Daftar Penulis: Abadi Wijaya


KKM UIN Malang Ajak Wali Murid Cegah Stunting di Dusun Jarak Ijo
Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 188 views
8768_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (24/1) – Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 78 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, melalui kelompok Abhiseva Shankara, sukses menggelar kegiatan sosialisasi mengenai “Parenting dan Stunting” di Dusun Jarak Ijo. Acara yang dihadiri sekitar 60 orang wali murid dari SDN 2 Ngadas dan KB Semeru ini disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Meskipun di tengah kesibukan para wali murid yang biasa bekerja di ladang pada pagi hari, acara ini berhasil menarik perhatian mereka. Tema yang diangkat sangat relevan dengan isu yang sedang hangat dibicarakan, yaitu pencegahan stunting dan pentingnya pola asuh yang baik. Selain itu, kegiatan ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak di Indonesia.

Sosialisasi ini menghadirkan Dr. Hj. Rofiqoh, M.Pd., C.Ht., dosen Psikologi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang juga merupakan pendiri dan direktur Mitra Pedagogika dan Psikometrika in Loco Parentis. Dalam pemaparannya yang bertema “Membangun Generasi Sehat dengan Parenting yang Tepat,” beliau menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi momen-momen krusial tumbuh kembang anak, seperti makan bersama, bermain, belajar, dan mengaji.

Ibu Rofiqoh menekankan agar orang tua mengurangi waktu penggunaan gadget atau screen time yang berlebihan, yang dapat memengaruhi perkembangan anak. "Setiap interaksi dengan anak harus dimanfaatkan untuk memperkuat ikatan emosional. Oleh karena itu, marilah kita mengurangi gadget dan lebih banyak berinteraksi langsung dengan mereka," ujar Ibu Rofiqoh.

Selain itu, beliau juga mengingatkan para wali murid untuk selalu menggunakan kata-kata positif saat berinteraksi dengan anak. "Kata-kata kita dapat mempengaruhi karakter dan perkembangan mental anak, jadi gunakanlah kata-kata yang membangun dan penuh kasih sayang," tambahnya.

Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Banyak wali murid yang antusias mengajukan pertanyaan, terutama tentang perbedaan pola asuh tradisional dan modern. Diskusi ini memberikan wawasan baru bagi mereka, membuka peluang untuk refleksi dan perubahan dalam cara mereka mendidik anak.

Di penghujung acara, Dr. Rofiqoh mengajak para wali murid untuk bersama-sama menyuarakan jargon: “Saya siap mengantarkan anak saya menjadi sarjana.” Kalimat ini tidak hanya menggugah semangat, tetapi juga menjadi simbol komitmen orang tua dalam mendukung pendidikan anak mereka, terutama di Dusun Jarak Ijo, di mana menjadi sarjana masih merupakan impian yang jarang terwujud.

Di akhir acara, Ibu Rofiqoh berharap agar materi yang telah disampaikan dapat diterapkan oleh para wali murid di kehidupan sehari-hari, dengan harapan anak-anak mereka tidak hanya terhindar dari stunting, tetapi juga tumbuh sehat secara fisik dan mental. Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian sertifikat kepada Dr. Hj. Rofiqoh, sebagai bentuk apresiasi dari mahasiswa KKM 78 UIN Malang.

Dengan adanya acara ini, diharapkan para orang tua di Dusun Jarak Ijo semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak, serta dapat menerapkan pola asuh yang lebih baik ke depannya.

Kontributor: Nadia Febri Amalia Putri, dkk

Editor: Azman Fawwazi

 

Lebih Lanjut »
Menghadirkan Spirit Moderasi Beragama, KKM UIN Malang Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj
Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 332 views

 

8766_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (23/1) – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di TPQ Ar-Rahman, Dusun Bayang, Desa Pandansari Lor. Dengan tema “Islam dan Moderasi: Membentuk Pemahaman yang Seimbang dan Inklusif”, acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.

