Daftar Penulis: Abadi Wijaya


AICIS+ 2025: Islam, Ekoteologi, dan Transformasi Teknologi Menuju Masa Depan Berkelanjutan
Rabu, 29 Oktober 2025 . in Berita . 433 views
10276_aiciss.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY, Depok – Kementerian Agama RI kembali menggelar Annual International Conference on Islam, Science, and Society (AICIS+) 2025, konferensi bergengsi yang mempertemukan ilmuwan lintas disiplin dari berbagai penjuru dunia. Gelaran ke-24 ini berlangsung di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, pada 29–31 Oktober 2025, dengan mengusung tema besar “Islam, Ecotheology, and Technological Transformation: Multidisciplinary Innovations for an Equitable and Sustainable Future.”

Mengangkat isu-isu global terkini seperti ekoteologi, transformasi teknologi, dan keberlanjutan sosial, AICIS+ 2025 menghadirkan ruang diskusi terbuka bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai latar belakang untuk menggagas inovasi berbasis nilai-nilai Islam.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Amien Suyitno, menyampaikan bahwa AICIS+ tahun ini menjadi yang paling selektif sepanjang sejarah penyelenggaraannya.

“Tahun ini kami menerima lebih dari 2.400 abstrak dari 31 negara, namun hanya 230 yang diterima. Ini menunjukkan bahwa minat terhadap AICIS terus meningkat, sekaligus menandakan kualitasnya yang semakin kompetitif,” ungkap Amien dalam konferensi pers di Kampus UIII, Senin, 29 Oktober 2025.

Menurutnya, keberagaman partisipan dan topik penelitian yang dikirimkan menandakan reputasi AICIS yang semakin diakui di kancah internasional. “Ini merupakan capaian luar biasa. AICIS kini menjadi magnet akademik yang mempertemukan berbagai pemikiran lintas bangsa dan lintas disiplin,” tambahnya.

Tak hanya menjadi ajang ilmuwan kampus, AICIS+ 2025 juga menampilkan Riset Expo, sebuah inovasi baru yang memamerkan karya penelitian dari madrasah unggulan hingga perguruan tinggi.

“Nanti peserta bisa melihat langsung hasil riset anak-anak madrasah, misalnya tentang cara menjadi ibu yang tetap slim, atau minuman herbal yang membuat bapak-bapak awet muda. Semuanya hasil riset orisinal dan ilmiah,” terang Amien sambil tersenyum.

Ia menegaskan bahwa beberapa riset siswa madrasah sudah siap dipublikasikan di jurnal terindeks Scopus. “Ini menunjukkan bahwa madrasah kita sudah melahirkan peneliti-peneliti muda yang potensial dan inovatif,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UIII, Prof. Jamhari, menilai AICIS+ 2025 sebagai ajang kolaborasi ilmuwan lintas negara dan lintas agama.

“Pembicaranya tidak hanya dari kalangan Muslim, tetapi juga dari berbagai agama dan latar belakang lain. Peserta dan pembicara datang dari empat benua,” ujarnya.

Bagi Jamhari, AICIS bukan sekadar konferensi akademik, melainkan juga simbol diplomasi intelektual Indonesia. “Ini menjadi kesempatan bagi ilmuwan Indonesia untuk menampilkan karya dan pemikirannya di panggung dunia, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara plural, toleran, dan terbuka terhadap perbedaan,” tuturnya.

Adapun sejumlah subtema yang akan dibahas meliputi Science and Technological Transformation, Ecotheology and Environmental Sustainability, Islamic Law and Eco-Feminism, Sustainable Economic System, hingga Peace Building and Humanitarian Crisis.

Tema-tema tersebut, kata Jamhari, menunjukkan keluasan cakupan AICIS tahun ini. “Isu-isu sosial, ekonomi, lingkungan, dan kemanusiaan dipadukan dengan nilai-nilai Islam, menjadikan konferensi ini wadah dialog multidisipliner yang membangun harapan masa depan umat dan dunia,” jelasnya.

