MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Suasana hangat menyelimuti Gedung Rektorat UIN Malang pada Jumat, 22 Agustus 2025, saat Rektor dan para wakilnya menyambut mahasiswa asing dalam sebuah pertemuan yang penuh makna. Acara ini bukan sekadar upacara, melainkan awal dari perjalanan akademik baru bagi mereka di universitas Islam terkemuka ini.
Pertemuan santai di ruang rektor lantai satu memberikan ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi. Mereka berbagi cerita, saling mengenal, dan berbicara secara terbuka tentang tantangan yang mungkin mereka hadapi selama studi di UIN Malang. Para mahasiswa berasal dari berbagai negara, latar belakang, dan program studi yang berbeda, sehingga memperkaya lingkungan multikultural universitas.
Seorang mahasiswa dari Amerika mengungkapkan kesan mendalamnya, "Saya memilih UIN Malang karena orang-orangnya sangat baik dan ramah." Ia menambahkan, "Indonesia juga memiliki budaya yang luar biasa dan komunitas Islam yang luas."
Mahasiswa dari Thailand juga berbagi perasaan serupa, menyatakan bahwa mereka sangat senang selama minggu pertama mereka di UIN Malang. Mereka bahkan sudah mulai berinteraksi dengan Ma'had (asrama) universitas, yang menunjukkan proses adaptasi yang lancar.
Penyambutan ini menyoroti komitmen UIN Malang dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan ramah bagi mahasiswa internasional, memastikan mereka merasa seperti di rumah sendiri saat menempuh pendidikan di Indonesia.
MAILIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, memberikan pengarahan penting dalam acara perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Drs. H. Basri, MA, Ph.D, serta jajaran pimpinan Fakultas Ekonomi, acara yang dihadiri para dosen ini berlangsung di aula Fakultas Ekonomi, Kamis, 21 Agustus 2025.
Dalam arahannya, Rektor Ilfi Nur Diana menyoroti pentingnya peningkatan spiritualitas dan menetapkan target ambisius untuk 100 hari kerja ke depan. Target tersebut berfokus pada peningkatan persentase lulusan yang terserap di dunia kerja. Rektor juga menekankan penggunaan anggaran yang optimal untuk meningkatkan fasilitas pembelajaran, sehingga tercipta lulusan yang unggul. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak untuk penempatan lulusan dan peningkatan jumlah mahasiswa asing di UIN Malang.
Pengarahan Tahun Ajaran Baru Fakultas Ekonomi Oleh Rektor UIN Malang
Rektor juga menegaskan peran Fakultas Ekonomi dalam mendukung target nasional. Saat ini Indonesia sedang berupaya menjadi pusat industri halal dunia dan menargetkan peringkat pertama dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI) pada tahun 2029. keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran Fakultas Ekonomi sebagai pencetak lulusan ekonomi yang unggul.
Sementara itu, Drs. H. Basri, MA, Ph.D, selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, mendorong para dosen dan tenaga kependidikan untuk rutin mengikuti kursus bahasa Arab dan Inggris setiap dua minggu sekali. Hal ini sebagai komitmen fakultas ekonomi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas tenaga pengajar dengan tujuan lulusan UIN Malang mampu menguasai berbagai bahasa untuk menunjang karier mereka di dunia kerja.
Melalui sinergi antara pimpinan dan seluruh sivitas akademika ini, UIN Malang dapat menjadi "pembawa bendera" yang diakui masyarakat. Dan menjadikan, Fakultas Ekonomi dapat menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa di tahun-tahun mendatang.
MAILIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Fakultas Ekonomi Universitas UIN Malang memulai semester baru dengan penuh semangat melalui acara silaturahmi yang hangat. Acara ini menjadi ajang bagi para dosen untuk melepas rindu setelah libur panjang, serta menjadi momen untuk refleksi dan apresiasi atas kinerja di tahun akademik sebelumnya. Bertempat di lt 1 FE Kamis, 21 Agustus 2025 kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen dari tiga program studi fakultas ekonomi.
Acara dibuka dengan santap siang bersama yang penuh keakraban. Suasana cair ini menjadi jembatan untuk mempererat kembali tali persaudaraan di antara para pengajar. Setelahnya, para kepala program studi (kaprodi) bergantian menyampaikan sambutan dan pesan-pesan penting.
Kaprodi Manajemen Mhammad Sulhan, SE.,MM., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh dosen yang telah bekerja sama dan memberikan dukungan penuh kepada fakultas ekonomi. "Semoga kerja sama yang sudah terjalin baik ini dapat terus kita tingkatkan di tahun-tahun mendatang, agar Prodi Manajemen bisa terus berkembang dan menjadi lebih baik," ujar beliau.
