KKM Reguler kelompok 128 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat berfoto bersama dengan perangkat Desa
HUMAS - Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 128 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses adakan workshop pelatihan kewirausahaan UMKM di Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Pelatihan kewirausahaan ini dihadiri setidaknya 30 ibu-ibu PKK dengan kerja sama dengan Dinas UMKM Kecamatan Poncokusumo. Workshop ini mengambil tema “Menumbuhkembangkan Motivasi Wirausaha di Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal.”
Mulyani, Sekertaris Dinas UMKM di bidang Makanan dan Minuman Kecamatan Poncokusumo didaulat menjadi pemateri pertama untuk berbagi ilmunya. Ia menceritakan bagaimana caranya merintis usaha dengan mengajak ibu ibu untuk mengembangkan makanan dan minuman ringan yang bernama “Mulyasari”. Mulyani juga berpesan hal terpenting dari memulai usaha adalah persiapan modal yang cukup. "Yang berperan penting itu juga modal sehingga untuk modal harus dipersiapkan terlebih dahulu. Selain itu, pasti memulai usaha juga harus diawali dengan tekad yang kuat dan semangat", imbuhnya.
Warga khidmat menyimak paparan materi dari Workshop Kewirausahaan
Lailatul Faridah, seorang pebisnis pakaian Muslimah Laila Ghani turut diundang dan didapuk untuk membagikan pengalamannya merintis usaha pakaiannya. Sampai saat ini setidaknya Laila Ghani memiliki pekerja sekitar 50 orang untuk membantunya dalam bisnis pakaian muslimah dan juga jasa konveksi pembuatan jersey Olahraga. Ia juga berikan tips kepada para peserta workshop yaitu selalu melantunkan sholawat setiap waktu agar dimudahkan segala usahanya.
Alvin Firdaus Sholeh, selaku Ketua Pelaksana Workshop Kewirausahaan KKM Reguler kelompok 128 melihat kegiatan ini sebagai upaya agar masyarakat di desa Jambesari dapat lebih memanfaatkan budaya kearifan lokal yang ada. "Kedepannya semoga masyarakat dapat memanfaatkan kearifan lokal yang ada sebagai ladang usaha. Pastinya juga dapat memberi peluang kerja lebih besar kepada masyarakat lainnya", imbuhnya.
Lebih lanjut, setelah adanya workshop kewirausahaan berbasis kearifan lokal ini, harapannya para warga desa dapat mengimplementasikan ilmu yang sudah di bagi oleh para pemateri dalam kegiatan workshop ini dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya dengan lebih memanfaatkan sumber-sumber ekonomi yang ada di desa, sehingga perekonomian di desa dapat maju sedikit demi sedikit. (aqm/acg)
Prosesi pemotongan tumpeng dalam rangka Peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon Internasional 2023
HUMAS - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon Internasional 2023 melalui Kegiatan Tree Planting di Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) - Hutan Kampus KEHATI (Keanekaragaman Hayati) Kampus 3 UIN Malang, Rabu (18/1).
Kegiatan penghijauan ini sekaligus Launching Hutan Kampus KEHATI (Keanekaragaman Hayati) yang mana juga disertifikasi langsung oleh AWS Certification, sebuah organisasi terkait ketersediaan air yang berkelanjutan. Rektor UIN Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, M.A turut menyampaikan terimakasih atas kehadiran dan kontribusi dalam sinergi untuk melestarikan lingkungan tersebut. "Saya atas nama pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap agar kerjasama ini akan terus berlanjut, karena kita punya program besar sebagai Smart Campus dan Green Campus", tuturnya dalam sambutan.
Pembacaan Sambutan (Dari kiri : Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang - Prof. Dr. H.M. Zainuddin, M.A dan Jimmy Tampubolon Head of Supply Chain, BAT Indonesia)
Tree Planting tersebut menanam setidaknya 1.000 batang jenis tumbuhan pada lahan seluas 3 Hektar. Tumbuhan jenis unggul yang dipilih diantaramya adalah Kelengkeng New Kristal, Nangka Merah, Alpokat Aligator, dan Pohon Beringin yang masing-masing berjumlah 250 batang. Tanaman berbuah tersebut dipilih agar nantinya buah yang dihasilkan dapat bermanfaat untuk civitas akademika maupun masyarakat sekitar.