Melalui AICIS+ 2025, Kementerian Agama berharap dapat memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai Islam.

“Program ini juga mendukung visi Presiden dalam pembangunan SDM unggul. Kemenag berkomitmen mencetak generasi yang cerdas, berdaya saing global, dan berakhlak mulia,” tutup Amien.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, AICIS+ 2025 bukan hanya forum ilmiah, tetapi juga cermin kebangkitan pendidikan Islam Indonesia di era transformasi teknologi dan ekoteologi global.

Lebih Lanjut »
Saat Teknologi Menyentuh Ibadah: Luncuran Waqaf, Jejak Digital UIN Malang
Selasa, 28 Oktober 2025 . in Berita . 107 views
10303_waqaf.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-64 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang), kampus kebanggaan ini resmi meluncurkan Aplikasi Luncuran Waqaf, sebuah inovasi digital yang dirancang sebagai wadah dan sarana untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadah waqaf, baik bagi sivitas akademika UIN Malang maupun masyarakat luas.

Acara peluncuran ini berlangsung pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertempat di Aula Gedung Rektorat Lantai 5 UIN Malang, dan dihadiri oleh para pejabat Kementerian Agama RI, dosen, mahasiswa, serta tokoh masyarakat.

Aplikasi ini dihadirkan sebagai langkah nyata UIN Malang dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat melalui pengelolaan waqaf yang transparan, mudah diakses, dan berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan melalui potensi besar waqaf produktif.

Peluncuran dilakukan secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A., bersama Rektor UIN Malang, yang menandai dimulainya era baru digitalisasi pengelolaan waqaf di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.

Dalam sambutannya, Prof. Kamaruddin Amin menyampaikan pesan mendalam mengenai makna Dies Natalis dan pentingnya refleksi atas perjalanan institusi. “Dies Natalis adalah momentum untuk mengevaluasi kinerja kita dalam meningkatkan kualitas, serta memproyeksikan visi dan misi ke depan dengan harapan UIN Malang dapat memberikan dampak yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.

Beliau juga menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dalam ajaran agama. “Yang dapat membantu masyarakat memang bangsa dan negara, tetapi menurut agama, yang paling wajib menolong adalah sesama manusia. Kita semua memiliki kewajiban untuk menolong saudara-saudara kita di mana pun mereka berada,” ujarnya penuh makna.

Prof.  Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A., juga mengungkapkan optimisme dan kebanggaannya terhadap civitas akademika UIN Malang. “Saya memiliki harapan besar karena di UIN Malang banyak orang hebat yang dapat berperan dalam dunia ekonomi dan politik, serta memberikan kontribusi dalam penyelesaian isu-isu sosial dan kemasyarakatan. Semoga UIN Malang dapat menjadi panutan bagi universitas lain,” pungkasnya.

Peluncuran Aplikasi Luncuran Waqaf ini menjadi langkah konkret UIN Malang dalam memperkuat perannya sebagai universitas yang unggul secara akademik dan berdampak sosial. Semoga di momentum Dies Natalis ke-64 ini, UIN Malang senantiasa berada dalam ridha dan keberkahan Sang Maha Kuasa.

