Daftar Penulis: Abadi Wijaya


PTKIN Eks IAIN Sunan Ampel Satukan Visi Menuju Kampus Unggul dan Inklusif
Kamis, 13 November 2025 . in Berita . 149 views
10360_123.png

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Sembilan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) eks IAIN Sunan Ampel Surabaya menyatukan visi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Menuju Era Unggul, Inklusif, dan Berdaya Saing Global” yang digelar di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Jumat (7/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-PTKIN di tengah dinamika global yang terus berubah.

FGD ini dipandu oleh Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd., Direktur Pascasarjana UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Dalam sambutannya, Prof. Ilyasin menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang strategis untuk merumuskan arah pengembangan PTKIN ke depan. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan zaman agar PTKIN tetap relevan dan unggul.

Kegiatan ini dihadiri oleh para rektor dan wakil rektor dari PTKIN yang tersebar di Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Lombok. Hadir pula Prof. H. Sahiron Syamsuddin, M.A., Ph.D., Direktur Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, yang secara resmi membuka acara dan memberikan arahan strategis. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan nasional Kementerian Agama dan strategi lokal masing-masing PTKIN.

“PTKIN harus menjadi pusat keilmuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga melahirkan lulusan yang berintegritas dan berdaya saing global,” tegas Prof. Sahiron. Ia juga menyampaikan komitmen Kementerian Agama dalam mendukung penguatan tata kelola, inovasi kurikulum, dan kolaborasi riset di lingkungan PTKIN.

Sejumlah narasumber terkemuka turut hadir dalam FGD ini. Prof. Dr. H. Nur Syam, M.Si., Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, menyoroti pentingnya akreditasi dan penerapan pembelajaran berbasis Work Based Learning serta Outcome Based Education (OBE). Menurutnya, PTKIN harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan dunia kerja.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag., menekankan keseimbangan antara penguasaan hard skills dan soft skills dalam pendidikan Islam. Ia menyatakan bahwa generasi masa depan harus cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual. Hal ini menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban Islam yang moderat dan berdaya saing.

Dalam sesi inspiratif, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A., Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2021–2025, mengangkat konsep pendidikan berbasis cinta. Ia menjelaskan bahwa cinta kepada Tuhan, Rasul, sesama manusia, alam, dan tanah air harus menjadi dasar dalam proses pendidikan. “Jika pendidikan didasari cinta, maka karakter dan peradaban yang lahir akan penuh kasih dan manfaat,” ujarnya. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Ungkap Kolaborasi dan Kemandirian Finansial Kunci Transformasi PTKIN
Rabu, 12 November 2025 . in Berita . 140 views
10357_111.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ilfi Nur Diana, M.Si, menekankan pentingnya kolaborasi dan kemandirian finansial sebagai fondasi utama transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) PTKIN Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel Surabaya.

10358_112.jpeg

Kegiatan yang berfokus pada "Pengembangan Kelembagaan" ini diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, dan berlangsung pada 07-09 November 2025. Forum ini bertujuan merumuskan strategi penguatan kelembagaan PTKIN untuk mempercepat transisi menuju status Badan Layanan Umum (BLU) dan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

10359_123.jpeg

FGD yang digelar di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kalimantan Timur, ini menghadirkan sejumlah rektor PTKIN sebagai narasumber utama. Forum strategis ini menjadi wadah bagi para pemimpin perguruan tinggi Islam untuk bertukar gagasan dan memperkuat sinergi di bawah naungan persemakmuran eks IAIN Sunan Ampel.

Dalam paparannya yang bertajuk "Transformasi PTKIN Unggul Bereputasi Internasional", Prof. Ilfi Nur Diana menegaskan bahwa upaya transformasi kelembagaan tidak dapat dilakukan secara individual oleh masing-masing kampus. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama yang erat untuk menghadapi tantangan bersama. “Transformasi tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang erat antar-PTKIN untuk memperkuat kapasitas kelembagaan,” tegasnya.

