Daftar Kategori: Berita


MODERASI BERAGAMA DAN SUPRASTRUKTUR KAMPUS
Abadi Wijaya Sabtu, 8 April 2023 . in Berita . 886 views
5343_alita.jpg

Moderasi Beragama Dan Suprastruktur Kampus: Catatan Dari Radboud Univeristy, The Netherlands

 

Belanda—Memasuki hari ke-5 di Belanda, Tim Riset UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan Focuss Group Discussion terkait dengan moderasi beragama dan supra struktur kampus Radboud University.

Tim Riset bertemu dengan perwakilan ombusdman dan diversity division di Radboud University, yaitu Nancy Viellevoye sebagai Ombudsperson dan Rona Jualla-van Oudenhoven sebagai Diversity Office, pada Kamis (06/04) waktu setempat.

Nancy dan Jualla adalah salah satu personal yang turut serta dalam menyusun pedoman perilaku ( kode etik) atau yang lebih dikenal dengan "code of conducts" dan implementasi dari kode etik tersebut di Radboud University. 

5344_dia.jpg

Untul mengawal implementasi kode etik tersebut, terdapat 4 orang (ombuds person) di tingkat universitas dan 14 orang (confidential advisors) di tingkat fakultas. Nancy dan Rona adalah salah dari perwakilan dua divisi tersebut pada Radboud University yang bertangung jawab secara langsung bagi terwujudnya lingkungan yang kondusif bagi semua warga kampus baik dari unsur mahasiswa, dosen maupun tenga kependidikan. 

Menurut Nancy kode etik tersebut mengatur etika berperilaku dan beinteraksi bagi semua warga kampus dengan tujuan memberikan dan menjamin bagi setiap warga untuk merasa aman dan nyaman untuk belajar dan bekerjad di kampus dengan basis nilai equality, diversity and inclusion.  

Namun demikian, menurut Nancy dan Jualla adanya kode etik itu dirasa belum cukup untuk mencapai kampus yang aman dan inklusif. “Karenanya social safety sampai detik ini selalu dipromosikan setiap hari baik secara personal maupun melalui institusi seperti berkomunikasi dengan staff, dosen atau dekan masing-masing fakultas”, katanya. 

"Peran kita dalam social safety adalah menciptakan kehidupan masyarakat di kampus yang lebih inklusif, bisa dengan cara yang sederhana mapun kadang dengan cara yang kompleks", tutur Joalla

5345_kusi.jpg

Nancy memaparkan, social safety ini memang baru saja di bentuk, oleh karena itu kita harus bersama-sama mewujudkannya tidak hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan perbuatan. “Dengan demikian "code of conducts" tidak hanya berhenti sebagai produk hukum, tetapi juga menjadi framework dalam kehidupan bermasyarakat di Radboud University”, terangnya. 

Tim Riset Dosen UIN Malang terdiri dari Dr. Mohammad Mahpur, M.Si (Ketua Program Studi S2 Magister Psikologi), Jamilah, MA (Sekretaris Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner), Devi Pramitha, M.Pd.I (Sekretaris Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam) dan Alitha Natriezia, SE (Humas UIN Malang).

Riset dilakukan pada tanggal 3-8 Maret 2023 di Radboud University, sebagai implementasi dari Tridarma perguruan tinggi.

Jamilah Sekretaris Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner mengatakan diskusi dengan dua unsur social safety committe tersebut memberikan contoh suprasruktur yang harus dimiliki oleh kampus untuk mewujudkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kerangka kemanusiaan dan toleransi melalui regulasi yang menggunakan bahasa-bahasa universal. 

