HUMAS–Ikatan Keluarga Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an (IKHFA’) UIN Malang menyelenggarakan agenda khotmil rutinan Ahad Legi dan kajian kitab At-Tibyan yang bertempat di Rumah Tahfizh Ummairah Arjosari Blimbing Malang (Kediaman Ustadz Sholihin, pembina HTQ) pada Minggu(19/2). Kegiatan khotmil rutinan ini dilaksanakan setiap satu bulan sekali dengan adanya sistem pergiliran tempat dari rumah ke rumah anggota IKHFA’
Berdasarkan data kehadiran dalam acara khotmil kali ini dihadiri oleh beberapa angkatan mulai angkatan 2007-2019. Agenda lintas angkatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi alumni, bernuansa Qur’any. Sesuai dengan yang disampaikan oleh Ustad Musthofa Al-Makkiy, M.Pd., pembina IKHFA’ bahwa kegiatan dilaksanakan agar sambung rasa sambung silaturahmi tetap terjaga.
“Sambung rasa sesama pecinta Al-Qur’an seperti ini, saya harap tali silaturahmi tidak terputus karena di sini ada wadahnya, tujuan kedua sama-sama nderes seperti tujuan awal masuk di HTQ, sama-sama murojaah Al-Qur’an jadi hafalannya tetap terjaga,” terang pembina IKHFA’ tersebut.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan apresiasi tinggi dari pengurus, pembina hingga anggota IKHFA’ dari berbagai angkatan. Agenda ini merupakan salah satu wujud inovasi program IKHFA’ sebagai wadah para alumni dengan program yang terfokus pada sosial dan silaturahmi.
“Pada tahun 2010-2016 kita mulai menata sambil melihat anggota-anggota yang masih menetap di Malang, pada tahun 2017-2022 itu sudah mulai terstruktur dan rutin kegiatan-kegiatan khotmil Al-Qur’an.Nah, untuk IKHFA’ saat ini periode 2022-2023 ini sudah mulai banyak program yang tertata dengan baik mulai dari sistem, struktur, sertapublikasinya,” sambungnya.
IKHFA’ merupakan wadah para alumni dalam program khotmil rutinan Ahad Legi.Salah satu nilai penting agar para alumni terus melanggengkan kebudayaan yang telah tertanam di HTQ, yaitu rutinan Ahad Legi dan Kajian Kitab At-Tibyan sebagai sarana diskusi hadis guna mengembangkan ilmu agama. Dilaksakannya khotmil rutinan Ahad Legi menjadi salah satu agenda yang mencakup banyak manfaat. Mulai dari segi penyambung silaturahmi hingga ajakan kepada sesama penjaga Al-Qur’an untuk kembalikan nuansaQur’ani dengan tujuan yang sama.
“Kebaikan yang tidak terorganisir, ajakan tidak diwadahi, tidak terstruktur itu akan kalah dengan kebatilan atau kejahilan. Maka yang benar adalah kegiatan dan niat baik bisa dikumpulkan, diorganisir, diwadahi melalui sebuah program sehingga akan lebih maksimal dalam mengisi sertamemotivasi nilai-nilai keislaman yang baik,” pungkas Ustad Musthofa Al-Makkiy. (Iwa/Fer)
HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan apel pagi kali ini di pimpin langsung Kepala Biro AAKK, Dr. H. Barnoto. M.Pd.I, peserta apel kali ini diajak bersama-sama menjaga zikir, fikir, dan amal saleh dalam setiap pekerjaan dan tanggung jawab yang di emban sebagai ASN. Senin (20/2). Untuk mencapai itu, dibutuhkan pola pikir yang baik sehingga bisa berdampak pada sikap positif terhadap setiap perilaku. Ia meyakini bahwa Indonesia baik berawal dari lembaga yang baik, termasuk semua lembaga yang berada di bawah Kemenag. "Termasuk UIN Maliki Malang sebagai lembaga perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kemenag," jelasnya.