Pandangan yang disampaikan Rektor UIN Malang tersebut mendapat sambutan positif dari para pimpinan PTKIN dan peserta FGD yang hadir. Para peserta sepakat bahwa langkah sinergis antar-PTKIN di persemakmuran ini sangat penting untuk memperkuat posisi lembaga pendidikan Islam di tengah dinamika perubahan global. FGD ini diharapkan dapat melahirkan rumusan strategis yang mampu mendorong transformasi kelembagaan seluruh anggota persemakmuran eks IAIN Sunan Ampel ke arah yang lebih mandiri, adaptif, dan kompetitif. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Pascasarjana UIN Malang Perkuat Internasionalisasi Riset, Hadirkan Pakar dari University of Malaya
Rabu, 12 November 2025 . in Berita . 123 views
10356_asa.png

Bangun Generasi Literat yang Kritis dan Berkarakter Lewat Kolaborasi Global

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Tidak sekadar menggelar perkuliahan formal di ruang kelas, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun atmosfer akademik yang berwawasan global. Melalui kuliah tamu internasional yang digelar pada Rabu (12/11) di Aula Gedung B lantai 4, Pascasarjana UIN Malang menghadirkan dua narasumber lintas negara: Assoc. Prof. Dr. Zawawi Ismail, Dekan Fakultas Pendidikan Universitas Malaya Malaysia, dan Prof. Dr. H. Mudjia Raharjo, M.Si, Guru Besar UIN Malang.
Dengan tema “Meneguhkan Peran Riset dalam Memajukan Keilmuan Islam dan Mewujudkan Generasi Literat yang Berkarakter”, kegiatan ini diikuti mahasiswa lintas jenjang dan lintas disiplin. Namun, lebih dari itu, acara ini menjadi simbol kuatnya arah internasionalisasi riset dan literasi ilmiah yang kini tengah digencarkan oleh Pascasarjana UIN Malang.
Ketua panitia sekaligus Ketua Prodi S3 Manajemen Pendidikan Islam, Prof. Dr. Hj. Suti’ah, M.Pd, menjelaskan bahwa kuliah tamu ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, melainkan juga bagian dari upaya strategis membangun jejaring akademik lintas negara.
“Kegiatan ini bukan sekadar kuliah tamu, namun merupakan manifestasi semangat internasionalisasi riset Pascasarjana UIN Malang. Melalui kolaborasi dengan University of Malaya, kita belajar bagaimana research methodology dikembangkan secara komprehensif, kontekstual, dan berintegritas,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd, menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam penelitian di Indonesia. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak terjebak pada tren metodologi tertentu tanpa memahami relevansi persoalan yang diteliti.
“Mindset yang langsung memilih metode kualitatif tanpa menelaah masalahnya terlebih dahulu itu keliru. Jangan sampai penelitian kita hanya hidup-mati di studi kasus,” pesannya, disambut tawa ringan dan tepuk tangan peserta.
Dari perspektif internasional, Assoc. Prof. Dr. Zawawi Ismail menekankan pentingnya penentuan alat riset berdasarkan kebutuhan riset, bukan sebaliknya.
“Tentukan dulu apa yang akan diteliti, baru menentukan alat dan metode yang digunakan. Jangan dibalik,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya kurikulum riset yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan perubahan global.
Diskusi berlangsung hidup. Para mahasiswa dari berbagai program studi aktif mengajukan pertanyaan kritis, mulai dari problematika metodologi hingga relevansi hasil penelitian dengan masyarakat luas. Antusiasme ini memperlihatkan bahwa semangat literasi dan riset di lingkungan Pascasarjana UIN Malang terus tumbuh dinamis.
Lebih dari sekadar berbagi teori, kuliah tamu ini menjadi wadah nyata bagi mahasiswa untuk belajar berpikir lintas batas meneliti dengan hati, menganalisis dengan logika, dan berkarya dengan integritas.

Lebih Lanjut »
Penuh Inspirasi dan Syukur, UIN Malang Peringati Dies Maulidiyah ke-64
Senin, 10 November 2025 . in Berita . 166 views
10355_sc.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Gedung Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada peringatan Dies Maulidiyah ke-64. Acara yang digelar dengan khidmat ini dihadiri oleh seluruh staf dekanat, sivitas akademika, dan mahasiswa baru dari Kampus 1 pada Senin, 10 November 2025.

Kehadiran Dr. K.H. Anas Al-Hifni, S.E.I., M.Si. menambah semarak acara. Dalam tausiyahnya, beliau membagikan kisah perjalanan hidup yang sarat makna, mulai dari masa mondok, menempuh pendidikan di Universitas Indonesia, hingga perjuangan membangun keluarga bersama istri tercinta. Beliau juga menceritakan perjalanannya mengembangkan Pondok Pesantren Sunan Drajat dan pabrik garam yang kini berkembang pesat atas amanah dari Prof. Dr. K.H. Abdul Ghofur, pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan yang juga merupakan mertuanya.

