Daftar Penulis: Abadi Wijaya


FM Youth Class Foria: Kolaborasi UIN Malang, MFM Radio, dan Bakorwil Malang Hadirkan Pelatihan Personal Branding & Public Speaking
Kamis, 6 November 2025 . in Berita . 191 views
10340_mfm.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bertajuk “FM Youth Class Foria”, hasil kolaborasi antara MFM Radio, Bakorwil III Jawa Timur Malang, dan UIN Malang. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 6 November 2025 di Aula Micro Teaching Lantai 2 FITK UIN Malang dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi. Kamis 6 November 2025. 

Acara ini mengangkat tema tentang “Personal Branding, Public Speaking, dan Pemanfaatan Media Sosial di Era Digital”. Para peserta diajak berinteraksi langsung melalui berbagai praktik menarik yang membangun kepercayaan diri serta keterampilan komunikasi. Antusiasme peserta terlihat jelas dari bahasa tubuh (body language) mereka yang menunjukkan semangat dan rasa percaya diri selama mengikuti kegiatan.

Materi yang disampaikan mencakup strategi personal branding melalui penampilan, make-up, dan warna pakaian, serta teknik berbicara di depan umum (public speaking) yang efektif. Selain itu, kegiatan ini juga mengulas pentingnya peran media sosial dalam mendukung komunikasi pemerintahan dan lembaga sosial di Jawa Timur, sejalan dengan fokus Bakorwil III Malang dalam memperkuat hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Menurut panitia, kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan, lembaga pemerintah, dan media. Kolaborasi ini bertujuan menyiapkan mahasiswa UIN Malang khususnya yang berasal dari berbagai jurusan non-keislaman  agar memiliki keterampilan komunikasi publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja modern.

Dengan semangat “Learning by Doing”, FM Youth Class Foria berhasil menciptakan suasana belajar yang interaktif dan inspiratif, sekaligus memperkuat komitmen UIN Malang dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing dan siap berkontribusi untuk Jawa Timur dan Indonesia.

Reporter & Fotografer : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
UIN Malang Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Otorita IKN
Kamis, 6 November 2025 . in Berita . 209 views
10347_bun.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Sebuah rombongan pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, yang dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. H. Ilfi Nur Diana, M.Si, melaksanakan lawatan kerja strategis ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Kamis, 6 November 2025. Kunjungan ini memiliki tujuan pokok untuk mengkaji potensi kolaborasi di ranah penelitian dan pengabdian masyarakat, sekaligus mengadopsi gagasan kampus hijau IKN untuk diterapkan pada pengembangan Kampus 3 UIN Malang.

Rombongan pimpinan UIN Malang, yang mencakup para Wakil Rektor (I, II, III), Kepala Biro AUPK, Kepala Biro AAKK, serta Direktur Pascasarjana, disambut secara resmi oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Dalam pertemuan yang bertempat di lantai 3 gedung administrasi Otorita IKN, Basuki, yang populer sebagai Menteri PUPR di masa pemerintahan Joko Widodo, hadir bersama Sekretaris Jenderal dan tiga deputi Otorita IKN untuk menggelar sesi diskusi dan tukar pikiran.

10345_bunda.jpeg

Prof. Ilfi Nur Diana menguraikan tiga agenda pokok kedatangan delegasi UIN Malang ke IKN. Yakni mereka bertujuan mempelajari dampak sosial dan ekonomi yang timbul dari proses pembangunan sebuah kota baru. Agenda kedua adalah langkah nyata untuk menggali potensi kolaborasi, baik dalam bentuk sumbangsih gagasan, penelitian, maupun program pengabdian, sebagai wujud keterlibatan UIN Malang dalam pembangunan Ibu Kota Baru. Agenda ketiga, yang menjadi fokus sentral lawatan ini, adalah keinginan pimpinan UIN Malang untuk mendalami konsep green building dan green landscaping yang menjadi karakteristik fundamental serta filosofi inti dalam pembangunan IKN.

Rektor UIN Malang menekankan adanya keterkaitan visi yang erat antara Otorita IKN dan rancangan pengembangan Kampus 3. “Ada keselarasan antara mission and design pembangunan kampus 3 yang menjadi ikon dan kebanggaan sivitas kampus dan warga Malang secara umum. Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai spiritual, intelektual, dan keberlanjutan lingkungan yang menjadi fondasi pembangunan kampus 3 terinspirasi oleh design, capaian dan semangat pembangunan IKN,” tandasnya.

