Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Resmi Berakhir, Penutupan KKM UIN 15, 85, dan 155 Desa Wonomulyo Penuh Haru
Sabtu, 1 Februari 2025 . in Berita . 186 views
8796_bajaaak.jpg

HUMAS UIN MALANG - 40 hari berlalu, kegiatan KKM 15, 85, dan 155 UIN Malang resmi berakhir. Berakhirnya kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) ditandai dengan pelaksanaan acara penutupan KKM oleh mahasiswa KKM yang berlokasi di Desa Wonomulyo. Penutupan ini berlangsung di Aula Desa Wonomulyo, Kamis, 30 Januari 2025.

Selama kurang lebih 40 hari, mahasiswa KKM di Desa Wonomulyo telah menjalankan berbagai program kerja. Di antara program kerja tersebut adalah sosialiasi pencegahan pernikahan dini serta sosialisasi stunting dan parenting. Selain menjalankan program kerja, mahasiswa KKM turut aktif mengikuti berbagai kegiatan rutin masyarakat desa, seperti kegiatan keagamaan.

Dalam penutupan ini, Faizal selaku perwakilan mahasiswa KKM mengucapkan banyak terimakasih kepada Desa Wonomulyo yang telah menerima dengan hangat mahasiswa KKM. Ia menyampaikan bahwa, kegiatan ini bukan sekedar untuk pemenuhan sks, namun ini adalah momen untuk belajar bermayarakat. Mewakili mahasiswa lainnya, Faizal turut memohon maaf jika selama bermasyarakat, ada perkataan atau perbuatan yang kurang menyenangkan.

Penutupan ini juga turut dihadiri para Dosen Pembimbing Lapangan dari 3 kelompok yang ada di Desa Wonomulyo. Bapak Imam Sukadi selaku perwakilan, menyampaikan rasa terimakasih atas keterbukaan desa dalam menerima mahasiswa KKM.

"Kami mawakili LP2M berterimakasih atas keterbukaan Desa kepada mahasiswa kami,  kami juga turut memohon maaf jika pelaksanaan KKM di Desa ini terdapat hal kurang menyenangkan dari mahasiswa kami," ungkapnya dalam sambutan.

Kepala Desa Wonomulyo, Kepala Dusun Wates, dan Kepala Dusun Robyong juga turut berterimakasih atas pengabdian yang telah dijalankan mahasiswa KKM UIN Malang. Mereka mengapresiasi segala upaya yang telah dilakukan untuk Desa Wonomulyo.

Kegiatan penutupan ini sekaligus dengan proses serah terima website marketing untuk Kelompok Wanita Tani di Desa Wonomulyo. Website ini diciptakan untuk memperluas marketing serta mempermudah pemesanan untuk produk yang dihasilkan KWT.

Dengan pelepasan atribut KKM, serta pemotongan tumpeng, kegiatan KKM UIN Malang di Desa Wonomulyo resmi berakhir. Semoga segala pengabdian yang telah dilakukan dapat memberi manfaat kepada desa, serta memberi ilmu baru bagi mahasiswa KKM.

 

Reporter : Rizki Ramadhani Pratama

Lebih Lanjut »
Mahasiswa KKM UIN Malang Ajak Siswi SD 02 Plandi Konsumsi Tablet Penambah Darah untuk Kesehatan
Sabtu, 1 Februari 2025 . in Berita . 187 views
8793_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Pengabdian Kelompok KKM 135 UIN Malang sukses gelar sosialisasi mengenai pencegahan anemia saat menstruasi di SD 02. Jumat, 24 Januari 2025. Desa Plandi, kecamatan Wonosari, Malang.

Sesi sosialisasi kali ini dipimpin langsung oleh pemateri Ruroh. Dalam sesi tersebut, Ruroh menjelaskan bahwa banyak remaja putri mengalami gejala 5L (lemah, letih, lesu, lelah, lunglai) saat menstruasi akibat kurangnya kadar hemoglobin dalam darah. Oleh karena itu, konsumsi tablet penambah darah menjadi solusi penting untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh. Selain itu, Ruroh juga menekankan pentingnya mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging, kacang-kacangan, dan sayuran hijau, guna menjaga kadar hemoglobin tetap optimal.

