Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Cegah Stunting dengan Pola Asuh Tepat di Desa Sumberejo
Kamis, 16 Januari 2025 . in Berita . 222 views
8561_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Sumberejo, 16 Januari 2025 – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 14 Sahbara dan KKM 154 Mahameru sukses menggelar acara sosialisasi dengan tema Parenting Hebat, Anak Sehat: Cegah Stunting dengan Pola Asuh Tepat di Desa Sumberejo. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting dan pentingnya pola asuh yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak.

8562_kkm.jpg

Acara yang digelar pada Kamis, 16 Januari 2025 ini menghadirkan narasumber Kusumaning Ayu Tunjungsari, S. Kep., Ners, Kepala UPT Laboratorium Keperawatan dan Dosen Keperawatan Universitas Kepanjen, serta Trainer Bersertifikasi BNSP. Dalam sesi sosialisasi, Tunjung memberikan wawasan mendalam mengenai penyebab stunting, dampaknya terhadap kesehatan, serta tips pola asuh yang dapat diterapkan oleh orang tua untuk mendukung anak tumbuh sehat dan cerdas.

Rangkaian acara berlangsung meriah dengan kehadiran Bapak Kepala Desa Sumberejo, Ibu Bidan Ayu Rahma dari Puskesmas Poncokusumo, serta Ibu Mutaropah selaku Ketua Pengawas Stunting Desa Sumberejo. Selain sosialisasi, acara juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize dan pemberian bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu untuk mendukung gizi anak-anak di Desa Sumberejo.

Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat Desa Sumberejo semakin sadar akan pentingnya mencegah stunting dan memberikan pola asuh yang tepat bagi anak-anak mereka. Acara ini juga menjadi momentum kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun kesadaran kesehatan yang lebih baik.

 

Kontributor: KKM 14 dan 154 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Seminar Cegah Pernikahan Dini dan Stunting Generasi Muda
Kamis, 16 Januari 2025 . in Berita . 491 views

 

8556_oke.jpeg

HUMAS UIN MALANG – Dalam upaya menekan angka pernikahan dini dan stunting di masyarakat, Mts Al-Fathoni Poncokusumo mengadakan seminar bertajuk “Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Stunting” pada Selasa (14/1). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh siswa-siswi sekolah dengan tujuan memberikan edukasi mendalam tentang dampak jangka panjang pernikahan dini, baik bagi individu maupun generasi mendatang.  

Dalam seminar ini, para pemateri menyoroti pentingnya kesiapan mental, fisik, dan finansial sebelum memasuki pernikahan. Dijelaskan pula bahwa stunting—yang merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis—sering kali terjadi pada anak-anak yang lahir dari pasangan muda yang belum siap menghadapi tanggung jawab sebagai orang tua. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat stunting dapat berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak dalam jangka panjang.  

Seminar berlangsung dengan suasana interaktif, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan para pemateri. Mereka diajak memahami risiko pernikahan dini yang tidak hanya berpengaruh pada kehidupan pribadi, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat secara luas. Dengan pendekatan ini, siswa-siswi tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga termotivasi untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar mereka.

8558_p.jpg

Salah satu peserta seminar, Rahma Fitriani (15), berbagi pandangannya setelah mengikuti kegiatan ini. “Dulu saya pikir pernikahan dini hanya soal cinta atau keputusan pribadi, tapi sekarang saya sadar ada dampak besar yang harus dipikirkan. Dari seminar ini saya belajar kalau kesiapan mental, fisik, dan ekonomi itu sangat penting sebelum menikah. Saya harap ke depannya angka pernikahan dini dan stunting di masyarakat bisa berkurang,” ujarnya dengan antusias.  

Melalui seminar ini, pihak sekolah berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka pernikahan dini dan stunting di masyarakat. Kepala sekolah, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai pionir perubahan. “Kami ingin para siswa memahami bahwa keputusan besar seperti pernikahan harus diambil dengan bijak dan penuh persiapan. Selain itu, mencegah stunting sejak dini adalah tanggung jawab bersama untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas,” katanya.  

