Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Harmoni Generasi Muda dan Muslimat NU: Khotmil Qur'an Jadi Wadah Ilmu dan Silaturahmi
Jumat, 3 Januari 2025 . in Berita . 426 views

 

8417_foto-bersama.jpg

HUMAS UIN MALANG, (25/12) - Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 142 Samudra Karsa di Desa Belung semakin semarak dengan sinergi antara mahasiswa dan ibu-ibu Muslimat NU. Kolaborasi ini diwujudkan dalam acara Khotmil Qur'an dan pengajian kitab bersama yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi ajang berbagi ilmu pengetahuan.  

Acara yang berlangsung di salah satu mushola rumah warga pada Jumat, 20 Desember 2024, ini dihadiri oleh seluruh mahasiswi KKM kelompok 142, ibu-ibu Muslimat NU, serta tokoh masyarakat setempat. Para mahasiswa tak hanya aktif berpartisipasi dalam Khotmil Qur'an, tetapi juga memberikan wawasan baru yang bermanfaat bagi masyarakat desa.  

Salah seorang anggota Muslimat NU menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa. "Kami merasa terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKM. Mereka membawa semangat baru dan memberikan manfaat yang luar biasa bagi kami," ungkapnya.  

8418_oke.jpg

Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para mahasiswa KKM untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain berbagi ilmu, mereka juga mendapatkan pengalaman yang memperkaya pemahaman sosial dan keagamaan.  

Acara Khotmil Qur'an diakhiri dengan rangkaian ibadah, meliputi sholat taubat, tasbih, dan dzuhur berjamaah. Dilanjutkan dengan pengajian kitab Lubabul Hadist secara sorogan yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, kegiatan ini ditutup dengan doa, nasihat keagamaan, dan ramah tamah.  

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKM kelompok 142 berhasil menjadikan program kerja mereka lebih bermakna. Kehadiran mereka membawa dampak positif bagi Desa Belung sekaligus menguatkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. 

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Mahasiswa UIN Malang dan Warga Belung Bersatu dalam Syahdunya Sholawat
Kamis, 2 Januari 2025 . in Berita . 514 views

 

8413_foto-bersama.jpg

HUMAS UIN MALANG, (31/12) – Kebersamaan yang penuh makna tergambar dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar Kelompok KKM 2 Parivartaka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Dukuh Buntaran, Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo. Dalam agenda tersebut, para mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat setempat melalui majelis sholawat Al-Mujtaba dan kegiatan ta'lim yang sarat nilai spiritualitas dan silaturahmi.  

Kehangatan terasa sejak awal kedatangan para mahasiswa. Sambutan hangat masyarakat Dukuh Buntaran membuat para anggota KKM 2 Parivartaka merasa bukan sebagai tamu, melainkan bagian dari keluarga besar desa tersebut. “Keramahan masyarakat di sini luar biasa. Kami merasa diterima dengan sepenuh hati, seperti pulang ke rumah sendiri,” ujar salah satu anggota KKM.  

8414_fuad.jpg

Pada malam kegiatan, suasana sederhana tetapi khidmat melingkupi majelis sholawat Al-Mujtaba. Lantunan sholawat yang syahdu menyatukan seluruh peserta, dari anak-anak hingga orang dewasa, dalam kebersamaan spiritual yang mendalam. “Saat itu, kami benar-benar merasa damai, seolah dunia berhenti sejenak,” kenang seorang peserta.  

Majelis sholawat dan ta'lim ini merupakan agenda rutin masyarakat setempat yang digelar setiap minggu. Selain menjadi momen mendekatkan diri kepada Allah, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga. “Ini bukti bagaimana spiritualitas dan kebersamaan dapat menyatu untuk menciptakan harmoni,” ujar Fuad Baswarudin, Ketua KKM 2 Parivartaka, dalam sambutannya. Fuad juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berharga untuk belajar dan berbaur dengan masyarakat Dukuh Buntaran.  

