Skip to Content

Jangan Menunggu Takut Itu Hilang,” Perjalanan Ashfa Menjadi Winner Duta Kampus UIN Malang

June 1, 2026 by
Jangan Menunggu Takut Itu Hilang,” Perjalanan Ashfa Menjadi Winner Duta Kampus UIN Malang
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Bagi banyak orang, ajang Duta Kampus identik dengan rasa percaya diri dan kemampuan tampil di depan publik. Namun, hal itu tidak sepenuhnya dirasakan oleh Ashfa Qorinatil Imtiyaz, mahasiswi Farmasi semester 4 yang justru menjalani proses Pemilihan Duta Kampus UIN Malang 2026 dengan banyak keraguan dalam dirinya.

Ajang Grand Final Pemilihan Duta Kampus sendiri berlangsung pada 26 Mei 2026 di Gedung Rektorat lantai 5 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Ashfa mengaku awalnya tertarik mengikuti Duta Kampus karena melihat ajang tersebut sebagai ruang untuk berkembang sekaligus membawa manfaat bagi orang lain.

“Bagi saya, platform ini bukan hanya tentang pengembangan diri, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa memberikan manfaat kepada orang lain,” ujarnya.

Meski demikian, ia tidak pernah benar-benar yakin saat memutuskan mendaftar. Rasa takut dan minder beberapa kali muncul selama proses berlangsung. Namun, Ashfa memilih tetap mencoba agar tidak menyesal di kemudian hari.

“Saya tidak ingin membiarkan rasa takut membuat saya menyesal di kemudian hari,” katanya.

Sebagai mahasiswa FKIK, tantangan terbesar yang ia hadapi adalah membagi waktu antara seleksi Duta Kampus dengan tanggung jawab akademik, terutama ketika tahapan seleksi berlangsung berdekatan dengan masa ujian.

Di tengah proses itu, keluarga dan teman-teman menjadi sumber dukungan terbesar bagi Ashfa. Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat sashing ceremony berlangsung. Momen tersebut membuatnya sadar bahwa keraguan tidak selalu menghalangi seseorang untuk bertumbuh.

“Itu menjadi pengingat bahwa keterbatasan tidak selalu menentukan sejauh mana seseorang bisa melangkah,” tuturnya.

Tak disangka, perjalanan yang awalnya penuh keraguan justru membawanya menjadi winner Duta Kampus. Ashfa mengaku sama sekali tidak pernah membayangkan pencapaian tersebut.

“Saat nama saya diumumkan sebagai winner, rasanya campur aduk antara haru, syukur, dan tidak percaya,” ungkapnya.

Bagi Ashfa, menjadi Duta Kampus bukan sekadar soal gelar, melainkan tentang kontribusi dan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar. Ia pun berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba hal baru.

“Keberanian bukan tentang tidak merasa takut, tetapi tentang tetap melangkah meskipun takut,” pesannya. 


Editor: Humas
Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah
Fotografer: Istimewa
Jangan Menunggu Takut Itu Hilang,” Perjalanan Ashfa Menjadi Winner Duta Kampus UIN Malang
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah June 1, 2026
Share this post
Tags
Archive