UIN Maliki dengan lambang ulul albabnya sudah sangat relevan dengan surat Al-Baqarah ayat 152, bagaimana manusia yang beriman untuk selalu mengingat Allah dalam setiap waktu. "Apapun kesibukan kita, harus tetap diimbangi dengan selalu mengingat kepada Allah, sehingga bisa melahirkan pekerjaan yang berkualitas karena hari-harinya hadir untuk Allah SWT," ajaknya. Pekerjaan yang berkualitas, kata dia, tentu tidak bisa lepas dari disiplin. Diantaranya disiplin hati yang mampu menjadi tonggak utama dan akan memberikan dampak luar biasa terhadap setiap pekerjaan yang akan dilakukan. "Sebagai ASN, jika ini dikembangkan maka akan menjadi aura yang kuat dan tentunya akan berdampak pada etos dan produktivitas kerja," terang Barnoto.
Selain itu, juga akan meningkatkan keharmonisan dalam mewujudkan tugas dan fungsinya sebagai ASN. Ulul albab bukanlah simbul saja. Alquran sudah menjelaskan itu, dan jika dikaitkan dengan kelembagaan tentu akan menguatkan setiap kinerja dan ibadah seorang hamba. "Dengan mengingat kepada Allah hati akan menjadi tentram, dan ini menjadi modal kita dalam menjalankan tugas sehari-hari sehingga bekerja bisa lenih enjoy," paparnya. Badan yang sehat itu bermula dari hati yang sehat. "Untuk itu mari bersama-sama menguatkan generasi ulul albab di kampus kita tercinta ini," pungkasnya
HUMAS UIN MALANG-Pusat Studi Islam dan Sains Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengundang seluruh tenaga pendidik (dosen) untuk mengikuti diseminasi falsafah ulul albab sebelum proses perkuliahan semester genap berlangsung. Kamis (16/2).
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M Zainuddin, MA. beserta para wakilnya turut hadir dalam kegiatan ini. Mengawali kegiatan diseminasi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag menjelaskan bahwa mengawali perkuliahan semester genap ini, semua dosen harus memilki kemampuan kelmuan integrasi Islam dan sains. "Ini sesuai dengan pengembangan keilmuan di UIN Maliki Malang yaitu integrasi Islam dan sains," tegasnya.
Akreditasi internasional di tahun 2022 sudah submit 8 Prodi dan jika ditotal semuanya hingga tahun 2023 ini berjumlah 17 Prodi yang di dalamnya menyangkut sosial humaniora dan sains teknologi. "Semua upaya ini tentu dibutuhkan upaya dan kerja keras dari kita semuanya," paparnya.
Bagi dosen yang belum studi lanjut segera studi lanjut dan bagi yang sudah doktor bisa mengajukan ke guru besar. "Saya ucapkan selamat bagi para dosen yang sudah lulus program doktoralnya," ucapnya.
Selain itu, bagi para dosen diminta untuk selalu aktif menjalankan tridharma perguruan tinggi yang didalamnya ada pengajaran, penelitian dan juga pengabdian, khusus untuk hasil penelitian diupayakan bisa terus digenjot proses publikasinya hingga tersubmit di jurnal nasional maupun jurnal internasional, "Saya mohon bapak ibu bisa meningkatkan kualitas tulisannya sehingga bisa menambah kridibiltas kampus ini di kancah internasional," harapnya.
Sementara itu, hal senda juga disampaikan Prof. Zainuddin, MA merasa senang sekali dengan animo dan semangat dari para dosen UIN Maliki Malang mengikuti diseminasi falsafah ulul albab ini.
Prof. Zain meminta para dosen bisa mengimplementasikan integrasi dan moderasi beragama di bawah payung ulul albab. Setiap mata pelajaran baik teknik, biologi, kedokteran, semua harus mengandung kesan moral yang berbasis pada Al-Qur'an. "Saya minta apapun yang diajarkan itu berdasarkan al Qur'an dan Hadis," pesannya.
Kuncinya untuk menguasai ilmu keislaman itu para dosen harus memiliki kemampuan memahami bahasa Arab. Tidak hanya itu saja, untuk memahami ilmu sainspun juga dibutuhkan kemampuan bahasa asing khusunya bahasa inggris. "Untuk itu saya menganjurkan dua bahasa ini harus dikuasai oleh seluruh dosen agar proses integrasi ini bisa tersampaikan dengan baik kepada para mahasiswanya," tegasnya.