Di akhir acara FGD, Tim Riset UIN Malang memberikan cinderamata dan juga kain batik khas Indonesia, yang kemudian di balas oleh pihak Radboud University dengan memberikan kaos yang bertuliskan "Imprinting Change" dengan tagar #DiversityEquityInclusion.(Alitha)

Lebih Lanjut »
SAMBUT RAMADAN EL ZAWA SANTUNI YATIM DAN DUAFA
Abadi Wijaya Kamis, 6 April 2023 . in Berita . 443 views
5341_santunan.jpg

 

HUMAS UIN MALANG-Menyambut bulan suci Ramadan 1444 H, Ketua El Zawa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Dr. Hj. Sulalah, M.Pd menggelar kegiatan gebyar Ramadan dengan berbagi santunan kepada anak yatim-piatu dan duafa yang berada di sekitar kampus, Kamis (5/4).

Kegiatan yang digelar di masjud Ulul Albab itu di hadiri langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M Zainuddin, MA dan juga KH. Chamzawi itu juga mengajak para anak yatim dan duafa untuk buka bersama. Ketua Pusat Kajian Zakat dan Wakaf (El Zawa) menjelaskan bahwa kegiatan santunan dan buka bersama ini sudah menjadi program rutinitas di bulan Ramadan. "Ini bentuk kepedulian El Zawa dan Baznas untuk membantu para duafa dan yatim piatu di sekirat kampus ini," ungkapnya.

5342_duafa.jpg

Jumlah penerima santunan kali ini, tambah dia, berjumlah 70 orang yang terdiri dari duafa dan anak yatim. "Semoga kegiatan ini bisa mebawa keberkahan dan manfaat bagi kita semua," ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Zainuddin dalam sambutannya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk belajar menahan nafsu dari segala macam bentuk penyakit hati. "Orang puasa itu tidak hanya belajar menahan hawa nafsu secara fisik saja, akan tetapi juga secara ruhani," tegasnya.

Beliau menukil salah satu hadis yang populer yang berbunyi "sumu tasihhu" (berpuasalah maka kamu akan sehat, Red.). Tapi puasa yang dimaksud yaitu puasa yang dilaksanakan dengan benar baik secara dohir maupun batin. "Kesehatan itu bergantung pada hati yang sehat," paparnya.

Nikmat puasa, tambah dia, ada dua yaitu menyegerakan berbuka dan diharamkan jasadnya dari api neraka. "Jadi jangan seneng berpuasa hanya karena banyak takjil dan makanan gratisan di masjid-masjid," guyonnya.

Memasuki puasa yang ke-15 ini mudah-mudahan kita semua selalu mendapatkan rahmat dan Maghfiroh Allah SWT, dan bagi adik-adik mulai sekarang harus belajar yang rajin dan serius dan insyaallah cita-cita itu akan terkabulkan. "Dan jangan lupa ibunya pun juga harus turut mendokan putra-putrinya," pesannya.

Lebih Lanjut »
DOSEN UIN BELAJAR MODERASI BERAGAMA DI BELANDA
Abadi Wijaya Kamis, 6 April 2023 . in Berita . 826 views
5340_moderasi.jpg


HUMAS UIN MALANG-Tim Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sedang melakukan penelitian tentang moderasi beragama di Radboud University, The Netherlands. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana nilai moderasi beragama diartikulasikan dalam konteks negara yang cenderung dianggap sekuler, sehingga bisa menjadi sebuah pelajaran bagi universitas di Indonesia.
Tim Riset terdiri dari Dr. Mohammad Mahpur, M.Si, Jamilah, MA, Devi Pramitha, M.Pd.I, dan Alitha Natriezia, SE. Ketua Tim Peneliti, Dr. Mohammad Mahpur, M.Si mengatakan bahwa penelitian ini merupakan bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi serta mendukung program International Recognition and Reputation University melalui riset.
Radboud University, yang tercantum dalam kebijakan manajerial dan akademiknya, memfasilitasi semua kebutuhan mahasiswa dengan tidak memandang agama, dan memiliki code of conduct atau kode etik berperilaku yang mempromosikan respect to each other, social safety not only in religion but in another aspect. Pendeta dan koordinator tempat beribadah bagi semua agama di Radboud University, Fr. Joseph Geelen, juga menekankan bahwa moderasi beragama adalah bagian dari moderasi itu sendiri, yaitu sikap dan praktik untuk respect kepada orang lain dan menjamin agar setiap orang harus merasa bebas bersuara dan bebas mempunyai pilihan.
Prof. Frans J. S Wijsen, salah satu professor emeritus di Radboud University, mengatakan bahwa Radboud University awalnya didirikan dengan nama Universitas Katolik dengan misi mempromosikan emansipasi umat Katolik di Belanda, tapi kini terbuka dengan agama apapun, tak terkecuali agama Islam.
Penelitian yang digelar di kampus nomor 139 World University Rangkings 2023 ini diharapkan bisa memberikan pemahaman yang lebih baik tentang moderasi beragama dan bagaimana hal ini diartikulasikan di negara yang cenderung dianggap sekuler. Semoga penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan di Indonesia.

