Daftar Penulis: Abadi Wijaya


KKM UIN Malang: Kelompok Philoxenia Wujudkan Anak Sehat Lewat Pola Asuh Cerdas di Desa Sumbersuko
Senin, 6 Januari 2025 . in Berita . 804 views
8433_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Dalam upaya menciptakan generasi sehat dan cerdas, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) “Philoxenia” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “Mewujudkan Anak Sehat Melalui Pola Asuh Cerdas”, di Balai Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada Minggu (5/1/025).

Kegiatan ini sengaja dirancang untuk menginspirasi masyarakat lewat edukasi parenting dan gizi anak sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Melalui pola asuh yang tepat dan gizi seimbang, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya peran keluarga dalam mencetak generasi berkualitas.

8435_kkm.jpg

Acara ini dihadiri oleh puluhan warga, mayoritas adalah orang tua muda dan kader posyandu yang memiliki peran penting dalam komunitas. Suasana Balai Desa Sumbersuko tampak ramai dengan antusiasme peserta yang hadir, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk belajar lebih banyak tentang pengasuhan anak.

Dalam sesi pertama, tim KKM Philoxenia memaparkan materi mengenai pencegahan stunting, sebuah isu yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kurangnya asupan gizi kronis, dapat berdampak negatif pada perkembangan fisik dan kecerdasan anak. “Kami ingin para orang tua memahami bahwa pemberian makanan bergizi saja tidak cukup. Penting juga untuk menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung,” ujar Najwa Arifah, salah satu anggota KKM Philoxenia.

Untuk memperkaya wawasan peserta, acara ini menghadirkan narasumber ahli di bidang kesehatan anak dan parenting, yakni Dr. Hj. Rofiqah, M.Pd., C.HT, yang dikenal sebagai pakar parenting dan konselor keluarga. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa pola asuh yang cerdas mencakup pemberian kasih sayang, komunikasi yang baik, serta penguatan karakter sejak dini.

8436_kkm.jpg

“Perkembangan anak tidak hanya bergantung pada faktor biologis, tetapi juga pola pengasuhan yang diberikan orang tua. Penting bagi kita untuk menciptakan lingkungan yang penuh cinta agar anak merasa aman dan mampu berkembang secara optimal,” jelas Dr. Rofiqah.

Selain itu, Sigita Ardelia Fista, S.Tr Gz, seorang ahli gizi, menambahkan bahwa masalah stunting bisa dicegah jika orang tua konsisten menyediakan makanan yang mengandung gizi seimbang. “Gizi yang baik adalah investasi jangka panjang. Anak yang mendapatkan nutrisi cukup sejak dini akan memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh sehat dan cerdas,” ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya berupa sesi pemaparan materi, tetapi juga melibatkan peserta dalam diskusi interaktif. Para orang tua berkesempatan mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber mengenai berbagai tantangan pengasuhan yang mereka hadapi. Salah satu peserta, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim KKM Philoxenia. “Kami jadi lebih paham tentang pentingnya mendukung anak bukan hanya lewat makanan bergizi, tetapi juga perhatian dan pola asuh yang baik,” ujarnya.

Sebagai penutup, tim KKM Philoxenia membagikan brosur edukasi yang berisi informasi praktis mengenai pola asuh cerdas dan tips pencegahan stunting. Brosur ini diharapkan menjadi panduan bagi masyarakat untuk menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari.

8437_kkm.jpg

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan di Desa Sumbersuko. Kami percaya bahwa perubahan kecil yang dilakukan hari ini akan membawa manfaat besar bagi generasi mendatang,” tutur Kifah Abdan, salah satu anggota KKM, penuh harap.

Dengan keberhasilan kegiatan ini, KKM Philoxenia berharap dapat terus melaksanakan program-program edukasi serupa, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapat manfaat. Langkah kecil ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya besar menciptakan Indonesia yang lebih sehat dan cerdas. (sn-kf)

Kontributor: Sirly Nafisa & Muhammad Kifah Abdan Syakuro

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »
Tahun Ajaran Baru, KKM 86 UIN Malang Semai Harapan Baru di MI Al-Amin
Senin, 6 Januari 2025 . in Berita . 500 views
8465_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Hari pertama tahun ajaran baru 2025, KKM 86 UIN Malang mengunjungi MI Al-Amin Desa Wonorejo. Kunjungan pada tanggal 6 Januari 2025 ini diawali dengan kegiatan istighosah bersama yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin.