Usai kegiatan formal, suasana hangat terus berlanjut dalam obrolan santai antara mahasiswa dan masyarakat. Berbagai cerita tentang kehidupan sehari-hari, perjuangan, dan harapan mereka menjadi inspirasi berharga. “Kami belajar bahwa kebahagiaan sering kali datang dari hal-hal sederhana, dan keikhlasan adalah kunci menghadapi kehidupan,” tambahnya.  

Melalui kegiatan ini, KKM 2 Parivartaka berharap dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagi para mahasiswa yang terlibat. Majelis sholawat dan ta'lim di Dukuh Buntaran telah memberikan pelajaran mendalam tentang makna religiusitas, kebersamaan, dan ketulusan, yang akan terus mereka bawa sebagai bekal dalam kehidupan.  

Momen ini menutup tahun 2024 dengan indah, mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati sering kali ditemukan dalam hubungan yang tulus dengan sesama manusia dan dengan Sang Pencipta.

Reporter: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Festival Bantengan Meriahkan Awal Tahun di Wisata Bedengan Desa Kaliasri
Kamis, 2 Januari 2025 . in Berita . 875 views

 

8410_mberot.jpg

HUMAS UIN MALANG, (1/1) – Wisata Bedengan di Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, berubah menjadi pusat perhatian berkat Festival Budaya Mberot Bantengan yang digelar pada Rabu (1/1). Acara ini diinisiasi oleh KKM UIN Malang Kelompok 132 Abisatya bekerja sama dengan pengelola wisata Bedengan Desa Kaliasri sebagai rangkaian pembuka tahun baru.  

Festival yang penuh semangat ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya tradisional kepada masyarakat sekaligus meningkatkan popularitas wisata lokal. Bantengan, seni pertunjukan khas Malang Raya, menjadi sorotan utama. Masyarakat sekitar dan pengunjung dari berbagai daerah memadati lokasi untuk menyaksikan atraksi yang memukau.  

8411_foto-bersama.jpg

Ketua Kelompok 132, Aqomaddin Azzam, menyampaikan bahwa acara ini memiliki dua tujuan utama. “Kami ingin memperkenalkan budaya tradisional Bantengan kepada generasi muda sekaligus menghidupkan kembali pariwisata Bedengan Desa Kaliasri. Harapannya, festival ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mendukung perekonomian lokal melalui sektor pariwisata,” ujarnya.  

Salah satu pemain Bantengan yang enggan disebutkan namanya turut berbagi pandangan. “Acara ini sangat bagus. Pengunjung muda yang sebelumnya tidak tahu tentang wisata Bedengan sekarang jadi tahu. Kalau tidak ada acara seperti ini, mungkin Bedengan hanya dikenal oleh warga sekitar saja,” katanya.  

8412_oke.jpg

Selain pertunjukan Bantengan, festival ini juga menghadirkan pameran produk lokal dan permainan tradisional yang semakin memperkuat nilai budaya acara tersebut. Dukungan masyarakat lokal terlihat dari antusiasme mereka berpartisipasi dan menyambut hangat para pengunjung.  

Melalui acara ini, Bedengan Desa Kaliasri tidak hanya menjadi tempat wisata alam, tetapi juga ikon pelestarian budaya lokal yang mampu menyatukan masyarakat dalam merayakan kekayaan tradisi. Festival ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan memberikan dampak positif bagi komunitas lokal.  

Foto: Muhammad Rifqi

Reporter: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
KKM Philoxenia Peduli: Kolaborasi Mahasiswa dan Kader Posyandu Glagah Ombo Dorong Peningkatan Generasi Sehat
Kamis, 2 Januari 2025 . in Berita . 901 views
8406_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 40 Philoxenia dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Posyandu di Dusun Glagah Ombo, Kamis (2/1/2025). Acara ini dilaksanakan di gedung PAUD setempat dan dihadiri oleh puluhan ibu, balita, serta lansia yang dengan antusias mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan.

Sejak pagi, mahasiswa KKM bersama kader Posyandu terlihat sibuk mempersiapkan segala kebutuhan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Kegiatan Posyandu dimulai dengan penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, hingga pencatatan data gizi yang dilakukan dengan penuh ketelitian. Mahasiswa juga turut membantu dalam mendistribusikan vitamin A dan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh tenaga kesehatan setempat.

