Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Prof. Ilfi Tekankan Penguatan Ekoteologi dan Kolaborasi Pendampingan Pesantren
Rabu, 15 Oktober 2025 . in Berita . 236 views
10177_foto-bersama-all.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat peran kampus terhadap pengembangan masyarakat dan pesantren. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Pembinaan ASN dan Launching Program Pendampingan Pesantren yang digelar pada Rabu, 15 Oktober 2025 di Rektorat Lantai 5.

Dalam sambutan pembuka, Bu Rektor menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Agama Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., pejabat Kementerian Agama Jawa Timur, dan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya. Prof. Ilfi menegaskan bahwa UIN Malang terus berkomitmen menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata melalui program-program prioritas kampus.

10176_bu-rektor.jpg

“Saat ini UIN Malang telah memasuki tahap kedua internasionalisasi dan berhasil mencatatkan rekor MURI atas 1.000 artikel jurnal yang disubmit oleh mahasiswa pada awal tahun 2025. Ke depan, kami menargetkan pencapaian serupa dari para dosen,” ujar Prof. Ilfi.

Bu Rektor juga menjelaskan arah kebijakan kampus yang selaras dengan prioritas Kementerian Agama, seperti penguatan ekoteologi dan green campus, digitalisasi layanan menuju smart campus, serta pemberdayaan ekonomi umat melalui pendampingan pesantren. “Program pendampingan pesantren ini mencakup manajemen konstruksi, pendampingan psikososial dan kesehatan, serta gerakan Eko Pesantren. Kami mengajak seluruh dosen bersiap memberikan pendampingan kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, UIN Malang menegaskan komitmennya sebagai universitas Islam unggul yang terus bertransformasi menuju reputasi internasional dan berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat serta bangsa.

 

Reporter: Nafiska Sayekti Ariyani & Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
UIN Maliki dan Pesantren Bersinergi: Menag Luncurkan Program Pendampingan sebagai Model Kolaborasi Nasional
Rabu, 15 Oktober 2025 . in Berita . 261 views
10175_cindera.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Suasana haru dan semangat kolaborasi menyelimuti Hall Lantai 5 UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, Rabu, 15 Oktober 2025, ketika Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nazaruddin Umar, MA secara resmi meluncurkan Program Pendampingan UIN Maliki Malang dengan Pondok Pesantren. Momen bersejarah ini menjadi babak baru bagi dunia pendidikan Islam, yang menyatukan kekuatan intelektual kampus dengan kearifan spiritual pesantren.
Dengan sentuhan layar digital, Menag bersama Rektor UIN Maliki, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, menandai dimulainya program yang akan menghubungkan perguruan tinggi Islam dan pesantren dalam ekosistem keilmuan yang saling menguatkan. Gemuruh tepuk tangan memenuhi ruangan—menandakan semangat baru bagi pendidikan Islam Indonesia.
“Pesantren-pesantren kita perlu sentuhan kemoderenan, spiritualitas, dan juga pengalaman praktis. Nah, UIN Malang hadir memberikan itu semua,” ujar Prof. Nazaruddin dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa pendampingan ini bukan bentuk hierarki, melainkan sinergi sejajar antara dua lembaga pendidikan Islam yang sama-sama memiliki kekuatan besar.
“Bagi saya, pesantren mendampingi UIN, dan UIN mendampingi pesantren. Kalau keduanya berkolaborasi, itu dasar kuat bagi kemajuan Islam di Indonesia,” tegas Menag yang disambut riuh tepuk tangan para hadirin.