Founder Alamku Hijau, Fitri Harianto yang juga diundang dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan harapannya agar lahan hijau tersebut kedepannya dapat dimanfaatkan menjadi laboratorium bagi mahasiswa pecinta alam. Ia juga melihat hal ini sebagai jalan yang bijak dan bermanfaat untuk kelangsungan bumi kedepannya. "Programnya UIN ini luar biasa, Green Smart Campus, UIN Malang", tuturnya.
Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, M.A saat menerima secara simbolis benih tanaman
Perwakilan BAT Indonesia PT. Bentoel Group, Jimmy Tampubolon juga menuturkan pihaknya merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dalam rangka penanaman 1.000 pohon tersebut. Ia pun menjelaskan kontribusi Bentoel selama ini kepada Kota Malang sangat bermanfaat dan ia tak sabar untuk selanjutnya dapat pula bermanfaat kepada UIN Malang. "Mudah mudahan pohon yang kita tanam bisa menjaga ketersediaan air disini (Kampus 3 UIN Malang)", pungkasnya.
Lebih lanjut, penyerahan tanaman secara simbolis dan pemotongan tumpeng dalam rangka Peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon Internasional 2023 menjadi agenda kegiatan setelahnya. Tree Planting tersebut diakhiri dengan Launching Hutan Kampus KEHATI yang secara simbolis dilakukan dengan membuka tirai papan nama dan pelepas liaran Burung Perkutut. (ndi/acg)
Sesi foto bersama seluruh peserta Lomba Musabaqoh Al-Athfal dan KKM Reguler kelompok 137 UIN Malang
HUMAS - Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler kelompok 137 UIN Malang sukses adakan Musabaqoh Al-Athfal untuk anak jenjang sekolah dasar di Dusun Robyong, Desa Wonomulyo pada (13/1) di SDN 02 Wonomulyo.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengantarkan generasi muda Ulul Albab”. Tujuan ialah untuk menambah motivasi dalam kegiatan belajar dan mengaji serta sebagai wadah untuk meningkatkan minat dan bakat anak-anak sekolah dasar di daerah tersebut dalam menyiarkan nilai-nilai keislaman.
Suasana final lomba Cerdas Cermat Musabaqoh Al-Athfal, peserta semakin antusias untuk mendapatkan poin terbanyak
Peserta yang berpartisipasi setidaknya ada 100 orang yeng telah mendaftar dan mereka semua adalah siswa-siswi dari SDN 02 Wonomulyo dan juga santri dari beberapa TPQ di Dusun Robyong, Desa Wonomulyo. Beberapa diantara TPQ yang berpartisipasi adalah TPQ As-Shidqi, TPQ Nurul Huda, dan TPQ Sabilul Muttaqiin yang mana kelompok KKM 137 UIN Malang ikut mengabdi membantu dalam kegiatan belajar mengajar disana.
Perlombaan Musabaqoh Al-Athfal ini ada 4 macam cabang lomba, yaitu Lomba Adzan, Lomba Pildacil, Lomba Hafalan Surat Pendek, dan juga lomba Cerdas Cermat. Seluruh cabang lomba tersebut berlangsung meriah dengan antusiasme anak-anak dari SDN 2 Wonomulyo dan juga beberapa santri dari TPQ saat mengikutinya.
Dengan diadakannya lomba tersebut, Kelompok KKM 137 UIN Malang selaku penyelenggara lomba berharap agar para peserta nantinya dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat dan menjadi generasi muda ulul albab. Harapan selanjutnya dengan diadakannya lomba Musabaqoh Al-Athfal ini dapat menambah pengalaman berkompetisi bagi anak-anak sehingga dapat berguna bagi kehidupan di masa yang akan datang. Tak lupa juga semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Dusun Robyong, Desa Wonomulyo selaku tempat pengabdian bagi Kelompok KKM 137 UIN Malang. (pbh/acg)
Kelompok KKM Reguler kelompok 142 Desa Wonorejo saat berfoto bersama santri TPQ Al-Azhar setelah kegiatan nobar film edukasi "Sepatu Dahlan"
HUMAS - Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 142 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang dilaksanakan di Desa Wonorejo, Poncokusumo mengadakan inovasi kegiatan nonton film bersama pada Sabtu (16/12). Kegiatan ini dilaksanakan di TPQ Al-Azhar dengan mengajak santri-santrinya untuk menyimak bersama film yang diputar.