“Sabar itu mudah diucapkan, tapi berat dilakukan. Sabar adalah penyuci hati,” tutur beliau dengan penuh makna di hadapan hadirin.

Dalam tausiyahnya, KH. Anas juga menekankan lima nilai luhur dalam Al-Qur’an, yaitu assabirin (orang yang sabar), assodiqin (orang yang jujur), alqonitin (orang yang taat), almufiqin (orang yang dermawan), dan almustaghfirinal-ashar (orang yang memohon ampun di waktu sahur). Nilai-nilai tersebut, menurut beliau, menjadi fondasi penting bagi setiap insan untuk membangun kehidupan yang berintegritas dan berlandaskan keimanan.

“Sekarang banyak orang pintar, tapi jarang yang jujur. ChatGPT itu pintar, tapi tidak punya integritas,” ujarnya, disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Sebagai penutup, panitia membagikan berbagai doorprize menarik kepada peserta yang beruntung. Suasana penuh semangat dan keceriaan menjadi penanda rasa syukur seluruh civitas akademika atas perjalanan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang telah menapaki usia ke-64 tahun.

Dengan semangat keilmuan, keislaman, dan keindonesiaan, UIN Malang terus berkomitmen menjadi kampus unggul dalam menebar ilmu dan cahaya peradaban.

Reporter & Fotografer : Faiqotul Himmah 

 

Lebih Lanjut »
UIN Malang Gelar Apel Hari Pahlawan: Teladani Semangat Juang dengan Prestasi dan Dedikasi
Senin, 10 November 2025 . in Berita . 158 views
10352_apel.jpg
Rektor dan para wakil rektor serta ASN di lingkungan UIN Maliki Malang pose bersama usai menggelar apel hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November.

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan Nasional yang jatuh setiap 10 November, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar apel pagi di halaman Gedung Rektorat pada Senin, 10 November 2025. Apel diikuti oleh Rektor, para Wakil Rektor, Kepala Biro, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UIN Malang.
Apel kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro AUPK sekaligus Plt. Biro AAKK, Dr. H. Muhtar Hazawawi, M.Ag, atas penunjukan langsung dari Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si.
Dalam amanatnya, Dr. Muhtar menegaskan pentingnya momen Hari Pahlawan sebagai pengingat akan jasa besar para pejuang bangsa yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia.
“Hari ini kita berkumpul untuk mengenang jasa para pahlawan yang mempertaruhkan nyawa demi kemerdekaan bangsa. Mereka berjuang bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi demi terbebasnya bangsa dari penjajahan dan penindasan,” ujarnya penuh semangat.
Ia menambahkan, semangat kepahlawanan tidak berhenti di masa lalu. Tantangan masa kini bukan lagi melawan penjajah, melainkan mengisi kemerdekaan dengan prestasi, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Menghargai berarti meneladani semangat juang mereka,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Dr. Muhtar juga mengajak seluruh civitas akademika untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat karakter, menghormati guru dan orang tua, serta pantang menyerah dalam meraih cita-cita.
“Perjuangan kita hari ini adalah belajar dan bekerja dengan sungguh-sungguh agar kelak mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan apel berjalan khidmat dengan suasana penuh nasionalisme. mengingatkan seluruh peserta bahwa semangat pahlawan harus terus hidup dalam setiap langkah menuju Indonesia yang lebih maju.

Lebih Lanjut »
Kopma Padang Bulan UIN Malang Raih Juara Nasional di Pekan Koperasi 2025
Sabtu, 8 November 2025 . in Berita . 200 views
10349_p.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Koperasi Mahasiswa (Kopma) Padang Bulan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Dalam ajang Pekan Koperasi Nasional 2025 yang digelar oleh Kopma UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 3–5 November 2025, tim Kopma Padang Bulan berhasil meraih Juara II dalam dua kategori sekaligus, yakni Lomba Business Plan dan Lomba Essay.

Delegasi Kopma Padang Bulan yang tergabung dalam tim XCEED terdiri dari M. Qurais Shihab, Rico Indrawanto, dan Hafidz Insanu Izza Al-Maris. Ketiganya melalui proses panjang, mulai dari penyusunan konsep karya, pengembangan ide bisnis, hingga tahap presentasi di hadapan dewan juri. Dengan kerja sama yang solid dan ide kreatif yang aplikatif, tim ini sukses membuktikan kapasitas serta semangat inovatif mahasiswa UIN Malang.

