Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Kontribusi Mahasiswa KKM 52 UIN Malang untuk MI Nurul Huda Menuju Sukses di PORSENI
Sabtu, 18 Januari 2025 . in Berita . 144 views
8735_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Mahasiswa KKM 52 UIN Malang memberikan kontribusi signifikan bagi MI Nurul Huda dalam meraih kesuksesan di PORSENI (Pekan Olahraga dan Seni) tingkat kecamatan Lawang (18/1). Dua mahasiswa, Yaqin dan Andy, berperan penting dalam membimbing siswa-siswi delegasi lomba puisi, kaligrafi, dan melukis.

MI Nurul Huda meraih juara di berbagai cabang perlombaan, termasuk puisi, kaligrafi, melukis, dan lain-lain. Kepala sekolah, Pak Salim, merasa bangga dengan prestasi siswa-siswinya. Prestasi ini tidak hanya mencerminkan kemampuan siswa-siswi, tetapi juga menunjukkan kerja sama yang baik antara mahasiswa KKM 52 UIN Malang dan MI Nurul Huda.

Perlombaan PORSENI ini tidak hanya menunjukkan kemampuan siswa-siswi, tetapi juga menunjukkan solidaritas dan kebersamaan antara siswa-siswi dari berbagai sekolah. Mahasiswa KKM 52 UIN Malang berperan penting dalam membantu siswa-siswi MI Nurul Huda meraih kesuksesan di PORSENI. Kontribusi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi MI Nurul Huda, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa KKM 52 UIN Malang.

Dengan prestasi yang diraih, MI Nurul Huda berhak mengikuti perlombaan lanjutan di tingkat kabupaten Malang. Namun, hanya siswa-siswi yang meraih juara pertama di setiap cabang perlombaan yang berhak mengikuti perlombaan lanjutan. Mahasiswa KKM 52 UIN Malang berharap bahwa prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi MI Nurul Huda untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan mereka.

Kontributor: KKM 52 UIN Malang 

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Edukasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini dan PHBS untuk Generasi Sukses dan Sehat
Sabtu, 18 Januari 2025 . in Berita . 293 views
8618_kkm.jpg
HUMAS UIN MALANG - KKM UIN Malang 9, 79, dan 149 Desa Ngadireso sukses menggelar sosialisasi tentang pencegahan pernikahan usia dini dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Balai Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang pada 18 Januari 2025. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Ngadireso, Bapak Nur Salim, dosen pembimbing lapangan, serta Ketua PKK Desa Ngadireso, Ibu Ngatipah Nur Salim. Seminar ini bertujuan untuk menurunkan angka pernikahan dini serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya PHBS.
8619_kkm.jpg

Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi oleh Dr. H. Miftahul Huda, S.HI., M.H., dosen Fakultas Syariah UIN Malang. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahaya pernikahan usia dini yang masih marak terjadi di desa tersebut. Dr. Miftahul menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam memberikan pendidikan yang memadai bagi anak-anak mereka agar terhindar dari pernikahan dini yang dapat menghambat perkembangan mereka. Ia juga menyoroti bahwa pernikahan pada usia muda berisiko bagi kesehatan fisik dan mental serta menghalangi akses pendidikan bagi remaja.

8620_kkm.jpg

Setelah sesi mengenai pernikahan dini, dua mahasiswa KKM UIN Malang, Sulistiani dan Akfa Atiatur Rahma, menyampaikan materi tentang PHBS. Mereka mengedukasi peserta mengenai pentingnya pola hidup sehat dan memilih makanan bergizi. Dalam presentasi tersebut, mereka membandingkan makanan bergizi dengan makanan yang berisiko menyebabkan berbagai penyakit, memberikan wawasan baru kepada peserta tentang kesehatan.

8621_kkm.jpg

Acara ini mendapat sambutan positif dari ibu-ibu PKK yang hadir dan diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi angka pernikahan dini serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Ngadireso. Dengan kerjasama antara kelompok KKM dan PKK setempat, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan untuk mendukung generasi muda yang lebih sehat dan sukses di masa depan.