10174_mou.jpeg


Rektor UIN Maliki, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari lima program prioritas 100 hari kerja rektorat, yang selaras dengan agenda besar Kementerian Agama RI.
“Program pendampingan pesantren ini kami rancang dengan visi Transformasi Pesantren Ramah Anak, Ramah Lingkungan, dan Mandiri. Kami ingin pesantren tumbuh dengan nilai-nilai spiritual yang kuat, tapi juga siap menghadapi tantangan zaman modern,” jelasnya.
Program pendampingan itu memiliki tiga fokus utama yaitu Pendampingan Manajemen Konstruksi, melibatkan enam program studi teknik (Sipil, Arsitektur, Industri, Informatika, Mesin, dan Lingkungan) untuk membantu pembangunan sarana-prasarana pesantren di Jawa Timur.
Pendampingan Psikososial dan Kesehatan, melalui Fakultas Psikologi dan Fakultas Kedokteran UIN Maliki yang sebelumnya juga aktif membantu santri korban peristiwa Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo. Gerakan Sosial dan Eko Pesantren, mencakup kegiatan Halako Pengasuh Pondok Pesantren tentang Fiqhul Bi’ah serta pengabdian masyarakat berbasis KKN tematik.
“Kami ingin pesantren menjadi laboratorium kehidupan yang sehat, hijau, dan berdaya. UIN hadir untuk memperkuatnya, bukan menggantikan perannya,” imbuh Prof. Ilfi dengan penuh keyakinan.
Selain program pendampingan pesantren, Prof. Ilfi juga memaparkan empat program strategis lainnya dalam 100 hari kerjanya Pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi, dengan penguatan tridharma perguruan tinggi pada isu-isu strategis lokal, nasional, dan global.
Digitalisasi tata kelola kampus, menuju Smart Campus 2026 dengan sistem Single-Serve Online.
Penguatan ekoteologi, melalui penghijauan hutan kampus seluas 20 hektare dan pembangunan green building di Kampus 3.
Pemberdayaan ekonomi umat, lewat Halal Center yang aktif mendampingi UMKM dalam sertifikasi halal dan literasi manajemen.
Langkah-langkah tersebut menjadi bukti keseriusan UIN Maliki dalam menjadikan kampus sebagai pusat inovasi keislaman yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai benteng moral bangsa.
Peluncuran program pendampingan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga simbol komitmen baru antara dua pilar utama pendidikan Islam di Indonesia. Di tengah dinamika zaman modern, kolaborasi antara kampus dan pesantren diharapkan menjadi model nasional yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual.
“Mari kita dukung, karena sinergi antara pesantren dan UIN adalah fondasi bagi kemajuan peradaban Islam di Indonesia,” tutup Menag dengan nada optimistis.
Pagi itu, gema doa dan semangat perubahan berpadu dalam satu tekad: menjadikan pendidikan Islam Indonesia semakin maju, berkarakter, dan berdaya saing global tanpa kehilangan ruh keikhlasan dan spiritualitasnya.

Lebih Lanjut »
Menag Nazaruddin Umar Tegas: Jangan Usik Pesantren, Benteng Peradaban Bangsa!
Rabu, 15 Oktober 2025 . in Berita . 402 views
10173_menag1.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nazaruddin Umar, menegaskan pesantren adalah benteng peradaban bangsa yang harus dihormati dan dijaga kehormatannya. Pernyataan tegas ini disampaikan menyusul tindakan kurang pantas yang dilakukan oleh pihak Trans 7 terhadap salah satu pondok pesantren besar di Indonesia.
“Kita sangat menyesalkan kejadian itu. Pihak penyelenggara juga sudah dengan terbuka meminta maaf kepada pesantren, bahkan sampai dua kali,” ujar Menag Nazaruddin Umar, usai memberikan pembinaan ASN dan meluncurkan program Pendampingan Pesantren di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rabu, 15 Oktober 2025.
Menurutnya, pimpinan Trans 7 telah datang langsung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Menag memandang langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sikap ksatria dari pihak televisi.
“Pimpinannya datang ke Lirboyo dan meminta maaf. Mereka mengakui bahwa kejadian itu di luar kendali, dan Trans 7 juga sudah mengambil tindakan tegas terhadap semua pihak yang terlibat,” tegasnya.

10175_cindera.jpeg


Lebih lanjut, Prof. Nazaruddin menekankan peran vital pesantren dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia. Ia menyebut pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga laboratorium peradaban yang melahirkan manusia beradab dan berjiwa kemanusiaan.
“Pesantren sudah lebih dari 300 tahun mengabdikan diri untuk menciptakan keadaban dalam masyarakat Indonesia, melahirkan kemanusiaan yang adil dan beradab. Jadi jangan sekali-kali mengusik sistem peradaban yang dikembangkan pesantren,” ujarnya penuh penekanan.
Menag juga mengingatkan bahwa pesantren dan para santri telah berjuang dengan kemandirian tinggi, tanpa bergantung pada pembiayaan negara, demi kemajuan dan kemerdekaan bangsa.

