Perkuat Strategi Personal Branding, Pusbangkom MKMB Hadirkan Narasumber Ahli di Hari Keempat PJJ
Abadi Wijaya Senin, 9 Maret 2026 . in Berita . 55 views
10867_ari.jpg

MALIKI SILAMIC UNIVERSITY-Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) bidang Personal Branding yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama Republik Indonesia terus menghadirkan materi strategis bagi para peserta. Memasuki hari keempat pelatihan yang digelar pada Senin, 9 Maret 2026, panitia menghadirkan dua narasumber ahli yakni Ispawati Asri dan M. Tahmid untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai strategi personal branding.
Dalam sesi pemaparan materinya, Ispawati Asri yang akrab disapa Bu Ari menegaskan bahwa di era kompetitif saat ini, personal branding memerlukan strategi yang tepat dan terencana. Menurutnya, membangun citra diri bukan sekadar menampilkan diri di ruang publik, melainkan juga proses melakukan *redesign* terhadap citra diri agar memiliki nilai yang unik dan berbeda dari orang lain.
“Personal branding itu upaya membentuk citra positif secara konsisten,” tegasnya di hadapan para peserta pelatihan.
Ia menjelaskan bahwa personal branding mencakup dua aspek utama, yakni penampilan fisik dan nonfisik. Penampilan fisik meliputi cara seseorang berpakaian, gaya berjalan, hingga cara berkomunikasi yang komunikatif dan profesional. Sementara itu, aspek nonfisik berkaitan dengan wibawa, sikap, serta ketulusan hati dalam berinteraksi dengan orang lain.
Menurut Bu Ari, kunci keberhasilan personal branding terletak pada keselarasan antara sikap, perilaku, dan nilai yang dimiliki seseorang. Personal branding tidak hanya bertujuan membangun reputasi positif di masa depan, tetapi juga menuntut konsistensi dalam mempertahankan citra tersebut dalam berbagai situasi dan platform.
Karena itu, ia menekankan bahwa strategi personal branding harus selaras dengan jati diri individu, terlihat secara nyata, konsisten di berbagai platform, memberikan manfaat bagi orang lain, serta memiliki keunikan yang didukung oleh bukti nyata dalam perilaku sehari-hari.
Melalui materi ini, para peserta diharapkan mampu memahami bahwa personal branding bukan sekadar pencitraan, melainkan proses membangun identitas diri yang autentik, berintegritas, dan berdampak positif bagi lingkungan kerja maupun masyarakat luas.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up