Sementara itu, Yuniarti Hidayah Suyoso Putra, SE., M.Bus., Ak., CA.,M.Res., Ph. Kaprodi Akuntansi, menyoroti kinerja luar biasa para dosen di tahun sebelumnya. Beliau juga memberikan pesan praktis terkait tantangan yang dihadapi. "Saya berterima kasih atas kinerja yang sangat baik. Mengingat kita memiliki keterbatasan ruang, saya berpesan agar kita semua bisa datang tepat waktu agar kegiatan belajar mengajar berjalan optimal," pesannya dengan ramah.
Tidak kalah penting juga, Ibu Yayuk, Kaprodi Perbankan, dengan bangga melaporkan pencapaian prodi yang telah menampung 154 mahasiswa. Beliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para dosen yang telah bekerja keras memajukan Fakultas Ekonomi hingga meraih akreditasi unggul. "Semoga Fakultas Ekonomi ini tidak hanya maju secara akademik, tetapi juga menjadi tempat yang aman, damai, dan penuh harmoni bagi kita semua," tutup Ibu Yayuk.
Acara silaturahmi ini tidak hanya sekadar pertemuan, tetapi juga menjadi fondasi kuat untuk memulai tahun ajaran baru dengan sinergi dan optimisme. Dengan semangat kebersamaan yang terus terpupuk, diharapkan Fakultas Ekonomi dapat terus menorehkan prestasi dan mencetak lulusan-lulusan terbaik di masa depan.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Hari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang yang berlangsung di Sport Center, Kamis, 21 Agustus 2025 menghadirkan materi eksternal bertemakan kesehatan mental. Ribuan mahasiswa baru mengikuti penyampaian materi dari Berliana Widi Scarvanovi, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Ia merupakan dosen Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Dalam pemaparannya, Perempuan yang menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Layanan Konseling Mahasiswa UNS itu menekankan bahwa kesehatan mental merupakan kondisi kesejahteraan individu ketika seseorang mampu mengenali potensi dirinya, menghadapi tekanan hidup, serta berkontribusi secara produktif di lingkungan yang menekankan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan mental dalam menghadapi transisi kehidupan kampus.
Memasuki dunia kampus kerap menjadi fase penuh tekanan bagi mahasiswa baru. Perubahan lingkungan, tuntutan akademik, hingga adaptasi sosial seringkali memicu stres yang berdampak pada kesehatan mental. Menyadari hal ini, PBAK FITK UIN Malang hari kedua secara khusus menghadirkan materi tentang kesehatan mental sebagai bekal penting bagi maba. Pesan yang ditegaskan, keberhasilan menempuh perkuliahan tidak hanya bergantung pada prestasi akademik, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa menjaga kestabilan emosional, mental, dan sosial agar siap menghadapi dinamika kehidupan kampus.
Hanifia Izzah Rahmadanty, pengurus DEMA FITK Departemen Pengembangan Akademik sekaligus sebagai salah satu panitia PBAK, menjelaskan bahwa tema kesehatan mental dipilih karena mahasiswa baru tengah berada dalam masa transisi menuju perkuliahan yang rawan memicu stres. “Dengan materi ini, maba bisa tahu cara menjaga kesehatan mental, mengenali tanda-tanda saat butuh bantuan, serta sadar bahwa menjaga mental sama pentingnya dengan fisik,” ujarnya.
Mahasiswi jurusan Manajemen Pendidikan Islam tersebut juga menambahkan, isu kesehatan mental sangat relevan dengan kondisi mahasiswa saat ini. “Harapannya, maba lebih siap, kuat, dan punya bekal menghadapi kehidupan kampus secara sehat, baik akademik maupun emosional,” pungkasnya. Hari kedua PBAK FITK ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memahami bahwa kesuksesan di bangku kuliah tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh kemampuan menjaga keseimbangan antara fisik, mental, dan sosial. Reporter: Muh. Noaf Afgani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bergerak cepat. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si langsung memimpin persiapan full assessment Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Acara ini di gelar di gedung rektorat Kamis, 21 Agustus 2025. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat UIN Malang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi global.
Sebagai langkah awal, LPM menggelar Workshop Finalisasi Dokumen Full Assessment LSP selama tiga hari di Gedung Rektorat. Acara ini dihadiri oleh 33 peserta, termasuk lima perwakilan LPM, lima dari LSP, dan 23 asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, S.Ag., MA, mengapresiasi kecepatan LPM. Ia menekankan bahwa percepatan ini adalah bagian krusial dari upaya meningkatkan mutu dan daya saing lulusan.