Judul film yang diputar adalah film "Sepatu Dahlan". Dipilihnya film tersebut tentu karena dinilai banyak pesan moral yang dapat dipetik yang terkandung di dalamnya. Film karya Benni Setiawan tersebut juga dinilai memiliki segudang makna kebaikan dan pembelajaran yang bisa diambil oleh santri TPQ Al-Azhar Desa Wonorejo, Poncokusumo.
Tentu kegiatan ini juga masih di dalam pengawasan para mahasiswa KKM kelompok 142 tersebut. Roni selaku ketua kelompok juga melihat kegiatan ini sebagai inovasi yang sangat edukatif dan cara pembelajaran paling efektif kepada anak-anak. "Harapan kami semoga dengan diadakan kegiatan menonton film bersama ini, anak-anak di TPQ Al-Azhar bisa termotivasi untuk semakin semangat belajar seperti Dahlan," imbuhnya.
Lebih lanjut, mahasiswa dan mahasiswi KKM reguler kelompok 142 tersebut juga mengapresiasi kedatangan dan antusiasme santri TPQ Al-Azhar Desa Wonorejo, Poncokusumo dengan memberikan mereka bingkisan. Hal tersebut akan dibagikan kepada mereka yang berani untuk menjawab beberapa pertanyaan dan berani untuk menceritakan kembali secara singkat mengenai film "Sepatu Dahlan" tersebut. Harapannya juga santri-santri dapat melatih kepercayaan dirinya untuk berbicara di depan umum sedari dini. (drn/acg)
Penampilan tim FKIK UIN Malang saat mengikuti perlombaan di kancah Internasional
HUMAS - Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN maulana Malik Ibrahim Malang kembali membawa nama baik UIN Malang dan Indonesia di kancah Internasional. Kolaborasi mahasiswa 3 angkatan Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) berhasil dapatkan Silver Medal pada ajang International Competition for Senior Class (WINTEX).
Mahasiswa-mahasiswi tersebut adalah Risna Afiatur Rosyida (2018) sebagai ketua kelompok dan beberapa anggota lainnya seperti Yuwan Ihzudin Sumitro (2019), Siti Fadilla (2020), Dwiki Pramudika Abdul Aziz (2020), dan Balqis Faizah Azzahra (2020). Mereka melakukan penelitian Penelitian yang mengenai potensi senyawa anti bakteri dalam Yoghurt Susu Kedelai untuk melawan bakteri e. colli penyebab diare.
Pengumuman mahasiswa FKIK UIN Malang memenangkan perlombaan WINTEX
Ajang yang dimenangkan oleh mahasiswa FKIK ini diselenggarakan oleh INNOPA dalam rangka Indonesia Inventors Day 2022 pada Oktober lalu. Risna sebagai ketua kelompok mengungkap bahwa motivasi mereka mengikuti kompetisi tersebut karena lebih tertantang dari perlombaan Internasional sebelumnya.
Beberapa tahapan yang harus dilalui oleh mahasiswa berprestasi FKIK UIN Malang tersebut antara lain seleksi karya oleh juri dan presentasi karya. Sebagai ketua tim, Risna merasa ia dan tim nya dapat menjalankan kerjasama dengan mudah serta tidak menemukan hambatan yang berat. “Kami (berlima) selalu melakukan penelitian bersama, selanjutnya kami membagi tugas untuk penyusunan naskah dan pembuatan video untuk perlombaan”, imbuh mahsiswa angkatan 2018 tersebut.