10350_p.jpeg

Pekan Koperasi Nasional 2025 sendiri menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang pertukaran gagasan bagi koperasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diwarnai dengan berbagai lomba, forum diskusi, serta pelatihan kewirausahaan yang mendorong mahasiswa untuk lebih berdaya secara ekonomi dan berpikir kreatif di era modern.

10351_p.jpeg

Capaian membanggakan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berkoperasi, kolaborasi, dan kreativitas anggota Kopma Padang Bulan mampu mengharumkan nama UIN Maliki Malang di tingkat nasional. Ke depan, Kopma Padang Bulan berkomitmen untuk terus berinovasi, mengembangkan potensi anggota, serta memperkuat peran koperasi mahasiswa sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Kontributor: M. Qurais Shihab

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Halal Center UIN Malang Bekali Mahasiswa KKM Unggulan Wawasan Regulasi JPH 'Self Declare'
Sabtu, 8 November 2025 . in Berita . 185 views
10348_111.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Halal Center Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan "Pembekalan KKM Unggulan Halal Center Tahun Akademik 2025/2026" pada Sabtu, 8 November 2025. Kegiatan ini merupakan langkah persiapan esensial untuk membekali puluhan mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai kebijakan, regulasi, dan praktik lapangan di bidang Jaminan Produk Halal (JPH) sebelum mereka diterjunkan ke masyarakat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Mohammad Mahpur, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Mahpur menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Halal Center yang secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai dan keilmuan halal ke dalam program inti pengabdian kepada masyarakat.

Beliau menegaskan bahwa KKM Unggulan ini memiliki nilai strategis karena menjawab kebutuhan riil di masyarakat, seiring dengan implementasi mandatori halal di Indonesia. "Kami berharap para mahasiswa yang mengikuti KKM Unggulan Halal ini dapat benar-benar menjadi agen perubahan di lokasi pengabdian," ujar Dr. Mahpur.

Sesi materi inti diawali oleh Ketua Halal Center UIN Malang, Ibu Eny Yulianti, M.Si. Beliau membawakan materi krusial bertajuk “Kebijakan dan Regulasi Jaminan Produk Halal (Self Declare)”. Pemaparan ini berfokus pada regulasi terbaru, khususnya mekanisme self declare atau pernyataan halal mandiri yang kini menjadi fokus utama pemerintah untuk mengakselerasi sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK).

Pembekalan dilanjutkan dengan materi kedua yang memperkuat landasan spiritual dan konseptual program. Ibu Rifqi Abqoriya, M.Pd, memaparkan materi tentang “Konsep dan Pelaksanaan KKM Halal serta Ketentuan Syari’at Islam terkait JPH”.

Dalam sesinya, Ibu Rifqi menjelaskan bahwa KKM Halal ini memiliki dimensi ganda. Di satu sisi, ini adalah bentuk pengabdian masyarakat yang terukur, namun di sisi lain, ini adalah sarana dakwah dan penerapan nilai-nilai keislaman secara langsung. Ia merinci bagaimana ketentuan syariat Islam menjadi dasar dari seluruh proses JPH, mulai dari hulu hingga hilir, yang harus dipahami mahasiswa sebelum mendampingi masyarakat.

Melalui pembekalan yang komprehensif ini, Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menaruh harapan besar kepada para peserta. Seluruh mahasiswa KKM Unggulan Halal diharapkan mampu mengemban amanah sebagai pelopor sekaligus pendamping masyarakat dalam penerapan prinsip-prinsip halal. Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan dapat membawa nama baik almamater sebagai salah satu pusat rujukan dan pengembangan ekosistem halal terdepan di Indonesia. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
“Malam Berselimut Nada: UIN Malang Rayakan 64 Tahun dengan Harmoni”
Sabtu, 8 November 2025 . in Berita . 116 views
10353_eu.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY -  Langit malam Kota Malang terasa berbeda pada Sabtu malam ini. Di lapangan utama Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, gemerlap lampu dan lantunan nada menyatu dalam satu harmoni penuh kebahagiaan. Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Malang Raya berkumpul dalam Maliki Festival, sebuah perayaan musik dalam rangka memperingati Dies Maulidiyah ke-64 UIN Malang, 8 November 2025 

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Prof. Dr. H. Triyo Supriyanto, M.Ag., Wakil Rektor III UIN Malang, yang menegaskan pentingnya seni dalam kehidupan.  “Musik adalah seni dan budaya hidup. Tanpa seni, hidup terasa hampa. Malam ini kita tunjukkan bahwa seni musik di Indonesia masih kita budayakan,” ujarnya di hadapan ribuan penonton yang menyambut dengan tepuk tangan meriah.