8407_kkm.jpg

Tidak hanya terlibat dalam tugas teknis, kelompok KKM Philoxenia juga memperkenalkan inovasi dalam bentuk sesi edukasi. Mereka mengadakan penyuluhan singkat tentang pentingnya pola makan sehat bagi anak-anak. Dengan menggunakan alat peraga yang menarik, mahasiswa menjelaskan konsep "Isi Piringku," yakni panduan gizi seimbang yang dirancang agar mudah dipahami oleh masyarakat. Antusiasme warga terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung. Para ibu tampak bersemangat untuk belajar lebih banyak tentang cara memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.

Salah satu anggota kelompok, Ella, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab mahasiswa dalam mendukung program kesehatan masyarakat. “Kami ingin tidak hanya hadir, tetapi juga berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Posyandu ini adalah fondasi penting untuk menciptakan generasi yang lebih sehat,” ujarnya.

8408_kkm.jpg

Kontribusi mahasiswa juga mendapat apresiasi tinggi dari kader Posyandu setempat. Ibu Khusnul, salah satu kader yang telah bertahun-tahun mengabdi, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kehadiran adik-adik mahasiswa KKM ini sangat membantu kegiatan Posyandu kami, terutama dalam mendata dan memberikan edukasi kepada warga. Semoga kegiatan ini bisa rutin dilakukan selama KKM,” katanya dengan penuh haru.

Acara Posyandu diakhiri dengan pembagian makanan tambahan (PMT) berupa bubur sehat yang telah disiapkan bersama oleh mahasiswa dan kader Posyandu. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mendorong peningkatan generasi sehat di Dusun Glagah Ombo.

8409_kkm.jpg

Kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi yang diusung oleh Kelompok KKM Philoxenia. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan Posyandu, mahasiswa berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya selama masa KKM berlangsung tetapi juga untuk masa depan Dusun Glagah Ombo.

Dengan semangat peduli dan bekerja sama, kelompok KKM Philoxenia menunjukkan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk aktif berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. (sf)

Kontributor: Sirly Nafisa & Muhammad Kifah Abdan Syakuro

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »
Kenalkan Permainan Tradisional: Kolaborasi Konten Kreatif KKM 86 UIN Malang dan Forum Laskar Anak
Kamis, 2 Januari 2025 . in Berita . 318 views
8424_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Kelompok KKM 86 UIN Malang, bekerja sama dengan Forum Laskar Anak Desa Wonorejo, telah melaksanakan acara DONAT (Dolanan Anak Tradisional) pada 2 Januari 2025, di wisata Ledok Ombo, Poncokusumo. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional, terutama gobak sodor kepada anak-anak dengan menyampaikan pesan pencegahan pernikahan anak dan penguatan hak-hak anak.

8425_kkm.jpg

Acara ini mengusung konsep yang berbeda dari gobak sodor pada umumnya. Selain bermain, anak-anak yang berhasil lolos dalam permainan diwajibkan mengucapkan sandi yang mengandung kalimat-kalimat sugesti positif. Sandi yang dipilih berisi pesan-pesan penting terkait pencegahan pernikahan anak dan pemenuhan hak-hak anak, yang sejalan dengan visi misi Forum Laskar Anak. Melalui pendekatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga menyerap nilai-nilai positif yang mendukung perkembangan mereka.

Setelah sesi permainan, kelompok ini melanjutkan dengan pembuatan onten kreatif berupa film pendek yang mengangkat tema permainan gobak sodor Anak Pintar. Film pendek ini bertujuan untuk mengenalkan permainan tradisional kepada audiens yang lebih luas dan menyisipkan pesan moral yang relevan bagi anak-anak. Dengan pendekatan yang kreatif melalui konten video, diharapkan pesan-pesan positif mengenai hak anak dan pencegahan pernikahan dini dapat tersampaikan dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. "Dengan acara seperti ini, kami ingin agar anak-anak tidak hanya asik bermain, tetapi juga bisa belajar nilai-nilai positif yang akan membantu mereka tumbuh menjadi individu yang cerdas dan peduli terhadap hak-haknya," ujar Naufal Miqdad, Ketua Kelompok KKM 86 UIN Malang Desa Wonorejo.