Setelah pemaparan materi, para siswi menerima tablet penambah darah dan langsung diajak untuk mengonsumsinya bersama-sama. Langkah ini bertujuan agar mereka lebih memahami manfaat tablet tersebut serta merasa lebih percaya diri untuk mengonsumsinya secara rutin sesuai anjuran. Respons positif pun terlihat jelas, dengan banyak siswi yang aktif bertanya mengenai manfaat dan efek samping dari suplemen tersebut.

8792_kkm.jpg

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap para siswi dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh selama masa pertumbuhan. Dengan asupan gizi yang cukup dan kebiasaan hidup sehat yang diterapkan sejak dini, diharapkan mereka dapat tumbuh dengan kuat, sehat, dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung para remaja putri agar lebih peduli terhadap kesehatannya.

Kontribtor: KKM 135 UIN MALANG

Editor: Fatma Aulia

Lebih Lanjut »
Meningkatkan Kesadaran Gizi Seimbang, KKM 135 UIN Malang Sosialisasikan Pencegahan Stunting
Sabtu, 1 Februari 2025 . in Berita . 186 views
8795_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Pengabdian Kelompok KKM 135 UIN Malang mengadakan sosialisasi mengenai stunting di SD 02. Jumat, 24 Januari 2025. Desa Plandi, kecamatan Wonosari, Malang.

Dalam sesi sosialisasi, menghadirkan pemateri yang berkompeten yakni Nadiya dan Ruroh. Pemateri menjelaskan penyebab, dampak, serta cara pencegahan stunting. Mereka menekankan pentingnya pola makan seimbang dengan mengonsumsi makanan bergizi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi hal utama dalam mencegah berbagai penyakit yang bisa menghambat pertumbuhan anak.

8794_kkm.jpg

Keantusiasan para siswi tampak saat semuanya aktif bertanya mengenai materi yang disampaikan. Mereka juga diajak untuk berdiskusi tentang pola makan sehari-hari serta kebiasaan hidup sehat. Interaksi ini semakin memperkuat pemahaman mereka mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswi dapat lebih peduli terhadap kesehatannya dan memahami bahwa pola makan yang baik serta gaya hidup sehat sangat berpengaruh pada tumbuh kembang mereka. Mahasiswa KKM juga berharap bahwa edukasi ini dapat membantu mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Kontribtor: KKM 135 UIN MALANG

Editor: Fatma Aulia

Lebih Lanjut »
Lomba Isra' Mi'raj di TPQ Baiturrahim, KKM UIN Malang Akhiri Pengabdian dengan Kebersamaan
Sabtu, 1 Februari 2025 . in Berita . 298 views
8791_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Pengabdian Kelompok KKM 135 UIN Malang sukses menggelar perlombaan dalam rangka memperingati Isra' Mi'raj sekaligus penutupan pengabdian mahasiswa KKM. 27–28 Januari 2025. Desa Plandi, kecamatan Wonosari, Malang.

Beragam perlombaan digelar, mulai dari mewarnai, baca puisi, adzan, hingga cerdas cermat. Lomba-lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk melatih kreativitas, kepercayaan diri, serta pemahaman keislaman para santri. Dukungan penuh dari para pembimbing TPQ hingga mahasiswa KKM, membuat seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap perlombaan.

Puncak acara yang ditandai dengan pengumuman dari setiap lomba berlangsung menjadi makin meriah dan menambah kesan mendalam bagi para peserta. Pengumuman pemenang dan pembagian hadiah disambut dengan penuh kegembiraan. Sebagai bentuk apresiasi atas kebersamaan yang telah terjalin, mahasiswa KKM juga menyerahkan cinderamata berupa lukisan kaligrafi kepada TPQ Baiturrahim.

8790_kkm.jpg

Sebagai penutup, seluruh santri dan mahasiswa KKM berkumpul untuk menonton film bersama. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para santri untuk terus belajar dan berkembang. Meski mahasiswa KKM telah menyelesaikan tugasnya, semangat dan ilmu yang telah dibagikan akan terus hidup di TPQ Baiturrahim.

