Kembangkan Desa Digital UIN Mataram Undang UIN Malang dan UIN Tuluangagung
Abadi Wijaya Kamis, 30 Mei 2024 . in Berita . 331 views
7226_arek-weru.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram sukses menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada Kamis, 30 Mei 2024, bertempat di gedung Auditorium Kampus Dua UIN Mataram. Acara ini diikuti oleh sekitar seratus dosen pembimbing lapangan dan menghadirkan dua narasumber ternama di bidangnya.
Workshop ini menghadirkan Prof. Dr. Ngainun Na’im, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan materi "Model dan Pendekatan KKN Mahasiswa". Narasumber kedua, Dr. Syaiful Mustofa, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, membawakan tema "Stunting, Parenting, dan Kemiskinan Ekstrem".
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Mataram, Prof. Adi Fadli, menyampaikan apresiasinya terhadap peningkatan kualitas pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh UIN Mataram. "Alhamdulillah, dalam pengabdian kepada masyarakat setiap tahun UIN Mataram semakin baik. Prestasi ini harus kita tingkatkan bersama. Tri Dharma Perguruan Tinggi saling berkaitan, terutama bidang penelitian dan pengabdian yang bisa dilaksanakan bersama-sama. Tidak harus berdiri sendiri-sendiri," ujar Prof. Adi Fadli.

7227_foto-opo-iki.jpg


Ketua LP2M UIN Mataram, Prof. Atun Wardatun, dalam sambutannya menjelaskan tentang kegiatan workshop Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) mahasiswa UIN Mataram. "Kami menghadirkan dua narasumber dari kampus yang telah memberikan inspirasi dalam pengelolaan pengabdian kepada masyarakat, yaitu UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang," jelas Prof. Atun Wardatun. Tema KKP tahun ini mencakup Desa Digital, Ramah Perempuan, Kewirausahaan, dan UMKM Halal. "Tema ini sangat penting mengingat kemajuan teknologi yang pesat agar tidak salah dalam pemanfaatan, situasi kurang ramah terhadap perempuan yang menyebabkan pernikahan dini, pentingnya mengembangkan kewirausahaan untuk mengurangi angka kemiskinan, dan pendampingan UMKM Halal," ujarnya penuh semangat.
Prof. Ngainun Na’im menjelaskan model dan pendekatan KKN yang diterapkan di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. "UIN Tulungagung telah mengembangkan banyak model KKN, terutama model KKN Inklusi yang ramah terhadap perempuan, termasuk mahasiswi yang sedang hamil dan mahasiswa difabel. Model KKN Inklusi menawarkan kegiatan yang bisa dilaksanakan di wilayah kampung masing-masing, tidak harus bergabung dengan mahasiswa lain di KKN reguler," ujar Prof. Ngainun dengan penuh antusias.
Dr. Syaiful Mustofa membahas isu stunting di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB) berdasarkan hasil survei dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI). Ia memaparkan penyebab masalah stunting, pentingnya kegiatan parenting, serta peran perguruan tinggi Islam dalam mencegah stunting dan kemiskinan ekstrem. "Melalui skema pengabdian dan kolaborasi antar PTKIN, kita berharap dapat membantu pemerintah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di Indonesia," kata Dr. Syaiful Mustofa.
Dengan adanya workshop ini, UIN Mataram berharap dapat meningkatkan kapasitas dosen pembimbing lapangan dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat, serta menginspirasi langkah-langkah strategis dalam mengatasi berbagai isu sosial di Indonesia.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up