MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Pusat Pengembanagn Bahasa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan Placement Test Program Khusus Perkuliahan Bahasa Arab (PKPBA) bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, Sabtu, 16 Agustus 2025. Tes ini diselenggarakan melalui sistem Computer Based Test (CBT) di Kampus 1, 2, dan 3 UIN Malang, guna memetakan kemampuan awal bahasa Arab dan Inggris mahasiswa sebelum memasuki perkuliahan.
Pelaksanaan tes terbagi dalam empat sesi. Sesi pertama diikuti mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, sesi kedua diikuti Fakultas Syariah dan Ekonomi, sesi ketiga untuk Fakultas Sains dan Teknologi, serta sesi keempat diikuti mahasiswa Humaniora, Psikologi, Teknik, dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Mahasiswa diwajibkan membawa perangkat laptop atau gawai serta headset untuk menunjang jalannya ujian.
Beberapa mahasiswa mengungkapkan pengalaman mereka saat mengikuti tes. Iza, mahasiswa baru Prodi Hukum Ekonomi Syariah, menyampaikan bahwa bagian istima’ menjadi tantangan tersulit. “Aku basic-nya dari pondok, tapi untuk istima’ tadi memang susah. Yang bisa aku jawab justru bagian nahwu,” ungkapnya. Hal serupa juga dirasakan Mira dari jurusan yang sama. “Kalau aku bagian yang sulit itu qira’ah,” jelasnya.
Keduanya berpesan agar rekan mahasiswa mengerjakan tes dengan sungguh-sungguh sesuai kemampuan. “Ngerjainnya harusnya yang beneran, jangan disalahin,” ujar Mira. Sementara Iza menambahkan, “Ngerjainnya sesuai kemampuan aja.” Hasil pengelompokan kelas akan diumumkan pada 22 Agustus melalui laman resmi Pusat Pengembangan Bahasa (ppb.uin-malang.ac.id), sebelum kuliah perdana dimulai pada 25 Agustus 2025. (n.a)
Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani Fotografer : Ibrahim Al Hanif
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Temu Wali Mahasiswa Baru tahun akademik 2025/2026 di Gedung Sport Center lantai 2, Sabtu 16 Agustus 2025. Dalam agenda ini, Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si menyampaikan pentingnya sinergi antara kampus dan orang tua dalam mendukung perjalanan akademik mahasiswa. Rektor menjelaskan bahwa UIN Malang memiliki sejumlah keunggulan yang dirancang untuk mendampingi mahasiswa, mulai dari program pembelajaran bahasa Arab dan bahasa Inggris selama satu tahun penuh yang terintegrasi dengan ma’had. “Cukup membayar uang ma’had, sudah bisa mendapatkan fasilitas pembelajaran bahasa secara gratis,” terangnya. Selain itu, keberadaan Pusat Bahasa, Haiah Tahfidzul Qur’an (HTQ), dan Ma’had juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan keilmuan dan spiritual mahasiswa.
