HUMAS UIN MALANG - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, bersama 25 anggota DWP lainnya, hadir secara daring dalam acara Pengukuhan Pengurus DWP Perguruan Tinggi se-Indonesia masa bakti 2024-2029 dengan total jumlah 3067 pengurus. Acara ini diselenggarakan oleh DWP Kementerian Agama (Kemenag) Pusat. Selasa, 4 Maret 2025.
Dalam kesempatan ini, Ketua DWP Kemenag Pusat, Sinarliati Kamaruddin Amin, membahas tentang organisasi dan sosialisasi AD-ART oleh DWP Kemenag RI Pusat baru. Acara ini bertujuan untuk memperkuat organisasi DWP di perguruan tinggi se-Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran DWP dalam masyarakat.
Sinarliati Kamaruddin Amin, Ketua DWP Kemenag Pusat, menyatakan bahwa DWP Kemenag Pusat berkomitmen meningkatkan peran DWP dalam masyarakat. Beliau menyatakan bahwa DWP Kemenag Pusat akan terus berupaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran DWP dalam masyarakat.
"DWP Kemenag Pusat berkomitmen meningkatkan peran DWP dalam masyarakat. Kami akan terus berupaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran DWP dalam masyarakat," kata Sinarliati Kamaruddin Amin.
Dengan kehadiran DWP UIN Malang dalam acara ini, diharapkan dapat memperkuat sinergi antara DWP UIN Malang dengan DWP Kemenag Pusat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran DWP dalam masyarakat.
Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, Ketua DWP UIN Malang, menyambut baik acara Pengukuhan Pengurus DWP Perguruan Tinggi se-Indonesia masa bakti 2024-2029. Beliau menyatakan bahwa DWP UIN Malang siap mendukung program DWP Kemenag Pusat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran DWP dalam masyarakat.
"DWP UIN Malang sangat senang dapat berpartisipasi dalam acara ini. Kami siap mendukung program DWP Kemenag Pusat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran DWP dalam masyarakat," kata Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin.
Dengan demikian, diharapkan DWP UIN Malang dan DWP Kemenag Pusat dapat bekerja sama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran DWP dalam masyarakat.
HUMAS UIN MALANG, (1/3) – Seminar bertajuk “Stunting: Pencegahan Gizi Buruk pada Anak” sukses diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Lorong Sungai Mulia 5, Kampung Sungai Mulia, Jalan Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini dihadiri oleh para orang tua siswa Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 dan dipandu langsung oleh mahasiswa sebagai pemateri.
Seminar ini bertujuan memberikan edukasi mengenai stunting kepada para orang tua, termasuk pengertian, dampak jangka panjang, hingga langkah-langkah pencegahan melalui pola makan sehat dan asupan gizi yang seimbang. Pemateri juga memaparkan menu harian bergizi yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sesi diskusi menjadi bagian yang paling dinanti dan berlangsung interaktif. Salah satu peserta bertanya, “Bagaimana jika dalam seribu hari pertama seorang ibu tidak bisa memberikan ASI secara penuh? Apakah susu formula bisa menggantikannya?” Pemateri menjelaskan bahwa susu kambing secara biologis lebih mendekati ASI daripada susu sapi, namun tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan konsultasi medis.
Komentar ringan namun jujur dari seorang ibu, “Oh begitu ya, Kak. Tapi sekarang saya sudah tidak hamil lagi,” mengundang tawa hangat dari peserta. Pemateri pun menyarankan agar informasi tersebut disebarluaskan kepada kerabat dan tetangga yang tengah hamil atau memiliki bayi, agar manfaat dari seminar ini bisa menjangkau lebih banyak pihak.
Pertanyaan lain pun muncul seputar kebiasaan makan anak. “Anak saya tiap hari makan telur. Apakah itu baik?” tanya seorang ibu. Dijelaskan bahwa telur memang sumber protein yang baik, namun tetap perlu diimbangi dengan asupan lain seperti sayur, tempe, atau ikan agar kebutuhan gizi anak terpenuhi secara optimal.
Kegiatan ini menjadi ajang yang penuh manfaat dan inspirasi. Dengan suasana yang santai namun penuh makna, seminar ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi yang tepat sejak dini demi mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Melalui seminar ini, kami ingin mengedukasi sekaligus menguatkan peran orang tua sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting di lingkungan keluarga,” ujar salah satu panitia.
Semangat peserta yang tinggi menjadi bukti bahwa seminar seperti ini sangat dibutuhkan dan berpotensi memberikan dampak besar bagi kesehatan generasi mendatang.
