MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Tunjukkan perkembangan positif setelah meraih akreditasi Unggul, Prodi Kimia kini mencatat lonjakan signifikan jumlah peminat. Pada tahun akademik 2025/2026, sebanyak 110 mahasiswa baru resmi bergabung dan mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Sains dan Teknologi, Selasa, 20 Agustus 2025.
Kegiatan pengenalan Prodi Kimia berlangsung di Auditorium Selatan Gedung Habibie mulai pukul 13.30 hingga 15.00 WIB. Acara dipandu oleh Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMASKA) "Helium" yang menghadirkan suasana interaktif dan penuh semangat.
Suasana semakin hangat ketika sesi tanya jawab dibuka. Mahasiswa baru tampak antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari peluang Praktik Kerja Lapangan (PKL) ke luar negeri, yang dijawab oleh Kepala Laboratorium Kerjasama Fakultas, Tri Kustono Adi, Ph.D. Sebagai bentuk apresiasi, setiap penanya mendapatkan door prize yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Prodi Kimia, Rif`atul Mahmudah, M.Si., sehingga menambah semarak suasana kegiatan.
Rachmawati Ningsih, M.Si, selaku Ketua Prodi Kimia dalam menutup kegiatan juga menyampaikan pesan motivasi bagi mahasiswa baru: “Do what you love or Love what you do.” Pesan ini diharapkan menjadi bekal semangat bagi mahasiswa baru untuk menekuni bidang ilmu yang dicintai sekaligus mencintai bidang yang sedang dipelajari.
Dengan capaian akreditasi Unggul dan lonjakan peminat yang signifikan, Prodi Kimia UIN Malang semakin menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu program studi favorit. Penerimaan hingga 110 mahasiswa baru menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan Kimia di kampus Ulul Albab. (af)
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY –Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar pengarahan perkuliahan untuk dosen di Home Theater lantai 3 Fakultas Humaniora pada Kamis, 21 Agustus 2025. Acara ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, M.Ag., serta menghadirkan Wakil Rektor Bidang Akademik, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag.
Wakil Rektor Bidang Akademik menekankan bahwa bahasa menjadi tantangan sekaligus peluang besar di era digital dan globalisasi. Menurut Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., lulusan bahasa memiliki prospek karier yang luas mulai dari guru, penerjemah, penulis, editor, jurnalis, hingga bekerja di perusahaan multinasional dan instansi pemerintah.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan menyoroti pentingnya pelayanan akademik dan pembinaan mahasiswa. Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag. menyampaikan rencana pembentukan tim respon cepat untuk menampung keluhan mahasiswa, baik secara langsung maupun melalui layanan daring. “Kita punya tim respon cepat ketika ada keluhan mahasiswa. Nanti akan kita buat juga secara online,” ungkap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.
Selain itu, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag. menekankan bahwa bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sarana pembentukan karakter. “Bahasa itu untuk membentuk tidak hanya komunikasi tapi juga budi pekerti, maka ini menjadi penting,” tutur Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Lebih lanjut, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag. menambahkan bahwa problem utama mahasiswa seringkali terletak pada kurangnya pelayanan yang memadai. “Saya dan wakil rektor lainnya akan sering bersikap, karena amanah dari Bu Rektor juga bahwa mereka adalah anak kita,” imbuh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.
Melalui pengarahan ini, Fakultas Humaniora berharap dapat memperkuat kualitas akademik sekaligus menumbuhkan etika komunikasi dan manajemen diri bagi sivitas akademika, sehingga mendukung kesuksesan mahasiswa baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat. (n.a)
OPENING: WR IV Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, MA saat membuka kegiatan workshop persiapan full assesment LSP di ruang LPM gedung Rektorat Lt.4
MAILIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Usai resmi dilantik sebagai Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si langsung menunjukkan gebrakan nyata. Belum genap sepekan menjabat, ia langsung mengomandoi persiapan pelaksanaan full assessment Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dengan menggelar Workshop Finalisasi Dokumen Full Assessment LSP. Workshop yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini digelar di Ruang Pertemuan LPM Gedung Rektorat Lantai 4, ini diikuti oleh 33 peserta yang terdiri dari lima orang dari LPM, lima orang dari LSP, dan 23 peserta dari para asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). workshop ini akan ditutup pada Sabtu, 23 Agustus 2025 mendatang. Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, S.Ag., MA hadir mewakili Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si yang berhalangan hadir untuk membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Prof. Hamid menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat LPM yang sudah begerak cepat untuk segera menuntaskan rencana pembentukan LSP ini. Menurutnya, percepatan persiapan full assessment ini merupakan bagian penting dari upaya penguatan mutu dan daya saing lulusan UIN Malang di tingkat nasional maupun internasional. “Langkah cepat ini patut diapresiasi dan harus dikawal sesuai dengan amanah Prof. Ilfi yang meminta agar LSP ini bisa tuntas dan bisa segera beroperasi," ujarnya.
Prof Hamid medegaskan, dengan adanya full assessment LSP, UIN Maliki Malang akan semakin siap mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara profesional. "Semoga dengan terbitnya legalitas LSP ini bisa membantu mahasiswa mendapatkan sertifikat profesinya,” harap WR 4. Sementara itu, Prof. Sri Harini menegaskan bahwa LPM di bawah kepemimpinannya akan terus bergerak cepat dan adaptif dalam memastikan setiap tahapan penjaminan mutu berjalan sesuai standar. “Workshop ini adalah pijakan awal agar dokumen full assessment benar-benar siap divalidasi. Kami ingin memastikan bahwa LSP UIN Malang dapat memberikan layanan sertifikasi yang kredibel dan bermanfaat bagi mahasiswa maupun alumni,” ujarnya.
Dengan semangat baru ini, LPM UIN Malang berharap mampu memperkuat budaya mutu kampus sekaligus memperkokoh reputasi UIN Malang sebagai universitas Islam unggulan yang berdaya saing global.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Hari ketiga PBAK 2025 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa, 19 Agustus 2025, turut menghadirkan pengenalan lembaga legislatif dan eksekutif mahasiswa tingkat universitas, yakni Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA). Melalui sesi ini, mahasiswa baru diperkenalkan pada fungsi serta peran penting organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan kampus. Presiden Mahasiswa UIN Malang, Muamar Sidiq (HTN 2022), menyampaikan bahwa DEMA memiliki sembilan kementerian yang berfokus pada program-program nyata untuk mahasiswa. “Tugas DEMA menjalankan aturan yang telah dibuat Senat Mahasiswa. Kita akan membuat program-program yang langsung berdampak pada mahasiswa, bahkan juga pada masyarakat. Maka dari itu kita butuh bantuan dari teman-teman semua,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Senat Mahasiswa Universitas, Muhammad Imam Akbar (Sasing 2021), menjelaskan fungsi utama SEMA sebagai lembaga legislatif mahasiswa. “SEMA adalah lembaga yang menciptakan produk hukum, melakukan legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Selain itu, ada juga fungsi advokasi, artinya kita bisa menyampaikan keluhan mahasiswa dengan cara diplomasi kepada pihak terkait,” terangnya. Dalam kesempatan tersebut, Imam juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menyeimbangkan kewajiban dan hak. “Kalian memang harus menjalankan kewajiban, tapi kalian juga harus mendapatkan hak kalian,” pesannya. Melalui pengenalan ini, mahasiswa baru diharapkan semakin memahami mekanisme organisasi kampus serta dapat mengambil bagian secara aktif dalam kehidupan kemahasiswaan.
Reporter: Nafiska Sayekti Ariyani Fotografer: Ibrahim Al Hanif