 

Kontributor: KKM 86 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Mahasiswa UIN Malang Mengabdi di Negeri Gajah Putih
Kamis, 2 Januari 2025 . in Berita . 636 views
8404_kkm-in.jpeg


HUMAS UIN MALANG-Sebanyak 11 mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang) secara resmi dilepas untuk mengikuti program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional di Thailand. Program ini terlaksana melalui kerja sama antara UIN Malang dan Al Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Development, Songkhla, Thailand, dalam bentuk pengabdian masyarakat bertajuk “International Community Engagement Program”. Kegiatan ini berlangsung dari 2 Januari hingga 3 Februari 2025. Pelepasan KKM Internasional ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Biro AAKK Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, Sekretaris LP2M Dr. Abtokhi, dan juga perwakilan orang tua mahasiswa KKM Internasional.

Dr. H. Saiful Mustofa, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UIN Malang, mengungkapkan bahwa ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan KKM Internasional di Thailand dengan lembaga mitra yang sama. “Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa memperoleh pengalaman akademik di luar negeri melalui pengabdian masyarakat. Diharapkan, mereka memiliki wawasan global yang kuat,” ujarnya. Program ini juga selaras dengan visi UIN Malang untuk menjadi kampus Islam yang unggul dan bereputasi internasional.
Mengusung tema “Spiritual, Kemanusiaan, dan Pendidikan untuk Membangun Peradaban di Dunia Internasional”, kegiatan pengabdian ini berpusat di dua lokasi, yaitu Pattanawittaya School di Kota Yhala dan Muslimeen Suksa School di Kota Hat Yai. Upacara pelepasan program KKM Internasional ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN Malang di Gedung Rektorat lantai satu pada Kamis (2/1/2025).

8405_ter.jpeg


Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, memberikan pesan mendalam kepada para peserta. “Jaga diri dengan baik, junjung tinggi nama baik almamater, dan tunjukkan toleransi yang tinggi selama berada di negara lain. Indonesia dikenal sebagai negara yang menghargai perbedaan, anti kekerasan, dan penuh toleransi. Jadikan hal ini sebagai modal untuk mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa dan universitas kita,” tutur Prof. Umi.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjaga komunikasi yang baik, baik dengan sesama peserta maupun pihak penyelenggara di Thailand. “Jika menghadapi kendala, segera komunikasikan dengan ketua pengabdian. Jaga kesehatan, dan manfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya pengalaman akademik sesuai visi internasionalisasi kampus,” tambahnya. Prof. Umi berharap program ini dapat menjadi jembatan menuju kesuksesan para peserta di masa depan.
Daftar Mahasiswa Peserta Program Sebelas mahasiswa yang mengikuti program ini berasal dari berbagai program studi yaitu Prodi Sastra Arab: Muhammad Ibrahim Al Fadhil, Sayyidah Najwa, dan Muhamad Ihsan Rahman. Prodi Psikologi: Ranto Jagad Kelana Hasibuan dan Farah Nur Aulia. Prodi Sastra Inggris: Anwar Hidayat dan Putri Maia Salsabila. Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT): Naufal Azmi Izzuddin dan Zalvaul Mufidah. Prodi Akuntansi: Nabiilah Indah Nur Rahimah. Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI): Dawam Masrur.
Program ini menjadi salah satu langkah konkret UIN Malang dalam mewujudkan visi internasionalisasinya, sekaligus memperluas cakrawala akademik dan kemanusiaan mahasiswa. Dengan semangat pengabdian, para mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dunia, sekaligus membangun peradaban berbasis nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin.

