HUMAS UIN MALANG-Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Maulana malik Ibrahim Malang pagi ini menggelar kegiatan sosialisasi dan update data bakal calon peserta sertifikasi dosen (Serdos) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) tahun 2023, Jumat (31/3).
Bakal calon peserta sertifikasi ini di khususkan bagi para dosen di lingkungan UIN Maliki Malang yang belum memperoleh sertifikasi pendidik, peserta yang mengajukan dilakukan secara online.
Kegiatan yang bertempat di Aula Rektorat Lt.5 ini di hadiri langsung Kabiro AAKK Dr. H. Barnoto, M.Pd.I mewakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag yang berhalangan hadir.
Berdasarkan data, jumlah pendaftar di google form terdapat 223 pendaftar dan jumlah tersebut diyakini mencapai 281 peserta.
Peserta yang berkesempatan mendaftar kali ini dari unsur dosen atau tenaga pendidik baik PNS maupun DTB-PNS. Mengawali sosialisasi, Barnoto yang di dampingi Ketua OKH Hj. Umi Hanik staf LPM Abdul Aziz serta Nuril Maarif staf BAK sebagai pemateri sosialisasi menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk amanat undang-undang yang harus dipatuhi. Karena dalam mewujudkan pendidikan nasional yang profesional maka setiap pendidik harus memiliki sertifikat kelayakan mengajar sebagai dosen atau yang biasa disebut dengan Serdos.
Setiap dosen yang belum memiliki sertifikat pendidik maka harus segera mengurusnya sesuai dengan regulasi yang berlaku. Melalui pertemuan ini setidaknya bisa memberikan motifasi dan dorongan agar bisa segera mengurus sertifikasinya demi tercapainya pendidikan yang unggul dan bereputasi internasional.
"Ini juga untuk memaksimalkan arah kebijakan kampus dan tujuan pendidikan secara nasional," paparnya.
Dimohon bagi seluruh peserta sosialisasi bisa mengikuti kegiatan ini dengan maksimal, sehingga setelah kegiatan selesai bisa mengambil langkah kongkrit untuk mengurus proses sertifikasinya.
Setiap dosen yang mendaftar harus memenuhi persyaratan yaitu sudah memiliki NIDN atau NIDK, memiliki jabatan fungsional minimal asisten ahli, memiliki masa kerja sebagai dosen sekurang-kurangnya dua tahun berturut-turut, memenuhi beban kerja dosen.
"Selain itu juga para dosen harus memenuhi nilai passing grade TKDA dan TKBI," paparnya.
Muhammad Aunul Mubarok, mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil meraih penghargaan silvermedal diajang Lomba PKM dan Poster Ilmiah. Bertempat di pulau Dewata Bali pada tanggal 8-12 Maret 2023, Aunul berhasil meraih penghargaan medali perak pada kategori social science bertemakan Empoweering Local Communities in Oro-Oro Ombo Wetan: Turning Mango Seeds and Mahkota Dewa Flesh as a Bimatawa Coffee.
Youth International Science Fair 2023 adalah kompetisi yang melombakan ide-ide unik mahasiswa dunia dalam menjawab problematika masyarakat, alhamdulillah mahasiswa kita mendapatkan medali perak karena idenya yang inovatif yakni mengubah biji mangga menjadi kopi. (Idr)
HUMAS UIN MALANG-Menyambut bulan suci Ramadan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Dra. Shofiyah Zainuddin menggelar Gebyar Ramadan Peringatan Nuzulul Qur'an 1444 H. Rabu, (29/3).
Kegiatan dengan tajuk "Melestarikan Al-Qur'an untuk menggapai keberkahan Lailatul Qadar" dihadiri langsung Dr. KH. Badruddin, M.HI yang bertempat di Halaqah Ma'had Al Aly.
Dalam Sambutannya Ketua DWP UIN Maliki Malang menjelaskan bahwa kegiatan seminar keagamaan ini sengaja digelar untuk menambah wawasan tentang keutamaan bulan Ramadan melalui kajian Al-Qur'an.