10346_bund.jpeg

Lawatan kerja UIN Malang tersebut mendapat tanggapan yang sangat positif dari Kepala Otorita IKN beserta jajarannya. Diskusi hangat itu berhasil mencapai satu mufakat yang nyata untuk kolaborasi di masa mendatang. Telah dicapai kesepahaman antara Rektor UIN Malang dan Kepala Otorita IKN bahwa kedua institusi akan selekasnya merancang draf kerja sama (MoU) yang akan menjadi payung hukum bagi beragam program kolaboratif. Sebagai realisasi yang cepat dan konkret, Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tersebut menjamin akan mengutus tim ahlinya berkunjung langsung ke Malang. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
UIN Malang Tebar Inspirasi Akademik: Dosen UIN Malang Dr. Syaiful Mustofa Jadi Pemateri Workshop Nasional
Rabu, 5 November 2025 . in Berita . 243 views
10339_dosen.png

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Syaiful Mustofa, M.Pd., M.A., menjadi narasumber utama dalam kegiatan Workshop Integrasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Kurikulum Pembelajaran yang diselenggarakan oleh UIN Sumatera Utara Medan. Rabu 5 November 2025.

Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan bekal kepada para dosen agar mampu mengintegrasikan hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat ke dalam kurikulum pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan penelitian dan pengabdian yang telah dilakukan tidak hanya menjadi laporan administratif, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memperkaya materi ajar dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas.

Dalam pemaparannya, Dr. Syaiful Mustofa menegaskan pentingnya menjadikan hasil riset dan pengabdian sebagai bagian dari siklus akademik yang berkelanjutan antara penelitian, pengabdian, dan pembelajaran.

 “Hasil riset dan PkM tidak hanya untuk memenuhi BKD, tetapi harus dimanfaatkan untuk rekognisi lain, termasuk sebagai bahan materi perkuliahan di kelas,” ujarnya penuh semangat. Materi yang disampaikan Dr. Syaiful mendapat apresiasi tinggi dari peserta karena disampaikan secara komunikatif, ilmiah, dan relevan dengan kebutuhan akademik dosen. Ia juga menekankan bahwa integrasi hasil riset dan pengabdian ke dalam bahan ajar akan menciptakan pembelajaran yang kontekstual, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu meningkatkan daya kritis mahasiswa.

Kehadiran Dr. Syaiful Mustofa sebagai pemateri utama dalam workshop tingkat nasional ini menjadi bukti nyata kiprah dan kontribusi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkuat mutu akademik dan budaya riset di lingkungan perguruan tinggi Islam. Melalui partisipasi aktif dosennya dalam berbagai forum ilmiah, UIN Malang terus menunjukkan komitmennya sebagai kampus rujukan nasional dalam integrasi keilmuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Reporter & Fotografer : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Tingkatkan Profesionalitas dan Keberdampakan Akademik, UIN Malang Gelar Sosialisasi Sertifikasi Dosen
Rabu, 5 November 2025 . in Berita . 206 views
10335_127.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sertifikasi Dosen Tahun 2025 pada Rabu, 5 November 2025 yang bertempat di Auditorium Lantai IV Gedung Saintek. Kegiatan ini diikuti oleh 111 calon dosen sertifikasi yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UIN Malang.

10338_130.jpeg

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Sc., serta dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Drs. H. Basri Zain, M.A., Ph.D, dan juga Kepala Biro AAKK, Dr. H. Muhtar Hazawawi, M.Pd.

Dalam sambutannya, Prof. Sri Harini menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para dosen untuk memperkuat profesionalitas dan komitmen akademik. Menurutnya, sertifikasi dosen tidak sekadar proses administratif, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap kompetensi dan dedikasi seorang pendidik.

“Sertifikasi dosen adalah cerminan integritas dan tanggung jawab kita sebagai pendidik. Melalui proses ini, diharapkan para dosen UIN Malang mampu terus menjaga mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Basri Zain dalam sambutannya menekankan pentingnya etos kerja, produktivitas publikasi ilmiah, dan keberdampakan riset. Ia mengaitkan hal tersebut dengan peran strategis perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi economic growth dan kemajuan teknologi. technological advancement

“Di Eropa dan Amerika, perguruan tinggi menjadi motor utama dalam menggerakkan ekonomi dan teknologi. Kita pun harus menuju ke arah itu — menjadi creator dalam perubahan, bukan hanya pengikut. Dosen yang produktif dan beretos tinggi akan membawa dampak besar bagi masyarakat dan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, beliau juga menambahkan bahwa dalam upaya memperbanyak publikasi ilmiah, dosen harus tetap mempertimbangkan kekayaan teoritis dan wawasan keilmuan agar tidak terjadi ketimpangan antara produktivitas dan kualitas akademik.