Reporter: Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Luncurkan SSO dan Gerakan Wakaf PTKI
Selasa, 28 Oktober 2025 . in Berita . 247 views
10274_njsj.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Dalam suasana penuh semangat Dies Maulidiyah ke-64, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelopor inovasi di dunia pendidikan tinggi Islam. Tidak sekadar merayakan usia, momentum ini menjadi tonggak penting bagi kampus berlogo padi kapas itu untuk menegaskan arah transformasi digital dan sosialnya.
Pada puncak perayaan, Rektor UIN Malang didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A., secara resmi meluncurkan program Single Sign On (SSO)—sebuah sistem integrasi layanan digital yang memudahkan sivitas akademika dalam mengakses berbagai platform kampus hanya dengan satu akun. Langkah ini menjadi simbol keseriusan UIN Malang dalam mewujudkan smart campus yang efisien, modern, dan terhubung.
Tak berhenti di ranah digital, UIN Malang juga memperkenalkan Gerakan Wakaf PTKI bekerja sama dengan Satu Wakaf Indonesia. Program ini menjadi gebrakan visioner untuk membangun dana abadi pendidikan, mendorong partisipasi masyarakat dalam berinfaq, sekaligus memperkuat kemandirian kampus melalui semangat ekonomi berbasis umat.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Kamaruddin Amin menyampaikan apresiasi mendalam atas berbagai capaian UIN Malang yang kini telah menjadi rujukan nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun, ia juga memberikan refleksi tajam bahwa prestasi akademik sejatinya baru bermakna jika mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Tantangan sesungguhnya bukan hanya bagaimana kampus berprestasi, tetapi bagaimana keberhasilan itu dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitarnya,” ujarnya menegaskan.
Semangat itu sejalan dengan visi besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang: unggul, berkeadaban, dan memberi pencerahan bagi peradaban. Melalui transformasi digital, penguatan akademik, serta gerakan sosial berbasis wakaf, kampus ini terus meneguhkan dirinya sebagai pusat peradaban ilmu yang tidak hanya mencetak intelektual, tetapi juga insan yang peduli dan berdaya guna bagi umat.
Dengan usia yang kian matang, Dies ke-64 bukan sekadar perayaan—melainkan titik tolak menuju masa depan pendidikan Islam yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan. Dari kampus hijau di kaki Gunung Panderman ini, semangat perubahan itu terus menyala, mengalirkan inspirasi bagi PTKIN di seluruh Indonesia.

Lebih Lanjut »
SSO dan Gerakan Wakaf PTKI Diluncurkan, Rektor UIN Malang Targetkan Transformasi Pendidikan
Selasa, 28 Oktober 2025 . in Berita . 310 views

 10275_uuuu.png

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Dies Maulidiyah ke-64 pada Selasa, 28 Oktober 2025, di lantai 5 Gedung Rektorat yang dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, para guru besar, dosen, mahasiswa, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A. Momentum ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang UIN Malang menuju kampus unggul berreputasi internasional.

10270_hhh.jpg

Ketua Senat UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Mufidah Ch., M.Ag, dalam sambutannya menyatakan bahwa usia ke-64 merupakan fase matang bagi institusi yang dahulu bernama IAIN Sunan Ampel Malang. Ia menekankan pentingnya semangat muda dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Senat, menurutnya, akan terus mengawal semangat keilmuan ulul albab di kalangan dosen dan sivitas akademika.

10271_ggg.jpeg

Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. selaku rektor UIN Malang menyampaikan, bahwa transformasi menuju kampus unggul bereputasi internasional telah berjalan sesuai target. Sejak beralih status dari IAIN menjadi UIN pada tahun 2004, institusi ini telah mencapai rekognisi internasional pada periode 2021–2025. Dua capaian besar pada tahun 2023, yakni perolehan ISO Manajemen Mutu dan ISO Kelembagaan Internasional, menjadi tonggak penting dalam perjalanan tersebut.

Dari sisi akreditasi nasional, UIN Malang mencatat sejarah gemilang dengan peningkatan status akreditasi: B pada 2008, A pada 2014 dan 2019, serta predikat Unggul pada 2023–2024. Saat ini, kampus memiliki 763 dosen, 481 tenaga kependidikan, dan 87 guru besar. Jumlah mahasiswa aktif mencapai 21.203 orang, terdiri dari 16.423 mahasiswa S1, 1.571 mahasiswa S2, dan 531 mahasiswa S3.