Kehadiran anggota KKM disambut hangat oleh seluruh siswa, kepala sekolah, guru, dan staff sekolah MI Al-Amin. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan para mahasiswa KKM untuk membantu dalam berbagai kegiatan di sekolah tersebut.

8466_kkm.jpg

Rencananya, mulai tanggal 7 Januari 2025, anggota KKM akan membantu proses pengajaran di kelas. Selain itu, mereka juga akan turut berpartisipasi dalam persiapan PORSENI (Pekan Olahraga dan Seni) tingkat kecamatan, dengan berfokus pada berbagai cabang seperti olahraga, pidato dalam berbagai bahasa, seni lukis, kaligrafi, tilawah, dan masih banyak lagi.

Ketua KKM 86, Naufal Miqdad, menyatakan kegembiraannya atas amanah yang diberikan dan tidak sabar untuk merasakan pengalaman baru dalam mengajar anak-anak MI. Ia berharap kegiatan KKM ini dapat berjalan dengan lancar dan memberi manfaat besar bagi kedua belah pihak.

Kepala Sekolah MI Al-Amin juga mengungkapkan rasa terima kasihnya secara langsung atas kesediaan anggota KKM 86 UIN Malang untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sekolah. Saat ditemui di ruang kepala sekolah, beliau juga menyampaikan harapannya, semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan mendukung kemajuan sekolah. Sebagai bentuk apresiasi, guru-guru dan staff sekolah menyediakan ruang khusus untuk anggota KKM selama mereka mengabdi di MI Al-Amin.

Kegiatan di sekolah ditutup dengan silaturahim yang penuh keakraban antara anggota KKM dan seluruh guru serta staff MI Al-Amin di ruang guru. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kegiatan KKM ini dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan pendidikan di MI Al-Amin, khususnya bagi mahasiswa KKM 86 UIN Malang.

Kontributor: KKM 86 UIN Malang
Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Dorong Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Bupati Malang Tinjau UMKM Desa Sumberngepoh
Senin, 6 Januari 2025 . in Berita . 181 views
8486_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Bupati Malang, Dr. H. Muhammad Sanusi, S.H., M., melakukan kunjungan kerja ke Desa Sumberngepoh, Kecamatan Lawang, untuk meninjau perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut (6/1). Tujuan kunjungan ini adalah memberikan dukungan langsung kepada para pelaku UMKM serta melihat potensi dan tantangan yang dihadapi oleh sektor ekonomi lokal.

Dalam kunjungannya, Bupati Malang didampingi oleh sejumlah Kepala Dinas (Kadis) dan jajarannya. Kegiatan dimulai dengan pemaparan dari Ibu Kepala Desa tentang perkembangan sektor UMKM di Desa Sumberngepoh, mencakup produk kerajinan shuttlecock, kue basah, rempeyek, dan jamu tradisional. Bupati Malang juga berdialog langsung dengan pelaku UMKM untuk memahami pengalaman dan tantangan mereka.

8487_kkm.jpg

Kunjungan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, aparat desa, dan mahasiswa KKM. Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen Pemkab Malang terhadap UMKM juga terlihat dari kegiatan lainnya, seperti Dekranasda Fest untuk mempromosikan batik khas Malang "GARUDEYA" . Pemkab Malang juga mengadakan Focus Group Discussion untuk evaluasi pengembangan ekonomi lokal dan UMKM .

Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan sektor UMKM di Desa Sumberngepoh dan desa-desa lainnya dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Kontributor: KKM Akashamitra UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Mahasiswa KKM UIN Malang Gencarkan Aksi Cegah Stunting
Minggu, 5 Januari 2025 . in Berita . 544 views

 

8430_oke.jpeg

HUMAS UIN MALANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang dari kelompok 142 dan 72 berhasil mengadakan sosialisasi pencegahan stunting serta demonstrasi memasak makanan bergizi di Balai Desa Belung. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, (4/1), ini menggandeng ibu-ibu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) serta warga sekitar.  