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta dan diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai upaya edukasi serupa di masa depan. Dengan semangat ini, Mts Al-Fathoni terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam hal kesadaran sosial bagi siswanya.  
Reporter: Azman Fawwazi
Foto: Muhammad Rifqi

Lebih Lanjut »
SDN 4 Bedalisodo: Menyemai Toleransi, Merajut Harmoni Sejak Usia Dini
Kamis, 16 Januari 2025 . in Berita . 506 views
8554_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG – SDN 4 Bedalisodo berhasil membuktikan bahwa moderasi beragama dapat diterapkan sejak usia dini melalui kegiatan yang sarat nilai toleransi dan keberagaman. Setiap Selasa hingga Kamis pagi, sekolah ini mengadakan aktivitas keagamaan yang mempererat harmoni antarsiswa dari berbagai latar belakang agama. Suasana penuh makna terlihat ketika siswa melaksanakan kegiatan spiritual mereka masing-masing.  

Di lapangan sekolah, siswa Muslim bersama para guru membaca Asmaul Husna dan menghafal surat-surat pendek Al-Qur'an dengan khidmat. Sementara itu, siswa non-Muslim berkumpul di ruang kelas 4 untuk berdoa sesuai keyakinan mereka, didampingi wali kelas yang memastikan kegiatan berjalan lancar dan penuh penghormatan.  

Menurut Yoza, anggota Kelompok KKN 105 “Sukma Sadhana” dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, kegiatan ini adalah contoh nyata harmoni dalam keberagaman. “Kami menyaksikan bagaimana siswa diajarkan untuk menghargai perbedaan tanpa mengurangi kualitas ibadah masing-masing. Ini adalah bentuk moderasi beragama yang patut diapresiasi,” ungkapnya.  

Yoza menambahkan, Kelompok KKN 105 tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga turut berkontribusi dalam memfasilitasi kegiatan ini. Mereka mendampingi siswa, memberikan dukungan logistik, serta mengapresiasi komitmen para guru dalam menciptakan suasana inklusif. “Kegiatan ini tidak hanya membangun nilai spiritual, tetapi juga menanamkan rasa saling menghormati yang kuat,” jelasnya.

8555_oke.jpeg

Inisiatif yang dilakukan SDN 4 Bedalisodo membawa dampak positif, baik secara spiritual maupun sosial. Siswa belajar untuk mendukung satu sama lain tanpa memandang perbedaan agama, menciptakan lingkungan yang hangat dan penuh rasa saling menghormati. “Kami berharap para siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi generasi yang toleran, menghormati keberagaman, dan siap menjadi agen perdamaian di masyarakat,” tambah Yoza.  

Kolaborasi antara sekolah dan kelompok KKN menunjukkan betapa pentingnya dukungan komunitas luar dalam mewujudkan moderasi beragama. Upaya ini tidak hanya memperkaya nilai-nilai kebangsaan di kalangan siswa, tetapi juga memberikan inspirasi bagi sekolah lain untuk mengintegrasikan moderasi beragama dalam kegiatan sehari-hari.  

Praktik moderasi beragama di SDN 4 Bedalisodo menjadi bukti bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan pemersatu. Dengan menciptakan ruang bagi setiap siswa untuk menjalankan keyakinan mereka tanpa hambatan, sekolah ini berhasil menanamkan benih toleransi yang akan terus tumbuh di masa depan.  

Inisiatif seperti ini layak menjadi teladan bagi sekolah lain, sebagai langkah kecil menuju masyarakat yang damai dan harmonis. Melalui pendidikan berbasis moderasi beragama, diharapkan nilai-nilai toleransi dan keberagaman dapat menyebar lebih luas, menjadikan keberagaman sebagai fondasi bagi persatuan bangsa.

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Mahasiswa KKM UIN Malang Semarakkan Desa Ngadirejo dengan Penyuluhan Parenting
Rabu, 15 Januari 2025 . in Berita . 149 views
8699_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Dalam rangka meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang tepat untuk anak usia dini, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan penyuluhan parenting di KB Harapan Bangsa, Desa Ngadirejo, pada 15 Januari 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh para wali murid dari anak-anak KB Harapan Bangsa dan dibuka dengan sambutan dari ketua pelaksana kegiatan, Abu Wildan Mustafa, dan Kepala KB Harapan Bangsa, Ibu Setiya Ningsih, S.Pd. Acara inti kegiatan ini adalah penyampaian materi oleh Dr. Muallifah, M.A, dosen Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang, yang membahas tentang pentingnya pola asuh yang mendukung anak untuk tumbuh cerdas, sehat, dan berkembang secara optimal.