"Sehingga anggota DWP UIN Maliki Malang bisa menambah ilmu untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT," ucapnya saat memberikan sambutan di hadapan anggota DWP yang hadir.
Semoga, tambah dia, kegiatan seminar religi ini bisa membawa keberkahan dan manfaat, sehingga DWP UIN Maliki Malang sebagai tonggak utama dalam memberikan pendidikan keluarga bisa memberikan dampak positif. "DWP ingin menyiapkan generasi emas bangsa yang memiliki keilmuan dan akhlak yang baik," ucapnya.
Selain itu, tambah dia, DWP selama bulan Ramadan ini juga akan menggelar bazar sembako murah yang dikhususkan untuk karyawan honorer di lingkungan UIN Maliki Malang. "Saya berterimakasih sekali kepada seluruh anggota DWP yang telah membantu suksesnya kegiatan ini baik secara materiil dan moril semoga apa yang telah di dedikasikan diterima oleh Allah SWT," doanya.
Sementara itu, KH Badruddin dalam tausiahnya mengajak seluruh anggota DWP untuk selalu memanfaatkan waktu yang dimuliakan di bulan suci ini untuk terus berupaya meningkatkan ibadah. Baik yang sunnah maupun yang wajib.
Berbicara soal sejarah Nuzulul Qur'an tentu tidak akan lepas dari proses kodifikasi Al-Qur'an, sehingga hasil yang berupa bentuk mushaf ini bisa dinikmati oleh orang-orang mukmin. "Al-Qur'an ini dijadikan sebagai pedoman untuk manusia sejak ada dalam kandungan, subahanallah," jelasnya.
Keberadaan Al-Qur'an itu sendiri untuk meyakinkan hambanya akan ke agungan dan ke esaan Allah SWT, di tengah era globalisasi ini, seorang ibu harus terus berupaya mendekatkan diri dan anak-anaknya terhadap Al-Qur'an.
Ditengah derasnya gempuran medsos, WA, IG, Tktok dan Facebook serta YouTube harus digunakan untuk mendekatkan diri pada ajaran Rasulullah, jangan hanya di manfaatkan sebagai hiburan saja. Akan tetapi di dalamnya juga banyak ilmu dan hal ini dibutuhkan kontrol dari orang tua. "Jangan biarkan anak-anak kita diracuni informasi negatif dari medsos. Akan tetapi, jadikan media tersebut untuk belajar," paparnya.
Untuk itu, tambah dia, marilah jadikan Al-Qur'an ini sebagai media untuk meraih ketaqwaan kita kepada Allah SWT. "Kita ini jika sudah lancar membaca Al-Qur'an maka harus belajar memahami isinya dan kemudian mempraktikkannya," paparnya.
HUMAS UIN MALANG-Profesor Ullrich Ludwig Guenther, seorang ahli Psikologi lintas budaya asal Jerman, Kembali menjadi tamu istimewa di Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Selasa (21/3/2023). Tajuk kuliah tamu kali ini “Economic-Societal Development, Business Psichology and Cross/Cultural management”. Meskipun telah mencapai usia 75 tahun Senior expert sevices Prof. Dr Ullrich Ludwig Guenther masih tampak energik menyampaikan materi kebudayaannya kepada ratusan mahasiswa Fakultas Psikologi yang hadir di Aula Rektorat Lt.5.
Mengawali kegiatan tersebut, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA mengajak seluruh mahasiswa yang hadir untuk betul-betul memanfaatkan momen tersebut dengan mengikuti kuliah tamu dengan serius. “Saya harap semua mahasiswa yang hadir bisa mengikuti stadium general ini dengan serius, sehingga keluar dari ruangan ini mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru dari seorang professor yang expert,” harapnya.