Kontribtor: KKM 135 UIN MALANG

Editor: Fatma Aulia

Lebih Lanjut »
Cegah Stunting Pada Ibu dan Anak, KKN UIN Malang Gelar Sosialisasi Parenting di Desa Sukodadi
Jumat, 31 Januari 2025 . in Berita . 264 views
8788_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para orang tua, tentang pencegahan stunting pada anak dan pentingnya pola asuh yang baik, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan sosialisasi parenting dan stunting, Minggu (12/1/2025), di Balai Desa Sukodadi, Wagir.

Dijelaskan Shandyka Sukma, salah satu anggota KKM, sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi mengenai bagaimana cara memberikan asupan gizi yang seimbang, menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya interaksi emosional yang positif dalam keluarga.

Shandy, sapaan akrab mahasiswa angkatan 2022 itu, menambahkan dengan adanya sosialisasi ini para orang tua akan dapat lebih memahami peran mereka dalam mencegah stunting. Perlu diketahui, stunting merupakan masalah serius. Menurutnya, dapat menghambat perkembangan pada fisik dan mental anak.

Shandy juga memaparkan, angka stunting dapat berkurang secara signifikan, jika para orang tua menjalankan perannya untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sehingga anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan. Selain itu, penerapan pola asuh yang lebih baik, seperti mencukupi asupan gizi yang sesuai akan menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan fisik dan mental anak.

Tak hanya Shandy yang menyoroti stunting, mahasiswi bernama Hanifah Rayhan Noordini juga menyebutkan bahwa stunting adalah masalah serius yang bisa dicegah dengan pola asuh dan gizi yang baik. Saya jadi lebih sadar tentang pentingnya memberikan makanan bergizi untuk anak-anak.

Masyarakat sangat antusias dengan adanya sosialisasi parenting dan stunting, karena Kami (masyarakat) sangat berterima kasih atas adanya sosialisasi ini. Informasi tentang cara mendidik anak yang baik dan pencegahan stunting sangat bermanfaat untuk keluarga kami, terutama bagi ibu-ibu muda yang masih belajar mengasuh anak dengan benar.

8787_kkm.jpg

Kepala Desa Sukodadi mewakili masyarakat, mengapresiasi adanya kegiatan sosialisasi tentang parenting dan stunting di desa ini. Program ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola asuh yang baik dan pencegahan stunting sejak dini.

"Sebagai kepala desa, saya mendukung penuh inisiatif ini dan berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif. Dengan pemahaman yang lebih baik, kita dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Mari bersama-sama kita jadikan desa kita bebas dari stunting." Katanya.

Dosen Pembimbing Lapangan kelompok ini, Bapak Muhammad Muhsin Arumawan mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang telah mensosialisasikan parenting dan stunting di tengah masyarakat. Kegiatan ini sangat relevan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Menurutnya, edukasi seperti ini tidak hanya membantu mencegah stunting, tetapi juga memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pola asuh yang tepat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang dan menjadi awal dari perubahan yang lebih baik di masyarakat.

8789_kkm.jpg

Dari sosialisasi ini melahirkan komunitas yang saling mendukung dalam pencegahan stunting, baik melalui penyebaran informasi maupun melalui program-program bersama yang melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat setempat. Dengan begitu, generasi penerus bangsa dapat tumbuh menjadi individu yang tangguh dan produktif.

Mahasiswa berharap dengan diadakannya sosialisasi parenting dan stunting ini, dapat tercipta kesadaran yang lebih tinggi di kalangan masyarakat, khususnya para orang tua. Kesadaran kolektif masyarakat akan terbangun dengan adanya perhatian yang disosialisasikan peserta KKM dengan menyoroti pentingnya daya dukung kesehatan dan kesejahteraan anak sejak usia dini. Pasalnya, dengan kesehatan yang prima dan kesejahteraan yang matang akan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan. (ss/sf)

Kontributor: Shabrina Salsabila

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »
Cegah Perundungan Anak, KKM Ardhadipa 163 Ajak Siswa SDN Ngadirejo 1 Lawan Bullying
Jumat, 31 Januari 2025 . in Berita . 230 views
8782_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Mahasiswa KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) 163 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok Ardhadipa Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, melakukan sosialisasi pencegahan bullying di SDN 1 Ngadirejo, Sabtu (25/1/2025).