8700_kkm.jpg

Dr. Muallifah menekankan bahwa pola asuh yang ideal bersifat autoritatif, yaitu mendukung anak untuk berkembang secara positif tanpa menargetkan hal yang berlebihan. Ia juga membahas tentang pentingnya perilaku pengasuhan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, dan kunjungan neonatal (KN) pada masa-masa awal kehidupan bayi. "Pola asuh yang tepat dapat membantu anak untuk tumbuh cerdas, sehat, dan berkembang secara optimal," ungkap Dr. Muallifah.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada para orang tua tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang tepat untuk anak usia dini. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan hebat.

 

Kontributor: KKM 93 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Upaya Mahasiswa KKM UIN Malang Cegah Stunting di Desa Ngadirejo
Rabu, 15 Januari 2025 . in Berita . 161 views
8697_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - KKM 23, 93, dan 163 UIN Malang mengadakan kegiatan "Pencegahan Stunting" bertema "Gizi Sehat, Anak Cerdas, Masa Depan Cerah" di KB Harapan Bangsa, Desa Ngadirejo (15/1). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat pada anak sejak dini melalui pendekatan yang edukatif dan kreatif.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan stunting. Dengan melibatkan anak-anak di Desa Ngadirejo, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Abu Wildan Mustafa, ketua pelaksana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan stunting. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Ngadirejo, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sejak usia dini," ungkapnya.

8698_kkm.jpg

Kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas, seperti mewarnai, menyanyi bersama, dan pembagian susu dan biskuit bergizi kepada anak-anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah edukasi bagi anak-anak dan menunjukkan bahwa isu kesehatan dapat ditangani dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

 

Kontributor: KKM 93 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Langkah Awal Mahasiswa UIN Malang Jadi Guru Inspiratif
Rabu, 15 Januari 2025 . in Berita . 326 views
8553_obser.jpg

HUMAS UIN MALANG, (11/1) – Mahasiswa kelompok asistensi mengajar dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan observasi di SMA Mambaus Sholihin Blitar sebagai bagian dari persiapan program asistensi mengajar. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah kepada mahasiswa, memperluas wawasan mereka, serta membekali pengalaman berharga dalam menjadi tenaga pendidik yang unggul.

Observasi ini merupakan salah satu tahapan wajib dalam program asistensi mengajar yang diikuti oleh mahasiswa semester enam. Acara dimulai dengan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Putri Wahyuningtias, S.Pd., yang dilanjutkan dengan sesi pengenalan diri para mahasiswa. Pada kesempatan ini, mahasiswa dari berbagai program studi, seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), dan Tadris Bahasa Inggris (TBI), diperkenalkan kepada lingkungan SMA Mambaus Sholihin Blitar.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA Mambaus Sholihin Blitar, Bapak Moh. Fauzil Anam, S.E., menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sekolah maupun lingkungan pesantren. Beliau menjelaskan bahwa SMA Mambaus Sholihin berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar, sehingga mahasiswa asistensi tidak hanya belajar dari sekolah tetapi juga berkesempatan mengenal lebih dalam kehidupan pesantren.

Dr. Moh. Zainul Fajeri, M.Ag., selaku Pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2, memberikan arahan kepada mahasiswa agar tinggal di lingkungan pesantren selama menjalani program. Dengan demikian, mereka dapat mempelajari nilai-nilai pesantren sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh dari kampus dalam praktik mengajar.

Kegiatan observasi ini ditutup dengan sesi pengenalan materi dan target pembelajaran yang akan menjadi fokus selama program asistensi. Setiap mahasiswa bertemu dengan guru pamong dari bidang studi masing-masing untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. Walaupun berasal dari latar belakang studi yang berbeda, mahasiswa memiliki satu visi bersama, yakni menjadi pendidik yang inspiratif dan teladan bagi siswa.

Observasi yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini memberikan wawasan berharga kepada mahasiswa mengenai dinamika lingkungan sekolah dan pesantren, kurikulum, serta kegiatan sehari-hari siswa. Arahan dan motivasi dari kepala sekolah serta pengasuh pondok pesantren memberikan semangat baru bagi mahasiswa dalam menjalani peran mereka sebagai calon pendidik.