Acara dimulai setelah shalat Dzuhur dengan sambutan dari berbagai pihak. Ketua kelompok KKM membuka acara dengan mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dan menyampaikan harapan agar kegiatan ini membawa manfaat bagi warga Dusun Bayang. Sambutan berikutnya disampaikan oleh pimpinan TPQ Ar-Rahman, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKM dalam menyelenggarakan acara bernilai spiritual ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang.

Sebagai bagian dari peringatan, santri TPQ Ar-Rahman turut memeriahkan acara dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat. Penampilan mereka menambah kekhidmatan suasana serta menunjukkan semangat belajar agama yang tinggi di kalangan anak-anak.

8767_p.jpeg

Puncak acara menghadirkan Alfi Khoirul Anam, Duta Fakultas Syariah tahun 2023/2024, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peristiwa spiritual, tetapi juga pelajaran bagi umat Islam dalam membangun hubungan yang baik dengan Allah SWT (habluminallah) dan sesama manusia (habluminannas). Selain itu, ia menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai pijakan dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Masyarakat antusias berdiskusi langsung dengan pembicara mengenai penerapan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi ini mendapat respons positif, terutama dari kalangan pemuda yang tertarik memperdalam pemahaman tentang keberagamaan yang inklusif dan seimbang.

Dengan dukungan masyarakat dan keterlibatan mahasiswa KKM, peringatan Isra’ Mi’raj di TPQ Ar-Rahman berjalan sukses dan penuh makna. Acara ini tidak hanya menjadi sarana edukasi keagamaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa, santri, dan masyarakat Dusun Bayang. Harapannya, nilai-nilai moderasi beragama yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan masyarakat lebih harmonis, inklusif, dan berpegang teguh pada ajaran agama.

Editor: Azman Fawwazi

 

Lebih Lanjut »
KKM 164 UIN Malang Dorong UMKM Singkong Pandansari Lor Maju dan Berdaya Saing!
Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 222 views
8763_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (19/1) – Dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 164 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengunjungi salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis singkong di Desa Pandansari Lor. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan bagi pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing dan memperluas pasar produk mereka.

UMKM yang dikunjungi memanfaatkan singkong sebagai bahan utama untuk menghasilkan produk bernilai ekonomis, seperti tepung singkong, keripik setengah matang, serta bahan dasar makanan ringan. Selain berkontribusi pada sektor ekonomi, UMKM ini juga berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyerap tenaga kerja lokal. Banyak warga desa terlibat dalam proses produksi, sehingga membantu menambah pendapatan keluarga mereka.

8764_p.jpeg

Meski memiliki potensi besar, pelaku UMKM singkong masih menghadapi sejumlah tantangan. Minimnya perhatian dari pemerintah dalam bentuk pelatihan, pendanaan, dan fasilitas pemasaran menjadi hambatan utama. Selain itu, kendala dalam pengurusan sertifikasi halal juga menjadi faktor yang menghambat perluasan pasar. Biaya serta waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh sertifikasi ini sering kali menjadi kendala bagi usaha kecil dalam meningkatkan daya saing produk mereka.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKM 164 berupaya memberikan solusi konkret untuk membantu pengembangan UMKM. Mereka membantu membuat akun media sosial sebagai sarana promosi, menyusun katalog digital, serta mendaftarkan produk ke marketplace online guna memperluas jangkauan pasar. Selain itu, pelatihan manajemen keuangan sederhana diberikan agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan dengan lebih terstruktur dan efektif.

8765_p.jpeg

Mahasiswa juga mendorong pelaku UMKM untuk berkoordinasi dengan lembaga sertifikasi halal guna memperoleh informasi yang lebih jelas tentang prosedur dan biaya sertifikasi. Selain itu, mereka mengusulkan agar pemerintah desa dan komunitas UMKM lokal dapat lebih aktif dalam mendukung proses sertifikasi halal agar lebih terjangkau dan efisien.

Kegiatan yang berlangsung pada 19 Januari 2025 ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa serta membawa dampak positif bagi pelaku UMKM. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan UMKM singkong di Desa Pandansari Lor dapat terus berkembang, mengatasi berbagai tantangan, serta menjadi penggerak ekonomi lokal yang tangguh dan inspiratif.

 Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
KKM 161 Gantari Bhumi: Orang Tua Cerdas, Masa Depan Anak Gemilang!
Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 178 views
8759_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (25/1) – Balai Desa Kemiri menjadi saksi diskusi bermakna tentang pendidikan berkelanjutan dalam acara sosialisasi parenting yang diadakan oleh KKM 161 Gantari Bhumi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Mengusung tema "Langkah Cerdas Orang Tua: Mempersiapkan Pendidikan Berkelanjutan Pasca Sekolah Dasar", acara ini dihadiri oleh guru serta wali murid SDN 01 Kemiri dan menghadirkan narasumber Bu Rahmatika Sari Amalia, dosen Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Dalam diskusi ini, para peserta mendapatkan wawasan tentang langkah strategis yang perlu diambil orang tua dalam mendukung pendidikan anak setelah lulus sekolah dasar. Pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, mengembangkan kemandirian, serta membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

8760_p.jpeg

Orang tua memiliki peran krusial dalam mengenali potensi dan minat anak, memberikan dukungan emosional maupun finansial, serta menjalin kolaborasi yang erat dengan guru dan sekolah. Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam sosialisasi ini adalah fenomena pernikahan dini yang masih menjadi ancaman nyata terhadap keberlangsungan pendidikan anak. Minimnya komunikasi antara orang tua dan anak, faktor ekonomi, serta kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi menjadi faktor utama yang memicu pernikahan dini. Dampak dari pernikahan dini bukan hanya memutus impian anak dalam melanjutkan pendidikan, tetapi juga membawa konsekuensi biologis, psikologis, hingga sosial yang serius.

Dalam menghadapi tantangan ini, orang tua diharapkan dapat menjadi agen perubahan dengan memperbarui pola pikir serta menyadari pentingnya pendidikan lanjutan sebagai bekal menghadapi dunia yang semakin kompetitif. Pendidikan yang berkelanjutan tidak hanya membuka peluang karier yang lebih baik, tetapi juga memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas hidup anak.

8761_p.jpeg

Beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan meliputi pemilihan sekolah menengah yang tepat, pengajaran keterampilan sosial, serta menumbuhkan kesadaran anak tentang pentingnya pendidikan jangka panjang. Selain itu, dukungan emosional melalui komunikasi yang terbuka menjadi faktor kunci dalam membantu anak mengatasi tekanan akademik maupun non-akademik.

Sebagai kesimpulan, pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan. Dengan komitmen dan peran aktif orang tua, serta dukungan dari program seperti yang dilakukan KKM 161 Gantari Bhumi, diharapkan generasi penerus dapat lebih siap menghadapi tantangan masa depan dan meraih kesuksesan dalam kehidupan mereka.

Kontributor: Hanum

Editor: Azman Fawwazi

 

Lebih Lanjut »
Mahasiswa KKM 161 Gantari Bhumi UIN Malang Berperan Aktif di Posyandu Desa Kemiri
Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 272 views
 
8758_p.jpeg
HUMAS UIN MALANG, (8/1) – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan garda terdepan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di pedesaan. Dalam upaya mendukung pelayanan kesehatan di Desa Kemiri, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 161 Gantari Bhumi UIN Malang turut serta dalam kegiatan posyandu yang tersebar di lima dusun, yakni Krajan, Gondang, Lemahbang, Kresik, dan Tengo. Kehadiran mereka bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan serta memastikan keberlanjutan program posyandu dengan lebih optimal.

Mahasiswa KKM 161 terjun langsung ke setiap pos posyandu untuk membantu pelaksanaan kegiatan rutin, seperti penimbangan berat badan anak, pengukuran tinggi badan, serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Keikutsertaan mereka tidak hanya meringankan tugas para kader posyandu, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

Selain membantu teknis pelaksanaan posyandu, mahasiswa juga berperan dalam penguatan peran kader posyandu. Mereka membantu mengatur jalannya kegiatan agar lebih terstruktur, serta memberikan panduan dalam pencatatan data kesehatan ibu dan anak. Dengan adanya kolaborasi ini, efektivitas pelayanan posyandu diharapkan meningkat, sehingga masyarakat semakin percaya dan terbantu dengan keberadaan posyandu.