Kegiatan yang dirancang sebagai inisiatif penting untuk mendidik siswa mengenai dampak negatif dari bullying ini yang dampaknya sudah menjamur dan sangat berbahaya bagi anak-anak khususnya sekolah dasar. Melalui pendekatan yang interaktif, mahasiswa KKM bertujuan untuk menciptakan kesadaran dan empati di kalangan siswa.

8783_kkm.jpg

Sosialisasi ini ditujukan kepada siswa kelas 1 sampai kelas 6 di SDN 01 Ngadirejo yang di dalamnya dijelaskan tentang jenis-jenis bullying, dampaknya, dan cara mengatasinya. Kegiatan ini juga melibatkan praktik pengecapan tangan sebagai simbol penolakan terhadap bullying dan upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang bullying, mendorong mereka untuk melawan perilaku tersebut, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan aktivitas praktis.

Kegiatan ini dimulai dengan pemberian materi mengenai pengertian bullying, jenis-jenisnya seperti bullying fisik, verbal, dan cyberbullying, serta dampak yang dialami korban dan pelaku. Siswa diajak berdiskusi untuk memahami bahwa bullying bukan sekadar bercanda, tetapi tindakan yang dapat merugikan orang lain secara emosional dan fisik.

8784_kkm.jpg

Selanjutnya, salah satu mahasiswa KKM, Adinda Zahra, memberikan contoh praktik langsung tentang bagaimana cara menghadapi situasi bullying. Siswa diajarkan untuk berani berbicara ketika melihat tindakan bullying, baik dia sebagai orang ketiga maupun korban dan melaporkannya kepada guru atau orang dewasa yang ada disekitarya.

Menurutnya, siswa yang pernah atau masih sering membully juga diajarkan untuk tidak mengulangi lagi dan meminta maaf kepada teman yang pernah dibully. Mereka juga didorong untuk mendukung dan memberi perhatian kepada teman-teman yang menjadi korban agar tidak merasa sendirian.

8785_kkm.jpg

Sebagai penutup, siswa diajak untuk mengecap tangan mereka dengan cat dan ditempelkan pada banner yang bertuliskan “Hentikan Bullying” sebagai simbol komitmen bersama untuk menghentikan bullying. Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga memperkuat pesan bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang saling menghormati dan menyayangi.

Alif Ahmad Sulthoni Putra Rofiqi, salah satu anggota KKM berharap siswa SDN 1 Ngadirejo dapat lebih memahami pentingnya menghormati satu sama lain dan menjauhkan diri dari perilaku bullying. Hal ini adalah langkah awal dalam membangun budaya positif di sekolah yang akan berdampak baik bagi perkembangan sosial dan emosional siswa.(sf)

Kontributor: Adinda Zahra

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »
Tingkatkan Potensi Desa Ngadirejo, KKM UIN Malang Ajak Pemuda Belajar Editing Video dan Poster Digital
Jumat, 31 Januari 2025 . in Berita . 127 views
8780_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Tiga kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) asal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang mengabdi di Desa Ngadirejo saling berkolabarasi mengadakan pelatihan editing video dan poster untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital yang menyasar pemuda karang taruna desa setempat, Minggu (19/1/2025).

Ketiga kelompok itu di antaranya, kelompok Ardhadipa 163, Narawidya 93, Jagadddhitanajandra 23, sukses menggelar pelatihan dengan iringan semangat tinggi para peserta, khususnya pemuda desa yang menunjukkan sebagai bentuk partisipasi dalam mempelajari keterampilan baru yang relevan di era digital. 

Selama pelatihan, peserta diperkenalkan dengan aplikasi CapCut untuk editing video. Mereka mempelajari berbagai teknik dasar seperti memotong klip, menambahkan teks, menyisipkan efek suara, hingga mengatur transisi video agar lebih menarik. Di sisi lain, aplikasi Canva diperkenalkan sebagai alat sederhana namun efektif untuk mendesain poster.

Tidak hanya mendengarkan penjelasan dari pemateri, peserta juga langsung mempraktikkan apa yang diajarkan di tempat pelatihan. Hal ini dilakukan agar mereka dapat memahami lebih baik dan memperoleh pengalaman langsung dalam menggunakan aplikasi tersebut. Kemampuan ini dirancang agar dapat langsung diaplikasikan untuk mempromosikan produk lokal atau kegiatan desa.