Prof. Ullrich Ludwig Guenther dijadwalkan selama satu bulan berada di Indonesia, untuk itu sangat rugi sekali jika momen ini tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin. Selama di Indonesia beliau sudah melakukan banyak penelitiannya terkait dengan budaya yang ada di sini. Hasil tulisannya pun sangat simple dan hal itu sudah bisa memberikan manfaat yang luas terkait informasi kebudayaan saat ini. “Untuk itu, contohlah beliau yang suka melakukan penelitian, yang penting di Tulisa dan dipublikasikan,” ajaknya. Untuk itu, tambah pria kelahiran Bojonegoro itu, mulailah belajar untuk meneliti dengan sederhana, bisa kolaborasi dengan dosennya atupun melakukan penelitian individua tau mandiri. “Dan kita siap untuk membiayainya,” tegasnya. Contoh saja, dengan adanya fenomena menjamurnya café di sekitar kampus yang begitu ramai dikunjungi para mahasiswa hingga larut malam. Jika hal ini di teliti tentu akan memberikan informasi yang menarik, seberapa pengaruh keberadaan café tersebut terhadap perkembangan pendidikan bagi para mahasiswa. “Cob aitu di teliti apakah mereka di café itu belajar atau sekedar nongrong sembari pacarana,” pintanya. Untuk itu, tema stadium general yang di bahas oleh Fakultas Psikologi ini sangat cocok sekali dengan fenomena yang terjadi saat ini, dan pembahasan soal psikologi tidak akan ada habisnya dan selalu ada karena akan selalu berhubungan dengan prilaku manusia itu sendiri. “Tema hari ini menurut saya sangat cocok sekali soal Economic-Societal Development, Business Psichology and Cross/Cultural management,” paparnya.
HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan apel pagi kali ini, Senin (20/3) dipimpin langsung oleh ketua Satuan Pengawas Internal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Dr. H. In'am Esha. Mengawali pengarahannya peserta apel diajak sejenak untuk mencairkan suasana dengan yel-yel bersama.
Untuk menggambarkan pelaksanaan apel pagi kali ini, In'am mengisahkan seorang tokoh Islam yang sangat terkenal dalam keahliannya dalam berperang yaitu Salahudin al Ayubi. Beliau diceritakan bahwa kunci kemenangannya dalam memimpin perang berada di sholat subuh berjamaah. "Jika prajuritnya 100 persen melaksanakan jamaah subuh maka sekuat apapun musuh akan bisa ia taklukkan," kata In'am menceritakan sejarah Salahuddin Al Ayyubi.
Kisah tersebut bisa diambil contoh dan diimplementasikan dalam pelaksanaan apel pagi ini, jika pelaksanaan apel ini bisa diikuti 100 persen maka tidak sulit bagi kampus ini untuk mewujudkan mimpi besarnya menjadi unggul bereputasi internasional. "Saya yakin jika cara tersebut diimplementasikan bisa membawa kampus ini menuju cita-cita besarnya," ungkapnya penuh yakin.
Sebentar lagi, tambah dia, seluruh umat Islam akan menjalankan ibadah puasa Ramadan dan tentunya diharapkan setelah puasa tidak kendor untuk mengikuti apel. "Semoga target 100 persen yang ikut apel bisa dilaksanakan dengan baik," harapnya.
Perlu diinformasikan bahwa Minggu kemarin para pimpinan sudah melaksanakan Rapat Pimpinan atau Rapim sebagai rapat tertinggi di tingkat universitas untuk memastikan kebijakan apa yang akan dilakukan untuk tahun ini dan yang akan datang. "Salah satu poin penting di Rapim itu yaitu implementasikan sistim pengendalian internal pendidikan (SPIP).
SPIP itu, kata dia, memiliki Empat tujuan penting yaitu bagiamana mencapai tujuan yang efektif dan efisien, kedua, untuk memastikan apakah SDM bekerja dalam rangka mencapai tujuan itu, ketiga bagaimana aset milik negara apakah untuk menunjang pencapaian utama organisasi itu. "Ini akan selalu dievaluasi oleh Kemenag dan juni insyaallah akan ada maturity untuk melaksanakan evaluasi di kampus ini," paparnya.