Alunan musik dari berbagai genre pun menggema, menciptakan suasana yang hidup dan penuh semangat. Setiap denting nada seolah mengajak semua yang hadir untuk melepas penat dari rutinitas akademik dan kesibukan harian. Mahasiswa, dosen, hingga masyarakat umum larut dalam kebersamaan, bernyanyi dan bergembira di bawah cahaya lampu yang menari di langit malam.

10354_last-child.jpg
Penampilan Last Child di Malam Euphoria Night Maliki Festival

Yang menarik, meski suasana penuh euforia, acara ini tetap berlangsung tertib dan aman. Panitia bersama tim keamanan kampus menjaga jalannya kegiatan agar bebas dari hal-hal negatif seperti minuman keras atau keributan. Semuanya menikmati malam penuh seni dalam batas-batas aturan yang dijunjung tinggi oleh sivitas akademika UIN Malang.

Maliki Festival malam itu bukan sekadar hiburan, tetapi juga simbol bahwa UIN Malang terus menumbuhkan semangat seni dan budaya sebagai bagian dari kehidupan kampus yang religius, berprestasi, dan berbudaya.
Langit Malang yang gelap seolah terselimuti cahaya bahagia — malam di mana musik, persaudaraan, dan spiritualitas bersatu dalam satu harmoni.

Reporter : Faiqotul Himmah 

Fotografer : Baem al-Hanif & Al Berda Salma Fariha 

Lebih Lanjut »
UIN Malang dan Kemenag RI Sinergikan Penguatan Pesantren di Jawa Timur: 200 Kiai Siap Hadiri Halaqah Akbar
Jumat, 7 November 2025 . in Berita . 221 views
10344_sinergi.jpg
PERSIAPAN: WR 4 Prof. Dr. Abdul Hamid bersama Dr. Sutaman saat rapar koordinasi persiapan halaqah nasional. Rabu, 5 November 2025.

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran pesantren sebagai pilar pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia. Bersinergi dengan Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI, UIN Malang akan menggelar Halaqah Akbar bersama 200 kiai se-Jawa Timur pada 27–28 November 2025 mendatang. Kegiatan strategis ini akan dipusatkan di Kampus 3 Ar-Rahim UIN Malang.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Abdul Hamid, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari mandat resmi Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI dalam upaya memperkuat koordinasi antarpondok pesantren di Jawa Timur.
“Pertemuan dewan kiai pengasuh pondok pesantren ini adalah amanah dari Direktorat Jenderal Pesantren Kemenag RI. Melalui halaqah ini, kita ingin memperkokoh sinergi dan soliditas dunia pesantren demi terjaganya keutuhan NKRI di bumi pertiwi,” ungkap Prof. Abdul Hamid.
Lebih lanjut, Prof. Hamid menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum istimewa bagi UIN Malang. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan hadir dalam acara tersebut untuk meresmikan Gedung Ar-Rahim — simbol komitmen UIN Malang dalam pengembangan pusat studi keislaman dan pesantren.
Direktorat Jenderal Pesantren Kemenag RI melalui program ini menegaskan tiga fokus utama penguatan pesantren, yakni di bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam bidang pendidikan, pesantren diharapkan semakin berkualitas melalui peningkatan kurikulum dan kompetensi guru. Dalam bidang dakwah, pesantren akan terus menjadi pusat penyebaran Islam yang moderat, toleran, dan damai.
Dalam bidang pemberdayaan masyarakat, pesantren diarahkan menjadi sentra ekonomi umat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Sinergi antara kampus dan pesantren ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat peran pesantren di era modern tanpa meninggalkan akar tradisi keislaman yang luhur.
“Kami ingin menjadikan halaqah ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk meneguhkan peran pesantren sebagai benteng moral dan penjaga keutuhan bangsa,” pungkas Prof. Hamid optimistis.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up