Raihan Mujayyid, ketua kelompok Narawidya menyebutkan tujuan pelatihan ini sebagai strategi untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di Desa Ngadirejo. "Jadi, tidak hanya bertujuan untuk menn teknologi, tapi bisa sebagai cara mencegah kemerosotan ekonomi di desa," katanya.

Salah satu alasan utama diadakannya pelatihan ini adalah banyaknya potensi desa yang belum tergarap secara optimal akibat keterbatasan akses terhadap teknologi dan keterampilan digital. Dengan memberikan pelatihan ini, pemuda desa diberdayakan untuk memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya guna memperkenalkan produk UMKM seperti makanan khas desa atau kerajinan tangan.

8781_kkm.jpg

Selain itu, pelatihan ini juga mendukung pengembangan sektor pariwisata desa. Promosi digital melalui video dan poster yang menarik diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisatawan untuk mengunjungi destinasi lokal, seperti agrowisata dan pemandangan alam Desa Ngadirejo. Hal ini dapat membuka peluang lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa secara keseluruhan.

Salah satu anggota KKM, Safira, berharap pelatihan ini memberikan dampak nyata bagi Desa Ngadirejo. Menurutnya, dengan keterampilan yang telah diberikan, pemuda Karang Taruna diharapkan dapat lebih mandiri dan kreatif serta dapat berkontribusi lebih besar dalam memperkenalkan potensi desa di ranah digital, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya tarik wisata lokal.

Lebih lanjut mahasiswi Prodi Psikologi ini menyebutkan, pelatihan yang membuktikan bahwa dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan dapat tercapai.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemuda, pemerintah desa, dan mahasiswa KKM, Desa Ngadirejo diharapkan mampu menjadi contoh nyata bahwa pemberdayaan berbasis teknologi dapat menjadi solusi efektif dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.(sf)

Kontributor: Adinda Zahra

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »
BPKH RI Serahkan Bantuan Mobil Layanan Pendidikan untuk UIN Maliki Malang
Jumat, 31 Januari 2025 . in Berita . 306 views
8776_ok.jpg

 

HUMAS UIN MALANG– Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI kembali menyalurkan bantuan mobil layanan pendidikan kepada perguruan tinggi, salah satunya kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam program kemaslahatan ini, BPKH menyerahkan satu unit mobil Elf Long untuk mendukung mobilitas akademik dan kegiatan mahasiswa di kampus yang tersebar di tiga lokasi. Jumat, 31 Januari 2025.

Acara serah terima berlangsung di UIN Maliki Malang dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Anggota Badan Pelaksana BPKH, Dr. H. Indra Gunawan, SE., SIP., MSc., Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, MA., serta perwakilan dari Baitulmaal Muamalat, yaitu Direktur Penghimpunan, CSR, dan Jaringan, Betsy E. Jiesral. Turut hadir pula Wakil Rektor Bidang AUPK Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP, Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag. Kepala Biro AAKK Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, Kepala Biro AUPK, Bapak Dr. Muhtar Hazawawi, M.Ag Para warek, para katim aupk & kabag, manajer PMU, para dekan dan wakil dekan.

8777_ttd.jpg

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA. mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan kendaraan operasional ini. Ia menegaskan bahwa tambahan mobil layanan pendidikan ini akan sangat membantu kelancaran berbagai aktivitas akademik dan kemahasiswaan di UIN Maliki Malang.  

"Dengan adanya tambahan satu unit mobil ini, tentu akan sangat bermanfaat bagi layanan pendidikan, terutama karena kampus UIN Maliki Malang berada di tiga lokasi berbeda. Ini akan mempercepat mobilitas mahasiswa dalam kegiatan akademik, praktikum, hingga kegiatan ekstrakurikuler," ungkapnya.  

Menariknya, Rektor juga menyampaikan harapan agar mobil baru ini "diselameti" dengan dibawa untuk silaturahmi dan ziarah ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Gresik.   

8778_pose.jpg

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa UIN Maliki Malang terus berkembang sebagai perguruan tinggi unggul dengan reputasi internasional. Saat ini, UIN Maliki Malang telah masuk dalam 16 besar perguruan tinggi Islam terbaik di dunia dan menempati peringkat 160 di Asia Tenggara.  