Untuk itu, mari bersama-sama jika ada yang tidak sesuai aturan segera di koordinasikan sesuai dengan strukturalnya masing-masing. "Aturan itu ada dua ada yang bisa diganti dan bisa direvisi, dan proses revisi itu lumrah dilakukan untuk proses penyesuaian kondisi aturan main di lapangan karena itu menjadi kunci," terangnya.
Membawa kampus ini mencapai cita-cita nya sudah menjadi tanggung jawab kita bersama. "Untuk itu, dibutuhkan kerjasama dan tanggung jawab kita bersama sebagai tubuh di organisasi ini," pungkasnya.
HUMAS UIN MALANG-Upaya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang untuk melestarikan lingkungan dan menuju kampus hijau terus dilakukan di hutan kampus atau Kehati yang berada di kawasan kampus 3 Kota Batu, Minggu (19/3).
Dalam memperingati Hari Air dan Lingkungan se dunia, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag bekerjasama dengan Wali Kota Batu, TNI, dan tim founder Alamku Hijau.
Kegiatan aksi nyata ini juga digelar kenduri atau doa bersama tepat berada di sumber mata air yang berada di kawasan Kampus 3 di Jalan Locari Desa Precet Batu. Gus Is, sapaan akrab WR 4 menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan aksi nyata untuk merawat lingkungan ini. Apa yang dilakukan ini bukan untuk kepentingan pribadi. Akan tetapi ini salah satu langkah nyata untuk menjaga alam demi generasi yang akan datang. "Saya ucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung dan hadir secara langsung untuk memperingati hari air sedunia dan hari lingkungan di kampus 3 ini," ucapnya.
Gus Is menyadari bahwa manusia sangat bergantung sekali terhadap alam, Akan tetapi, yang tergerak hatinya untuk senantiasa menjaga kelestarian alam tidak banyak. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban setiap insan untuk saling mengingatkan menjaga alam ini tetap seimbang dan lestari. "Ayo kita bersama-sama memanfaatkan alam dan menjaganya sebagai bentuk syukur kita kepada sang pencipta," ajaknya.
Gus Is menambahkan, bahwa rencana kedepan kampus 3 ini akan menjadi pusat pendidikan terbesar, kampus 1 di jalan gajayana akan digunakan Program Pascasarjana S2 dan S3, kampus 2 akan menjadi Rumah Sakit Pendidikan, Kampus 4 yang berada di Turen akan dijadikan Agro Kompleks. "Kita konsentrasi di kampus 3, wilayah sekitar 100 h akan kami gunakan bangun gedung dengan tulisan Bismillahirrahmanirrahim," jelas Gus Is saat memberikan sambutan kegiatan penghijauan di hutan kampus.
Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai berhalangan hadir dan diwakili langsung Mochammad Agoes Machmoedi, S.Sos. Staff Ahli bidang pemerintah hukum dan politik menegaskan bahwa kegiatan aksi nyata seperti ini sangat penting karena untuk menunjang situasi kota Batu sebagai kota wisata yang udaranya sejuk dan alamnya yang indah. "Oleh karena itu, kegiatan penghijauan seperti ini akan kami dukung 100 persen," ucapnya.
Selain itu, pembangunan yang tidak menghiraukan keseimbangan juga akan memberi dampak pada kehidupan alam, yang semula ada sebanyak 422 sumber mata air sejak 15 taun lalu hingga sekarang tersisa 58 sumber mata air. "Hal ini membuat saya sangat prihatin, jika tanahnya tidak bisa menopang hutan maka mata airnya tidak akan mengalir," paparnya.
Harapan kami, tambah dia kepedulian terhadap penghijauan hutan kota Batu dapat diteruskan oleh semua kalangan dan Alhamdulillah kampus UIN Malang telah menyiapkan ruang terbuka hijau seluas 20 hektar, perlu ada penanaman sehingga kebutuhan oksigen dapat terpenuhi. "Kita punya kewajiban menyediakan alam yang baik untuk generasi mendatang, apa yang kita lakukan hari ini untuk mewariskan mata air bukan air mata," tegasnya.