“Publikasi memang penting, tetapi jangan sampai semangat produktivitas justru mencederai marwah akademik. Setiap karya ilmiah harus berakar pada kedalaman teori dan wawasan keilmuan yang kokoh. Hal ini sejalan dengan visi UIN Malang untuk menjadi World Class University yang berkarakter dan berintegritas,” ungkap  Pak Basri.

Senada dengan itu, Dr. Muhtar Hazawawi menambahkan bahwa sertifikasi dosen harus menjadi pemacu semangat untuk terus berprestasi dan meningkatkan kinerja “Menjadi dosen tersertifikasi bukanlah akhir dari perjuangan, justru awal dari tanggung jawab baru. Kita harus terus belajar, berinovasi, dan menunjukkan kinerja terbaik dalam setiap bidang tridharma,” pesannya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif seputar mekanisme, tahapan, dan strategi sukses dalam menghadapi proses sertifikasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon dosen tersertifikasi semakin siap dan termotivasi untuk berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan di UIN Malang. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Pascasarjana UIN Malang dan UTM Malaysia Gelar Kolokium Bersama
Rabu, 5 November 2025 . in Berita . 138 views
10341_111.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERWSITY - Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Academy of Islamic Civilisation, Universiti Teknologi Malaysia (UTM) , menggelar "Joint Postgraduate Colloquium" di Kota Batu, Rabu, 5 November 2025. Kolaborasi akademik strategis ini berfokus pada dialog "Advance Islamic Studies" untuk memperkuat kemajuan ilmu pengetahuan dan keunggulan akademik bersama.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari undangan UTM yang diterima secara resmi oleh Pascasarjana UIN Malang. Dalam surat penerimaan kunjungan tertanggal 21 Oktober 2025, Direktur Pascasarjana UIN Malang, Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd., menyatakan bahwa UIN Malang merasa terhormat menjadi tuan rumah kolaborasi akademik yang bernilai tinggi ini.

10343_123.jpeg

Forum ini dihadiri oleh puluhan akademisi dan mahasiswa pascasarjana dari kedua institusi. Suasana diskusi di ruang pertemuan Pascasarjana UIN Malang, yang berlokasi di Jl. Ir. Soekarno No. 34, Kota Batu, berlangsung interaktif. Tema besar yang diusung dalam kolokium ini adalah "The Ulul Albab Journey: Faith, Knowledge & Global Leadership", yang selaras dengan filosofi pendidikan UIN Malang.

Inti dari kolokium bersama ini adalah sesi dialog "Advance Islamic Studies". Sesi ini secara khusus mempertemukan para dosen dan mahasiswa Program Doktor (S3) Studi Islam (SI) UIN Malang dengan para akademisi dari Program Studi Islam (SI) Universiti Teknologi Malaysia. Fokusnya adalah untuk saling berbagi perkembangan riset terkini, metodologi penelitian, dan tantangan dalam studi Islam lanjutan di era kontemporer.

Kolaborasi ini mempertemukan dua institusi besar di negara serumpun. Pascasarjana UIN Malang, yang dikenal dengan pendekatan "Ulul Albab", berupaya mencetak intelektual yang memiliki kedalaman spiritual dan keluasan ilmu. Di sisi lain, Academy of Islamic Civilisation (Akademi Peradaban Islam) UTM, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Nasrul Hisyam Nor Muhamad, memiliki fokus kuat pada kajian sejarah dan peradaban Islam.

Keberhasilan kolokium ini menandai langkah penting UIN Malang dalam memperkuat posisinya di kancah akademik internasional, khususnya di kawasan ASEAN. Dengan mengusung semangat "Ulul Albab", UIN Malang dan UTM Malaysia berkomitmen untuk bersama-sama mencetak lulusan pascasarjana yang tidak hanya unggul dalam keimanan dan pengetahuan, tetapi juga siap menjadi pemimpin global. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Dari Kampus ke Pengadilan: UIN Malang Siapkan Generasi di Era 5.0
Senin, 3 November 2025 . in Berita . 187 views
10334_syariah.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Profesi Hukum yang diikuti oleh sekitar 500 mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan generasi baru praktisi hukum yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia hukum di era digital 5.0. Senin, 3 November 2025

Acara ini berlangsung di Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Malang dan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Hj. Erfaniah Zuhriah, M.H., Guru Besar Fakultas Syariah UIN Malang, dan Dr. H. Imron Rosyadi, M.H.