Lebih Lanjut »
KEMENAG SOSIALISASIKAN SISTEM PRESENSI ONLINE MENGGUNAKAN APLIKASI PUSAKA
Abadi Wijaya Rabu, 5 April 2023 . in Berita . 1466 views

 

5339_kemenag.jpg

HUMAS UIN MALANG-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang bekerjasama dengan Kementerian Agama RI menggelar sosialisasi sistem presensi online menggunakan aplikasi PUSAKA yang di inisiasi oleh Kemenag. Rabu (5 April) 2023.
kegiatan yang di hadiri oleh para pimpinan di lingkungan UIN Maliki Malang itu di hadiri langsung oleh Yogie Pribadi, ST., M. Kom Pranata Komputer Ahli Muda / SubKoordinator Subbagian Sistem dan Layanan Informasi Kepegawaian Bagian Data, Informasi, dan Naskah Kepegawaian Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Agama.
Mengawali kegiatan penting tersebut, Kepala Biro AUPK Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd menjelaskan bahwa kegiatan ini sesuai dengan surat edaran Sekjen Kemenag RI bahwa pada bulan Juni nanti semua instansi atau unit di bawah Kementerian Agama diwajibkan menggunakan satu instrumen untuk implementasi pendataan kehadiaran atau presensi secara online menggunakan aplikasi PUSAKA. "Alhamdulillah UIN Malang juga sudah mengeluarkan SK Rektor terkait peraturan kehadiran atau presensi kerja baik aturan izin, cuti dan lainnya secara proposional mendapatkan kebijakan yang sudah disahkan oleh rektor," paparnya.
Semua upaya ini, kata dia, untuk menunjang kedisiplinan dalam bekerja sekaligus meningkatkan tri dharma perguruan tinggi. Dalam ketentuan peraturan kerja setiap dosen dalam satu minggunya harus memenuhi 21 jam mengajar. "Itu hitungan jam kerja bagi dosen yang berlaku, dan sudah disahkan melalu SK Rektor," paparnya.
Untuk itu, tambah dia, melalu pertemuan singkat ini, diharapkan proses sosialisasai terkait kebijakan Kementerian Agama yang termaktub dalam surat edaran sekretaris jenderal kementerian agama nomor 37 tahun 2022 tanggal 30 november 2022 tentang penggunaan aplikasi terintegrasi untuk semua layanan kementerian agama bisa diikuti dan dipahami secara menyeluruh. "Untuk itu, marihlah kita ikuti bersama penjelasan dari Bapak Yogi ini dengan seksama," ajaknya.
Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh narasumber Yogie Pribadi bahwa rencana sistem presensi online ini sudah di godok sejak 2016. Jadi hal ini sebenarnya sudah lama di bahas di pusat. "Rencanan presensi online ini sudah disiapkan sejak lama," paparnya.
Hal ini, kata dia, dalam rangka pelaksanaan transformasi digital yang sedang di galakkan di Kemenag. pasalnya Kemenag pusat saat ini telah membangun satu aplikasi untuk semua layanan di kemenag yang diberi nama "Pusaka Superapps". Aplikasi Pusaka ini saat ini sudah bisa di akses dan di download melalui HP android, baik melalui playstore dengan nama Pusaka Biro HDI Kementerian Agama. "Bagi pengguna ios bisa di cari di appstore dengan nama Pusaka Apps," terangnya.
Untuk internal kementerian agama, kata dia, aplikasi Pusaka sudah terintegrasi dengan data kepegawaian, sehingga pegawai di bawah kementerian agama bisa masuk kedalam aplikasi Pusaka dengan akses masuk yang sama dengan aplikasi kepegawaian Simpeg. "Untuk itu, Kemenag menghimbau agar seluruh pegawai di bawah Kemenag bisa segera mengunduh dan menginstal aplikasi Pusaka agar mengetahui isi dan manfaatnya," ajaknya.
Semua satuan kerja di bawah Kemenag harus bisa menyesuaikan semua layanan dengan prinsip terintegrasi secara penuh ke aplikasi Pusaka. "Selambat-lambatnya Juni 2023 semua ASN di bawah kemenag sudah menggunakan aplikasi Pusaka ini," paparnya.