 

Kontributor: KKM 9, 79, dan 149 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Bangun Masa Depan Cerah, Kelompok KKM 23, 93, dan 163 UIN Malang Gelar Penyuluhan Parenting dan Pencegahan Stunting
Jumat, 17 Januari 2025 . in Berita . 237 views
8598_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Melalui kelompok KKM 23, 93, dan 163, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar penyuluhan parenting dan pencegahan stunting, Rabu, (15/1/2025) di Aula TK Dharma Wanita Persatuan Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Penyuluhan ini dihadiri para wali murid TK, dan mendatangkan Dr. Mualifah, S.Psi., M.A, dosen Program Studi Psikologi UIN Malang sebagai pemateri. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua akan pola asuh yang baik dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini, baik secara fisiologis maupun secara psikologis.

Selain melibatkan orang tua, peserta didik TK juga diberi susu dan biskuit serta diikutsertakan dalam kegiatan mewarnai gambar yang berkaitan dengan gaya hidup sehat. Hal tersebut menjadi metode untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat pada anak sejak dini melalui pendekatan edukatif, kreatif, dan menarik. 

8622_kkm.jpg

Setia Ningsih, S.Pd, Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Persatuan Ngadirejo mengungkapkan rasa terima kasih-nya atas diselenggarakannya penyuluhan ini. Ia menyatakan penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi ajang orang tua dalam meningkatkan pemahamannya mengenai pola asuh yang tepat bagi anak-anak, sehingga anak-anak dapat sehat, baik secara fisik maupun psikologis.

Dr. Mualifah, S.Psi., M.A memaparkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Untuk menghasilkan anak yang cerdas dan sehat dapat dilakukan dengan pola asuh yang tepat sesuai kebutuhan masing-masing anak, karena setiap anak tidaklah sama, mereka memiliki kecerdasannya masing-masing, ada anak yang didominasi oleh kecerdasan linguistik, logika matematik, musikal, kinestetik, visual spatial, interpersonal, intrapersonal, dan naturalis. 

8599_kkm.jpg

Selain itu, lanjut Mualifah, anak-anak juga memiliki love language yang berbeda-beda, ada anak yang lebih senang jika diberi dukungan secara verbal, ada yang lebih menyukai jika orang tuanya menunjukkan kasih sayang dengan pelukan atau kontak fisik lainnya, dan ada juga anak yang senang jika diberi hadiah sebagai bentuk kasih sayang.

Menurutnya, ada anak yang lebih suka menghabiskan waktu bersama walaupun hanya sekedar mengobrol, namun ada juga anak yang harus benar-benar dilayani agar mereka merasa disayangi oleh orang tuanya. Oleh karena itu, pola asuh yang baik adalah pola asuh yang sesuai dengan karakteristik masing-masing anak.

8623_kkm.jpg

Dalam mencegah stunting, Dr. Mualifah, S.Psi., M.A mengajak para wali murid untuk memperhatikan asupan gizi anak-anak. Makanan 4 sehat 5 sempurna diperlukan setiap harinya sebagai penunjang tumbuh kembang agar anak cerdas dan sehat sehingga memiliki masa depan yang cerah.

Dengan terselenggaranya penyuluhan ini, diharapkan wali murid TK Dharma Wanita Persatuan Ngadirejo dapat meningkatkan pemahamannya mengenai parenting dan pencegahan stunting, sehingga materi yang dipaparkan dapat diaplikasikan guna membangun masa depan anak yang cerah. (ad/sf)

Kontributor: KKM Ardhadipa

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »
Sosialisasi Stunting, Parenting, dan Pernikahan Dini oleh KKM UIN Malang di Gubugklakah
Jumat, 17 Januari 2025 . in Berita . 163 views
8841_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Malang telah melaksanakan sosialisasi mengenai Pernikahan dini, Stunting dan Parenting melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 4, 74, dan 144 di Desa Gubugklakah (17/1). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola asuh yang baik serta dampak negatif dari pernikahan dini terhadap kesehatan anak.

Sosialisasi tersebut melibatkan diskusi interaktif dengan narasumber berkompeten, Ibu Galuh Ayu Monika Damayanti dan Ibu Sulistya Umie Ruhmana Sari. Mereka menjelaskan bahwa pernikahan dini dapat meningkatkan risiko terjadinya stunting, mengingat wanita yang menikah pada usia muda sering kali belum siap secara fisik dan emosional untuk menjadi seorang ibu.