Lebih Lanjut »
Rajut Kebersamaan dan Tingkatkan Spiritual, KKM Sahityabavana UIN Malang Adakan Tahlilan Rutin
Rabu, 1 Januari 2025 . in Berita . 253 views
8403_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Kelompok KKM Sahityabavana mengadakan kegiatan tahlil rutin yang berjalan setiap minggu di Desa Sukodadi, Wagir, Kabupate Malang. Setiap minggu sore, warga Desa Sukodadi berkumpul di salah satu rumah warga yang secara bergilir menjadi tuan rumah. Kemarin Minggu (29/12/2024), kegiatan tahlilan ini dimulai dengan pembacaan asmaul husna, pembacaan tahlil  dan dzikir, dilanjutkan dengan pembacaan doa.

Mayoritas dari kalangan ibu-ibu dan nenek-nenek. Menurut Bu Nur, selaku ketua muslimat, tahlilan ini telah menjadi tradisi turun-temurun yang tak pernah terputus. "Kegiatan ini bukan hanya untuk berdoa bagi keluarga yang telah meninggal, tetapi juga menjadi momen berbagi cerita, saling mendukung, dan menjaga kekompakan masyarakat desa," ujar Bu Nur. 

Bu Nur juga menambahkan, selain sebagai kegiatan sosial, tahlilan juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tahlilan dapat menekankan pentingnya menjaga tradisi ini di tengah era globalisasi. Dengan tahlilan, kita tidak hanya mendoakan para leluhur, tetapi juga mempertebal iman dan takwa kepada Allah SWT.

Masih menurutnya, tahlilan juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Setelah doa bersama, biasanya acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan menikmati suguhan sederhana yang disiapkan tuan rumah. Momen ini sering dimanfaatkan oleh warga untuk berbagi informasi, arisan, atau sekadar bercanda tawa yang menguatkan ikatan persaudaraan.

Kegiatan rutin tahlilan di Desa Sukodadi adalah bukti bahwa tradisi lokal memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial dan spiritual masyarakat. Dengan menjaga tradisi ini, masyarakat Desa Sukodadi tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga memperkuat jalinan kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.

Di era modern seperti sekarang, tradisi seperti tahlilan tidak hanya relevan, tetapi juga menjadi oase yang menenangkan di tengah derasnya arus individualisme. Semangat kebersamaan dan nilai spiritual yang ditanamkan melalui tahlilan menjadi teladan bahwa harmoni dan solidaritas adalah kunci dari kehidupan yang bermakna. (sf)

Kontributor: Hanifa Raihan Noor Dini

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

 

Lebih Lanjut »
Pembukaan KKM UIN MALANG SAHITYABHAVANA Di Desa Sukodadi, Wagir: Awal Pengabdian Untuk Masyarakat
Rabu, 1 Januari 2025 . in Berita . 449 views
8402_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), Jumat (20/12/2024). Program ini berlangsung selama 40 hari di Desa Sukodadi, Wagir, Kabupaten Malang, kegiatan KKM ini melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh kepala desa Bapak Susilo Wahyudi beserta jajarannya, Pembina/dpl, dan peserta dari setiap kelompok KKM. Acara pembukaan ini dilakukan di balai desa yang terletak di Desa Genderan, Sukodadi, Kec. Wagir, Kabupaten Malang.  Acara ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi simbol awal dimulainya pengabdian mahasiswa dalam program KKM.

Acara ini dimulai dengan pembukaan oleh master of ceremony, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sambutan dari kepala desa, kemudian sambutan dari kordes, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol, dan diakhiri dengan doa. Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan.

Foto bersama ini tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi berharga, tetapi juga menjadi lambang kebersamaan antara mahasiswa, pihak desa, dan masyarakat Sukodadi dalam mewujudkan program-program yang direncanakan. Momen ini meninggalkan kesan mendalam, menggarisbawahi pentingnya sinergi untuk mencapai tujuan bersama.

Melalui program KKM Sahityabhavana ini, UIN Malang berharap dapat memberikan inspirasi dan perubahan positif di Desa Sukodadi. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan mampu menciptakan solusi yang berkelanjutan.