Ia juga memperkenalkan berbagai program unggulan di kampus, mulai dari program Ma’had, pengembangan bahasa, program tahfidz Al-Qur’an, hingga hadirnya Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Fakultas ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi para jamaah haji.  

"Saya yakin ke depan kampus ini akan semakin maju dan mampu menjadi kampus bereputasi internasional," tegasnya.  

Betsy E. Jiesral, selaku perwakilan dari Baitulmaal Muamalat, menuturkan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kampus serta mempercepat mobilitas civitas akademika.  

8779_gus-is.jpg

"Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat yang berkelanjutan dan terus mendukung aktivitas pendidikan di UIN Maliki Malang," harapnya.  

Sementara itu, Dr. H. Indra Gunawan, SE., SIP., MSc. dari BPKH menjelaskan bahwa mobil layanan pendidikan ini berasal dari Dana Abadi Umat (DAU) yang dikelola dengan baik sehingga manfaatnya bisa kembali kepada umat.  

"Harga mobil ini sekitar 700 juta rupiah, tetapi keberkahannya akan terus melimpah. Dana umat ini akan dikembalikan ke umat dalam bentuk manfaat yang nyata," jelasnya.  

Program bantuan mobil layanan pendidikan ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya yaitu untuk memberikan dukungan mobilitas akademik bagi civitas akademika UIN Maliki Malang. Meningkatkan kualitas layanan kampus dalam aktivitas pendidikan dan kemahasiswaan. Sebagai syiar program kemaslahatan BPKH, yang menunjukkan pemanfaatan Dana Abadi Umat secara optimal.  

Dengan adanya mobil layanan pendidikan ini, diharapkan operasional kampus, termasuk kegiatan akademik, laboratorium, dan kegiatan keagamaan, dapat berjalan lebih efisien, aman, dan nyaman. Selain itu, ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat fasilitas pendukung bagi mahasiswa dan civitas akademika.  

"Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua," tutup Indra Gunawan.

Lebih Lanjut »
Seminar Parenting di Sidodadi: Solusi Cerdas Hadapi Tantangan Digital
Jumat, 31 Januari 2025 . in Berita . 280 views
8773_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (31/1) – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Desa Sidodadi sukses menggelar seminar parenting bertajuk "Sosialisasi Parenting: Pengasuhan di Era Digital, Saatnya Orang Tua Menjadi Sahabat Anak". Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para ibu di desa, termasuk ibu rumah tangga, kader Posyandu, bidan desa, ibu PKK, dan perangkat desa.

Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pola asuh yang tepat di era digital. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh kelompok KKM, banyak orang tua di Desa Sidodadi yang menghadapi tantangan besar dalam mendidik anak, terutama terkait kecanduan gawai. Masalah ini diperparah dengan minimnya pemahaman mereka tentang teknologi, sehingga sulit untuk membimbing anak dalam menggunakan perangkat elektronik secara bijak.

Dalam seminar ini, Aprilia Mega Rosdiana, M.Si., dosen Fakultas Psikologi, hadir sebagai pemateri. Beliau menyampaikan berbagai wawasan penting tentang pola asuh yang baik dan buruk, serta memberikan strategi agar orang tua bisa lebih tenang dan tidak mudah stres dalam mendidik anak.

8774_p.jpeg

"Seminar ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan yang sangat relevan dengan permasalahan orang tua saat ini. Harapannya, setelah mengikuti seminar ini, para orang tua bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan terkait pola asuh anak di era digital," ujar Sekretaris Desa Sidodadi dalam sambutannya.

Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi tanya jawab, di mana banyak ibu aktif berdiskusi dan bertanya kepada pemateri. Mereka ingin mengetahui lebih lanjut cara mengatasi anak yang kecanduan gawai serta bagaimana membangun komunikasi yang lebih baik dengan anak di tengah kemajuan teknologi.

Seminar ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan pemahaman orang tua mengenai pengasuhan yang lebih adaptif di era digital. Dengan adanya edukasi seperti ini, diharapkan orang tua dapat lebih bijak dan efektif dalam mendidik anak, sehingga dapat melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak baik.

Kontributor: Annisa wulandari & Ulul Fahad Nasrullah

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up