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan bergizi guna mencegah stunting, sebuah masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di banyak daerah Indonesia. Stunting, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, mengakibatkan gangguan tumbuh kembang anak yang berdampak pada kualitas hidup jangka panjang.  

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKM, yakni Pandumukti Purdyastomo (kelompok 142) dan Dwi Martha Heriyadi (kelompok 72), memaparkan materi tentang pengertian stunting, tanda-tanda stunting, langkah-langkah pencegahan, serta manfaat sayur kubis sebagai bahan pangan lokal yang kaya gizi. Kubis dipilih karena merupakan salah satu komoditas utama yang banyak ditanam oleh petani Desa Belung.  

Sesi ini dilanjutkan dengan demonstrasi memasak siomay kubis isi tahu, makanan yang dirancang khusus karena mengandung nutrisi lengkap seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan mudah didapatkan di Desa Belung.  

8431_oyi.jpeg

"Siomay kubis isi tahu ini sangat praktis, sehat, dan cocok untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Apalagi, kubis adalah hasil panen utama di desa ini," ujar Nabila, anggota kelompok KKM 142.  

Kegiatan memasak bersama berlangsung meriah. Para peserta tampak antusias mengikuti langkah-langkah pembuatan siomay, mulai dari menyiapkan bahan hingga proses memasak. Setelah selesai, makanan tersebut langsung dinikmati bersama, menciptakan suasana keakraban di antara peserta.  

Ketua KPM PKH Desa Belung, Ibu Eni Ismiati, S.E., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKM yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Belung, Bapak Sudarman, yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung kesejahteraan warga.  

Mahasiswa KKM berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat Desa Belung akan pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting. Mereka juga mengajak semua pihak, termasuk pemerintah desa dan warga, untuk bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.  

Kontributor: Abdinda Firdausi Nuzula

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Mengangkat Pekerja Kreatif Lokal Selobekiti: Harapan Baru dari Adhikari Dwidasa
Minggu, 5 Januari 2025 . in Berita . 347 views
8467_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Dusun Selobekiti, terkenal dengan kerajinan anyaman bambunya, kini menjadi sorotan berkat upaya Adhikari Dwidasa. Peserta KKM UIN Malang ini berkomitmen mengangkat nama para pekerja kreatif lokal dan memproosikan produk unik berbasis kearifan lokal yang khas.

8468_kkm.jpg

KKM Adhikara Dwidasa mengunjungi dua pengrajin lokal terkenal,Bu Malika dan Pak Win (4-5/1). Mereka berbagi ilmu, tips, dan pengalaman dalam mengembangkan usaha kerajinan bambu. Bu Malika memproduksi berbagai macam kerajinan tangan berbahan bambu, seperti tempeh, tedok, piring, topi, dan kipas. Semua proses pengerjaan dilakukan secara manual dengan metode tradisional. Produk yang dihargai antara tiga ribu rupiah hingga dua puluh lima ribu rupiah ini dapat mencapai omset hingga empat juta rupiah per bulannya. Produk Bu Malika dipromosikan dari mulut ke mulut (offline). “Kami memasarkan produk secara langsung ke berbagai daerah, seperti ke pesarean Gunung Kawi, Malang, Cirebon, hingga Kalimantan,” ujarnya.

Pembuatan kerajinan bambu ini dilakukan dalam berbagai tahap, seperti memotong bambu, membelah, menghaluskan, mengeringkan, penganyaman, dan yang terakhir finishing. Untuk pembuatan 1 kerajinan tangan, hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari, tergantung jenis kerajinan tangan yang diproduksi. Sementara itu, untuk proses pengeringan sendiri membutuhkan waktu selama satu hari saat cuaca cerah, namun jika hujan, pengeringan dapat dilakukan dengan proses pememanggangan.