Lebih Lanjut »
DWP GELAR BAZAR SEMBAKO MURAH RAMADAN
Abadi Wijaya Rabu, 5 April 2023 . in Berita . 720 views

 

5338_dwp.jpg
BANTU SESAMA: Rektor dan Ketua DWP UIN Maliki Malang menyerahkan paket sembako kepada salah satu karyawan BLU UIN Maliki Malang.

HUMAS UIN MALANG-Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Bazar Ramadan dengan tema "Menumbuhkan Solidaritas dan Ukhwah Islamiah" di halaman Ma’had Al Jamiah, Rabu, (5/4). Acara tersebut dibuka langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA dan didampingi langsung oleh Ketua DWP UIN Maliki Malang Dra. Shofiyah Zainuddin.
Ibu Shofiyah menyampaikan, bazar ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membangun kepedulian antar sesama dengan cara memberikan bantuan berupa sembako murah terhadap para warga yang kurang mampu serta kepada anak yatim piatu yang berada di sekitar kampus UIN Maliki Malang.
Tak hanya itu, DWP juga sudah menyiapkan 300 paket sembako kepada para karyawan BLU di lingkungan UIN Maliki Malang dan semoga paket sembako ini bisa membantu para warga yang kurang mampu, khsusnya bagi warga di lingkungan UIN Maliki Malang. “Semoga tahun depan jumlah paket sembakonya bisa bertambah lebih banyak lagi sehingga bisa menjangkau masyarakat lebih luas lagi,” harapnya.
Ibu Shofiyah mengucapkan rasa terima kasihnya yang tak terhingga kepada para donator baik dari unsur pimpinan di lingkungan UIN Maliki Malang mapun pihak luar seperti Bank BTN Syariah, BRI dan yang lainnya. “Semoga bantuan ini bisa membawa keberkahan dan manfaat,” doanya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA juga mengapresiasai kepada para ibu-ibu DWP UIN Maliki Malang yang selalu berperan aktif membantu membangun kepedulian sosial seperti menggelar bazar sembako murah di bulan Ramadan ini. Tentunya kegiatan ini sangat baik sekali, apa lagi tujuan utama dari kegiatan ini untuk membangun solidaritas dan rasa peduli terhadap sesame. “Saya senang sekali menghadiri kegiatan seperti ini, dan semoga kegiatan ini membawa berkah dan dicatat sebagai amal soleh,” doanya.
Ini merupakan program yang perlu di dukung oleh semua pihak, apalagi kegiatan seperti ini sangat dinanti-nati oleh masyarakat. Ini merupakan kontribusi dari semua pihak sangat membantu sekali, dan mudah-mudahan sodaqoh dan infaq yang diberikan oleh DWP ini diterima oleh Allah SWT.
Pesan Ibu Menteri DWP Kemenag Pusat meminta agar ibu-ibu dharma wanita bisa terus berperan aktif untuk membantu kepada sesame, dan semoga kegiatan ini bisa berjalan lancer dan sesuai target yang dinginkan Bersama. “Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi dari tri Dharma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.