Para mahasiswa juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pola asuh yang baik. Mereka mengajak orang tua untuk menerapkan kebiasaan sederhana namun efektif, seperti memastikan anak mencuci tangan sebelum makan dan menyediakan makanan bergizi. Dengan pola asuh yang baik, diharapkan dapat mencegah berbagai penyakit yang berpotensi menyebabkan stunting.

Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam diskusi aktif, sehingga setiap peserta dapat berbagi pengalaman dan saling belajar tentang cara mencegah stunting serta mengatasi pernikahan dini. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami betapa pentingnya peran mereka dalam mendukung kesehatan dan perkembangan anak-anak mereka.

 

Kontributor: KKM 144 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
PSPPA UIN Malang Raih Akreditasi “Baik Sekali”: Bukti Kolaborasi Tim yang Solid
Jumat, 17 Januari 2025 . in Berita . 480 views
8596_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG – Rabu, (8/1) Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) berhasil meningkatkan status akreditasinya dari "Baik" menjadi "Baik Sekali". Capaian ini menunjukkan komitmen PSPPA dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengelolaan sistem akademik.

Keberhasilan ini diraih setelah melewati proses panjang, termasuk visitasi oleh tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) pada 15-18 Desember 2024. Selama visitasi, asesor mengevaluasi berbagai wahana praktik yang menjadi bagian integral pendidikan profesi apoteker, seperti PT Agaricus Sido Makmur Sentosa (ASIMAS), RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat, PBF Enseval Putera Mega Trading, dan Apotek Pendidikan Profesi Apoteker "Maliki Apotek".

Ketua Program Studi PSPPA, Dr. apt. Rahmi Annisa, M.Farm., menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras tim yang telah mempersiapkan akreditasi selama setahun penuh. “Proses akreditasi ini mencakup persiapan panjang, mulai dari pembentukan panitia, penyusunan borang, hingga asesmen lapangan. Ini menjadi tolok ukur penting dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan di PSPPA UIN Malang,” ujarnya.

8597_p.jpeg

Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik FKIK, Prof. Dr. apt. Roihatul Muti’ah, S.Farm., M.Biomed., menyoroti pentingnya kolaborasi tim dalam keberhasilan ini. “Tantangan terbesar adalah menjaga soliditas tim agar tetap berkolaborasi dengan baik. Tanpa itu, proses akreditasi tidak mungkin berjalan lancar,” jelasnya.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UIN Malang, tetapi juga memotivasi PSPPA untuk terus berinovasi. Langkah strategis ke depan difokuskan pada penguatan standar akademik, peningkatan kualitas lulusan, dan pengembangan program yang relevan dengan kebutuhan profesi apoteker.

Dengan akreditasi "Baik Sekali", PSPPA UIN Malang menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan profesi apoteker unggulan, siap mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing di dunia kerja.
Reporter: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Bupati dan KKM UIN Malang Evaluasi Pembibitan Kentang dan Wisata Bukit Galaksi
Jumat, 17 Januari 2025 . in Berita . 260 views

 

8594_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (15/1) – Bupati Malang, Drs. H. Muhammad Sanusi, M.M., melakukan kunjungan bertema "Gotong Royong Bangun Desa" ke Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi pembibitan kentang serta pengembangan objek wisata Bukit Galaksi, salah satu potensi unggulan daerah tersebut.

Kegiatan dimulai dengan kunjungan Bupati ke Bukit Galaksi, lokasi yang direncanakan menjadi destinasi wisata baru di Dusun Jarak Ijo. Setelah itu, Bupati melanjutkan kunjungan ke lokasi pembibitan kentang pada pukul 14.00. Dalam pertemuannya dengan para petani lokal, Bupati mendengarkan langsung aspirasi dan kendala yang mereka hadapi, baik terkait teknis pertanian maupun peluang pengembangan usaha pembibitan kentang.