Lebih lanjut, Prof. Ilfi menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa tak lepas dari dukungan orang tua. “Sebaik apapun proses yang disiapkan kampus, tanpa dukungan orang tua akan sulit berhasil. Bapak yang mencari nafkah, yang membiayai, juga riyadhoh kepada putra-putrinya, insyaAllah akan menjadikan mereka anak yang bahagia dunia akhirat,” ujarnya. Di akhir penyampaiannya, Rektor mengingatkan bahwa keikhlasan dan ketulusan adalah kunci utama dalam mendampingi putra-putri selama menempuh pendidikan. “Bahasa kita adalah ikhlas dan berpikiran positif. InsyaAllah, empat tahun mendatang kita akan kembali bertemu di tempat ini dengan membawa ijazah anak-anaknya,” pungkasnya. (n.a) Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani Fotografer : Ibrahim Al Hanif
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Malang, 15 Agustus 2025 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi melantik jajaran pejabat baru untuk masa jabatan 2025-2029. Acara pelantikan ini mencakup wakil rektor, dekan, direktur pascasarjana, dan ketua lembaga. Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan UIN Malang dengan visi untuk menjadi universitas yang unggul dan bereputasi internasional. Pejabat yang Dilantik meliputi Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Dekan Fakultas Dalam sambutannya, rector UIN Maulana Malik Ibrahim Ujar Prof. Dr. Hj Ilfi Nur Diana, M.Si menegaskan dalam sambutannya agar para pejabat untuk menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab, tidak menyalah gunakan jabatan untuk kepentingan pribadi, dan menjauhi perbuatan tercela. Sebagai pemimpin, mereka diharapkan menjadi pemimpin bagi seluruh sivitas akademika. "kita berlayar di kapal yang sama yang berlayar menuju tujuan yang sama Unggul Bereputasi Internasional. Hal ini akan tercapai melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan seluruh elemen kampus.” Ujar Prof. Dr. Hj Ilfi Nur Diana, M.Si.
Pelantikan ini mencakup sejumlah posisi strategi, antara lain:
Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I): Drs. H. Basri, MA, Ph.D. Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (WR II): (-) Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III): Prof. H. Triyo Supriyatno, M.Ag. Wakil Rektor Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerjasama (WR IV): Prof. Dr. HM Abdul Hamid, S.Ag., MA. Direktur Pascasarjana: Prof.Dr.Agus Maimun, M.Pd. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M): Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag. Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM): Prof.Dr.Hj. Sri Harini, M.Si. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK): Dr. Muhammad Walid, MA Dekan Fakultas Syariah : Prof.Dr.Umi Sumbulah, M.Ag. Dekan Fakultas Humaniora : Dr. M. Faisol, M.Ag. Dekan Fakultas Ekonomi : Dr. Misbahul Munir, Lc., M.Ei. Dekan Fakultas Psikologi : Dr. Siti Mahmudah, M.Si. Dekan Fakultas Sains dan Teknologi : Dr. H. Agus Mulyono, S.Pd., M.Kes. Dekan Fakultas Kedokteran : Prof.Dr.dr. Yuyun Yueniwati, M.Kes., Sp.Rad (K).
Pelantikan ini bukan hanya sekedar melantik pemimpin baru tetapi juga membawa serta doa dan harapan besar untuk masa depan UIN Malang. dengan adanya struktur baru ini UIN malang di harapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan mahasiswa yang dapat di serap di dunia kerja, meningkatkan pemberdayaan ekonomi umat sehingga mahasiswa dapat berpean di dunia ekonomi di masa depan, meningkatkan digitalisasi terutama di bidang pelayanan dan peningkatan reputasi internasional agar UIN Malang diakui sebagai kampus terbaik, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Lulusan UIN Malang diharapkan tidak hanya berkualitas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter Ulul Albab yang mencintai sesama manusia, alam, dan Allah SWT. Dengan kerja sama yang kuat dari seluruh keluarga besar universitas, UIN Malang optimis dapat mencapai target-target ambisius ini.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Derap langkah perubahan menggema di Aula Rektorat Lantai 5, Jumat, 15 Agustus 2025, saat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi melantik jajaran pimpinan baru untuk masa jabatan 2025–2029. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si dan menjadi penanda penguatan struktur kepemimpinan demi menghadapi tantangan akademik di masa depan.
Tiga Wakil Rektor yang dilantik adalah Drs. H. Basri, MA, Ph.D. (Bidang Akademik), Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag. (Bidang Kemahasiswaan), serta Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., MA (Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga). Direktur Pascasarjana dijabat oleh Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd.
Di tingkat fakultas, jabatan Dekan diemban oleh Dr. Muhammad Walid, MA (Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan); Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag (Fakultas Syariah); Dr. M. Faisol, M.Ag (Fakultas Humaniora); Dr. H. Misbahul Munir, Lc., M.EI (Fakultas Ekonomi); Dr. Siti Mahmudah, M.Si (Fakultas Psikologi); Dr. H. Agus Mulyono, S.Pd., M.Kes (Fakultas Sains dan Teknologi); serta Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati PW, M.Kes., Sp.Rad (K) (Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan).