10272_qqq.jpeg

Rektor juga mengungkapkan bahwa penerimaan mahasiswa baru tahun 2024 dibatasi hanya 1.500 orang karena keterbatasan kapasitas Ma’had. Dalam hal kesejahteraan, UIN Malang telah menyalurkan 2.209 beasiswa pada tahun yang sama. Kampus juga berupaya meniru sistem pendidikan Universitas Al-Azhar Mesir yang mampu memberikan beasiswa kepada seluruh mahasiswanya.

Berdasarkan pemeringkatan UniRank, UIN Malang menempati peringkat 32 nasional, peringkat 14 di antara Perguruan Tinggi Islam dunia, peringkat 169 di Asia Tenggara, dan peringkat 901 di Asia yang diuji oleh QS WorldRank. Capaian ini menjadi bukti nyata dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global.

Dalam pidatonya, Prof. Ilfi memaparkan lima program prioritas strategis UIN Malang: transformasi kelembagaan bereputasi internasional, peningkatan daya serap lulusan melalui penempatan kerja terintegrasi dengan industri, pendirian rumah sakit pendidikan, pengembangan green campus, dan transformasi layanan berbasis digital. Kelima program ini diharapkan mampu memperkuat posisi UIN Malang sebagai PTKIN unggul.

Salah satu mimpi besar yang diungkapkan adalah pembangunan rumah sakit pendidikan melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Selain itu, proyek Green Campus seluas 20 hektare hibah dari Pemerintah Kota Batu akan dijadikan hutan kota, danau, serta sumber energi listrik mandiri. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen kampus terhadap keberlanjutan lingkungan.

Pada momentum Dies ke-64 ini, UIN Malang juga meluncurkan program Single Sign On (SSO) sebagai langkah integrasi layanan digital. Selain itu, kampus menggagas Gerakan Wakaf PTKI bekerja sama dengan Satu Wakaf Indonesia. Program ini bertujuan membangun dana abadi untuk mendukung kemajuan pendidikan melalui partisipasi masyarakat dalam berinfaq.

10273_wdxc.jpeg

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A, dalam orasi ilmiahnya menegaskan bahwa UIN Malang telah menjadi rujukan bangsa dalam mencerahkan umat. Ia mengapresiasi capaian akademik kampus, namun mengingatkan agar prestasi tersebut tetap berbanding lurus dengan kontribusi sosial. Menurutnya, tantangan nyata adalah memastikan manfaat pendidikan dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Dengan semangat Dies Maulidiyah ke-64, UIN Malang menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, memperkuat kelembagaan, dan membangun sinergi dengan berbagai pihak. Transformasi digital, penguatan akademik, dan gerakan wakaf menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi kampus unggul dan berkeadaban. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Aslab Mini Bank Perkuat Digitalisasi SDM Perbankan Syariah di Era 5.0
Senin, 27 Oktober 2025 . in Berita . 262 views
10266_p.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Jumat, (24/10), Asisten Laboratorium Mini Bank Fakultas Ekonomi kembali menyelenggarakan kegiatan Workshop bertajuk “Modernisasi Teknologi Informasi dan Peningkatan Profesionalisme Sumber Daya Insani Perbankan Syariah dalam Meningkatkan Ekonomi Global di Era 5.0”. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi.

Acara dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi, Ibu Yuniarti Hidayah Suyoso Putra, S.E., M.Bus., Ak., CA., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana peningkatan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi transformasi digital yang begitu pesat di sektor keuangan syariah. Beliau menekankan bahwa mahasiswa harus siap beradaptasi dan memahami peluang serta tantangan akibat kemajuan teknologi di era Revolusi Industri 5.0.

Workshop menghadirkan dua narasumber yang ahli di bidang masing-masing. Narasumber pertama, Bapak Adha Dwi Pujo Waskito, S.TP., menyampaikan urgensi kesiapan perbankan syariah dalam merespons perkembangan teknologi informasi. Ia menekankan pentingnya inovasi digital agar lembaga keuangan syariah dapat meningkatkan daya saing di tingkat global.