8595_p.jpeg

Selain berdialog dengan petani, Bupati juga mengevaluasi fasilitas pendukung dan memberikan arahan kepada dinas terkait untuk memperbaiki proses produksi, meningkatkan kualitas bibit, serta memperluas akses pemasaran hasil tani. "Kami berharap evaluasi ini dapat meningkatkan kualitas bibit kentang sehingga berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian di Dusun Jarak Ijo," ujar Drs. H. Muhammad Sanusi, M.M.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya terhadap progres pembibitan kentang yang telah dicapai oleh para petani setempat. Ia mendorong mereka untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi modern dalam proses pertanian guna meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Kunjungan ini ditutup dengan arahan Bupati kepada dinas-dinas terkait untuk menyusun rencana strategis pembangunan Dusun Jarak Ijo, mencakup sektor pertanian dan pariwisata. Acara berakhir pada pukul 16.00, ditandai dengan peninjauan lokasi terakhir dan sesi foto bersama antara Bupati, pejabat pemerintah, dan masyarakat setempat.

Kontributor: Naufal Abqory

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
KKM UIN Malang Dorong Desa Ngadas Ciptakan Produk Unggulan
Jumat, 17 Januari 2025 . in Berita . 293 views

8592_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG – Senin, (13/1) Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Arunika Satvika dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) bekerja sama dengan ibu-ibu PKK Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mengadakan pelatihan pembuatan keripik kentang. Bertempat di Balai Budaya Desa Ngadas, kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang antusias mempelajari pengolahan kentang menjadi produk bernilai jual tinggi.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat, terutama ibu-ibu PKK, dalam mengolah kentang menjadi makanan ringan seperti keripik dengan berbagai varian rasa. Kegiatan ini juga dirancang untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ngadas, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Mahasiswa KKM UIN Malang memberikan demonstrasi langsung mengenai proses pembuatan keripik kentang siap saji. Materi yang disampaikan meliputi cara memilih kentang berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, hingga strategi pengemasan agar produk lebih menarik bagi konsumen. Selain itu, para peserta juga diperkenalkan dengan teknik pemasaran digital untuk memperluas jangkauan penjualan.

8593_p.jpeg

Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan, dengan ibu-ibu PKK aktif bertanya untuk memahami setiap tahapan yang diajarkan. Diskusi interaktif antara peserta dan mahasiswa menciptakan suasana pelatihan yang dinamis dan penuh semangat.

Sebagai bagian dari kegiatan, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung pembuatan keripik kentang secara berkelompok. Praktik ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung, tetapi juga membangun semangat kerja sama dan wirausaha di antara peserta.

Desa Ngadas, yang terletak di dataran tinggi dengan hasil pertanian melimpah, memiliki potensi besar untuk mengembangkan produk berbahan dasar kentang. Pelatihan ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi tersebut dengan menciptakan produk lokal unggulan yang mampu bersaing di pasar. Keripik kentang dengan berbagai varian rasa ini diharapkan dapat memenuhi selera konsumen yang beragam, sekaligus memperkuat identitas Desa Ngadas sebagai penghasil kentang berkualitas.

Melalui kolaborasi ini, Desa Ngadas diharapkan mampu menciptakan produk lokal unggulan yang tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.

Kontributor: Akhmad Sulton Khakim dan Isna ‘Ainunnaja

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Ngadas, Desa Harmoni dalam Keberagaman dan Tradisi Adat
Jumat, 17 Januari 2025 . in Berita . 2120 views
8589_oke.jpeg

HUMAS UIN MALANG – Jumat, (17/1) Desa Ngadas, yang terletak di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, menjadi sorotan sebagai contoh nyata moderasi beragama dengan harmoni keberagaman agama dan tradisi budaya yang tetap terjaga. Desa yang dihuni oleh 1.756 jiwa pada tahun 2023 ini menawarkan pelajaran berharga tentang toleransi dan pelestarian budaya lokal, di samping keindahan alamnya yang memikat.

Desa Ngadas memiliki masyarakat dengan keberagaman keyakinan, meliputi tiga agama utama: Buddha, Islam, dan Hindu. Penduduk mayoritas menganut agama Buddha, diikuti oleh penganut Islam dan Hindu. Meski berbeda keyakinan, masyarakat Desa Ngadas hidup rukun dan saling menghormati. Tingginya sikap toleransi tampak dari cara mereka menjaga keharmonisan, baik dalam menjalankan ibadah masing-masing maupun menghormati tradisi keagamaan warga lainnya.