Lebih Lanjut »
HARI INI PENGUMUMAN HASIL SPAN-PTKIN
Abadi Wijaya Senin, 3 April 2023 . in Berita . 1565 views
5335_span.jpg

HUMAS UIN MALANG-Hari ini, Senin tanggal 3 April 2023, Ketua Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Imam Taufiq, mengumumkan hasil seleksi SPAN-PTKIN secara serentak. Dalam pengumuman tersebut, Imam Taufiq mengungkapkan bahwa SPAN-PTKIN tahun ini diikuti oleh 176.413 siswa dari seluruh UIN, IAIN, dan STAIN di seluruh Indonesia.

Hasil seleksi dapat dilihat oleh para peserta melalui laman https://pengumuman-span.ptkin.ac.id/ dengan memasukkan nomor NISN siswa. Para peserta yang dinyatakan lulus seleksi diharapkan segera melakukan registrasi ke kampus masing-masing dan memanfaatkan skema beasiswa yang disediakan oleh kampus PTKIN, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang bekerja sama dengan LPDP, Beasiswa Baznas, dan lainnya.
Seleksi SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh UIN, IAIN, dan STAIN dalam satu sistem yang terpadu. Seleksi dilakukan berdasarkan penjaringan prestasi akademik siswa dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lainnya, tanpa dilaksanakan ujian tertulis.
Selain itu, Imam Taufiq juga menyampaikan bahwa setelah SPAN-PTKIN, Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN akan menggelar seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). Bagi peserta yang belum dinyatakan lulus SPAN-PTKIN, masih diberikan kesempatan untuk mendaftar di jalur UM-PTKIN yang akan dibuka pada tanggal 10 April hingga 15 Mei 2023. “Bedanya, dalam seleksi UM-PTKIN, akan dilaksanakan ujian berbasis komputer yang dilaksanakan di masing-masing PTKIN,” paparnya.
Imam Taufiq juga menambahkan bahwa para peserta yang ingin mendaftar di jalur UM-PTKIN dapat mengakses link pendaftaran di https://um.ptkin.ac.id/. Dengan adanya jalur seleksi ini, para peserta yang belum lulus seleksi SPAN-PTKIN masih memiliki kesempatan untuk dapat diterima di PTKIN melalui jalur UM-PTKIN.

Lebih Lanjut »
JUMLAH PROFESOR DI INDONESIA MASIH RENDAH AKIBAT KURANG PAHAM PERSYARATAN ANGKA KREDIT
Abadi Wijaya Senin, 3 April 2023 . in Berita . 2672 views
5336_sanis.jpg

HUMAS UIN MALANG-Menurut Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Tim Penilai PAK Dosen Nasional Ristekdikbud, jumlah Profesor atau Guru Besar di Indonesia masih rendah. Dari 311.63 dosen aktif di Indonesia, hanya sekitar 2,61% yang bergelar Profesor atau Guru Besar. Hal ini terjadi karena para dosen kurang memahami persyaratan Angka Kredit yang diperlukan untuk meningkatkan jabatan atau kepangkatan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk ke Guru Besar, Senin (3/4).

5337_zoom.jpg

Prof. Sani menjelaskan bahwa aturan yang berlaku saat ini sebenarnya menguntungkan para dosen untuk mempercepat kenaikan pangkat atau jabatan. Sebagai contoh, para dosen bisa langsung mengajukan ke Guru Besar dari Lektor dengan menambahkan 4 artikel di Scopus yang 2 diantaranya dengan SJR 0,4. Dosen yang sudah menyelesaikan Studi S3 (Doktor) dalam 1 tahun juga dapat mengajukan ke Guru Besar dengan menyertakan 2 karya ilmiah di Scopus dengan SJR di atas 0,1, atau Web Of Science (WoS), JIF 0,05. Selain itu, hanya perlu memenuhi salah satu dari 4 persyaratan tambahan untuk ke Guru Besar, seperti menjadi penguji program Doktor, Pembimbing Program Doktor, atau reviewer di jurnal internasional bereputasi dan menerima Hibah penelitian sebagai ketua di luar hibah disertasi.

