Skip to Content

PSGAD:  Meninjau Tiga Lokasi Kampus, UIN Malang Matangkan Venue KUPI III 2027

September 8, 2026 by
PSGAD:  Meninjau Tiga Lokasi Kampus, UIN Malang Matangkan Venue KUPI III 2027
Ajay
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Persiapan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menuju Konferensi Internasional Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) III 2027 semakin serius. Setelah sesi penyambutan dan pemaparan kesiapan kampus, tim PSGAD UIN Malang mengajak rombongan survei KUPI meninjau sejumlah lokasi strategis yang berpotensi menjadi bagian dari penyelenggaraan konferensi internasional tersebut, Senin (7/9/2026).

Peninjauan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari Kampus I UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kampus II, hingga Kampus III yang berada di Kota Batu.

Survei lintas kampus tersebut menjadi bagian penting untuk memetakan kapasitas fasilitas yang dimiliki UIN Malang. Tim KUPI tidak hanya melihat ruang utama untuk kegiatan konferensi, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung yang akan menentukan kenyamanan dan kelancaran peserta selama berada di lingkungan kampus.

Salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus berada di Kampus III UIN Malang, Kota Batu. Rombongan meninjau Bangunan Ar-Rahim, salah satu bangunan yang dikenal fenomenal sekaligus representatif di lingkungan UIN Malang.

Dengan karakter dan kapasitas yang dimilikinya, Bangunan Ar-Rahim diproyeksikan memiliki potensi untuk mendukung berbagai kebutuhan KUPI III 2027. Mulai dari kegiatan pleno, pertemuan ilmiah, forum dialog, hingga aktivitas pendukung yang melibatkan peserta dalam jumlah besar.

Peninjauan tersebut sekaligus memberikan gambaran kepada tim KUPI mengenai alternatif venue yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan konferensi.

Tidak berhenti di satu lokasi, tim juga melihat berbagai fasilitas yang tersebar di lingkungan UIN Malang. Ruang konferensi, auditorium, ruang sidang, fasilitas ma’had atau asrama, area ibadah, jalur mobilitas peserta, sarana sanitasi, hingga kesiapan teknologi informasi dan komunikasi menjadi bagian dari objek survei.

Setiap fasilitas dipetakan untuk melihat sejauh mana kesiapan dan kemungkinan penguatan yang diperlukan apabila UIN Malang dipercaya menjadi tuan rumah KUPI III 2027.

Survei ini tidak sekadar mencari ruangan yang mampu menampung peserta. Lebih jauh, proses tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem konferensi yang mampu memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.

Akses mobilitas, fasilitas ibadah, akomodasi, sanitasi, konektivitas internet, teknologi konferensi, hingga ruang-ruang diskusi menjadi bagian yang saling berkaitan.

Pemetaan yang dilakukan diharapkan menghasilkan gambaran lebih rinci mengenai kebutuhan teknis dan fasilitas, sekaligus menjadi dasar untuk menentukan langkah penguatan menuju penyelenggaraan KUPI III tahun 2027.

Bagi UIN Malang, kunjungan perwakilan KUPI bersama jejaring lembaga masyarakat sipil ini menjadi penanda awal terbentuknya sinergi yang lebih luas. Perguruan tinggi dan masyarakat sipil dipertemukan dalam satu ikhtiar untuk menghadirkan konferensi internasional yang membawa semangat keadilan, kemanusiaan, inklusivitas, dan kemaslahatan bersama.

Dengan dukungan seluruh unsur kampus, UIN Malang optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik apabila dipercaya menjadi tuan rumah KUPI III 2027.

Dari Kampus I, Kampus II, hingga kawasan sejuk Kampus III di Kota Batu, setiap ruang kini mulai dilihat bukan sekadar sebagai fasilitas kampus, melainkan sebagai bagian dari kemungkinan lahirnya perjumpaan gagasan berskala internasional.

KUPI III 2027 masih berada di depan mata. Persiapannya, bagaimanapun, sudah dimulai dari sekarang, dari memastikan satu ruang siap menjadi tempat bertemunya banyak suara.


Editor:
Reporter:
Fotografer:
PSGAD:  Meninjau Tiga Lokasi Kampus, UIN Malang Matangkan Venue KUPI III 2027
Ajay September 8, 2026
Share this post
Tags
Archive