Sertifikat yang menerangkan bahwa mahasiswa FKIK UIN Malang berprestasi pada perlombaan WINTEX
Titel juara dengan perolehan Silver Medal tersebut membuat tim ini mempertebal pengalamannya di bidang perlombaan di tingkat Internasional. Lebih lanjut, Risna juga berpesan kepada rekan satu fakultasnya untuk terus bersemangat dan berani untuk menantang diri mengikuti perlombaan semacam yang ia dan tim telah lakukan. “Setiap prosesnya nanti akan membawa banyak pelajaran. Sabar, nikmati prosesnya, dan syukuri apapun hasilnya”, pungkas Risna. (ndi/acg)
HUMAS-Kegiatan KKM UIN Malang telah memasuki pekan terakhir pengabdian masyarakat. Dua kelompok KKM 78 (Allendra) dan 79 (Sandyakala) di desa Tunjung Tirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang melakukan sosialisasi Maggot pada Minggu (15/1). Berawal dari banyaknya sampah organik yang tidak dilakukan pengelolaan dengan benar, dua kelompok KKM UIN Malang di desa tersebut berinisiatif mengadakan sosialisasi bididaya Mahhot BSF dengan pemanfaatan sampah organik.
Maggot atau biasa disebut dengan larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF) atau dalam bahasa latin disebut dengan Hermetia illucens ialah salah satu dari hewan yang mampu menguraikan sampah organik dengan cepat dari pada hewan lain. Melihat bahwa produksi sampah organik yang melimpah dengan kurangnya pengelolaan sampah dengan baik, budidaya maggot dapat menjadi salah satu solusi. Melalui permasalahan ini, kolaborasi kedua kelompok KKM UIN Malang tersebut kemudian mengadakan sosialisasi yang bertema Pengelolaan Sampah Organik Melalui Budidaya Maggot.
Kegiatan tersebut disambut dengan baik oleh warga setempat dan perangkat desa Tunjung Tirto. Pengusaha sentra budi daya Got Maggot Malang, Dwiki Muhammad Angkasawan diundang sebagai pemateri yang memberikan sosialisasi serta pemahaman terhadap manfaat jangka panjang dari Maggot BSF untuk kelestarian lingkungan. Turut hadir pula pengelola TPS desa Tunjung Tirto sebagai pihak yang bersinggungan langsung dengan pengelolaan sampah mengikuti gelaran acara tersebut.
Lebih jauh lagi, Dwiki menjelaskan secara detail terkait Maggot BSF yang mampy mengurangi sampah organik. Selain itu, Maggot dapat mengonsumsi sumber organik dari sampah kering, sehingga memiliki banyak protein dalam pakan ternak serta dapat digunakan sebagai pakan alternatif bagi hewan ternak seperti unggas atau ikan air tawar.Limbah yang dihasilkan pun dapat digunakan sebagai kompos dalam pertanian. Pengomposan sampah menggunakan Maggot menjadi salah satu strategi dan inovasi sistem pengolahan sampah yang membantu mengurai sampah organik dengan cara mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke TPS dan sisa sampah yang dihasilkan dapat dijadikan kompos.
Adanya sosialisasi Maggot, diharapkan dapat memberikan pandangan luas terhadap pengolahan sampah organik. Selain dapat menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurai sampah, manfaat yang didapatkan dari opsi budidaya Maggot juga dapat dijadikan pakan ternak, dan pembuat kompos. Harapannya melalui pengenalan budidaya ini, perekonomian desa Tunjung Tirto juga dapat meningkat. (Fer)
Rombongan siswa-siswi MAN Insan Cendikia Pekalogan serta pendamping saat berfoto bersama dengan pihak FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
HUMAS - Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN maulana Malik Ibrahim Malang mendapat kunjungan dari Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC) Pekalongan, Kamis (13/1) lalu. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Dekan I bidang Akademik FKIK UIN Malang, Ach.Nasichuddin, M.A., dan Wakil Dekan III bidang Kerjasama FKIK UIN Malang, dr. Alvi Miliana, M. Biomed. di Gedung Ibnu Thufail Kampus 3 UIN Malang.