Soal publikasi penelitian, orang nomor satu di UIN Maliki Malang ini meminta agar setiap karya ilmiahnya bisa terpublikasikan di jurnal nasional maupun internasional. "Hal ini akan berdampak juga pada Webometrics, UniRank yang selalu update memberikan perankingan terhadap perguruan tinggi di seluruh dunia," paparnya.
Ketua Pusat Studi Islam dan Sains Begum Fauziyah, S.Si. M. Farm berharap kegiatan diseminasi ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada para dosen di UIN Maliki Malang sehingga kedepan bisa mewujudkan mimpi besarnya yaitu menjadi kampus terbaik yang unggul dan bereputasi internasional. "Semoga kegiatan tahunan ini bisa memberikan keberkahan dan manfaat untuk pengembangan lembaga ini," tutupnya.
HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan apel pagi kali ini berbeda dengan sebelumnya, kali ini ada serah terima jabatan baru dari Kepala Bagian Umum yang lama Hilmy, SH kepada Ita Hidayatus Sholihah, S.Ag, MM yang sebelumnya menjabat sebagai Pengelola dan pengadaan barang/jasa selanjutnya menjadi Kepala Bagian Umum, Biro AUPK UIN Maliki Malang, Senin (13/2). Kepala Biro AUPK Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd langsung memberikan ucapan selamat kepada kedua pejabat baru tersebut dan sekaligus mengajak kepada semua pegawai di UIN Maliki Malang untuk senantiasa menjalankan tugas dengan penuh amanah dan disiplin tinggi. Jadikan setiap pekerjaan yang di terima sebagai amal ibadah untuk kehidupak kelak di akhirat. Jangan sampai ada pegawai yang menganggap bahwa bekerja di lembaga ini tidak di anggap sebagai ibadah. “Jangan dianggap ibadah itu hanya sebatas sholat, zakat, dan puasa saja, bisa jadi ibadah wajib yang dikerjakan jika tercampur dengan riyak akan sirna di hadapan Allah SWT,” tegasnya.
Bisa jadi, pekerjaan yang diniati karena Allah tanpa mengharap pujian dari orang lain justru hal ini bisa menutupi dan menyempurnakan ibadah wajibnya. Hari ini, semua pegawai di UIN Maliki Malang harus berpacu dengan waktu, siapa yang tidak siap mereka akan tergerus oleh waktu dengan sendirinya. “Waktu akan selalu meninggalkan kita, dan kita harus mampu mengejarnya dengan cari melakukan hal yang positif,” pesannya.
Dalam dunia Pendidikan saat ini sudah memasuki abad milenial penuh dengan persaingan padat dan juga tuntutan hidup yang memaksa harus bisa cepat tepat dalam beradaptasi terhadap pola perubahan. “Untuk itu, kita harus bisa menyesuaikan dengan tuntutan waktu, oleh karena itu sebelum menyesal diterjang waktu, ayo apa yang sudah menjadi tanggu jawab kita tunaikan dengan sebaik-baiknya,” ajaknya tegas. Kementerian Agama sudah mulai mensosialisaikan bahwa semua data informasi kepegawaian rencananya akan dikelola oleh pusat dengan menggunkan satu aplikasi yang dinamai “PUSAKA”. Semua absensi kepgawaian di seluruh kementerian agama akan terpusat. Tak hanya itu, gaji dan kenaikan jabatanpun akan terpusat.
Oleh sebab itu, tambah dia, para pegawai UIN Maliki Malang harus segera menyesuaikan diri akan hadirnya sistem PUSAKA ini, sehinggia kedepan tidak menjadi korban akibat ketidak siapan para pegawai. “Kebijakan ini harus kita ikuti Bersama oleh ASN, siapa yang tidak siap maka mereka akan tertingal,” pungksanya.
HUMAS-Atmosfer bahagia menyelimuti Fakultas Humaniora pasca kemenangan lomba internasional yang diraih oleh empat mahasiswa Humaniora pada ajang debat bahasa Arab, 2nd Asian Arabic Debate Championship (AADC) se-Asia di Muscat, Oman. Perolehan yang menjadi salah satu kebanggaan bagi Indonesia di kancah Asia ini juga turut menebarkan nilai positif tidak hanya bagi Fakultas Humaniora UIN Malang saja melainkan seluruh warga Indonesia.Kedatangan para juarawan AADC ini disambut meriah oleh para jajaran dekanat Fakultas Humaniora beserta segenap mahasiswa yang tergabung dalam komunitas ElJidal Program Studi Bahasa dan Sastra Arab(BSA) UIN Malang, pada Rabu (8/2). Penyambutan diwarnai kisah haru oleh para delegasi dan jajaran akademik Fakultas yang menaruh rasa bangga pada pencapaian mahasiswanya.