Kontributor: Amelia Nur Rochim Editor: Azman Fawwazi
HUMAS UIN MALANG, (1/3) – Seminar bertema “Anak Hebat: Tangan Bersih, Makan Sehat, Raih Mimpi” sukses digelar di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5, Lorong Sungai Mulia 5, Kampung Sungai Mulia, Jalan Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa KKM Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dan diikuti oleh siswa-siswi sanggar.
Seminar ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran hidup bersih dan sehat kepada anak-anak, sekaligus memotivasi mereka agar berani bermimpi dan memiliki harapan besar akan masa depan yang lebih baik. Kegiatan dibuka dengan pemaparan pentingnya mencuci tangan yang benar sebagai langkah awal menjaga kebersihan diri.
Materi berikutnya menyoroti pola makan sehat dengan konsep “Isi Piringku”, di mana anak-anak diajak mengenal porsi gizi seimbang yang baik untuk tubuh. Antusiasme para peserta tampak jelas ketika mereka diajak berdiskusi dan mempraktikkan langsung apa yang telah dipelajari.
Sesi ketiga menjadi salah satu momen paling mengharukan, ketika pemateri mengajak anak-anak untuk bermimpi besar meskipun berada dalam keterbatasan. “Saya mau jadi dokter dan menaikkan umroh orang tua saya, Bu!” ujar salah satu siswa dengan mata berbinar.
Seminar ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKM Internasional dalam mendukung pertumbuhan anak-anak yang tinggal di lingkungan marginal. Selain memberikan edukasi kebersihan dan kesehatan, kegiatan ini juga ingin menanamkan nilai-nilai kemandirian dan semangat pantang menyerah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya hidup sehat, dan tidak ragu untuk bercita-cita setinggi mungkin. Sebab keterbatasan bukanlah penghalang untuk bermimpi,” ungkap salah satu pemateri dari tim mahasiswa KKM.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan pemberian hadiah kecil bagi peserta yang aktif. Senyum dan semangat anak-anak menjadi bukti nyata bahwa seminar ini meninggalkan kesan positif dan penuh inspirasi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki semangat tinggi untuk menggapai masa depan yang lebih baik.
HUMAS UIN MALANG, (1/3) – Sebuah seminar bertema "Siap Menjadi Orang Tua yang Bersahabat: Pendidikan Anak dalam Islam" sukses digelar di Lorong Sungai Mulia 5, Kampung Sungai Mulia, Jalan Gombak, Kuala Lumpur. Acara ini dihadiri oleh para orang tua siswa dan menghadirkan pemateri dari mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Malang yang sedang menjalani KKM Internasional.
Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para orang tua tentang pola asuh anak berdasarkan nilai-nilai Islam. Materi yang disampaikan dikemas secara interaktif dan aplikatif, sehingga para peserta bisa langsung mengaitkannya dengan pengalaman sehari-hari.
Usai penyampaian materi, sesi diskusi menjadi salah satu momen yang paling menarik. Para peserta, yang mayoritas adalah orang tua siswa, terlihat antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman.
Salah satu peserta bertanya, “Bagaimana agar kita tidak terlalu sering memarahi anak? Saya sendiri tidak ingin marah, tapi saat saya marah, dia malah makin menjauh.”
Pertanyaan tersebut membuka ruang diskusi yang menyentuh aspek emosional dalam pola asuh, sekaligus menunjukkan betapa pentingnya kontrol emosi dan komunikasi yang efektif dalam hubungan orang tua dan anak.
Topik lain yang mencuat dalam diskusi adalah kecanduan gadget dan bagaimana membangun kedekatan dengan anak di tengah kesibukan orang tua yang bekerja. Seorang ayah berbagi metode yang ia terapkan: tidak memberikan hak kepemilikan penuh terhadap handphone kepada anak dan membandingkan hasil aktivitas bermain HP selama 20 menit dengan aktivitas menulis selama waktu yang sama. Pendekatan ini bertujuan untuk mengajak anak berpikir kritis dan menyadari dampak dari penggunaan gadget yang berlebihan.
Salah satu poin penting yang disampaikan dalam seminar adalah bahwa tidak ada anak yang nakal sejak lahir. Setiap anak terlahir suci dan bersih. Oleh karena itu, peran orang tua sebagai pendidik dan teladan sangatlah vital.
“Anak-anak adalah peniru yang ulung. Jika ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang baik, maka orang tua harus terlebih dahulu menjadi contoh yang baik,” ungkap salah satu pemateri.