Sementara itu, Letjet TNI (Purn) Ganip Warsito, SE., MM. Mantap Kepala BNPB Ke-4, Staf Khusus Menteri ATR & BPN dengan tegas dirinya akan selalu melakukan aksi nyatanya demi menyelamatkan lingkungan. "Kita menyelamatkan alam, maka alam akan menyelamatkan kita," pesannya.
Masyarakat yang membutuhkan air akan semakin bertambah, sehingga perlu menumbuhkan kembali di setiap mata air yang ada di skitar. "Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk selalu menjaga kelestarian alam ini," ajaknya.
HUMAS UIN MALANG-Syarat khusus untuk kenaikan kepangkatan jenjang ke Guru Besar wajib mempublikasikan artikel di jurnal internasional bereputasi seperti Scopus maupun Web Of Science (WoS) adalah keniscayaan. Demikian disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Jember, Prof. Dr. Isti Fadah, MM, dalam pembukaan kegiatan Fokus Grup Discussion Percepatan Guru Besar untuk Dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember. Kegiatan yang dilakukan tanggal 18-19 Maret 2023, Di Hotel Dafam, Jember, yang diikuti oleh seluruh tendik sejumlah 55 dosen. Harapannya dengan kegiatan ini para calon guru besar dapat termotivasi dan tetap semangat untuk dapat mencapainya. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang cukup kompetensi yaitu Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, SE, M.Si, Guru Besar Fakultas Ekonomi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta sebagai Tim Penilai PAK Dosen Nasional.
Dalam pemaparannya, Prof Sani mengatakan bahwa salah satu point penting untuk mencapai jabatan Guru Besar adalah menulis karya ilmiah atau artikel di jurnal internasional bereputasi. Ini bisa menjadi salah satu point penting yang bisa jadi penghambat dosen untuk mencapainya. Mulai menyiapkan materi artikel yang bagus, submit di jurnal yang bereputasi, proses review yang bisa memakan waktu berbulan-bulan, serta publikasi yang lama, dan biaya publikasi yang cukup mahal, menjadi hambatan tersendiri bagi dosen untuk dapat mencapai jenjang Guru Besar. Kesan tersebut yang selama ini menjadi beban dosen untuk malas mengajukan kepangkatan ke Guru Besar.
Persepsi tersebut masih menurut Prof Sani, adalah anggapan yang tidak selamanya dapat dibenarkan. Dalam mengajukan kepangkatan terutama ke Guru Besar berdasarkan PO PAK 2019+ Suplemen +Penyesuaian, telah mengatur perubahan ketentuan yang selama ini terkesan memberatkan. Adanya aturan yang baru tersebut, justru memberikan kemudahan, seperti, tidak diperlukan lagi adanya peer review dari 2 orang guru besar, sehingga langsung dapat dinilai oleh Tim Penilai PAK Dosen Nasional. Selain itu Tim Penilai PAK Dosen yang menilai karya ilmiah dosen hanya 2 orang, yang salah satunya dapat dipilih sendiri oleh Universitasnya masing-masing, sedangkan penilai satunya akan dipilihkan oleh Ristekdikbud.
Kemudahan lainnya adalah seseorang yang telah lulus S3 (Doktor), minimal 1 tahun bisa mengajukkan kepangatan ke Guru Besar yang tadinya harus menunggu 3 tahun, dengan mempublikasikan artikel di jurnal interasional bereputasi sebanyak 2 artikel dengan SJR 0,10. Demikian juga loncat jabatan dari Lektor ke Guru Besar dapat dimungkin dengan telah mempublikasikan artikel di jurnal bereputasi internasional sejumlah 4 artikel dan 2 diantaranya SJR diatas 0,4.
