UIN Maliki Malang Gelar Asesmen Kompetensi, Tata SDM Aparatur Lebih Tepat Sasaran
Abadi Wijaya Selasa, 3 Februari 2026 . in Berita . 101 views
10721_13.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan keseriusannya dalam menata sumber daya manusia aparatur secara lebih terukur dan profesional. Selasa, 3 Februari 2026, kampus hijau ini menjadi lokasi pelaksanaan asesmen kompetensi bagi calon pejabat administrator dan pengawas, sekaligus pejabat fungsional serta pelaksana di lingkungan UIN Maliki Malang.
Sebanyak sebelas tim asesor sumber daya manusia aparatur hadir langsung untuk memastikan proses asesmen berjalan objektif dan menyeluruh. Kehadiran para asesor tersebut menandai dimulainya rangkaian asesmen yang akan berlangsung selama tiga hari, hingga 5 Februari 2026.

Para asesor, di antaranya Pieter Reynold Mochliat, G. A. Andini Sucika, Deden Wahyudin, dan Neng Winda Nasifah, disambut langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, bersama para wakil rektor dan kepala biro. Suasana penyambutan berlangsung hangat, namun tetap bernuansa kerja serius.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim asesor di UIN Maliki Malang. Ia menegaskan bahwa asesmen kompetensi merupakan bagian penting dari ikhtiar kampus untuk terus melangkah menuju perguruan tinggi unggul bereputasi internasional. Penempatan aparatur, menurutnya, harus selaras dengan kompetensi, potensi, dan kapasitas terbaik yang dimiliki masing-masing pegawai.

Sementara itu, Kepala Biro AUPK UIN Maliki Malang Dr. H. Muhtar Hazawawi, M.Ag, menekankan bahwa asesmen kompetensi adalah proses yang wajar dan rutin di berbagai instansi. Asesmen bukan untuk menekan peserta, melainkan memotret secara objektif kepribadian, kemampuan teknis, serta potensi kepemimpinan pegawai. Hasilnya akan menjadi pijakan penting dalam pengembangan karier sekaligus bahan pertimbangan kebijakan kelembagaan.
Dengan gaya santai, ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti asesmen dengan tenang dan fokus. Asesmen justru diharapkan membantu kelancaran jenjang karier, bukan sebaliknya. Anggap saja cermin, kadang jujur, tapi berguna.

10724_16.jpeg

Sebanyak lima puluh pegawai mengikuti kegiatan ini, berasal dari berbagai unsur, mulai pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, hingga pegawai dengan pangkat atau golongan III D. Komposisi tersebut mencerminkan kebutuhan kampus akan sumber daya manusia yang siap mengemban tanggung jawab struktural di masa depan.

10723_15.jpeg

Rangkaian asesmen dirancang cukup padat. Hari pertama diisi dengan tes psikometri dan wawancara. Hari kedua meliputi tes analisis kasus, pengisian daftar riwayat hidup, critical incident, quality of communication, serta Leaderless Group Discussion. Hari terakhir difokuskan pada wawancara berbasis Behavioral Event Interview atau BEI.

Dari sisi metode, asesmen menggunakan kombinasi CAT dan non-CAT, dengan dominasi sekitar delapan puluh persen berbasis CAT. Seluruh peserta diwajibkan membawa laptop masing-masing, dengan dukungan teknis dan jaringan internet yang disiapkan secara optimal oleh tim PTIPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Melalui asesmen ini, UIN Maliki Malang berharap dapat melahirkan aparatur yang tepat di posisi yang tepat. SDM kuat, kampus pun melaju lebih mantap ke depan.

10722_14.jpeg

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up