8757_p.jpeg

Tak hanya itu, Mahasiswa KKM 161 juga mengadakan sesi edukasi kesehatan bagi ibu-ibu dan warga yang hadir di posyandu. Materi yang diberikan mencakup pentingnya pemenuhan gizi anak, manfaat imunisasi, serta tips menjaga kesehatan keluarga. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat dan peran penting posyandu dalam menjaga kesehatan keluarga.

Partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga bagi mereka sendiri. Melalui pengalaman ini, mereka mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang sistem pelayanan kesehatan di desa serta pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, keterlibatan Mahasiswa KKM 161 Gantari Bhumi UIN Malang di posyandu Desa Kemiri menjadi bukti nyata kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Posyandu bukan sekadar tempat layanan kesehatan, tetapi juga simbol kolaborasi yang memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kontributor: Hanum

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Tingkatkan Kemandirian, Petani Plandi Antusias Belajar Pestisida Alami dari Mahasiswa KKM UIN Malang
Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 196 views
8754_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, KKM 135 sukses gelar kegiatan pelatihan bersama kelompok tani di Desa Plandi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian petani dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan dengan memanfaatkan bahan alami. Desa Plandi, kecamatan Wonosari, Malang. 22 Januari 2025.

Bapak Ali Imron, perangkat desa setempat yang membuka langsung acara ini. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kemandirian petani dalam pengelolaan pertanian. Ia berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga terinspirasi untuk mencoba pendekatan yang lebih ramah lingkungan dalam bertani. Ali menekankan pentingnya penggunaan bahan-bahan tersebut dengan dosis yang tepat agar hasilnya optimal, serta memberi dampak positif pada kualitas tanah dan tanaman.

Antusiasme petani terlihat jelas dalam sesi praktik, di mana mereka langsung diajak untuk mencoba membuat pestisida sendiri. Seorang petani mengungkapkan, "Pelatihan ini memberi kami kesempatan untuk lebih mandiri. Kami bisa membuat pestisida sendiri dengan biaya yang jauh lebih terjangkau, bahkan mungkin bisa menjadi peluang usaha baru."

8755_kkm.jpg

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para petani dapat lebih mandiri dalam mengelola pertanian mereka, khususnya dalam pembuatan pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan dan hemat biaya. Selain meningkatkan hasil pertanian, metode ini juga dapat menjaga keseimbangan ekosistem serta mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis.

Kontributor: KKM 135 Mangaladhikara 

Editor: Fatma Aulia 

Lebih Lanjut »
Inovasi Pertanian! Kelompok KKM 135 Latih Petani Buat Pestisida Murah dan Aman
Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 195 views
8752_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Pengabdian Kelompok KKM 135 Mangaladhikara sukses menggelar pelatihan pembuatan pestisida ramah lingkungan untuk kelompok tani di Desa Plandi. Desa Plandi, kecamatan Wonosari, Malang. 22 Januari 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pengetahuan praktis kepada petani dalam mengelola hama dengan cara yang lebih efisien dan ekonomis.

Pelatihan dibuka oleh Bapak Ali Imron, perangkat desa setempat yang mengapresiasi semangat petani yang hadir dari berbagai dusun. Ia berharap para petani dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia yang mahal dan berdampak buruk bagi lingkungan.

Ali Aminuddin Rosyadi, mahasiswa jurusan Kimia dan anggota Kelompok KKM 135, memberikan materi tentang bahan alami yang dapat digunakan untuk membuat pestisida yang ramah lingkungan. Petani diberikan penjelasan mengenai penggunaan sulfur, KOH, dan NaOH yang mudah ditemukan dan efektif dalam mengendalikan hama.