Namun, Prof. Sani juga mengingatkan bahwa karya ilmiah yang diakui untuk syarat khusus ke Lektor Kepala dan Guru Besar harus sesuai dengan keilmuan, memiliki proses review yang baik, tidak ditemukan gaya selingkung yang berbeda di tiap volume, dan cek plagiasi dibawah 25%. Jurnal yang dituju juga harus tidak termasuk predatori List Bell’s, tidak cancelled/discountinued, bukan cloning atau hijack, serta tidak multidisipliner keilmuan.

Terakhir, Prof. Sani juga mengingatkan para dosen bahwa aturan terbaru PANRB, nomor 1 tahun 2023, yang berlaku efektif 1 Juli 2023, akan mengubah mekanisme dan metode penilaian kepangkatan. Para dosen diharapkan untuk segera mengajukan angka kredit yang diperoleh setelah SK terakhir sampai 31 Desember 2022 sebagai pengakuan angka kredit, yang nantinya akan dikonversi menjadi angka kredit yang baru. Dengan demikian, para dosen tidak akan merasa dirugikan hasil kinerjanya. Harapannya, aturan baru ini bisa lebih mempermudah para dosen untuk mencapai cita-cita sebagai Guru Besar atau Profesor.

Lebih Lanjut »
UIN MALANG BERDUKA
Abadi Wijaya Senin, 3 April 2023 . in Berita . 2059 views

 

5332_selamat-jalan.jpg
Jenazah Dr. KH. Ahmad Muzakki, MA saat akan diberangkatkan menuju kampung halamannya di Madura

Kyai Muzakki, yang Bahagia dan Membahagiakan
(Dosen Sastra Arab UIN Malang, hari ini dipanggil oleh Allah SWT)

Oleh: Halimi Zuhdy*

"Mas, odek tadek se taoh, sepenting bisa berkhidmah ka umat, insyallah berkah (hidup tidak ada yang tahu, yang penting bisa berkhidmah, insyallah hidupnya berkah)" kata Yai Muzakki di dalam mobil menuju arah Batu beberapa bulan yang lalu. Asyik ngobrol berdua sama beliu, sesekali humor khasnya keluar.
Perjalanan tidak terasa jauh, karena setiap nasehatnya selalu diselingi guyonan khas Madura. "Saya alhamdulillah, sudah beli tanah di madura, nanti mau buat pondok dan sekolah, murah tapi berkualitas, dan ingin kembali ke Madura" kata-kata yang sering saya dengar dari beliau. Keinginan-nya cukup besar untuk membuat lembaga, tujuannya hanya satu berkhidmah untuk ummah.