Seminar ini menjadi ruang belajar bersama bagi para orang tua untuk saling mendukung dan bertumbuh dalam membangun keluarga yang harmonis dan islami. Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan dan layak untuk terus dilanjutkan di masa mendatang.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan dan menguatkan peran orang tua dalam mendidik anak sesuai dengan nilai-nilai Islam, dengan pendekatan yang bersahabat, bukan menakutkan,” pungkas salah satu panitia.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akan tercipta generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.
Kontributor: Amelia Nur Rochim Editor: Azman Fawwazi
HUMAS UIN MALANG - Sabtu, (1/3), suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti Panti Asuhan As-Sholihin, Jombang. Dalam kegiatan bertema “Serangkai Senyuman, Seribu Kebahagiaan Bersama”, kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tirta Nawasena bersama siswa dan guru MAN 3 Jombang melaksanakan acara santunan anak sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Acara ini dirancang tidak hanya sebagai program sosial, tetapi juga sebagai bentuk sinergi antara mahasiswa, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh anak-anak panti asuhan, para pengasuh, mahasiswa KKM, serta warga MAN 3 Jombang. Mahasiswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga aktif sebagai pendamping anak-anak, pengisi acara, hingga pendokumentasi kegiatan. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari pengasuh Panti Asuhan As-Sholihin yang mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Kehadiran mahasiswa dan siswa disambut antusias oleh anak-anak panti dengan senyum dan semangat yang menyentuh hati.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuis interaktif. Mahasiswa KKM dan panitia memberikan pertanyaan seputar pengetahuan keislaman kepada anak-anak panti. Bagi yang berhasil menjawab dengan benar, panitia telah menyiapkan hadiah menarik. Momen ini berlangsung dengan sangat meriah; anak-anak menunjukkan antusiasme luar biasa dan menjawab pertanyaan dengan penuh semangat. Setelah sesi kuis, acara berlanjut dengan makan bersama. Dalam suasana akrab, mahasiswa, siswa, dan anak-anak panti duduk bersama, bercanda, dan saling berbagi cerita, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh kebahagiaan.
Menjelang akhir acara, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipanjatkan untuk kebaikan dan masa depan anak-anak panti asuhan. Doa tersebut menjadi simbol harapan agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang shalih dan berakhlak mulia. Momen ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama yang merekam kebersamaan yang indah. Salah satu anak panti bahkan berujar, “Kakak jangan lupa ke sini lagi yaa,” sebagai ungkapan harapan dan kedekatan yang telah terjalin.
Melalui kegiatan ini, KKM Tirta Nawasena menunjukkan bahwa kebahagiaan bisa dirangkai bersama—dimulai dari satu senyuman yang tulus hingga menciptakan seribu kebahagiaan. Semangat berbagi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan menjadi inspirasi nyata untuk terus menebar manfaat di tengah masyarakat.
HUMAS UIN MALANG-Memasuki hari kedua Rapat Pimpinan Tahun Anggaran 2025, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. A. Fatah Yasin, M.Ag, dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag memaparkan sasaran strategis untuk periode 2025-2029. Sasaran utama yang diusung adalah peningkatan mutu dan daya saing pendidikan tinggi serta perluasan akses pendidikan tinggi yang berkualitas. Kamis, 27 Februari 2025.
"Untuk mencapai sasaran strategis ini, kami fokus pada beberapa aspek penting," ujar Prof. Umi. Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut mencakup peningkatan partisipasi peserta didik dalam pendidikan tinggi, peningkatan kualitas standar dan sistem penjaminan mutu, peningkatan kualitas dosen serta tenaga kependidikan, peningkatan produktivitas dan daya saing pendidikan tinggi, serta optimalisasi tata kelola organisasi yang efektif dan akuntabel. Sementara itu, Prof. Ilfi menyoroti pentingnya penguatan administrasi dan keuangan dalam mendukung pencapaian sasaran strategis institusi. Beberapa program prioritas yang diusung dalam bidang AUPK meliputi Optimalisasi Pendapatan Institusi melalui peningkatan pendapatan operasional dan efisiensi biaya.