Dalam pemaparannya, Prof. Erfaniah Zuhriah membahas peran Mahkamah Agung dalam pengembangan hukum serta prospek lulusan sarjana hukum di Indonesia. Ia menyoroti kondisi minimnya penerimaan hakim di Indonesia yang belum sebanding dengan jumlah lulusan fakultas hukum dan syariah setiap tahunnya.
“Setiap tahun kami meluluskan kurang lebih 500 mahasiswa, sementara penerimaan hakim di Indonesia masih sangat sedikit. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para lulusan untuk mengembangkan diri di berbagai bidang hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Imron Rosyadi menegaskan bahwa kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan mandiri untuk menegakkan hukum dalam suatu negara. Ia mengingatkan bahwa semua elemen masyarakat harus taat terhadap hukum sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Saat ini kita telah memasuki generasi 5.0, di mana teknologi tidak lagi terpisah dari kehidupan manusia. Kondisi ini menciptakan tantangan baru dalam menjaga kode etik dan nilai kemanusiaan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan berbagai keterampilan bagi mahasiswa hukum di era modern.
“Mahasiswa yang cerdas adalah mereka yang menyiapkan diri menghadapi masa depan dengan menguasai soft skill, hard skill, dan technology skill. Sempat muncul opini untuk menggantikan hakim dengan kecerdasan buatan (AI), namun kita menolak karena AI tidak memiliki empati dan nilai kemanusiaan dalam menganalisis kasus,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah UIN Malang berharap mahasiswa dapat memahami secara mendalam dinamika profesi hukum serta membangun kesiapan menghadapi tantangan dunia hukum di masa depan, baik di ranah nasional maupun global.

Reporter & Fotografer : Faiqotul Himmah 

 

Lebih Lanjut »
UIN Malang Dorong Dosen Integrasikan Nilai Ekoteologi dalam Pendidikan Islam
Senin, 3 November 2025 . in Berita . 224 views
10333_lt-3.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) bekerja sama dengan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta Greenpeace Indonesia menggelar kegiatan Pengembangan Kapasitas Dosen bertema “Dari Iman ke Aksi: Ulama dan Kurikulum Hijau di PTKI untuk Pendidikan Islam yang Responsif terhadap Krisis Iklim.” 3 November 2025

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Meeting Lantai 3 Gedung rektorat UIN Malang, acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan dosen dalam mengintegrasikan isu lingkungan dan perubahan iklim ke dalam kurikulum perkuliahan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. M. Fauzan Zenrif, M.Ag. menekankan pentingnya kesadaran personal dalam menjaga lingkungan. “Lingkungan alam saat ini sangat sulit untuk dibersihkan, meskipun kita mengerahkan banyak orang untuk melakukannya. Semuanya berawal dari kesadaran personal. Sebagai dosen, kita juga harus menganalisis bagaimana menyelesaikan masalah lingkungan ini, dan bagaimana kontribusi kita terhadapnya,” ujarnya.

Prof. Fauzan menambahkan bahwa kesadaran lingkungan perlu tumbuh dari individu, keluarga, hingga membentuk komunitas yang peduli terhadap alam. “Agama sangat berpengaruh terhadap budaya dan mampu mengubah lingkungan di sekitar kita. Melalui penerapan ekoteologi, kita dapat menciptakan kedamaian antaragama sekaligus menjaga keseimbangan alam,” tambahnya.

Acara ini menjadi langkah nyata UIN Malang dalam memperkuat peran pendidikan Islam sebagai motor perubahan sosial dan ekologis. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kesadaran lingkungan, diharapkan dosen dapat melahirkan generasi akademisi yang beriman, berilmu, dan berwawasan hijau.