8469_kkm.jpg

Sementara Pak Win, salah satu pengrajin yang cukup terkenal di dusun Selobekiti yang memulai usahanya pada tahun 2021 dengan memfokuskan usaha kerajinan tangan pada pembuatan besek. Beliau memanfaatkan platform digital, yaitu Shopee dengan nama akunnya @abidzar083 yang telah dirintisnya selama kurang lebih tiga tahun. Beliau mengembangkan sistem penjualan berbasis pre-order karena kerajinan besek cukup rentan jika didiamkan dalam waktu yang lama. “Minimal pembelian empat produk dan maksimal dua puluh produk per pesanan. Penjualan kami juga meningkat terutama dalam dua tahun terakhir,” jelas Pak Win.

Proses pembuatan kerajinan besek pak Win juga memiliki langkah yang hampir sama dengan kerjinan bu Malika. Hanya saja, sebelum tahap finishing, terdapat tahap pewarnaan pada produk anyaman. Proses pewarnaan ini dilakukan dengan mencelupkan produk secara menyeluruh di panci berisi air panas yang telah dicampur dengan pewarna wantex. Jenis pewarnaan ini aman digunakan untuk makanan asalkan warna sudah benar-benar kering. Proses pengeringan pada pewarnaan itu sendirimembutuhkan waktu hanya sekitar 1-2 jam di musim panas, tetapi saat musim hujan memakan waktu hingga dua hari.

Selama usaha ini berjalan, Pak Win telah melayani beberapa klien besar, seperti MS. Glow dan Djoragan 99, bahkan produknya dikirim hingga ke Luar Kota seperti Jakarta, Lumajang, dan Nganjuk. Beliau juga telah melayani beberapa konsumen luar negeri dari Selangor, Malaysia. Dengan harga besek yang dipatok mulai lima ribu rupiah hingga lima belas ribu rupiah, beliau pernah mencapai omset sebesar Rp9 juta per tahun, dengan sistem pembagian keuntungan berdasarkan tahap produksi: 40% untuk produk yang masih perlu pembersihan serabut dan 25% untuk produk yang sudah bersih.

Upaya Adhikari Dwidasa untuk mempromosikan kerajinan lokal Selobekiti dapat membuka peluang ekonomi bagi para pengrajin. Dengan kombinasi pemasaran tradisional dan digital, produk mereka mampu bersaing di pasar yang lebih luas. “Kami ingin produk Selobekiti dikenal lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan semangat inovasi, kami yakin dusun ini dapat menjadi pusat kerajinan yang mendunia,” ujar ketua Adhikari Dwidasa, Rizqi Diana Putra.

Kontributor: KKM Adhikari Dwidasa
Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 135 Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Desa Plandi
Minggu, 5 Januari 2025 . in Berita . 490 views
8432_faskes.jpg


HUMAS UIN MALANG-Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, menjadi saksi antusiasme masyarakat dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan yang digelar oleh Mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 135 (Mangaladhikara) pada tanggal 5 Januari 2025. Bertempat di Balai Desa Plandi, acara ini berlangsung meriah berkat kolaborasi dengan Posyandu Desa Plandi, yang rutin mengadakan pemeriksaan kesehatan setiap bulannya.
Kegiatan ini terbuka untuk seluruh warga, mencakup berbagai usia mulai dari balita hingga lansia tanpa memandang jenis kelamin. Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran sekitar 50 warga Dusun Plandi yang memanfaatkan layanan pemeriksaan ini. Untuk menciptakan suasana yang nyaman, terutama bagi balita, Posyandu menyediakan berbagai mainan edukatif. Strategi ini berhasil mengurangi kecemasan dan tantrum balita, sehingga para orang tua merasa lebih tenang selama pemeriksaan.
Berbagai jenis pemeriksaan dilakukan dalam kegiatan ini, meliputi pengecekan tekanan darah, pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lain-lain. Mahasiswa KKM memainkan peran penting dalam mendukung bidan dan tenaga kesehatan. Mereka terlibat aktif dalam mengukur tekanan darah, berat badan, tinggi badan, mencatat hasil pemeriksaan, hingga mendampingi balita yang bermain untuk memastikan suasana tetap kondusif.
“Kami sangat senang bisa membantu warga Desa Plandi melalui kegiatan ini. Pengalaman ini juga memberikan kami wawasan berharga tentang pentingnya kesehatan masyarakat dan kerja sama dengan tenaga kesehatan,” ujar salah satu mahasiswa peserta KKM.
Berkat sinergi yang baik antara mahasiswa KKM, tenaga kesehatan, dan masyarakat sekitar, kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar. Tidak hanya membantu meningkatkan kesadaran kesehatan warga, kegiatan ini juga memberikan pengalaman luar biasa bagi para mahasiswa.
“Kami berharap kegiatan rutin seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk menjaga kesehatan warga Desa Plandi dan mempererat hubungan antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat,” tambah kepala desa Plandi dalam sambutannya.
Melalui program seperti ini, Mahasiswa KKM UIN Malang berhasil menunjukkan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaksanaan program-program serupa di masa mendatang.