Kaprodi BSA yang turut hadir pun tak dapat membendung rasa bangganya. "Kalian itu menjawab keraguan banyak orang terhadap kecakapan bahasa Arab dengan cara membanggakan, selamat atas prestasinya. Kalian hebat, semoga ini dapat menjadi contoh positif untuk generasi berikutnya", ujar Kaprodi BSA, Dr. Abdul Basid, M.Pd. Penyambutan tim debat AADC yang berhasil membawa pulang perunggu ini diselenggarakan dengan niat untuk mengucap syukur atas pencapaian yang luar biasa. Dekan Humaniora, Dr. Faisol, M.Ag., juga hadir untuk mengutarakan apresiasi luar biasa kepada para tim debat AADC UIN Malang.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas prestasi yang sudah dipersembahkan, karena hasil yang kalian berikan ini tidak hanya membanggakan nama fakultas saja, tapi nama kampus dan bahkan Indonesia", ucapnya.
Acara kemudian ditutup dengan sambutan Presiden El-Jidal, M. Husain Rifa'I, yang menyampaikan harapan kepada anggota El Jidal maupun mahasiswa BSA untuk meneruskan tongkat estafet pencapaian-pencapaian gemilang yang telah diperoleh hingga sejauh ini. Hingga setelahnya agar menjadikan kemenangan tersebut sebagai batu loncatan untuk generasi selanjutnya. Rangkaian tasyakuran kemudian juga dilanjutkan dengan sesi potong tumpeng secara simbolis sebagai bentuk syukur atas kemenangan perdana UIN Malang dan Indonesia dalam ajang bergengsi dua tahunan ini atas perolehan perunggu di ajang internasional, 2nd Asian Arabic Debate Championship (AADC). (Na/Fer)
HUMAS UIN MALANG-Pagi ini, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali kedatangan tamu spesial dari Kementerian Pendidikan Kerajaan Saudi Arabia (KSA) serta delegasi Universitas Islam Madinah dan Universitas Ummul Alquro, Kamis (9/2).
Delegasi kerajaan Arab Saudi yang hadir kali ini yaitu Dr. Abdulrahman Ali M. Alamri, Dr. Sami Abdulrahman H. Alharbi Kementerian Pendidikan KSA. Dr. Ibrahim Salem N. Alsaedi delegasi dari Universitas Madinah, dan Dr. Hasan Abdulhamid A. Bukhari delegasi Universitas Ummul Alquro.
Kementerian Pendidikan KSA, Dr. Abdulrahman Ali M. Alamri sengaja berkunjung ke uin malang untuk menjalin silaturahmi sekaligus mengajak kerjasama, baik di bidang akademik, penelitian, beasiswa, hingga program pertukaran pelajar dan dosen.
Tak hanya itu, bahkan KSA siap menjalin kerjasama pengembangan di bidang sains dan teknologi bagi para dosen dan mahasiswa di uin maliki malang.
Untuk itu, UIN Maliki Malang menjadi salah satu perguruan tinggi yang direkomendasikan untuk bisa diajak kerjasama dengan Kementerian pendidikan KSA.
Dan semoga hubungan baik ini bisa terus di tingkatkan agar memberikan manfaat seluas-luasnya baik bagi sivitas akademika UIN Maliki Malang maupun untuk perkembangan pendidikan di kerajaan saudi arabia dan masyarakat luas pada umumnya.
Rombongan yang terdiri dari 4 orang ini juga diajak Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA untuk melihat langsung progres pembangunan makhad dan kampus 3 di kota Batu.
Rektor beserta para pimpinan yang lainnya turut memberikan sambutan hangat atas kehadiran tamu penting ini. Disela sambutannya, Prof Zain juga menyampaikan bahwa UIN Malang ini merupakan kampus perpaduan dunia pesantren dengan perguruan tinggi, setiap mahasiswa harus tinggal di makhad untuk memperdalam ilmu agama dan tak sedikit mahasiswa yang ikut program hafalan Al-Qur'an di bawah lembaga Haiah Tahfidzul Qur'an (HTQ).