5333_yai-muzakki.jpg


"Tidak banyak yang bisa saya lakukan mas, yang penting bisa nemani guru, berkhidmah juga pada guru, seperti Kyai Masduqie Machfudh, Kyai Marzuki, KH. Chamzawi, Kyai Isyraqun Najah dan lainnya" beliau diam, kemudian lepas lagi guyonannya "Maka, saya selalu usahakan kalau di Mergosono, sesibuk apa pun saya, secapek apa pun saya, pasti saya berangkat untuk ngaji di Diniyah". Saya merenung, ini luar biasa keistiqamahan beliau. Bahkan, ketika berada di tempat yang cukup jauh, dan beliau selamar dengan saya, beliau ngaji ke Mergosono.
"Kalau saya ke gasek, berkhidmah pada Kyai Marzuki, saya hanya ingin keberkahan, kalau umur saya tidak panjang, atau saya tidak bisa berbuat banyak untuk anak-anak saya dan keluarga saya, maka siapa tahu dengan berkhidmah anak keturunan saya selalu diberkati oleh Allah, sholeh dan sukses dunia akhirat" Sudah sangat mafhum, Kyai Muzakki sangat dekat dengan Kyai Marzuki Mustamar, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, dan beliau juga menjadi pengurus PWNU.
Saya kenal beliau sosok yang sangat gigih, tidak sedikit buku yang telah lahir dari tangannya, dan beberapa bukunya mejadi rujukan penting mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab yaitu Teori Sastra Arab, dan alhamdulillah saya juga berkesempatan menjadi editor beberapa bukunya. "Saya sangat senang menulis, terutama tentang stilistika dan semiotika Al-Qur'an, asyik, menyelami bahasa Al-Qur'an tidak pernah bosan". Kata beliau saat itu, ngobrol di belakang Fakultas Humaniora. "Ini beberapa tulisan saya sudah ada di scopus Mas Halimi, doakan ya, tulisan saya berikutnya tentang Ekspresi Eufimistik Seksual Al-Qur'an: Suatu Pendekatan Sosiolinguistik"
Kyai Muzakki yang dari jauh sudah tampak gaya dan senyumnya ini, sangat dekat sekali dengan para santri, musyrif dan Murabbi. Kalau sudah berbicara tentang ma'had beliau sangat senang dan bersemangat, "Kalau murabbi dan musyrif senang, maka santri juga senang, karena mereka yang sehari-hari bergaul dengan mereka, maka saya ingin murabbi dan musyrif itu diberi beasiswa atau apalah, karena mereka ini juga bagian dari orang yang mamajukan kampus". Kata beliau beberapa tahun lalu, ketika baru diangkat menjadi Mudir Ma'had Al-Jamiah UIN Malang, sebelum Buya Badruddin Muhammad.
Sosok yang dekat dan akrab dengan banyak orang ini, terutama orang-orang kampung, tidak pernah lelah untuk terus berdakwah. Terutama ketika awal-awal menjadi dosen UIN Malang, dan belaiu masih muda, selalu terjun berdakwah di Malang selatan, dan beberapa daerah terpencil lainnya, "Saya tidak bisa menolak Mas, kalau sudah diundang oleh orang-orang kampung atau orang di pelosok desa, apalagi juga kalau diperintah guru, insyallah saya berangkat". Kata beliau ketika itu saya baru diangkat menjadi Dosen UIN Malang, dan beliu juga yang menguji kelayakannya.
"Mas, jangan main-main kalau jadi dosen, yang tenanan kalau ngajar, mengajar itu amanah, kalau malas dan tidak benar-benar kasihan mereka, sudah jauh-jauh dari berbagai daerah di sini tidak mendapatkan apa-apa". Kata yang cukup menghentak, dan dari ucapan ini saya mulai akrab dengan beliau. Walau tidak berguru langsung di kelas, tapi beliau banyak memberikan motivasi kepada dosen-dosen yunior di Prodi Bahasa dan Sastra Arab.
Beliau ada di mana-mana, dan berkhidmat di mana-mana. "Mas di NU itu berkhidmah, bukan mencari duit apalagi ketenaran, karena tidak akan dapat itu semuanya, toh kalau dapat beberapa hal di atas hanyalah tambahan, dan itu bukan tujuan. Tujuan utamanya adalah khidmah, yang kita harapkan adalah keberkahan". Sambil tersenyum dengan guyonan khasnya, beliau sampaikan di ruang DPRD Kota Malang ketika raker PCNU beberapa tahun silam, waktu itu beliau sebagai wakil syuriah, dan saya wakil ketua RMI.
Beberapa hari yang lalu sebelum masuk ke ruang ICU, beliau Chat di WA, "Assalamualaikum, Ustadz, semestinya nulis buku itu saya dan Kyai Marzuqi.....berhubung saya sakit...maka besok yg presentasi perwakilan Tim ...pangapunten ustadz". Saya balas "mugeh-mugeh segera sehat Kyai". "Cokop panjenangan saos se oneng Ustadz..sopajah tak ngarepoteh dek cah kancah (cukup kamu saja yang tahu ustadz, agar tidak merepotkan teman-teman)". Kata terakhir pun, tidak ingin merepotkan banyak orang, selalu berusaha untuk menyelesaikan sendiri.
Dalam sakitnya beliau masih terus berkarya, semangat untuk terus berbagi, terus menulis dan mengaji. Kami hanya bisa berdoa, Mudah-mudahan beliau, Dr. KH. Achmad Muzakki, MA, ditempatkan di sisi Allah, di tempat yang paling indah. Dan seperti doa beliau, hari ini beliau di antarkan ke Madura. Rahimahullah ta'ala