10174_mou.jpeg


“Pondok dan santri itu mandiri tanpa dibiayai negara, kecuali bantuan kecil saja. Selama ratusan tahun mereka mengabdi untuk Indonesia tanpa meminta imbalan apa pun. Maka Indonesia harus berterima kasih kepada pondok dan santri,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Prof. Nazaruddin Umar menyerukan agar seluruh pihak menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga. Ia menegaskan pentingnya menjaga kehormatan pesantren sebagai pusat peradaban dan sumber nilai-nilai moral bangsa.
“Jangan mengusik pondok pesantren. Inilah laboratorium keadaban publik. Kalau pesantren tidak mengajarkan keadaban, maka yang muncul dalam masyarakat adalah kekurangajaran. Saya minta ini yang pertama dan terakhir. Mari kita hargai jasa pondok dan santri, karena dari merekalah lahir keadaban publik Indonesia,” pungkasnya.

Lebih Lanjut »
CDC UIN Malang Dorong Produk Mahasiswa ke Pasar Global
Rabu, 15 Oktober 2025 . in Berita . 331 views
10184_hgnn.png

Usai dilantik sebagai Kepala Pusat Pengembangan Karir (CDC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Ahmad Ghozi, M.A., langsung menginisiasi kerja sama dengan pelaku usaha nasional. Tujuannya adalah mendorong produk mahasiswa agar dapat bersaing di pasar ekspor.

Pertemuan awal digelar bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Triyo Supriyatno, M.Ag., serta dua mitra industri, Afif Tangguh Prakoso dari Dagang Gema Nusantara dan Satriya Nugraha dari PT. Royal Mulia Anugrah. Diskusi berfokus pada kurasi dan pengembangan produk agar memenuhi standar ekspor.

Dr. Ghozi menyampaikan bahwa CDC akan berperan sebagai penghubung antara mahasiswa dan peluang bisnis global. “Kami ingin mahasiswa terlibat aktif sebagai pelaku ekspor, bukan sekadar penyedia produk,” ujarnya. Program ini menyasar mahasiswa yang tengah menjalankan usaha maupun yang akan lulus, dengan dukungan pelatihan dan pendampingan dalam proses legalitas dan sertifikasi produk.

Prof. Triyo menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini, sejalan dengan visi kampus dalam mencetak lulusan yang adaptif dan kompetitif secara global. “Mahasiswa harus siap menjadi bagian dari ekonomi kreatif internasional,” katanya. CDC juga berencana membentuk inkubator ekspor dan melibatkan alumni sebagai mentor. Dengan sinergi antara kampus dan industri, mahasiswa diharapkan mampu menjadi eksportir muda yang mandiri dan berdaya saing. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
UIN Malang Siap Kirim Mahasiswa PKL Bahasa Arab ke Pahang, Malaysia
Senin, 13 Oktober 2025 . in Berita . 248 views
10166_knjg.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan delegasi Ma’had Tahfidz Turath dari Negeri Pahang, Malaysia, pada Senin, 13 Oktober 2025 untuk menjajaki kerja sama strategis dalam bidang pendidikan, khususnya pengiriman mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan rekrutmen pengajar Bahasa Arab.

Kunjungan yang difasilitasi oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) UIN Malang ini merupakan tindak lanjut dari partisipasi Ma’had Tahfidz Turath dalam sebuah kompetisi yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk memperkuat hubungan dan membuka peluang kolaborasi yang lebih terstruktur di masa depan, sejalan dengan visi UIN Malang dalam memperluas jejaring internasional di kawasan ASEAN.

Kunjungan delegasi dari Pahang, Malaysia ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan dari KUI dan perwakilan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus ini tidak hanya bertujuan untuk silaturahmi, tetapi juga untuk membahas secara serius potensi-potensi kerja sama yang dapat memberikan keuntungan timbal balik bagi kedua belah pihak.

Sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia, UIN Malang terus proaktif dalam menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga pendidikan di luar negeri. Kolaborasi dengan institusi dari negara serumpun seperti Malaysia menjadi salah satu prioritas utama, mengingat kedekatan budaya dan kesamaan visi dalam pengembangan pendidikan Islam. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan talenta-talenta terbaik dari kedua negara.

