa hambatan berarti.
Melalui asesmen ini, UIN Maliki Malang berharap dapat menjaring calon pejabat yang tidak hanya kompeten secara administratif, tetapi juga matang secara kepemimpinan dan komunikasi. Sebuah investasi penting untuk memastikan roda birokrasi kampus bergerak ke arah yang lebih baik dan berkelanjutan. "Mudah-mudahan acaranya nanti bisa berjalan lancar dan sukses," tutupnya.



