MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Puncak acara Festival Bulan Pendidikan (FBP) ke-10 resmi digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Kamis, 2 Oktober 2025. Acara penutupan berlangsung meriah dengan rangkaian Seminar Nasional serta pembagian piala kepada para pemenang lomba yang sebelumnya telah diselenggarakan selama festival.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kaprodi MPI Ulfah Muhayani, M.PP., Ph.D., Sekprodi MPI Prayudi Lestantyo, M.Kom., dan Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Prof. Dr. Marno, M.Ag.
Dalam sambutannya, Dr. Ulfah Muhayani menyampaikan rasa bangga terhadap antusiasme mahasiswa MPI dalam menyemarakkan Bulan Pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidikan di Indonesia akan selalu memiliki harapan selama masih ada anak-anak Indonesia, mahasiswa yang peduli seperti mereka.
“Saya percaya, pendidikan di Indonesia baik-baik saja dan akan selalu baik-baik saja selama masih ada teman-teman MPI yang peduli dengan dunia pendidikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Ulfah mengajak mahasiswa untuk terus bersuara dan aktif membicarakan isu-isu pendidikan.
“Teruslah berisik membicarakan pendidikan di Indonesia,” tegasnya menutup sambutan.
Sementara itu, Prof. Dr. Marno, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras HMPS MPI dalam menyelenggarakan FBP yang dinilainya sarat manfaat. Menurutnya, kegiatan di luar perkuliahan seperti ini penting untuk membentuk life skill mahasiswa.
“FBP ini contoh luar biasa. Selain memperingati Bulan Pendidikan, kegiatan ini juga mengasah kemampuan manajerial, kreativitas, dan keterampilan hidup yang dibutuhkan di dunia kerja,” ungkapnya.
Dengan mengusung tema “Improvisasi Kemampuan Manajerial Kreatif dalam Upaya Menghadapi Tantangan Kontemporer,” FBP 2025 menjadi wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa MPI untuk terus mengembangkan potensi diri. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, panitia, dan peserta sebagai simbol berakhirnya rangkaian FBP ke-10 yang sukses terselenggara. (kml)
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Workshop Pendampingan Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah bagi mahasiswa pada Kamis, 2 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari workshop penulisan sebelumnya, dengan penekanan pada pendampingan intensif khususnya bagi mahasiswa penerima bantuan penelitian.
Workshop ini kembali menghadirkan Ahmad Fauzi, M.Pd., Dosen Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sebagai pemateri utama. Kehadirannya bertujuan menjaga kesinambungan materi sekaligus memperdalam strategi penulisan karya ilmiah dengan dukungan teknologi.
Dalam pemaparannya, Ahmad Fauzi menekankan dua aspek penting. Pertama, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk merancang ide dan desain penelitian yang sesuai dengan standar jurnal bereputasi. Kedua, strategi penulisan berbasis AI untuk menghasilkan artikel ilmiah yang memenuhi kriteria publikasi internasional.
Ia juga menegaskan bahwa latar belakang penelitian merupakan pondasi utama. “Permasalahan penelitian harus berangkat dari tren riset, memiliki kebaruan, serta urgensi yang jelas. Dari situlah kemudian disusun metode hingga publikasi ilmiah,” jelasnya.
Melalui pendampingan ini, Fakultas Ekonomi berkomitmen membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan AI, mulai dari tahap perancangan hingga publikasi. Namun, AI ditegaskan hanya berperan sebagai pendukung, bukan sebagai sumber utama penulisan. Mahasiswa diharapkan tetap mengembangkan ide dan analisis secara mandiri agar menghasilkan karya yang orisinal, etis, dan berkualitas.
Dari total 31 proposal penelitian yang diajukan, hanya 12 proposal yang berhasil lolos untuk didanai oleh fakultas. Proposal-proposal tersebut akan mendapat bimbingan intensif agar dapat berkembang menjadi artikel layak terbit di jurnal bereputasi, baik di Sinta maupun Copernicus.
Dengan adanya pendanaan sekaligus pendampingan ini, Fakultas Ekonomi UIN Malang berharap mahasiswa tidak hanya terbantu secara teknis, tetapi juga semakin percaya diri untuk melahirkan karya ilmiah yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus sukses menggelar pelatihan penulisan artikel bereputasi internasional bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik), pada 1–2 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Integrated Laboratory ini diikuti oleh 30 peserta terpilih dari 63 pendaftar. Kepala Pusat Bahasa UIN Sunan Kudus, Dr. Ivan Alfian, menjelaskan bahwa kegiatan ini memang sengaja dibatasi kuotanya agar lebih efektif. “Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan menambah wawasan penulisan karya ilmiah sekaligus meningkatkan kualitas akademik dosen dan tendik,” ungkapnya. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. Ihsan, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk mendorong dosen lebih produktif menulis. “Kami berharap setelah kegiatan ini banyak artikel yang terbit di jurnal internasional bereputasi. Hal ini akan berkontribusi pada lahirnya guru besar baru sekaligus memperkuat akreditasi unggul kampus,” tegasnya.