10268_p.jpeg
Narasumber kedua, Ibu Destina Fitria Sasmita, S.E., membahas peran teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya insani (SDI) perbankan syariah. Menurutnya, transformasi digital mampu menciptakan sistem perbankan yang lebih efisien dan aman. Namun, risiko seperti cybercrime dan pencurian data menuntut SDI perbankan untuk terus meningkatkan kompetensi digital serta kesadaran terhadap keamanan informasi.
 
Acara dipandu oleh MC, Carissa Pramesti Wahyuda, dan berjalan secara interaktif. Para peserta terlihat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sabana Nur Rohmah selaku panitia pelaksana mengungkapkan bahwa workshop ini tidak hanya memberikan wawasan baru mengenai teknologi dan SDI, tetapi juga menjadi ajang pelatihan profesional bagi panitia dalam mengelola kegiatan secara terstruktur dan kolaboratif.
 
10269_p.jpeg
Salah satu peserta, Daris, turut memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Ia mengaku materi yang disampaikan relevan dengan kondisi industri saat ini, terutama terkait peluang karier pada sektor perbankan syariah yang semakin berkembang di era digital.
 
Fania Eka Aprilia, panitia lainnya, menyampaikan rasa bangganya atas pelaksanaan acara yang berjalan dengan sukses. Menurutnya, workshop ini memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai digitalisasi dan pentingnya peningkatan kualitas SDI dalam mendukung kemajuan ekonomi global.
 
Secara keseluruhan, kegiatan Workshop Aslab Mini Bank ini dinilai berhasil memberikan kontribusi besar dalam memperkaya wawasan mahasiswa mengenai integrasi teknologi dan profesionalisme dalam perbankan syariah di Era 5.0.
 
Kontributor: Muhammad Kifah Abdan Syakuro
Lebih Lanjut »
16 Tahun Meniti Cahaya Ilmu dan Bahasa
Senin, 27 Oktober 2025 . in Berita . 83 views
10302_pba.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY -  Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar perayaan Milad ke-16 di Lapangan Utama UIN Malang. Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti acara yang dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum, Senin,  27 Oktober 2025

Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran Majlis Ta’lim wal Maulid Ar Ridwan, yang turut memperindah momen milad dengan lantunan shalawat dan doa bersama. Irama pujian itu menggema lembut, menambah nuansa syukur dan haru di tengah lapangan yang dipenuhi cahaya kebersamaan.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi PBA menyampaikan harapan besar bagi masa depan prodi. “Semoga dengan milad ke-16 ini, Prodi PBA dapat melahirkan mahasiswa yang berkompeten dan mampu melanjutkan estafet perjuangan untuk menciptakan Prodi PBA yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya penuh semangat.

Acara semakin meriah di saat Ketua Prodi PBA memotong tumpeng sebagai rasa syukur dengan diiringi gemuruh lantunan shalawat dari Majlis Ta’lim wal Maulid Ar Ridwan. Suasana syahdu menyelimuti lapangan, seakan doa dan harapan yang terucap mengetuk pintu langit, memohon ridha dan keberkahan untuk langkah PBA ke depan.

Perayaan Milad ke-16 ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Prodi PBA yang terus menebar cahaya ilmu dan bahasa. Momentum ini menjadi pengingat untuk terus memperkuat kebersamaan, memperdalam nilai keilmuan, dan menumbuhkan semangat mencetak generasi yang berkompeten dalam bidang Bahasa Arab di UIN Malang.

Fotografer: Baem Al-Hanif

Reporter: Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Hebat! UKM Pagar Nusa UIN Malang Raih Juara Umum Batu Championship 2
Senin, 27 Oktober 2025 . in Berita . 393 views

 10264_pn.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UKM Pencak Silat Pagar Nusa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil meraih gelar juara umum dalam ajang Batu Championship 2 yang digelar di GOR Gajah Mada, Kota Batu, pada 24-26 Oktober 2025. UKM Pagar Nusa tampil dominan dengan perolehan Juara Umum 1 yang sekaligus sabet 7 medali emas, 10 medali perak, dan 14 medali perunggu dari total 31 kategori yang diikuti oleh 38 atlet.