Kontributor: Abdul Mohed

Lebih Lanjut »
Plakat Nama dari KKM 142: Bukti Cinta untuk TPQ Roudlotul Uqul
Minggu, 5 Januari 2025 . in Berita . 325 views

 

8428_1.jpg

HUMAS UIN MALANG, (1/1) – Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 142 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memberikan plakat nama kepada Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Roudlotul Uqul. Pemberian plakat ini menjadi simbol apresiasi atas peran penting TPQ dalam mendidik generasi muda sekaligus wujud nyata dukungan terhadap pendidikan keagamaan.  

Sekretaris KKM 142, Abdinda, menjelaskan bahwa pemberian plakat ini bertujuan untuk meningkatkan semangat para pengajar dan siswa di TPQ. "Kami berharap plakat ini dapat memperkuat identitas TPQ Roudlotul Uqul, sehingga semakin dikenal luas oleh masyarakat dan menarik lebih banyak anak-anak untuk belajar di sini," ujarnya.  

8429_foto-bersama.jpg

Tidak hanya berhenti pada pemberian plakat, mahasiswa KKM 142 juga melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian lainnya. Di antaranya adalah mengajar mengaji, mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) video edukasi moderasi beragama, serta sesi diskusi interaktif yang melibatkan anak-anak TPQ. Beragam aktivitas ini mendapat respons positif dari masyarakat, terutama para orang tua siswa yang mengapresiasi upaya mahasiswa KKM dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka.  

Ustadz Romli, pemilik sekaligus guru di TPQ Roudlotul Uqul, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan kontribusi mahasiswa KKM. "Kami sangat berterima kasih atas kenang-kenangan berupa plakat ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak didik kami dan menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar," tuturnya.  

Pemberian plakat nama ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antara mahasiswa KKM dan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kehadiran mahasiswa KKM membawa dampak positif. Plakat tersebut menjadi simbol dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan di TPQ Roudlotul Uqul dan pengingat akan pentingnya nilai-nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat.  

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
KKM Kelompok 142 Gelar Nobar Edukasi di TPQ Roudlotul Uqul
Minggu, 5 Januari 2025 . in Berita . 343 views
8426_1.jpg

HUMAS UIN MALANG – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 142 - Samudra Karsa dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) edukasi bersama anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Roudlotul Uqul pada Selasa, (31/12). Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta yang terdiri dari anak-anak TPQ dan para guru pendamping.

Mengusung tema "Membangun Generasi Qur'ani yang Toleran", acara ini bertujuan menanamkan toleransi, saling menghormati, dan kerukunan sejak usia dini. Video edukasi yang ditayangkan adalah kompilasi cerita inspiratif "Nussa & Rara", yang menyampaikan pesan moral tentang pentingnya hidup rukun dalam keberagaman dengan cara yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.

8427_oke.jpg

"Melalui acara ini, kami ingin mengajarkan nilai-nilai moderasi beragama kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membangun pemahaman tentang toleransi, tolong menolong, dan pentingnya hidup harmonis," ujar Abdinda, salah satu anggota KKM Kelompok 142.

Selain nobar, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Anak-anak diajak berbagi pengalaman dan pandangan mereka tentang pesan dalam video. Suasana penuh semangat terlihat saat mereka aktif menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa KKM. Untuk menambah motivasi, hadiah menarik diberikan kepada anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik.