"Langkah cepat ini patut diapresiasi dan harus dikawal sesuai dengan amanah rektor UIN Malang yang meminta agar LSP ini bisa tuntas dan bisa segera beroperasi," ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan kelembagaan.
Dengan adanya full assessmen LSP, UIN Malang akan semakin siap mencetak lulusan yang memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara profesional. "Semoga dengan terbitnya legalitas LSP ini bisa membantu mahasiswa mendapatkan sertifikat profesinya,” harap Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, S.Ag., MA.
Prof. Sri Harini M.Si menambahkan, workshop ini menjadi langkah awal untuk memastikan semua dokumen full assessment siap divalidasi. "Kami ingin memastikan bahwa LSP UIN Malang dapat memberikan layanan sertifikasi yang kredibel dan bermanfaat bagi mahasiswa " tegasnya.
Dengan semangat baru ini, LPM UIN Malang berharap dapat memperkuat budaya mutu kampus dan memperkokoh reputasi UIN Malang sebagai universitas Islam unggulan yang berdaya saing global.
HUMAS UIN MALANG-Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pelatihan Digitalisasi Media Pembelajaran Bahasa Arab yang diperuntukkan bagi guru-guru madrasah dan sekolah di bawah Kementerian Agama Kota Batu. 20/08/2025.
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor kementerian agama kota batu ini diikuti oleh puluhan guru, dengan materi pelatihan meliputi pemanfaatan aplikasi Wordwall untuk pembuatan quiz interaktif, Canva untuk desain materi visual, serta Suno untuk pembuatan audio sebagai media pendukung pembelajaran bahasa Arab.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Pengabdian, Muh. Faruq, menyampaikan bahwa digitalisasi media pembelajaran merupakan kebutuhan mendesak bagi para guru di era teknologi.
“Era digital menuntut guru tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan berbasis teknologi. Melalui pelatihan ini, kami ingin mendampingi guru agar bisa mengoptimalkan media digital sehingga pembelajaran bahasa Arab lebih menarik dan bermakna,” ujarnya.
Kepala Kementerian Agama Kota Batu, Dr. Moh. Zainal Arifin, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada UIN Malang atas pendampingan ini. Guru bahasa Arab perlu dibekali keterampilan digital agar dapat menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan siswa masa kini. Dengan adanya pelatihan ini, kami optimis pembelajaran bahasa Arab akan lebih interaktif dan disenangi siswa,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, madrasah, dan Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan berbasis teknologi.
Sebelum masuk pada sesi praktek ketua tim pengabdian Muh. Faruq menyerahkan produk media pembelajaran berbasis wordwall secara simbolis kepada kepada guru-guru bahasa Arab untuk bisa digunakan dan menjadi bank media pembelajaran bahasa Arab.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga memberi dampak nyata pada kualitas pembelajaran bahasa Arab di sekolah dan madrasah. Ke depan, UIN Malang bersama Kementerian Agama Kota Batu berencana menjalin kerjasama berkelanjutan dalam bentuk pelatihan lanjutan dan pendampingan rutin untuk mendukung transformasi digital di bidang pendidikan.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan komitmennya dalam menjamin mutu pendidikan dengan melaksanakan asesmen lapangan untuk Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT). Kegiatan ini, yang merupakan bagian dari proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), digelar secara offline di gedung fakultas syariah lt 1 kamis 21 Agustus 2025.
Acara pembukaan yang diawasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu UIN Malang ini dihadiri langsung oleh dua asesor. Dr. A. Hasan Asy'ari Ulama'i, M.Ag. dari Semarang dan Prof. Dr. Islah Gusmian, S.Ag., M.Ag. dari Surakarta.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., didampingi oleh Drs. H. Basri, Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik. Turut hadir pula Dekan Fakultas Syariah dan jajaran pimpinan Program Studi IAT.
Dalam sambutannya, Rektor memaparkan capaian membanggakan kampus, "UIN Malang telah memiliki 64% akreditasi unggul dan 15 program studi berstatus internasional." Ia juga menjelaskan bahwa tahun ini, UIN Malang hanya menerima 33% dari total pendaftar yang mencapai lebih dari 5.000pendaftar. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas mahasiswa, terutama dengan adanya program unggulan bahasa intensif selama dua tahun (satu tahun bahasa Arab dan satu tahun bahasa Inggris).