Reporter & Fotorafer : Faiqotul Himmah 

 

Lebih Lanjut »
LPH UIN Malang Tekankan Mekanisme Sertifikasi Halal Dapur SPPG dalam Program MBG
Senin, 3 November 2025 . in Berita . 493 views
10326_126.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan perannya dalam mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Halal dan Thayyib Dapur SPPG, yang digelar secara daring pada 1 November 2025 melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Para peserta mewakili beragam lembaga, mulai dari Kementerian Agama RI di tingkat pusat hingga kabupaten/kota, satuan pendidikan penyelenggara program gizi (SPPG), perguruan tinggi dan halal center, serta instansi teknis daerah dan yayasan pendidikan Islam. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam memastikan penyelenggaraan dapur MBG berjalan sesuai prinsip halal, thayyib, bergizi, dan higienis.

Salah satu sesi utama dalam kegiatan ini adalah pemaparan dari Moh. Taufiq, M.Si., Supervisor Mutu dan Auditor Halal LPH UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang mengulas secara mendalam mekanisme sertifikasi halal untuk dapur SPPG Program MBG. Dalam materinya, Taufiq menjelaskan landasan regulasi yang digunakan, yaitu Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 944 Tahun 2024 dan KMA Nomor 748 Tahun 2021, serta penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada unit dapur penyelenggara makan bergizi.

Ia menekankan bahwa setiap SPPG wajib memiliki penyelia halal bersertifikat, dan seluruh fasilitas produksi harus terbebas dari bahan babi maupun turunannya. Selain itu, fasilitas pengolahan makanan wajib memiliki area pencucian bahan, peralatan, dan food tray yang memadai, ruang penyajian yang higienis, serta alat transportasi khusus untuk distribusi makanan agar tidak terjadi kontaminasi silang. Pengelolaan limbah juga harus dilakukan secara mandiri dan tidak berbagi fasilitas dengan bahan non-halal.

Lebih lanjut, Taufiq menjelaskan bahwa pengajuan sertifikasi halal dilakukan per jenis produk, dan setiap pengajuan akan memperoleh satu sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Bagi lembaga atau yayasan yang menaungi lebih dari satu unit SPPG, diwajibkan untuk mendaftarkan seluruh unit dapur secara terpisah, sementara unit yang belum beroperasi dapat diajukan setelah siap menjalankan kegiatan produksi.

Melalui kegiatan ini, LPH UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap seluruh pengelola dapur SPPG di Indonesia semakin memahami dan siap menerapkan mekanisme sertifikasi halal sesuai standar yang ditetapkan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kualitas penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak bangsa. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Prof. Ilfi Terima Penghargaan Gubernur Jatim atas Dukungan UIN Malang dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan
Senin, 3 November 2025 . in Berita . 206 views
10323_123.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur dengan kategori “Dukungan Peran Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Perlindungan dan Pengelolaan.” dalam acara Festival Mangrove VIII yang digelar di Pantai Martajasah, Bangkalan, Madura, pada Senin, 3 November 2025.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur ini diawali dengan penanaman mangrove dan pelepasan burung ke alam bebas, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

10325_125.jpeg

Dalam kesempatan ini, Prof. Ilfi hadir didampingi oleh Kepala Bagian Umum, Ita Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M., serta 15 mahasiswa yang turut berpartisipasi aktif. Kehadiran mahasiswa ini menjadi wujud nyata keterlibatan civitas akademika dalam mendukung kegiatan pelestarian lingkungan dan penguatan nilai-nilai green campus di lingkungan UIN Maliki Malang.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Jumadi, M.MT, kepada UIN Maliki Malang atas kontribusi nyata dalam pengembangan kawasan hutan kampus menjadi kawasan hutan kota di Kota Batu. Menurut beliau, langkah UIN Maliki Malang tersebut menjadi contoh konkret bagaimana perguruan tinggi dapat berperan langsung dalam mewujudkan keseimbangan ekologis di lingkungan pendidikan tinggi.

10324_124.jpeg

Menambah semarak suasana, acara Festival Mangrove VIII turut menghadirkan Kaka “Slank”, yang menampilkan karya musik bertema pelestarian alam. Melalui penampilannya, Kaka mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui seni dan aksi nyata.

Penghargaan yang diterima oleh Rektor UIN Maliki Malang ini menjadi pengakuan atas komitmen kampus hijau tersebut dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Yaitu; pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pelestarian lingkungan hidup.

Dengan raihan penghargaan ini, UIN Maliki Malang menegaskan peran sebagai pelopor perguruan tinggi berbasis ekologi dan spiritualitas Islam, serta terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan di Jawa Timur dan Indonesia. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up