Salah satu pemateri yang paling ditunggu adalah Dr. H. Syaiful Mustofa, M.Pd., MA, dosen Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dengan gaya komunikatifnya, ia membagikan tips menulis artikel ilmiah dengan mudah. “Menulis artikel tidak perlu dianggap beban, tetapi sebuah perjalanan intelektual yang menyenangkan,” ujarnya. Materi yang disampaikan mencakup tahapan penting dalam penulisan, mulai dari novelty in research, abstract, introduction, literature review, method, results, discussion, conclusion, hingga bibliography. Hari pertama diisi dengan teori di pagi hingga siang, kemudian dilanjutkan dengan praktik pada sore hari. Sementara hari kedua difokuskan sepenuhnya untuk praktik penulisan.
Pada hari pertama, tiga peserta mendapat kesempatan praktik, yakni Dr. Lina Kushdiyati dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dengan tema riset “Tamiu di Tanah Sendiri; Muslim di Bali dalam Peraturan Adat Desa, Studi Etnografi”. Lalu, Dr. Ina Fauziyah dari Prodi Tadris IPS dengan riset *“Pernikahan Lavender sebagai Strategi Negosiasi Identitas dalam Kerangka Hukum Sosiologi Kritis”. Serta Achmad Ali Fikri, M.Pd. dari Prodi Tadris Biologi dengan riset “Heridity Virtual Laboratory in Support of the Sustainable Development Goals: A Case Study in Thailand and Indonesia Junior High School”. Antusiasme peserta begitu terasa sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti materi hingga sore dengan penuh semangat. “Hari pertama saja sudah luar biasa, semoga besok peserta makin bersemangat ketika praktik menulis,” kata salah seorang panitia. Pelatihan ini menjadi langkah nyata UIN Sunan Kudus dalam mendukung produktivitas akademik dan membuka jalan bagi dosen maupun tendik untuk berkiprah di level internasional.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menyelenggarakan Kelas Intensif Pelatihan Risetdengan tema Etika Publikasi dan Integritas Ilmiah. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Kuliah Bersama UIN Malang mulai 13 September hingga 11 Oktober 2025, dilaksanakan setiap hari Sabtu selama lima pekan berturut-turut.
Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari Pusat Penelitian dan Academic Writing (PPAW) FITK UIN Malang, serta terbuka untuk seluruh mahasiswa. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang etika publikasi, kejujuran akademik, dan pentingnya menjaga integritas dalam penelitian.
Dalam setiap sesi, narasumber menekankan pentingnya menghindari praktik plagiarisme, menumbuhkan budaya riset yang sehat, serta membangun tradisi akademik yang berkualitas. Mereka menegaskan bahwa publikasi ilmiah bukan sekadar persoalan kuantitas, tetapi lebih pada kualitas, relevansi, dan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Ketua Divisi Pengembangan Akademik DEMA FITK, Muhammad Naufal Wavi, menyampaikan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang esensi penulisan karya tulis ilmiah.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa UIN Malang mampu menghasilkan penelitian yang kredibel, berintegritas, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis maupun etis, sejalan dengan tuntutan dunia akademik. (kml)
MALIKI ISAMIC UNIVERSITY – Seluruh pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pagi ini, Rabu, 1 Oktober 2025, melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dipusatkan di Monumen Lahirnya Pancasila, Malang.
Dengan mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, upacara berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., selaku inspektur upacara. Beliau menggantikan Rektor UIN Maliki Malang yang berhalangan hadir karena tengah menjalankan tugas dinas luar kota. Dalam upacara tersebut, seluruh peserta mengikuti rangkaian acara sebagaimana pedoman nasional penyelenggaraan peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Dimulai dengan penghormatan umum kepada inspektur upacara, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan teks Pancasila, naskah Pembukaan UUD 1945, hingga ikrar kebangsaan dan doa bersama.
Drs. H. Basri dalam amanatnya menegaskan bahwa Pancasila adalah fondasi utama persatuan bangsa. “Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila. Di tengah berbagai tantangan global, Pancasila harus tetap menjadi perekat bangsa menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” ungkapnya. Upacara diikuti dengan penuh khidmat oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, hingga perwakilan mahasiswa. Atmosfer kebersamaan tampak jelas saat seluruh peserta dengan lantang mengucapkan ikrar menjaga Pancasila sebagai ideologi negara.