Ustadz Romli, pengelola sekaligus guru di TPQ Roudlotul Uqul, mengapresiasi kegiatan ini. "Terima kasih kepada mahasiswa KKM yang telah membantu kami di sini. Semoga acara ini menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan bermimpi tinggi seperti para mahasiswa yang datang hari ini," tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif, seperti meningkatkan pemahaman moderasi beragama, menumbuhkan sikap toleransi, dan mencegah radikalisme sejak dini. Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini mencerminkan komitmen mahasiswa UIN Malang dalam membangun generasi yang toleran dan berakhlak mulia. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti Ke-79: Semangat Rukun Menuju Indonesia Emas
Jumat, 3 Januari 2025 . in Berita . 616 views
8419_rektor.jpg


HUMAS UIN MALANG– Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) ke-79, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) menggelar upacara bendera di lapangan utama kampus. Acara ini dihadiri oleh seluruh pegawai ASN dan Non-ASN Kemenag, dipimpin langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA. Jumat, 3 Januari 2025.

8420_sa.jpg


Dalam pidatonya, Prof. Zainuddin membacakan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, yang mengusung tema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas”. Tema ini mencerminkan semangat menciptakan kehidupan harmonis sebagai bagian dari Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran. “Indonesia emas dapat terwujud jika umat hidup rukun dan harmonis. Sebaliknya, hal itu sulit tercapai tanpa persatuan,” ujar Prof. Zainuddin.

8421_sasd.jpg


Rektor menegaskan bahwa Kemenag terus berupaya memperkokoh ideologi Pancasila, memperkuat demokrasi, hak asasi manusia, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama. Upaya ini bertujuan mewujudkan masyarakat adil, makmur, dan selaras dengan alam serta budaya.
Dalam pidatonya, , Prof. Zainuddin juga menekankan pentingnya kontribusi agama dalam kampanye penyelamatan lingkungan. Forum Conference of the Parties (COP) 28 dan 29 yang mengangkat isu perubahan iklim melibatkan tokoh lintas agama melalui Paviliun Iman. Selain itu, Deklarasi Istiqlal oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Masjid Istiqlal pada 2024 menjadi penegasan akan pentingnya persatuan dan toleransi.

8422_dadaf.jpg


Prof. Zainuddin dalam amanatnya juga mengingatkan pentingnya penguatan pendidikan keagamaan. Pendidikan yang menghasilkan generasi berkarakter unggul, cerdas, dan peduli sosial menjadi modal bangsa menghadapi era global. Pemberdayaan ekonomi umat juga menjadi prioritas, sejalan dengan reformasi birokrasi dan pencegahan korupsi di lingkungan Kemenag.
Di akhir sambutannya, Prof. Zainuddin menyampaikan apresiasi atas berbagai prestasi gemilang yang diraih UIN Maliki Malang sepanjang 2024, di antaranya Rekor MURI: Perguruan Tinggi dengan Penuangan Eco Enzyme Terbanyak. Peringkat Pertama: Universitas Islam Negeri terbaik versi UniRank 2024. Akreditasi Unggul: Dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Akreditasi Paripurna: Dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (Lafkespri). Universitas ke-16 Terbaik di Dunia: Versi UniRank 2024. Best Islamic University: Dalam Anugerah TIMES Indonesia 2024. Rekor MURI: Input 1.031 artikel jurnal kampus dalam satu bulan. QS World University Ranking Asia 2025: Peringkat 901 Asia. QS World University Ranking Asia 2025: Peringkat 169 Asia Tenggara. “Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh warga kampus ini mulai jajaran pimpinan di tingkat rektorat, fakultas, hingga pegawai bagian cleaning servis,” ucapnya.

8423_daf.jpg


Dengan capaian ini, UIN Maliki Malang terus membuktikan diri sebagai salah satu institusi pendidikan Islam terbaik di dunia. “Mari kita bulatkan tekad untuk terus berkhidmat demi agama, bangsa, dan negara dengan niat ibadah,” tutup Prof. Zainuddin.
Upacara HAB ke-79 ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Kemenag untuk memperkuat peran mereka dalam mendukung kemaslahatan umat, baik di tingkat nasional maupun global. Semangat rukun menuju Indonesia emas akan terus menjadi kompas dalam perjalanan menuju masa depan gemilang.
Kegiatan upacara HAB ke-79 ini dibawah komando Kepala Biro AAKK Dr. H. Barnoto, M.Pd.I selaku penanggung jawab kegiatan

 

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up