Program PKL internasional ini akan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa UIN Malang untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di lingkungan yang berbeda secara budaya dan sistem pendidikan. Hal ini dapat mendorong mahasiswa untuk mencari pengalaman di luar kampus, termasuk di tingkat internasional, guna meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka setelah lulus.

Menanggapi kebutuhan tersebut, perwakilan dari International Class Program (ICP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang turut hadir dalam pertemuan tersebut memberikan respons positif. Pihak ICP Tarbiyah menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti permintaan pengiriman mahasiswa PKL. Proses seleksi dan persiapan mahasiswa akan segera diintegrasikan ke dalam kalender akademik untuk periode pelaksanaan PKL yang akan datang. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Halal Center UIN Malang Latih 150 Pendamping Produk Halal
Sabtu, 11 Oktober 2025 . in Berita . 249 views
10172_halal-islamic-center.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Halal Center Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan sertifikasi halal nasional. Melalui Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) Batch 6 yang digelar pada 10–11 Oktober 2025, kegiatan ini berhasil menarik 150 peserta aktif dari berbagai daerah di Indonesia.

Menariknya, sekitar 50 peserta berasal dari kalangan Penyuluh Agama Islam di bawah naungan Kementerian Agama se-Jawa Timur. Keterlibatan mereka merupakan tindak lanjut dari arahan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI yang mendorong para penyuluh untuk mengambil peran strategis sebagai pendamping halal di masyarakat. Dengan demikian, para penyuluh diharapkan menjadi ujung tombak dalam membantu pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) memperoleh sertifikat halal.

Pelatihan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini berlangsung interaktif dan produktif. Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai prinsip dan tahapan pendampingan produk halal, termasuk pemahaman regulasi, audit halal, hingga strategi komunikasi efektif dengan pelaku usaha.

Salah satu hal yang patut diapresiasi, kegiatan ini diselenggarakan secara gratis tanpa biaya pendaftaran, sehingga membuka kesempatan luas bagi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam penguatan ekosistem halal nasional. Antusiasme peserta tampak tinggi sepanjang pelatihan; sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan semangat besar untuk menjadi pendamping halal profesional.

Melalui kegiatan ini, Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan perannya dalam mencetak pendamping halal yang kompeten dan berintegritas. “Kami ingin memastikan bahwa semangat halal tidak hanya berhenti di sertifikat, tetapi menjadi budaya dan tanggung jawab bersama,” ungkap salah satu panitia Halal Center UIN Malang.

 

Editor: Nafiska Sayekti Ariyani

Lebih Lanjut »
Screening Kesehatan Mental dan Konseling Sebaya Warnai Rangkaian Dies Maulidiyah ke-64 UIN Malang
Jumat, 10 Oktober 2025 . in Berita . 301 views
10165_screening-kesehatan-dies.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Sebagai bagian dari rangkaian Dies Maulidiyah ke-64, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan screening cepat kesehatan mental dan sesi konseling sebaya di Kampus 3, Jumat, 10 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian kampus terhadap kesejahteraan psikologis sivitas akademika, khususnya mahasiswa.

Program yang diinisiasi oleh panitia Dies Maulidiyah ini bertujuan menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah padatnya aktivitas akademik. Melalui screening cepat, mahasiswa dapat mengenali kondisi psikologis mereka secara praktis dan rahasia, mencakup aspek stres, kecemasan, hingga kesejahteraan emosional.

Setelah pemeriksaan awal, peserta yang membutuhkan pendampingan lanjutan diarahkan mengikuti sesi konseling sebaya bersama peer counselor yang telah mendapatkan pelatihan dari tim profesional kampus. Pendekatan ini menciptakan ruang yang lebih hangat dan terbuka bagi mahasiswa untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama.

“Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian penting dalam kampanye kesehatan mental yang diusung UIN Malang tahun ini. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik,” ungkap Elok Halimatus Sa’diyah, salah satu panitia pelaksana.

Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi sejak pagi. Banyak peserta mengaku merasa lebih tenang dan terbantu setelah mengikuti kegiatan ini. Melalui kegiatan screening dan konseling sebaya ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan kampus yang sehat, inklusif, dan berdaya, sejalan dengan semangat Dies Maulidiyah ke-64 yang menekankan pentingnya kesehatan mental dan kesejahteraan sivitas akademika.