Prof Sani menyarankan untuk mencapai Guru Besar sebenarnya tidak terlalu sulit asal, konsisten menulis artikel di jurnal ilmiah termasuk kolaborasi dengan mahasiswa, rekan kolega, artikelnya benar-benar mengandung novelty, mencari jurnal yang kredibel, memilih publish di Publisher yang tidak diragukan kredibilitasnya seperti Emerald, Elsevier, Indersciene, ScienceDirect. Jangan lupa pilih jurnal yang tidak berbayar, serta sabar dalam merevisi, meskipun membutuhkan waktu 1-2 tahun, termasuk jangan lupa banyak berdo’a (Sani2023)
HUMAS UIN MALANG-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melepas 800 wisudawan pada periode I yang digelar pada Sabtu (18/3). Pada prosesi wisuda yang ke-74 ini terdapat Tiga wisudawan yang meninggal dan tidak dapat mengikuti prosesi wisuda.
"Ada tiga mahasiswa UIN Maliki Malang yang hari ini tidak bisa mengikuti wisuda akibat meninggal dunia dan hal ini sudah dikonfirmasi langsung oleh orang tua almarhum," kata Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag.
Para orang tua sudah diundang hadir untuk mewakili putra putrinya yang berpulang, akan tetapi tidak ada yang berkenan hadir dikarenakan masih berduka dan dikhawatirkan akan mengingatkan kembali pada almarhum. "Kita doakan semoga almarhum senantiasa mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan tercatat sebagai syuhada," doanya.
Ia juga berpesan kepada wisudawan untuk senantiasa mengamalkan ilmunya sesuai bidang masing-masing. Serta mampu menjaga nama baik almamater UIN Maliki Malang saat terjun di tengah masyarakat. "Karena kalian semua bagian dari keluarga besar UIN Maliki Malang," pesannya.
Untuk peraih wisudawan terbaik periode I tahun 2023 kali ini di raih oleh Zahria Muharromin Trisna asal Pasuruan.
HUMAS UIN MALANG-"Tak terasa perjalanan UIN Mulana Malik Ibrahim Malang sudah menjalani prosesi wisuda yang ke-74 kali dengan jumlah lulusannya mencapai 52.705 alumni, dan ini berdasarkan catatan pribadi saya," ungkap Ketua Senat UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. Muhtadi Ridwan. M.Ag, Sabtu (18/3). Jika dihitung dengan umur manusia tentunya sudah cukup tua dan berumur, itu artinya kampus ini harus senantiasa terus berupaya untuk menjaga amanah kualitas lulusannya. "Bahasa kasarnya maaf, jangan seperti 'beol' kalau ngerumat mahasiswa. Masuk gak mikir keluarnya gak mikir," pesannya.
Ketua Senat menyampaikan bahwa indikator keberhasilan kualitas pendidikan itu ada tiga syarat, yaitu ramah regulasi, ramah ilmunya, dan ramah masyarakat. "Artinya masyarakat tidak perlu tanya lagi soal tiga syarat itu dan hal itu menunjukkan bahwa pendidikan tersebut sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat," papar Prof. Muhtadi saat memimpin rapat senat. Soal alumni, kata Prof. Muhtadi, harus mendapatkan perhatian penuh dari kampus ini, keberadaan alumni jangan hanya dijadikan kebutuhan dokumen sajian saja untuk kebutuhan laporan, lembaga ini harus tahu dan hadir untuk membantu para alumninya. "Posisi kita sebagai orang tuanya harus ikut andil bergerak mengantarkan para alumninya bisa terserap di dunia kerja dan ini sudah difasilitasi melalui career center UIN Maliki Malang," paparnya.
Mudah-mudahan prosesi wisuda yang ke-74 ini bisa berjalan lancar dan ilmu yang diterima oleh para mahasiswa bisa bermanfaat untuk masyarakat secara luas. "Semoga para wisudawan senantiasa mendapatkan ilmu manfaat dan berkah dunia akhirat. Alfatiha...," doanya.