Selain itu, dua Ketua Lembaga juga resmi dilantik, yakni Dr. Isroqunnajah, M.Ag. (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat), serta Prof. Dr. Sri Harini, M.Si (Lembaga Penjaminan Mutu). Formasi baru ini diharapkan dapat memperkuat langkah universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat secara berkelanjutan. (n.a)
Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani Fotografer : Ahmad Fawwaz Wildani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Dengan suasana khidmat dan penuh harapan, Aula Rektorat lantai 5 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi saksi pelantikan Wakil Rektor, Dekan Fakultas, dan Kepala Lembaga periode 2025–2029 pada Jumat, 15 Agustus 2025. Momentum ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan yang diharapkan mampu menggerakkan universitas menuju reputasi yang semakin gemilang di kancah internasional.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP. Dalam sambutannya, Perempuan yang lahir pada 21 Oktober 1973 tersebut menegaskan bahwa pejabat yang dilantik hari ini bukan hanya pemimpin di unit kerja masing-masing, tetapi juga pemimpin bagi seluruh sivitas akademika. Beliau menekankan pentingnya menjadikan pelayanan terhadap mahasiswa sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan langkah strategis.
"Selama masa jabatan 2025 hingga 2029, saya berharap dosen-dosen UIN Malang dapat diakui di tingkat internasional, mahasiswa banyak terserap di dunia kerja, dan para dosen menjadi pelopor di berbagai ajang internasional," ungkap Prof. Ilfi.
Perempuan asal pasuruan tersebut berpesan, agar nilai-nilai Asta Cita Presiden dan wakil presiden indonesia sekarang terus dijunjung tinggi, mulai dari cinta kemanusiaan, cinta alam semesta, hingga penerapan konsep ekoteologi dalam konteks pengembangan kampus. Pesan tersebut menjadi panduan moral sekaligus arah kebijakan bagi pejabat yang baru mengemban amanah.
Pelantikan ini mencakup sejumlah posisi strategis, antara lain:
Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I): Drs. H. Basri, M.A., Ph.D.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (WR II): (-)
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III): Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag.
Wakil Rektor Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerjasama (WR IV): Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., MA.
Direktur Pascasarjana: Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M): Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM): Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK): Dr. Muhammad Walid, M.A.
Dekan Fakultas Syariah: Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag.
Dekan Fakultas Humaniora: Dr. M. Faisol, M.Ag.
Dekan Fakultas Ekonomi: Dr. Misbahul Munir, Lc., M.Ei.
Dekan Fakultas Psikologi: Dr. Siti Mahmudah, M.Si.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi: Dr. H. Agus Mulyono, S.Pd., M.Kes.
Dekan Fakultas Kedokteran: Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati, M.Kes., Sp.Rad (K).
Acara dimulai dengan pembacaan surat keputusan rektor dan dilanjutkan prosesi penandatanganan berita acara pelantikan. Satu per satu pejabat yang dilantik menandatangani dokumen resmi di hadapan rektor dan para saksi, menandai dimulainya tanggung jawab baru mereka. Hadir pula keluarga para pejabat, dosen, tenaga kependidikan, dan tamu undangan yang turut menyaksikan prosesi. Suasana hangat tercipta saat momen bersejarah itu diabadikan dalam sesi foto bersama.
Pelantikan ini menjadi langkah awal untuk mengakselerasi visi UIN Malang sebagai perguruan tinggi Islam bereputasi internasional. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan kolaborasi, inovasi, dan pengabdian akan semakin mengakar, membawa universitas ini pada pencapaian yang lebih luas. (naf)
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Suasana Aula Rektorat Lantai 5, Jumat, 15 Agustus 2025, menjadi saksi dimulainya babak baru kepemimpinan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam pelantikan Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, dan Ketua Lembaga periode 2025–2029, Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana M.Si menegaskan bahwa integritas, profesionalisme, dan sinergi adalah kunci mewujudkan visi besar kampus.