 

Editor: Nafiska Sayekti Ariyani

Lebih Lanjut »
UIN Malang Gelar Kick Off Dies Maulidiyah ke-64, Angkat Tema Integratif, Inspiratif, Inovatif, dan Global
Jumat, 10 Oktober 2025 . in Berita . 419 views
10163_bu-rektor-dies.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka rangkaian kegiatan Dies Maulidiyah ke-64 pada Jumat, 10 Oktober 2025, di lingkungan kampus utama. Kegiatan pembuka ini ditandai dengan promosi Hari Kesehatan Mental Dunia yang menjadi bagian dari agenda Dies Maulidiyah tahun ini.

Ketua Panitia, Dr. Siti Mahmuda, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara semangat perayaan dan kepedulian terhadap isu sosial di masyarakat. “Kami sadar bahwa segala keinginan yang dilakukan tanpa berdoa itu kurang berkah, dan berdoa tanpa berusaha adalah kebohongan. Karena itu, tema tahun ini kami angkat: Integratif, Inspiratif, Inovatif, dan Global,” ujarnya. Dr. Siti juga menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga akhir Oktober dengan program “Psikologi Mengabdi Goes to Pesantren” bertema Sehat Mental, Bahagia Bersama.

10164_ketupel-dies.jpg

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun kesehatan mental di lingkungan kampus sebagai bagian dari upaya menuju kampus unggul dan berdaya saing global. “Dalam usia ke-64, UIN Malang telah menorehkan sejarah luar biasa, bertransformasi dari STAIN menjadi universitas Islam yang berpengaruh. Tantangan kita berikutnya adalah menjadikan UIN Malang universitas terbaik di Indonesia dan berkontribusi bagi dunia internasional,” ungkapnya.

Prof. Ilfi juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersinergi menghadapi isu sosial dan lingkungan. “Kita harus bergandengan tangan, peduli pada isu lingkungan, membangun green campus dan smart campus, serta memastikan lulusan kita siap dan terserap di dunia kerja,” tambahnya.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan simbolis penanaman bunga lily oleh pimpinan universitas serta pelepasan balon sebagai tanda dimulainya rangkaian Dies Maulidiyah ke-64 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat integrasi ilmu, nilai, dan kemanusiaan terus hidup di kampus Ulul Albab.

 

Reporter: Nafiska Sayekti Ariyani

Lebih Lanjut »
DWP UIN Malang Resmi Dilantik, Rektor Dorong Sinergi dan Kepedulian Sosial
Jumat, 10 Oktober 2025 . in Berita . 282 views
10162_ttd-dwp.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi melantik kepengurusan baru periode 2025–2029 pada Jumat, 10 Oktober 2025. Acara berlangsung di Home Theater Lantai 3 Fakultas Humaniora dengan penuh khidmat.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor 2084 Tahun 2025. Dalam susunan kepengurusan baru, Ny. Layyinah Basri, S.Ag. ditetapkan sebagai Ketua DWP, dengan Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Si. selaku Pengarah, dan Ny. Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin sebagai Penasehat.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada pengurus baru agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. “Saya ucapkan selamat kepada yang baru saja dilantik. Semoga kepengurusan baru ini senantiasa diberi bimbingan dan dapat melanjutkan sinergi yang baik dengan kepengurusan sebelumnya,” ungkapnya.

10161_bu-rektor-dwp.jpg

Prof. Ilfi juga menekankan pentingnya peran DWP dalam membangun kolaborasi dengan fakultas dan lembaga di lingkungan kampus. “Dharma Wanita bukan hanya organisasi pendamping, tetapi juga mitra strategis dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Saya berharap DWP dapat berperan aktif dalam isu-isu sosial seperti pencegahan stunting, kesehatan mental anak, dan pembinaan keluarga sakinah mawaddah warahmah,” jelasnya.

Melalui pelantikan ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap DWP dapat menjadi wadah penguatan peran perempuan kampus dalam membangun kesejahteraan keluarga, masyarakat, serta turut berkontribusi pada pengembangan program pengabdian kampus yang berkelanjutan.

 

Reporter: Nafiska Sayekti Ariyani

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up