10265_wert.jpeg

Prestasi gemilang ini disambut dengan rasa bangga oleh seluruh anggota kontingen. Wakil Ketua Bidang Bina Prestasi UKM Pagar Nusa, Zaim Fawwas, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan semangat juang para atlet. Ia turut menyaksikan langsung perjuangan para atlet yang bertanding melawan kontingen lain dengan kualitas tinggi.

Strategi matang menjadi kunci keberhasilan tim Pagar Nusa dalam kompetisi ini. Pelatih Pak Zahirul Himam, S.Pd., menjelaskan bahwa sejak awal periode, tim pelatih dan pengurus telah memetakan potensi atlet berdasarkan bidang dan fokus latihan. 

Kepala Pelatih Achmad Alfaridzih, M.Pd., menambahkan bahwa target juara umum telah dirancang sejak awal sebagai komitmen tahunan UKM Pagar Nusa. Ia menyebutkan bahwa strategi latihan dan manajemen perawatan atlet telah dioptimalkan demi mencapai hasil maksimal. Kemenangan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap dukungan penuh dari pihak Kemahasiswaan UIN Malang yang telah menyediakan fasilitas latihan yang memadai.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi UKM Pagar Nusa untuk memperluas jaringan dan memperkuat posisi dalam dunia pencak silat nasional. Dukungan dari kampus dan masyarakat diharapkan terus mengalir agar prestasi serupa dapat terulang di kompetisi berikutnya. UKM Pagar Nusa UIN Malang membuktikan bahwa dengan strategi, kerja keras, dan semangat kebersamaan, prestasi luar biasa dapat diraih. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Gandeng KPK, UIN Malang Perkuat Karakter Ulul Albab Lewat Pendidikan Antikorupsi
Senin, 27 Oktober 2025 . in Berita . 301 views
10261_ghjk.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang meneguhkan komitmennya dalam penguatan pendidikan antikorupsi melalui kerja sama strategis dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diskusi Jejaring Pendidikan Antikorupsi (PAK) digelar pada Senin, 27 Oktober 2025, di kampus UIN Malang, dihadiri langsung oleh Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si dan tim dari Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK.

Tim KPK yang hadir terdiri dari Dian Novianthi selaku Direktur Jejaring Pendidikan, Masagung Dewanto sebagai Kasatgas Pendidikan Tinggi, Indira Zachriyan sebagai Spesialis Jejaring Pendidikan, serta Astria Dewanti. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan KPK dalam membangun ekosistem antikorupsi yang berkelanjutan di lingkungan kampus.

10260_bund.jpeg

Dalam sambutannya, Prof. Ilfi memperkenalkan identitas UIN Malang sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berkarakter Ulul Albab. Beliau menekankan bahwa nilai-nilai Ulul Albab, yang mencakup kecerdasan intelektual, spiritual, dan moral, sangat selaras dengan semangat pendidikan antikorupsi. Menurutnya, mahasiswa harus dibentuk menjadi insan berilmu yang berakhlak dan berintegritas tinggi.

Bu Dian Novianthi, Direktur Jejaring Pendidikan KPK, dalam paparannya menjelaskan bahwa kunjungan ke UIN Malang semula direncanakan pada bulan Juni, namun baru terlaksana karena adanya pergantian kepemimpinan. Ia menyampaikan bahwa tim yang hadir berasal dari Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, yang menjalankan Trisula Pemberantasan Korupsi sesuai amanat UU No. 19 Tahun 2019, yakni penindakan, pencegahan, dan pendidikan.