Rektor juga menyampaikan bahwa mahasiswa UIN Maliki Malang saat ini datang dari berbagai belahan dunia, dan UIN Malang telah di nobatkan oleh Kementerian Agama sebagai perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak.
HUMAS UIN MALANG-Upaya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dalam meningkatkan mutu Perguruan tinggi menuju unggul bereputasi internasional terus dilakukan, salah satu upaya yang dilakukan menambah jumlah guru besar, Senin (6/2). Kali ini, Dekan Fakultas Psikologi, Prof. Dr. Rifa Hidayah, M.Si akan dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang Ilmu Psikologi pada Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang. Dari hasil rapat perdana panitia, pengukuhan di jadwalkan akan digelar pada Maret mendatang dengan target undangan mencapai 250 oarang.
Ketua pelaksana kegiatan pengukuhan Dr. Achmad Khudori Soleh, M.Ag dipercaya sepenuhnya untuk menyiapkan perhelatan spesial ini. Dari hasil rapat perdana ini, pelaksanaan akan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 Maret 2023 yang bertempat di Aula Utama Gedung Rektorat Lt.5. Segala persiapan pendukung sudah mulai dilakukan oleh panitia, dan semoga perhelatan pengukuhan ini bisa sukses dan penuh keberkahan untuk sivitas akademika UIN Maliki Malang.
HUMAS-Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo meminta Humas Perguruan Tinggi Kegamaan Islam Negeri (PTKIN) menjadi garda terdepan dalam seluruh komunikasi publik dalam agenda Seleksi Prestasi Akademik Nasional – Ujian Masuk (SPAN-UM) PTKIN. Kamis, (02/02).
Wibowo Prasetyo menyampaikan sebuah pesan dalam Sosialisasi SPAN-UM PTKIN di Samarinda yaitu meminta PTKIN untuk memastikan prosedur pendaftaran SPAN-UM PTKIN dibuat dengan jelas. Akses aplikasi bagi para pendaftar juga dikemas menarik dan mudah diakses.
Pendaftaran SPAN-UM PTKIN telah dirilis oleh menag Yaqut Cholil Qoumas pada 20 Januari 2023. Bersama itu, dibuka fase pendaftaran SPAN PTKIN bagi sekolah/madrasah/pesantren hingga 13 Februari 2023 mendatang. Fase pendaftaran siswa akan dibuka mulai 16 Februari sampai 4 Maret 2023. Hasil SPAN PTKIN akan diumumkan pada 3 April 2023. Seluruh proses pendaftaran dan pengumuman dilakukan secara online melalui laman https://span.ptkin.ac.id dan tidak dikenakan biaya.
“Pertama, sosialisaikan prosedur pendaftaran dengan jelas dan baik, melalui berbagai konten. Kampus tidak hanya membuat rilis semata, tapi juga membuat konten kreatif, meme menarik, dan desain yang apik,” terang Wibowo.
“Kedua, pastikan stakeholders mendapat pengalaman akan kemudahan akses informasi dan aplikasi. Kampus agar menyiapkan infrastruktur dengan aplikasi yang baik. Calon mahasiswa tidak kesulitan mengakses informasi SPAN-UM PTKIN,” sambungnya.
Hal ketiga yang penting dalam sosialiasi, kata Wibowo, melakukan kampanye berbasis testimoni mahasiswa atau para alumni. Pendekatan ini akan lebih menarik minat calon mahasiswa. “Para pimpinan PTKIN juga harus memposisikan dirinya sebagai Humas dengan mempublikasikan testimoni tentang keunggulan kampus masing-masing,” tuturnya.
Pendekatan keempat yang tidak kalah penting adalah sinergi dengan media mainstrem dan media massa. Kampus perlu memanfaatkan semua platform media sosial yang ada dalam proses sosialisasi, termasuk dengan melibatkan pada influencer dan tokoh penting.
Hal senada disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ahmad Zainul Hamdi. Menurutnya, divisi humas mempunyai peran penting dalam mengangkat citra lembaga. Untuk itu, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya ini meminta Humas PTKIN membuat kemasan sosialisasi yang menarik agar masyarakat semakin tertarik memilih UIN/IAIN/STAIN.