Pembukaan KKM ini menjadi langkah awal menuju pengabdian yang bermakna, di mana semangat gotong royong dan inovasi menjadi kunci utama keberhasilannya. (sf)

Kontributor: Hanifa Raihan Noor Dini

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

 

Lebih Lanjut »
Semarak Tahun Baru di Tengah KKM, Philoxenia Membersamai Perayaan Tahun Baru Warga Glagah Ombo
Rabu, 1 Januari 2025 . in Berita . 778 views
8398_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG – Malam pergantian tahun di Dusun Glagah Ombo, Kecamatan Wagir, berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, dini hari tadi Rabu (1/1/2025). Acara ini menjadi momen istimewa dengan kolaborasi antara mahasiswa KKM Kelompok 40 Philoxenia Universitas Islam Negeri (UIN) Malang dan masyarakat desa setempat. Dengan mengusung tema “Harmoni Kebersamaan untuk Desa yang Lebih Baik,” kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan tahun baru, tetapi juga simbol solidaritas dan harapan bersama.

Acara dimulai pukul 20.00 WIB dengan suasana yang sudah terasa semarak. Kegiatan diawali dengan bakar-bakar makanan ringan, seperti jagung, sosis, dan berbagai kudapan yang disiapkan bersama oleh masyarakat dan mahasiswa KKM. Sementara itu, di sisi lain lokasi, beberapa warga menikmati sesi karaoke yang menciptakan suasana hangat dan ceria. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak bergembira, saling berbagi canda dan tawa di tengah indahnya malam tahun baru.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni spontan. Mahasiswa KKM, yang selama masa pengabdian telah akrab dengan warga, menampilkan lagu-lagu populer yang dinyanyikan bersama-sama dengan masyarakat. Momen ini semakin mempererat hubungan di antara mereka, menciptakan suasana akrab layaknya keluarga besar.

Puncak acara adalah doa bersama, yang dipimpin langsung oleh ketua kelompok KKM, Faruq. Doa ini menjadi momen refleksi mendalam, di mana masyarakat dan mahasiswa mengucap syukur atas segala berkah di tahun 2024 dan memohon keberkahan di tahun 2025. Dalam suasana hening penuh khidmat, harapan-harapan besar dipanjatkan untuk masa depan yang lebih baik bagi Dusun Glagah Ombo.

8399_kkm.jpg

Tidak berhenti di situ, setelah doa bersama, langit desa diterangi oleh pesta kembang api sederhana. Dentuman dan kilauan warna-warni di langit malam disambut dengan sorak sorai dan tepuk tangan yang menggema di seluruh dusun. Senyum lebar tampak di wajah anak-anak, sementara orang tua menikmati keindahan malam bersama keluarga.

Ketua Kelompok KKM 40 Philoxenia, Faruq, menyampaikan rasa syukur sekaligus haru atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat selama kegiatan berlangsung. “Kami sangat senang bisa berbagi momen ini dengan masyarakat Dusun Glagah Ombo. Kehangatan dan kebersamaan yang kami rasakan sangat luar biasa. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga,” ujar Faruq penuh semangat.

Salah satu warga, Bu Supik, juga memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKM. “Saya sangat bersyukur ada kegiatan seperti ini. Kami merasa diperhatikan, dan momen seperti ini jarang terjadi. Selain merayakan tahun baru, kami juga merasa lebih dekat dengan adik-adik mahasiswa,” ungkapnya sambil tersenyum.

Perayaan malam pergantian tahun ini menjadi bukti bahwa harmoni antara masyarakat dan mahasiswa dapat tercipta melalui kegiatan sederhana namun penuh makna. Mahasiswa KKM Philoxenia UIN Malang tidak hanya menyemarakkan tahun baru, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata dalam berkontribusi pada kehidupan masyarakat Dusun Glagah Ombo.

Dengan semangat kebersamaan yang membara, masyarakat dan mahasiswa menutup malam dengan doa dan harapan baru untuk menghadapi tahun 2025. Malam itu tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga pijakan awal untuk kolaborasi yang lebih baik di masa mendatang. (sf)

Kontributor: Sirly Nafisa & Muhammad Kifah Abdan Syakuro

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up