8753_kkm.jpg

Selama sesi praktik, petani diajak untuk langsung mencoba membuat pestisida alami sendiri. Banyak peserta yang merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Kami tidak hanya belajar cara membuat pestisida, tetapi juga mendapatkan solusi praktis yang hemat biaya,” ungkap salah seorang petani.

Pelatihan ini diakhiri dengan sesi diskusi yang hangat, di mana peserta berbagi pengalaman dan berharap dapat terus meningkatkan keterampilan mereka dalam pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Kontributor: KKM 135 Mangaladhikara 

Editor: Fatma Aulia 

 

 

Lebih Lanjut »
Penuh Makna! Penutupan KKM UIN Malang di Desa Ngebruk
Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 174 views
8826_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG  - KKM UIN Malang di Desa Ngebruk telah selesai melaksanakan kegiatannya yang dimulai pada tanggal 19 Desember 2024 dan berakhir pada tanggal 30 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan momen puncak yang mengakhiri perjalanan mahasiswa dalam program kuliah kerja mahasiswa.

Kegiatan penutupan KKM UIN Malang ini merupakan kegiatan gabungan kelompok 10, 80, dan 150 yang dihadiri oleh kepala desa yang diwakili oleh sekretaris desa, Bapak Tomi Aris Wibowo, dan para mitra dalam kegiatan KKM. Acara ini diawali dengan sambutan oleh koordinasi desa dan perwakilan oleh DPL.

8827_kkm.jpg

Program kerja dari kelompok 10 yang mengangkat dari tema besar pengabdian KKM UIN Malang "Moderasi Beragam, Pencegahan Stunting, Kemiskinan Ekstrim, dan Parenting Melalui Program Pengabdian Mahasiswa KKM UIN Malang pada Masyarakat Desa Parangargo", yaitu seminar parenting dan pola asuh anak dan sosialisasi digitalisasi pemasaran UMKM melalui media sosial tiktok. Melalui program kerja tersebut, antusiasme masyarakat Desa Ngebruk terlihat sangat tinggi, sehingga kegiatan tersebut tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga memberikan manfaat nyata serta dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

8828_kkm.jpg

Kegiatan penutupan ini ditutup dengan momen penuh makna, yaitu penyerahan kenang-kenangan secara simbolis dari hasil kolaborasi tiga kelompok. Kenang-kenangan tersebut menjadi wujud apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada perangkat desa yang telah memberikan dukungan luar biasa dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan pengabdian.

Kontributor: KKM 10 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Penutupan Penuh Kebersamaan: Akhir Perjalanan KKM UIN Malang di Desa Wonorejo
Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 161 views
8771_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Desa Wonorejo, Poncokusumo, telah menjadi saksi perjalanan penuh dedikasi para mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang dalam mengabdikan diri selama 40 hari. Penutupan ini menjadi momen berharga untuk mengenang pencapaian dari berbagai program yang telah dijalankan.

Acara penutupan KKM di Desa Wonorejo berlangsung di Balai Desa Wonorejo pada Kamis, 30 Januari 2025. Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta mahasiswa KKM, terlihat antusias mengikuti jalannya acara.

Kepala Desa Wonorejo, Bapak Sokeh, dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi dan kontribusi mahasiswa selama menjalankan program KKM. "Kami sangat berterima kasih atas berbagai program yang telah dijalankan. Semoga ilmu dan pengalaman yang didapat bisa menjadi bekal bagi para mahasiswa, dan semoga masyarakat Desa Wonorejo juga merasakan manfaat dari kegiatan ini," ujarnya.

Perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Farid Munfaati, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Desa Wonorejo yang telah menerima mereka dengan baik. "Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah dan masyarakat desa Wonorejo atas dukungan penuh pada anak didik kami dalam menjalankan program kerja selama 40 hari," ujarnya.

8772_kkm.jpg

Dalam kegiatan KKM ini, mahasiswa telah melaksanakan berbagai program kerja, seperti program wajib keagamaan one day one juz, program belajar mengajar di sekolah, penyuluhan parenting, pengembangan UMKM dan program sosial yang lainnya, yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kontributor: KKM 156 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up