Dalam sambutannya, Rektor Prof. Ilfi menyampaikan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan dedikasi penuh. Rektor berpesan agar seluruh pimpinan baru senantiasa bersinergi dan adaptif dalam menghadapi perkembangan zaman. “Kita berharap formasi baru ini mampu bekerja sama secara sinergis, adaptif, dan inovatif dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks,” ujar Rektor.
Mantan WR II itu juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit kerja sebagai landasan penguatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurut Rektor, keberhasilan universitas dalam mencapai target strategis memerlukan dukungan solid dari semua lini pimpinan.
Pelantikan ini menjadi momentum transformasi kepemimpinan UIN Malang. Dengan semangat baru dan formasi yang kompak, universitas optimis dapat mengukir prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (n.a)
Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani Fotografer : Ahmad Fawwaz Wildani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Proses validasi mahasantri baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk tahun akademik 2025/2026 resmi dilaksanakan pada Jumat (15/8/2025) di Kampus 3 UIN Malang, Jalan Locari, Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum mahasantri resmi menempati Ma’had Al-Jamiah kampus tersebut.
Sejak pagi, ratusan mahasantri bersama orang tua atau wali mulai berdatangan membawa perlengkapan pribadi dan administrasi. Proses validasi meliputi pengecekan berkas pendaftaran, konfirmasi data akademik, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian kamar asrama. Panitia yang terdiri dari musyrif dan musyrifah, telah bersiaga untuk memastikan setiap tahapan berjalan lancar.
Di area kampus, suasana terlihat ramai namun tertib. Para orang tua tampak membantu anak-anak mereka membawa barang-barang, mulai dari koper, perlengkapan belajar, hingga kebutuhan harian. Sejumlah stand informasi juga disediakan untuk membantu mahasiswa dan wali mendapatkan penjelasan terkait kegiatan pembinaan, fasilitas, serta layanan kesehatan di ma’had.
Beberapa mahasantri mengaku antusias memulai kehidupan baru di lingkungan kampus. Mereka menilai proses validasi berjalan cukup cepat dan membantu mereka memahami aturan yang berlaku. Sementara itu, para musyrif dan musyrifah telah disiapkan melalui bimbingan khusus mencakup pendampingan akademik, pembinaan keagamaan, kebersihan, keamanan, hingga kesehatan mental mahasantri.
Najwa, mahasiswi baru jurusan Teknik Sipil asal Malang, dan Riskyta, mahasiswi baru jurusan Psikologi asal Situbondo, turut membagikan kesan mereka saat pertama kali memasuki ma’had kampus 3. “Perasaan saya pertama kali memasuki ma’had di sini adalah senang, karena merasa memiliki lebih banyak teman yang berasal dari daerah berbeda-beda. Rasanya juga dingin karena saya bukan orang Malang. Apalagi lokasi ma’had kampus 3 ini berada di ketinggian dengan pemandangan indah, terutama pada malam hari,” ungkap mereka.
Kegiatan validasi dijadwalkan berlangsung sepanjang hari, mengingat jumlah peserta yang cukup banyak. Panitia membagi proses ke dalam beberapa sesi untuk menghindari penumpukan di area pendaftaran. Setelah validasi selesai, mahasantri diarahkan menuju kamar masing-masing untuk mulai menata barang bawaan. Dengan berakhirnya proses validasi, seluruh mahasantri baru diharapkan dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kampus 3 dan siap mengikuti program pembinaan intensif yang menjadi ciri khas pendidikan di UIN Malang. (naf)
HUMAS UIN MALANG – Proses validasi mahasantri baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tahun 2025 berjalan lancar pada Kamis (14/8) di Ma’had Al Khawarizmi, Kampus 3 UIN Malang. Kegiatan ini diikuti oleh para mahasantri baru beserta wali mereka, dengan dukungan penuh dari para petugas yang antusias melayani setiap peserta.