Rektor juga menyoroti program unggulan lain, yaitu program HTQ yang menaungi 3.000 penghafal Al-Qur'an. Rektor meyakini keberadaan para penghafal Al-Qur'an ini akan membawa keberkahan bagi kampus. Ia menambahkan bahwa UIN Malang telah menempati peringkat 1 PTKIN se-Indonesia dan Fakultas Kedokteran berhasil meraih akreditasi unggul dalam waktu delapan tahun.
Acara asesmen ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Prodi IAT untuk mewujudkan visinya, yaitu "Mencetak insan berkarakter Ulul Albab dan menciptakan kajian Al-Qur'an dan Tafsir yang memiliki daya saing internasional maupun global."
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Ribuan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) hari kedua, Kamis, 21 Agustus 2025 di Sport Center (SC) kampus setempat. Agenda hari kedua ini menitikberatkan pada pengenalan organisasi intra kampus, materi eksternal, serta kegiatan kebersamaan yang bertujuan menanamkan nilai akademis dan semangat berorganisasi.
Salah satunya adalah dilakukannya orasi dari berbagai pimpinan organisasi intra kampus, mulai dari Ketua SEMA FITK, Ketua DEMA FITK, hingga Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Masing-masing menyampaikan pesan penting mengenai fungsi, peran, serta kontribusi organisasi dalam mendukung pengembangan mahasiswa di bidang akademik maupun non-akademik.
Dalam sesi wawancara, Elok Ayu Sekar V.A. selaku ketua Sema FITK menegaskan peran lembaganya dalam PBAK. “Salah satu fungsi dari SEMA adalah fungsi pengawasan terhadap lembaga-lembaga eksekutif di FITK. Pada kegiatan PBAK FITK ini, kami tentu berperan penting dalam hal pengawasan selama kegiatan berlangsung. Salah satunya dengan menyediakan layanan pengaduan bagi peserta, agar mereka bisa menyampaikan kendala atau permasalahan. Pengaduan ini nantinya dijadikan bahan evaluasi terhadap panitia maupun pihak terkait,” jelas Elok.
Ia menambahkan, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya menjadi peserta pasif, melainkan aktif dalam menyuarakan aspirasi. “Kami berharap mahasiswa baru bisa melek terhadap segala permasalahan yang terjadi, baik di fakultas maupun lingkup yang lebih luas. Kami dari SEMA FITK juga berkomitmen menyampaikan kendala mahasiswa semaksimal mungkin,” imbuhnya.
Kegiatan berlanjut dengan penampilan kreasi seni dan budaya dari masing-masing program studi (Prodi) di FITK. Mulai dari tari, musikalisasi puisi, hingga pertunjukan bela diri dan ghina Arab, semua ditampilkan sebagai ajang unjuk bakat mahasiswa senior sekaligus memperkenalkan ciri khas tiap Prodi kepada mahasiswa baru.
Mahasiswa baru melalui agenda ini tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan kampus, tetapi juga ditanamkan semangat solidaritas, disiplin, dan kesadaran akan pentingnya berorganisasi. Dan panitia berharap bahwa para mahasiswa baru semakin siap menjalani kehidupan akademik sekaligus aktif berkontribusi dalam organisasi intra kampus. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Mahasiswa baru Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat bekal pemahaman mengenai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui materi “AI and Tech-Culture Fusion” dalam rangkaian PBAK-F, Kamis, 21 Agustus 2025. Materi ini disampaikan oleh Bambang Riadi, S. Si, yang menekankan bahwa AI menjadi terobosan besar yang terus berkembang dan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa. Dalam paparannya, Bambang menjelaskan sejarah, perkembangan, hingga jenis-jenis AI seperti perception AI, generative AI, agentic AI, dan physical AI. Ia juga menyinggung penerapan AI yang sudah akrab digunakan mahasiswa, mulai dari ChatGPT hingga aplikasi virtual assistant. “AI itu memahami dunia melalui sensor,” terangnya. Tak hanya aspek teknologi, Bambang menekankan bahwa AI kini menyatu dengan budaya melalui seni, kreativitas, hiburan, bahasa, hingga pariwisata. Perpaduan ini, menurutnya, akan memengaruhi inovasi, identitas budaya, sekaligus pola konsumsi budaya.
Materi ini disambut antusias mahasiswa baru. Mereka tidak hanya diajak memahami peran AI dalam sains dan teknologi, tetapi juga diberi pesan agar tetap kritis serta menjaga nilai budaya di tengah derasnya arus perkembangan digital.