*Murid Dr. KH. Achmad Muzakki, MA

Lebih Lanjut »
PERBANYAK VARIETAS ALPUKAT, MAHASISWA BIOLOGI EKSPLORASI TEKNIK SAMBUNG PUCUK
Abadi Wijaya Sabtu, 1 April 2023 . in Berita . 2276 views
5329_sambung.png

HUMAS-Siapa yang tak kenal alpukat? Salah satu tanaman yang umum untuk dibudidayakan di lingkungan masyarakat, karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan banyak peminat. Rasa buah yang nikmat, lezat, dan khas membuat tanaman ini banyak diincar oleh petani buah hingga kalangan masyarakat. Tidak sedikit alpukat berhasil dikembangbiakkan dengan beragam varietas demi mendapatkan hasil yang diinginkan.

Tidak ingin tertinggal dengan perkembangan budidaya tanaman yang semakin pesat, sejumlah mahasiswa Biologi UIN Malang melakukan pelatihan sambung pucuk sebanyak 25 individu tanaman alpukat. Kegiatan ini bertempat di Green House UIN Malang. Kegiatantersebut diikuti oleh sepuluh mahasiswa Biologi dan dipandu langsung oleh Didik Wahyudi, dosen sekaligus Koordinator Green House kampus UIN Malang. Sebelum melakukan praktik langsung, pelatihan sambung pucuk diawali dengan penyampaian materi secara singkat oleh Pak Didik terkait pembibitan dan kesesuaian media tanam untuk pertumbuhan tanaman.

5330_sambung-pucuk.png

Usai penyampaian materi, mahasiswa Biologi langsung mengikuti pelatihan sekaligus praktik sambung pucuk bibit tanaman alpukat. Seluruh mahasiswa yang hadir diberikan edukasi dan dipandu perihal tata cara sambung pucuk mulai dari tahap persiapan batang bawah, batang atas (entres), hingga tahap sambung pucuk (grafting). Batang bawah berasal dari bibit hasil pertumbuhan biji, dan batang atas berasal dari tanaman induk dengan sifat yang diinginkan. Manfaat dari metode sambung pucuk pada alpukat adalah untuk menghasilkan tanaman dengan varietas unggul sesuai dengan yang diinginkan dan dapat berbuah dengan cepat.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa Biologi tidak hanya tahu dan mengerti secara teori saja, tetapi juga mampu secara praktik teknik atau metode sambung pucuk pada tanaman. Tidak hanya pada alpukat, harapannya juga bisa diterapkan ke tanaman-tanaman yang lain. Kalau nanti berhasil, ini juga bisa menjadi sumber pundi-pundi uang yang cukup bagus,” ujar Pak Didik di sela-sela memberi pengarahan pelatihan.

Usai dilakukan sambung pucuk, maka langkah selanjutnya yaitu perawatan berupa penyiraman setiap hari secara teratur, pengontrolan terhadap pertumbuhan, faktor lingkungan, serta media tanam. Pada akhir sesi pelatihan Pak Didik menambahkan, harapannya mahasiswa biologi UIN Malang dapat mengadakan pembelajaran sambung pucuk ke Rumah Bolang di daerah Bukit Tidar Malang untuk memperluas sekaligus mengeksplor lebih dalam pengetahuan.

“Saya harap, setelah melakukan praktik langsung dari sini, mahasiswa Biologi UIN Malang bisa melakukan sambung pucuk secara mandiri di tempat lain. Agar mahasiswa juga bisa eksplor lebih jauh lagi,” imbuhnya di penghujung acara. (Fer)

5331_kegiatan.png

 

Kontributor: MKI_Biologi20
Editor: Ferika Sandra

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up