Modernisasi Pengelolaan Keuangan dan Administrasi dengan pemanfaatan aplikasi dashboard data dan layanan digital. Penguatan Tata Kelola Organisasi dengan implementasi sistem manajemen berbasis teknologi informasi. Peningkatan Kompetensi SDM melalui pelatihan sertifikasi akademik dan non-akademik. Pengembangan Unit Usaha dan Aset Institusi guna meningkatkan pendapatan dari sumber non-tridharma. Transformasi Digital dalam Tata Kelola BLU dengan optimalisasi aplikasi web service dan penguatan sistem pelaporan keuangan. "Peningkatan Reputasi Institusi melalui program pemenuhan standar peringkat internasional dan pengembangan konsep Smart & Green Campus," jelasnya. Dalam mendukung pencapaian akademik, berbagai program strategis juga telah dirancang, di antaranya: Perencanaan strategis program akademik untuk meningkatkan kualitas layanan akademik melalui pengembangan, implementasi, dan evaluasi kurikulum. Pengembangan SDM dosen dan tenaga kependidikan guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Pengelolaan sistem penjaminan mutu akademik untuk memastikan standar pendidikan tetap terjaga dan terus meningkat. Peningkatan inovasi layanan publik yang mampu memberikan solusi lebih cepat dan efektif.vPeningkatan jumlah dan kualitas layanan digital dan online di lembaga bahasa sebagai upaya adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Penyelenggaraan program literasi informasi guna meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengakses dan memanfaatkan informasi akademik secara efektif. Penyediaan layanan research dan komunikasi ilmiah untuk mendorong produktivitas riset dan publikasi ilmiah. Di bidang kemahasiswaan, Dr. Fatah Yasin menegaskan pentingnya strategi peningkatan kualitas mahasiswa serta kesejahteraan mereka dalam menghadapi persaingan global. Beberapa program utama yang menjadi prioritas meliputi Peningkatan partisipasi mahasiswa di perguruan tinggi, termasuk melalui jalur penerimaan yang beragam, sosialisasi digital dan non-digital, serta pemberian golden ticket dan beasiswa bagi siswa berprestasi. Peningkatan akses beasiswa, baik dari BOPTN maupun BLU, serta kerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta untuk program beasiswa S1, S2, dan S3. Peningkatan standar mutu lulusan, dengan menjalin kerja sama dengan organisasi profesi, lembaga pelatihan, dan lembaga sertifikasi terakreditasi. Peningkatan literasi keagamaan mahasiswa, melalui penguatan pembelajaran di Pusat Mahad Al Jami'ah dan penambahan dewan pengajar. Peningkatan kualitas lulusan dalam dunia kerja, melalui penguatan tracer study, kerja sama dengan perusahaan untuk magang dan pelatihan, serta penyelenggaraan Career Fair. "Pembinaan organisasi mahasiswa dan kompetisi akademik, dengan mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam ajang prestasi baik nasional maupun internasional itu menjadi target utama kami," ujarnya. Peningkatan tata kelola organisasi kemahasiswaan, dengan monitoring dan evaluasi anggaran secara berkala serta penyusunan laporan triwulanan. Rapat Pimpinan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pengembangan akademik, administrasi, dan kemahasiswaan lima tahun ke depan. Dengan berbagai strategi yang telah dirancang, diharapkan pendidikan tinggi semakin maju dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
HUMAS UIN MALANG, (27/2) — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, MAN 3 Jombang menyelenggarakan kegiatan bakti sosial (baksos) sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Mengusung tema “Madrasah Kaya Juara”, kegiatan ini menegaskan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dalam aksi sosial yang membangun nilai kemanusiaan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menumbuhkan rasa empati di kalangan siswa serta mempererat hubungan antara madrasah dan lingkungan sekitar. Melalui aksi berbagi ini, siswa diajak untuk memahami secara langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan dan belajar menjadi pribadi yang peduli. Fathul, salah satu guru, menyampaikan bahwa kegiatan baksos merupakan agenda tahunan yang rutin digelar dalam rangka milad MAN 3 Jombang.
Acara diawali dengan pembukaan resmi di halaman madrasah. Kepala MAN 3 Jombang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai kepedulian sosial sebagai bagian dari karakter sehari-hari. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama serta sesi foto sebagai dokumentasi kebersamaan dan semangat gotong royong. Setelah itu, peserta dibagi ke dalam dua kelompok besar yang bergerak ke arah timur dan barat madrasah. Setiap kelompok terdiri dari dua guru pendamping dan perwakilan siswa dari tiap kelas. Mereka menyalurkan bantuan kepada dua sasaran utama, yaitu keluarga fakir miskin dan anak yatim piatu. Sebanyak 28 keluarga kurang mampu menerima paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, dan mi instan, sementara 10 anak yatim piatu mendapatkan bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan belajar seperti buku dan alat tulis.