10263_qwer.jpeg

Terkait strategi pendidikan antikorupsi, Bu Dian memaparkan tiga fokus utama: insersi PAK ke dalam kurikulum, pembangunan ekosistem pendidikan, dan penguatan jejaring antar kampus. Ia menekankan bahwa pendidikan antikorupsi wajib diselenggarakan agar membentuk sikap nontoleransi terhadap korupsi sejak dini. Mahasiswa, menurutnya, tidak hanya harus tahu, tetapi juga berani menolak dan melawan praktik korupsi.

UIN Malang menyatakan kesiapan untuk menjadi laboratorium integritas dan kampus rujukan pendidikan antikorupsi berbasis spiritualitas dan akhlak Ulul Albab. Hadir dalam diskusi tersebut antara lain Prof. Triyo (Wakil Rektor III), Prof. Hamid (Wakil Rektor IV), Pak Ridwan (Ketua SPI), dan Prof. Agus Maimun (Direktur Pascasarjana). Seluruh pihak menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah konkret membangun jejaring kampus pelopor antikorupsi.

Dengan adanya forum ini, UIN Malang dan KPK berharap dapat memperluas dampak pendidikan antikorupsi ke seluruh lapisan sivitas akademika. Melalui pendekatan spiritual dan ilmiah, kampus diharapkan mampu menjadi benteng moral yang kokoh dalam menghadapi tantangan korupsi di masa depan. (af)

 Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
UIN Malang Beri Materi Evaluasi KKN di UIN Sunan Ampel Surabaya
Senin, 27 Oktober 2025 . in Berita . 232 views
10258_fgh.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Sunan Ampel Surabaya melaksanakan kegiatan evaluasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertempat di Hotel GreenSA Inn lantai lima jalan raya Juanda Sedati Sidoarjo pada hari Senin tanggal 27 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti Sembilan Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan pada semua Fakultas dan 46 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

 

10259_ghm.jpeg

 

 

Pemateri Dr. H. Syaiful Mustofa, M.Pd, MA dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang membahas tentang evaluasi pelaksanaan kegiatan KKN. Materi yang disampaikan meliputi tentang pemetaan masalah dan potensi Desa, peran mahasiswa KKN, fakta sosial, harapan masyarakat, sikap penting mahasiswa peserta KKN, peran DPL, program kerja, tata tertib, dan tindak lanjut.

Kegiatan ini bertajuk “Efektifitas Penyelenggaraan KKN untuk Perubahan Sosial” dibuka oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada MasyarakatLPPM UIN Sunan Ampel Surabaya Dr. H. Agus Efendi, M.Fil.I. Dalam sambutan beliau berharap hasil evaluasi mampu memberikan dampak positif terhadap kegiatan KKN mendatang dan memberi kontribusi nyata lebih baik kepada masyarakat. “Tujuan kegiatan ini untuk evaluasi KKN yang sudah terlaksana, agar kedepan memberi dampak positif yang lebih baik dan maksimal. Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satu tugas pokok seorang dosen yang harus dilaksanakan dengan sebaik baiknya” tegasnya.

Pria yang selalu menjadi langganan pemateri nasional tentang pendekatan Participatory Action Research (PAR) ini juga berharap bahwa kedepan setelah kegiatan evaluasi ini selesai akan ada formulasi KKN dan inovasi baru yang lebih baik dan semua dosen mampu membimbing kegiatan pengabdian yang terbaik agar sesuai harapan masyarakat.

Antusiasme peserta begitu terasa sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti materi dengan penuh semangat. “Alhamdulillah sejak awal pembukaan kegiatan sampai akhir pemberian materi semua peserta semangat luar biasa, semoga kegiatan evaluasi ini akan memberi manfaat lebih luas terhadap masyarakat,” kata salah seorang panitia.

Kegiatan evaluasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini merupakan salah satu langkah nyata UIN Sunan Ampel Surabaya dalam mempersiapkan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara maksimal, efektif, efisien, dan berdampak luas. Wallahu A’lam. (Kontributor: Syaiful Mustofa)

Editor: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up