Kegiatan dibuka secara seremonial dan Wakil Dekan I bidang Akademik FKIK UIN Malang, Ach.Nasichuddin, M.A., dalam sambutannya turut menjelaskan bahwa UIN Malang merupakan 1 diantara 3 UIN di Indonesia yang memiliki Fakultas Kedokteran. “Saat ini UIN Malang sedang melakukan pengembangan kampus ke 3 seluas 100 hektar. Jika masuk kedokteran di tahun 2025, insyaallah FKIK punya gedung baru lebih bagus dan lebih modern dari gedung yang pernah ada di UIN Malang," imbuhnya.
Penyampaian materi dari Wakil Dekan I bidang Akademik FKIK UIN Malang, Ach.Nasichuddin, M.A.
Dalam kunjungan tersebut, siswa-siswi juga dipertontonkan tayangan video profil dari proses pendirian Program Studi Sarjana Farmasi, Program Studi Pendidikan Dokter, Pemutakhiran kurikulum secara makro SKDI 2020, sampai pemaparan keunggulan Kedokteran Haji yang dimiliki oleh FKIK UIN Malang. Begitupun setelahnya sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Wakil Dekan III bidang Kerjasama FKIK UIN Malang, dr. Alvi Miliana, M. Biomed.
Kunjungan siswa-siswi tersebut kemudian dilanjutkan dengan campus tour. Pihak FKIK UIN Malang melihat hal ini merupakan sebuah harapan untuk meningkatkan antusias siswa-siswi MAN IC dalam mengenal jurusan kuliah yang akan dipilih nantinya, khususnya pada bidang Kedokteran dan Kesehatan.
Prosesi campus tour siswa-siswi MAN IC Pekalongan yang dipandu Safir-Safirah FKIK UIN Malang
Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana MAN IC Pekalongan, Budi Utomo, S.Kom mengatakan bahwa latar belakang MAN IC Pekalongan melakukan studi kolaborasi ke FKIK UIN Malang, untuk memperkenalkan UIN Malang kepada siswa-siswinya, khususnya jurusan bidang Kesehatan. Lebih lanjut, ia juga berharap siswa-siswi MAN IC Pekalongan dapat meningkat tingkat ketertarikannya pada kampus keislaman atau PTKIN yang tersebar di Indonesia. (ndi/acg)
Kontributor :Naharin Dwi Indah K.
Editor : Adam Chesar Gunawan
Kampus tour dipanduoleh Duta FKIK. Para siswadibagimenjadi 2 rombonganputeradan 2 rombonganputeri.GedungFarmasidanGedungKedokterandijelaskanolehpara Duta secararamah.
Kemeriahan suasana Musyawarah Wilayah ISMKII ke XIII Wilayah 4 di FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
HUMAS - Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN maulana Malik Ibrahim Malang terpilih menjadi tuan rumah gelaran Musyawarah Wilayah Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) Wilayah 4 ke XII. Kegiatan tersebut sukses dilaksanakan pada Minggu lalu (5-8/1) bertempat di Lantai 4 Rumah Singgah Kampus 2 UIN Malang.
Forum tahunan dan terbesar bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran ini bertujuan untuk ajang silaturahim, memaparkan laporan pertanggungjawaban program kerja, serta penentuan pemegang tenderisasi kegiatan dan sekretaris wilayah kepengurusan selanjutnya. MUSWIL ISMKI Wilayah 4 ke XII tersebut dihadiri setidaknya 85 mahasiswa Kedokteran dari wilayah 4 cakupan Jawa Timur hingga papua. Beberapa perwakilan yang hadir meliputi Pengurus Harian Wilayah (PHW) ISMKI, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan delegasi mahasiswa lainnya dari Fakultas Kedokteran.
Rangkaian kegiatan Muswil XII diawali dengan agenda Welcoming Party yang dibuka dengan dihadiri para tamu undangan seperti Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur, Sekretaris Jenderal ISMKI Wilayah 4, Dekan dan Wakil Dekan 3 FKIK UIN Malang, Sekretaris Profesi Dokter UIN Malang, dan Sekretaris PSPD UIN Malang yang meramaikan musyawarah tersebut.
Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati Prabowowati Wadjib, M. Kes., Sp. Rad (K), Dekan FKIK UIN Malang saat menyampaikan sambutannya pada MUSWIL ISMKII ke XII
Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati Prabowowati Wadjib, M. Kes., Sp. Rad (K) selaku Dekan FKIK UIN Malang, juga memberikan sambutan hangatnya pada seluruh partisipan yang hadir. Sebelum membuka kegiatan secara simbolis, ia juga berharap dan berpesan dalam sambutannya bahwa kegiatan dapat terlaksana dengan lancar hingga selesai. Dr. dr. Sutrisno, Sp. Og (K) selaku Ketua IDI Jawa Timur, berpesan dalam sambutannya agar para generasi dokter muda Indonesia bisa kembali ke center masing-masing. "Harapannya, setiap provinsi bisa mendidik para dokter dan dokter spesialis sehingga kelak pemerataan dokter akan terjadi", imbuhnya.
Suasana saat diskusi MUSWIL ISMKI ke XII di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Agenda pada hari berikutnya adalah memusyawarahkan mengenai laporan pertanggungjawaban kepengurusan tahun sebelumnya dan pemilihan kandidat yang akan melanjutkan kepengurusan selanjutnya. Farewell Party sebagai tanda perayaan berakhirnya Muswil XII ISMKI. Rangkaian kegiatan juga ditutup dengan City tour dan kunjungan wisata ke Flora Wisata Santerra De Laponte, Batu dan selanjutnya para delegasi meninggalkan Kota Malang untuk bertolak ke daerahnya masing-masing. (ndi/acg)
HUMAS–Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang selenggarakan Sumpah Dokter Angkatan I di Gedung Ir. Soekarno Rektorat Lantai 5, Kamis (12/1).
Pengambilan Sumpah Dokter ini diikuti oleh 16 Mahasiswa/i Kedokteran UIN Malang angkatan pertama sebagai Dokter Muda penyandang gelar Profesi Dokter secara resmi. Orang tua dan keluarga yang turut hadir kenakan kostum bertema nasional, guna menambah sakral agenda sumpah dokter. Dalam hal ini agenda perdana pengambilan Sumpah dokter baru dipimpin oleh Vicky Andrean, S.Ked dengan diikuti oleh semua calon dokter.
Dengan khidmat, tegas dan penuh tanggung jawab beragam poin bentuk sumpah dibaca dengan muatan nilai pembaktian nilai hidup, pemeliharaan martabat, penjagaan rahasia, kesehatan pasien sebagai prioritas, kesungguh-sungguhan dalam berikhtiar, serta penjagaan kehormatan diri. Muatan nilai yang terkandung dalam sumpah dokter merupakan bentuk ikrar awal sekaligus bentuk kesanggupan yang siap dipertanggungjawabkan.
Selanjutnya, kegiatan ini juga rangkum Kesan Pesan Dokter Baru oleh Vicki Andrean sarjana Kedokteran, Vicki menyebutkan bahwa menuju titik akhir saat ini bukanlah melalui proses yang tak panjang, melainkan banyak pihak yang berperan terlebih orang tua sebagai dokter pertama dalam kehidupan seorang anak. Dalam sambutannya dia juga tegaskan tentang proses awal untuk menuju tantangan kehidupan yang sesungguhnya untuk membangun kecerdasan, kesehatan dan profesional yang berdimensi pada Indonesia maju dan Indonesia sehat.
“Dokter Ulul Albab Lulusan UIN harus memiliki karakter yang baik, berkerja dan mengabdi harus menjaga nama baik almamater”, jelasnya.
Diketahui, sumpah dokter perdana berhasil ajak undangan rasakan suasana haru dan bangga atas capaian sarjana kedokteran yang kini tengah menyandang gelar dokter baru setelah perjalanan panjang, mengingat adanya tantangan virus covid yang menjadi hambatan juga tuntutan. Harapan besar mahasiswa FKIK UIN Malang Periode pertama mampu pegang teguh sumpah dokter dan menjaga nama baik almamater UIN Malang sebagai PTKIN yang unggul dan bereputasi internasional melalui ilmu, pengalaman juga profesionalitas yang diajarkan. (iwa/sm)