“Kita mempunyai kekhasan. Lingkungan belajar kita adalah lingkungan yang dipenuhi dengan akhlak. Itu adalah keunggulan yang terus menerus kita gaungkan,” tambahnya.
Selain itu, Ketua PMB PTKIN 2023, Prof Dr Imam Taufiq, MAg mendorong optimalisasi peran kerja humas PTKIN untuk meningkatkan brand awareness PTKIN lewat konten-konten kreatif.
"Kita perlu tingkatkan brand awareness PTKIN lewat konten-konten kreatif, kolaborasi humas PTKIN akan sangat berperan dalam hal ini." Ujar Prof Imam, yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang ini.
Hadir dalam giat ini, Ketua Forum Pimpinan PTKN Prof Mahmud, Sekretaris Dr Syarif, Bendahara Forum Prof Zainal Muskim, Bendahara PMB Prof Nyayu Khodijah, Rektor UIN SI Samarinda Prof Mukhamad Ilyasin dan Kepala Biro HDI Akhmad Fauzin. (sm)
HUMAS-Pencapaian gemilang kembali diraih mahasiswa-mahasiswa berprestasi UIN Malang dari program studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA). Ajang 2ndArab Asian Arabic Debate Championship (AADC) di Oman menjadi salah satu kompetisi paling bersejarah bagi komunitas El Jidal BSA UIN Malang yang telah memberangkatkan empat delegasi untuk berpartisipasi pada ajang tersebut. Keempat mahasiswa itu ialah Ahmad Zaimul Umam, M. Husain Rifa’i, Betty Ayunda Wulandari, dan Ummi Hasanah.Kabar gembira akhirnya didapatkan setelah beberapa kegiatan AADC di Muscat selesai digelar, tim dari UIN Malang berhasil membawa pulang medali perak setelah berhasil menyingkirkan 40 tim dari 18 negara yang turut berpartisipasi pada Kamis, (2/2). Selain itu, beberapa juara yang berhasil diraih tim El Jidal UIN Malang ialah Best Speaker 3 dan Best Speaker 1 pada kategori non native.
Pencapaian tersebut merupakan hal yang luar biasa dan patut dibanggakan. Mahasiswa UIN Malang berhasil membawa nama baik kampus serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Momen bersejarah untuk pertama kalinya Indonesia berhasil meraih juara dua ajang debat bahasa Arab yang diselenggarakan AADC pada tahun kedua ini. Tak hanya itu, UIN Malang merupakan kandidat dari Indonesia yang berhasil meraih pencapaian tersebut dan membawa pulang medali perak ke tanah air. Hal tersebut juga diungkapkan oleh pelatih El Jidal, Aad Baking, “Ini merupakan pencapaian pertama yang sangat gemilang dari delegasi debat bahasa Arab dari Indonesia. Dan yang membanggakan lagi, UIN Malang berhasil membawa pulang medali perak untuk Indonesia,” ungkapnya dengan penuh haru.
Capaian ini tentunya tak lepas dari dukungan para pelatih ElJidal yang senantiasa menyertai dan terus melatih, berproses, serta belajar lebih baik waktu demi waktu. Selain itu peran sosok pembina ElJidal, Ustadz Anwar Mas'ady, menjadi sorotan publik karena keuletan dan kegigihan beliau dalam menemani teman-teman ElJidal berlatih. Tak lupa pula tim debat dari UIN Malang juga mengucapkan syukur, terima kasih, bangga, dan haru atas pencapaiannya.
"Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam atas dukungan, doa serta bimbingannya kepada seluruh kakak pelatih El-Jidal, khususnya untuk Mas Arja, Mas Nandang, Mas Aad, Mas Ozik, Mbak Rifah, Mbak Arina, Mas Umam dan tentunya juga dari Ustadz Anwar beserta jajaran Dekanat Fakultas serta teman-teman seluruhnya yang tidak dapat kami ucapkan satu per satu", tambah Presiden El-Jidal periode 2022-2023, M. Husain Rifa'i. (Na/Fer)
Pewarta: Ihwanarotama Bela Indriasandi Editor: Ferika Sandra