Sebagai informasi, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kementerian, lembaga tinggi negara, instansi pemerintah daerah, hingga satuan pendidikan di Indonesia. Melalui upacara ini, UIN Malang menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan cinta tanah air kepada seluruh civitas akademika.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membuka program I-CAN 2025 untuk membekali mahasiswa menghadapi tantangan karier internasional secara strategis dan kolaboratif. Program bertajuk International Career Access Network (I-CAN) 2025 ini resmi dimulai pada Senin, 29 September 2025, dan akan berlangsung selama tiga hari hingga 1 Oktober 2025 yang mengusung tema “Building Your Global Career Networks” sebagai bentuk komitmen institusi dalam menyiapkan lulusan yang kompetitif di tingkat global.
I-CAN 2025 diikuti oleh 25 mahasiswa terpilih dari Fakultas Humaniora yang telah melalui proses seleksi ketat. Peserta dipilih berdasarkan motivasi, kemampuan komunikasi, dan kesiapan menghadapi tantangan global. Selama tiga hari, mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan berupa seminar, diskusi kelompok, dan simulasi strategi karier. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., menekankan pentingnya membangun jaringan karier internasional sejak dini. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan membaca peluang dan beradaptasi dengan dinamika global agar mampu bersaing secara profesional.
Sementara itu, dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, M.Ag., menyampaikan bahwa I-CAN 2025 merupakan wujud nyata komitmen fakultas dalam mendukung mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja internasional. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di pasar kerja internasional. Semoga dari I-CAN ini lahir generasi yang percaya diri dan mampu membangun jejaring karier di tingkat global,” ujarnya.
Melalui I-CAN 2025, UIN Maliki Malang menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada penguatan akademik, tetapi juga pengembangan kapasitas mahasiswa secara holistik.I-CAN 2025 bukan sekadar seminar, tetapi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UIN Maliki Malang terus mendorong mahasiswanya untuk menjadi aktor perubahan yang mampu berkontribusi di panggung dunia. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Alfiyatur Rahmah, mahasiswi PBA UIN Malang, meraih Juara I lomba Qiro’atus Syi’ir Araby di Gebyar Bahasa Arab 2025 di Cirebon.Ajang bergengsi tingkat nasional tersebut diselenggarakan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 23–25 September 2025.
Prestasi yang diraih Alfiyatur Rahmah bukanlah hasil dari pengalaman panjang di bidang syi’ir Arab. Justru, pencapaian tersebut merupakan buah dari keberanian mencoba untuk pertama kalinya. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu baru pertama kali mengikuti lomba Qiro’atus Syi’ir Araby, dan langsung berhasil meraih Juara I tingkat nasional. Dukungan dari dosen dan teman-teman sejurusan turut menjadi faktor penting dalam keberhasilannya. Lingkungan akademik yang mendorong eksplorasi seni bahasa Arab membuat Alfi semakin percaya diri untuk tampil di ajang nasional. “Saya merasa sangat didukung oleh para dosen dan teman-teman. Mereka selalu memberi semangat dan masukan yang membangun,” ungkapnya.
Kemenangan Alfi menjadi bukti bahwa penguasaan bahasa Arab di kalangan mahasiswa UIN Malang tidak hanya terbatas pada aspek akademik, tetapi juga mencakup nilai-nilai estetika dan budaya. Bahasa Arab dipandang sebagai medium seni yang mampu menyampaikan emosi dan pesan spiritual secara mendalam. Pihak kampus menyambut baik prestasi yang diraih Alfi. Kompetisi semacam Gebyar Bahasa Arab dinilai relevan dengan visi UIN Malang dalam membentuk lulusan yang unggul secara akademik dan memiliki kepekaan budaya.
Ajang tersebut juga menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Malang mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang yang menggabungkan ilmu dan seni. Kemenangan Alfi menjadi representasi keberhasilan pendekatan pendidikan yang holistik. Meski telah meraih juara pertama, Alfi tidak ingin berhenti di titik ini. Ia menjadikan kemenangan tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.
Kisah Alfiyatur Rahmah adalah contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat mengukir prestasi melalui dedikasi, latihan, dan keberanian untuk tampil. Ia membuktikan bahwa seni dan akademik dapat berjalan beriringan, menghasilkan karya yang tidak hanya indah tetapi juga bermakna.
Dengan semangat yang ia tunjukkan, Alfi menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan membawa nilai-nilai budaya ke panggung nasional. Prestasinya menjadi pengingat bahwa di balik suara syi’ir, tersimpan kekuatan untuk menyentuh hati dan mengubah dunia. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
Selasa, 30 September 2025 . in Kegiatan . 748 views
Selamat ulang tahun ke-64, UIN Malang tercinta. Usiamu adalah lentera yang terus menyinari jalan peradaban, melahirkan generasi yang berakhlak, berilmu, dan berprestasi. Jayalah selalu, kampus kebanggaan kami.
Selasa, 30 September 2025 . in Kegiatan . 629 views
Selamat Milad ke-64 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang! Semoga semakin jaya, menjadi kampus peradaban yang unggul dan bereputasi internasional, serta terus melahirkan generasi berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa dan umat.