Mahasantri yang akan menempati Ma’had Al Khawarizmi tahun ini berasal dari Fakultas Humaniora, Psikologi, dan Teknik. Proses validasi menjadi langkah awal sebelum mereka resmi menempuh kehidupan pembinaan di lingkungan Ma’had.
Salah satu wali mahasantri, Bapak Mistaji, menyampaikan harapannya, “Semoga putra kami mendapatkan ilmu yang manfaat dan barokah selama menempuh pendidikan di UIN Malang. Aamiin.”
Sementara itu, Rofiq Sahlana, mahasantri baru Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), mengungkapkan alasan memilih UIN Malang. “Saya memilih UIN Malang karena lingkungannya sangat mendukung untuk menempuh pendidikan. Semoga saya bisa mencapai cita-cita saya dengan menempuh pendidikan di UIN Malang,” ujarnya penuh semangat.
Kegiatan validasi ini tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga momentum awal bagi para mahasantri untuk mengenal suasana Ma’had yang akan menjadi rumah kedua mereka selama menempuh studi di UIN Malang.
Dengan semangat dari para petugas, dukungan orang tua, dan motivasi pribadi mahasantri, diharapkan pembinaan di Ma’had Al Khawarizmi akan melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Sebanyak 1.791 peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 1 2025 resmi dikukuhkan sebagai guru profesional oleh LPTK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara pengukuhan berlangsung di Hotel Royal Orchid Garden, Kota Batu. Selasa, 12 Agustus 2025, dan dibuka langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. Dalam arahannya, Prof. Ilfi mengingatkan bahwa guru profesional tidak hanya diukur dari sertifikat yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuannya mendidik dengan cara yang tepat, bijak, dan relevan di era disrupsi digital.
“Anak-anak saat ini sangat dekat dengan dunia digital. Guru harus lebih jeli dan sigap menyikapi fenomena ini. Guru itu digugu dan ditiru, menjadi panutan baik dalam sikap maupun cara mengajar,” tegasnya.
Prof. Ilfi juga menyinggung kasus viral baru-baru ini, ketika seorang guru diniyah didenda Rp25 juta karena metode mendidiknya dinilai mengandung kekerasan fisik. Ia menilai kejadian ini sebagai peringatan keras bagi semua pendidik untuk mengedepankan profesionalisme dan akuntabilitas.
“Kalau mendidik tidak profesional, generasi bangsa ke depan akan seperti apa?” tanyanya retoris.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FITK Dr. Muhammad Walid, MA memaparkan bahwa UIN Malang telah dipercaya mengelola program PPG sejak 1996, berawal dari PLPG hingga kini berbasis daring.
“Kelulusan peserta PPG UIN Malang selalu di atas 95 persen, bahkan menempati tiga besar nasional. Untuk Batch 1 ini, tingkat kelulusan mencapai 99,7 persen,” ungkapnya.
Dari total peserta, hanya lima orang yang tidak lulus—empat karena tidak mengikuti ujian dan satu tanpa kejelasan status. Mereka diberikan kesempatan mengikuti batch selanjutnya.
Dekan FITK Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd turut memberikan apresiasi atas kerja keras tim, yang membuat UIN Malang konsisten mencetak guru profesional dengan kelulusan nyaris sempurna.
“Alhamdulillah, kita selalu berhasil meluluskan peserta PPG hampir 100 persen. Bagi yang telah bersertifikat, pemerintah akan memberikan tunjangan demi kesejahteraan guru profesional,” ujarnya.
Dengan keberhasilan ini, UIN Malang menegaskan komitmennya dalam melahirkan pendidik-pendidik berkualitas yang siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.