Kegiatan ini menjadi lebih bermakna dengan kehadiran mahasiswa dari Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tirta Nawasena yang tengah melakukan program pengabdian di wilayah sekitar madrasah. Para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga terlibat langsung dalam distribusi bantuan, mengatur jalannya kegiatan, dan menjalin komunikasi dengan masyarakat. Kehadiran mereka memberi energi baru dan semangat kebersamaan yang kuat. “Kami merasa bangga bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Ini menjadi pengalaman berharga yang sejalan dengan misi kami untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujar Ferdi, salah satu anggota KKM Tirta Nawasena. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, peringatan HUT ke-56 MAN 3 Jombang menjelma menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ini adalah momentum untuk menginspirasi, berbagi, dan mendidik siswa agar tumbuh menjadi insan yang cerdas sekaligus peduli terhadap sesama.
HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang telah melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter. Kegiatan ini berlangsung pada 26 Februari-1 Maret 2025 di Aula lt.3 FKIK Kampus 3 UIN Malang.
Acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA., Wakil Rektor, Dekan, Asesor, Kabiro, Mudir Mahad, dan lain-lain. Dalam sambutannya, Rektor UIN Malang menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para Asesor.
Rektor juga menyampaikan bahwa UIN Malang telah berusia 63 tahun. Saat ini, UIN Malang telah menjadi salah satu universitas terkemuka di Indonesia, terutama di lingkup Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Rektor juga menyampaikan bahwa UIN Malang memiliki komitmen untuk menjadi universitas yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, baik dari Aceh hingga Papua, dan dari berbagai agama. Saat ini, UIN Malang memiliki sekitar 16.129 mahasiswa, dengan sekitar 3000 mahasiswa penghafal Al-Quran.
Kegiatan Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter ini dilakukan oleh tim asesor yang terdiri dari beberapa ahli di bidangnya, yaitu Prof. Dr. dr. Santoso, MS., Sp. OK, dr. Irwan Aras, M.Epid., M.MedEd, Prof. Dr. dr. Ratna Dwi Restuti Sp.THTBKL, Subsp. Oto (K), MPH, Dr. dr. Selvi Navianti, M.Ked (ped), SpA(K), dan Prof. Dr. Apt. Ajeng Dianti, M.Si.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. dr. Santoso selaku perwakilan dari para Asesor menyampaikan bahwa mereka terbuka untuk melakukan asesmen lapangan agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.
Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di UIN Malang dan memastikan bahwa lulusan UIN Malang memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar internasional.
HUMAS UIN MALANG - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) telah melaksanakan proses pemeriksaan atas Laporan Keuangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun Anggaran 2024. Kegiatan ini berlangsung selama seminggu, tepatnya mulai tanggal 23 Februari hingga 1 Maret 2024.
Dalam proses pemeriksaan tersebut, beberapa aspek yang diperiksa meliputi laporan keuangan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan belanja. Sesuai dengan prosedur yang berlaku, Laporan Keuangan menjadi prioritas utama dalam pemeriksaan.
Pada hari pertama pemeriksaan, para pengampu keuangan, termasuk Koordinator Kelompok Kerja Keuangan dan tim, diminta untuk mempersiapkan tim keuangan. Mereka juga diminta untuk mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti laporan keuangan dan dokumen pendukung lainnya.
Kegiatan pemeriksaan berlangsung di Ruang Meeting Satuan Pengawasan Internal (SPI) dengan suasana yang semi formal. Sekretaris SPI, M. Fatkhur Rozi, dan Koordinator Kelompok Kerja Keuangan, Hanik Tasnida, SE., M.M., mengomandani kegiatan pemeriksaan BPK RI.
Seluruh pejabat keuangan dan pejabat teknis BLU bersinergi dalam upaya memberikan kelancaran dalam pemeriksaan. Mereka semua standby dan siap untuk dikonfirmasi jika diperlukan. Kepala Bagian Umum, Koordinator Bidang Perencanaan, para pengelola BMN, PPK, Staf PPK, Pejabat Pengadaan, Tim Pengadaan Barang dan Jasa, Pejabat Teknis di Sub Satker, dan kepala UPT semua terlibat dalam kegiatan ini.
Dengan kerjasama yang baik dan sinergi antara semua pihak, diharapkan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan 2024 dapat berjalan dengan baik. Selain itu, laporan keuangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang diharapkan dapat berkontribusi dalam pencapaian Opini Wajar bagi Kementerian Agama RI.