Keunikan Desa Ngadas semakin mendapat perhatian setelah mahasiswa KKM 08 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan studi terkait moderasi beragama di desa ini. Penelitian tersebut mengungkapkan bagaimana masyarakat Desa Ngadas berhasil menyelaraskan keberagaman agama dengan tradisi budaya yang diwariskan dari leluhur. Salah satu tradisi yang menjadi perekat masyarakat adalah budaya Karo.

8590_p.jpeg

Budaya Karo merupakan ritual mendoakan arwah leluhur di pemakaman desa, yang dilakukan bersama oleh seluruh warga tanpa memandang perbedaan agama. Dalam tradisi ini, setiap individu melaksanakan doa sesuai keyakinannya masing-masing. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan toleransi, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur sekaligus pelestarian nilai-nilai adat.

Perayaan budaya Karo berlangsung dengan penuh semarak dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Tradisi ini menjadi momen persatuan yang mampu menyatukan komunitas, sekaligus mengajarkan pentingnya kerja sama dan rasa hormat terhadap perbedaan.

8591_p.jpeg

Sebagai salah satu tradisi adat utama, budaya Karo memiliki nilai sosial yang tinggi dibandingkan perayaan adat lainnya. Keharmonisan yang tercipta dalam perayaan ini menunjukkan bahwa keberagaman, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi kekuatan yang mempererat hubungan sosial masyarakat.  

Desa Ngadas adalah bukti bahwa modernisasi tidak harus mengikis nilai-nilai tradisional dan keberagaman. Sebaliknya, desa ini berhasil menunjukkan bahwa harmoni dapat tercapai melalui penghormatan terhadap perbedaan dan pelestarian budaya lokal. Selain menjadi destinasi wisata yang menarik, Desa Ngadas juga menjadi sumber inspirasi bagi siapa saja yang ingin belajar tentang toleransi dan harmoni dalam keberagaman.

Kontributor: Akbar Kurniawan dan Nofal Aldi Husaini

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Kolaborasi Mahasiswa KKM UIN Malang: Cegah Stunting, Bangun Karakter!
Jumat, 17 Januari 2025 . in Berita . 212 views

 

8587_oke.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (13/1) – Balai Desa Pandansari Lor menjadi saksi berlangsungnya kegiatan sosialisasi bertajuk “Parenting & Stunting” dengan tema “Optimalisasi Parenting dan Pola Asuh dalam Pembentukan Karakter serta Pencegahan Stunting pada Anak.” Kegiatan ini digelar oleh tiga kelompok mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berkolaborasi untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat desa mengenai pentingnya pola asuh yang baik serta pencegahan stunting. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang didukung penuh oleh LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan tujuan mendukung terbentuknya generasi sehat dan berkualitas di Desa Pandansari Lor.

Acara ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Hj. Rofiqah, C.Ht., M.Pd., seorang pakar parenting dan pendidikan karakter. Dalam pemaparannya, Dr. Rofiqah menjelaskan dampak negatif stunting terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak akibat kekurangan gizi kronis. Beliau juga memberikan wawasan mengenai pola makan sehat, pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, serta makanan pendamping ASI yang bergizi seimbang. Ia menekankan bahwa pencegahan stunting adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan individu, keluarga, komunitas, dan pemerintah desa.

8588_p.jpeg

Selain membahas stunting, acara ini juga menyoroti peran penting parenting dalam membentuk karakter anak. Dr. Rofiqah menegaskan bahwa pola asuh yang baik harus mencakup pemenuhan kebutuhan fisik, emosional, dan pendidikan anak. Beliau memberikan panduan praktis mengenai cara membangun komunikasi positif antara orang tua dan anak, menciptakan lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang, serta menanamkan nilai-nilai positif untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta, sebagian besar orang tua dan kader kesehatan desa. Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari interaksi aktif mereka selama sesi diskusi, di mana mereka berbagi pengalaman dan bertanya langsung kepada narasumber mengenai kendala dalam pola asuh dan gizi anak. Para mahasiswa KKM juga berperan aktif dalam memberikan pendampingan kepada peserta, membagikan materi sosialisasi, serta memfasilitasi diskusi kelompok.

Melalui acara ini, masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pencegahan stunting dan penerapan pola asuh yang optimal dalam keluarga. Mahasiswa KKM berharap, kolaborasi ini dapat mengurangi angka stunting di Desa Pandansari Lor dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan parenting yang berkualitas. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa serta menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up