Langkah awal yang diambil melalui observasi ini menjadi pondasi penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia pendidikan. Dengan bekal pengalaman dan semangat yang telah diperoleh, diharapkan para mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif selama program asistensi mengajar, sekaligus mencetak pengalaman yang akan mendukung perjalanan mereka sebagai pendidik profesional di masa depan.

Kontributor: Diya’ul Mukorobin

Editor: Azman Fawwazi

 

Lebih Lanjut »
Mahasiswa UIN Malang Dorong Pemanfaatan Media Sosial untuk Digitalisasi UMKM
Rabu, 15 Januari 2025 . in Berita . 229 views
8611_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - KKM Kelompok 10 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan sosialisasi digitalisasi UMKM dengan tema "Sosialisasi Digitalisasi UMKM: Meraih Peluang di Era Digital" di Balai Desa Ngebruk pada 15 Januari 2025. Acara ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK dan kepala desa setempat, serta berhasil menarik antusiasme tinggi dari pelaku UMKM.

8612_kkm.jpg

Sosialisasi ini menekankan pentingnya pemasaran online melalui platform media sosial, khususnya TikTok, untuk memperkenalkan produk unggulan seperti sari jahe dan temulawak. Arif Rahman Adjulian dan Syaifah Putri Diah Ambari berperan sebagai pembicara, menjelaskan strategi pemasaran digital yang dapat membantu ibu-ibu PKK dalam memasarkan produk mereka secara lebih efektif. Partisipasi aktif dari sekitar 25 peserta menunjukkan minat yang besar terhadap program ini.

 

8613_kkm.jpg

Selama acara, peserta tidak hanya mendapatkan wawasan tentang pentingnya pemasaran digital tetapi juga memberikan masukan terkait desain kemasan produk. Salah satu masukan yang diterima adalah untuk memperbesar ukuran tulisan pada kemasan agar lebih menarik perhatian konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi tidak hanya bersifat informatif tetapi juga interaktif, memungkinkan peserta untuk terlibat langsung dalam pengembangan produk mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat memanfaatkan potensi besar dunia digital untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar mereka. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang media sosial dan strategi pemasaran digital, ibu-ibu PKK dapat berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan UMKM di era digital.

 

Kontributor: KKM 10 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Sosialisasi Pentingnya Gizi Seimbang dan Bahaya Makanan 5P di SDN 3 Sumberejo
Rabu, 15 Januari 2025 . in Berita . 453 views
8560_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Kelompok 14 KKM UIN Malang menggelar acara "Sehat Bersama Gizi Seimbang: Menuju Indonesia Bebas Stunting" di SDN III Sumberejo, sebagai upaya mengatasi isu nasional stunting dan mempromosikan gizi seimbang. Acara ini dihadiri oleh siswa-siswi dan guru-guru sekolah dasar setempat (15/1).

Acara tersebut dimulai dengan sarapan bersama, di mana para siswa diajak untuk menikmati makanan sehat yang telah disiapkan dari rumah. Kemudian, dilanjutkan dengan sharing session tentang pentingnya asupan gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Ida Masayu Putri menjelaskan bahwa "makanan sehat dan bergizi adalah kunci untuk menjaga kesehatan tubuh agar dapat tumbuh dengan optimal." Sementara itu, Nuril Nuzulia Afifah mengingatkan bahaya makanan yang mengandung 5P (Pemanis, Pewarna, Pengawet, Penguat rasa, dan Perasa buatan).

Kegiatan selanjutnya adalah Forum Group Discussion (FGD), di mana siswa-siswi diminta mengelompokkan sayuran, buah-buahan, protein, dan karbohidrat untuk memahami pentingnya memilih makanan bergizi. Para siswa juga diberi susu sebagai sumber kalsium dan brosur tentang gizi seimbang untuk orang tua.

Pihak sekolah menyambut positif acara ini dan berharap dapat menjadi langkah awal bagi penerapan pola makan sehat di kalangan siswa. Dengan demikian, kesadaran akan pentingnya pola makan yang sehat dan bergizi dapat tertanam sejak dini.

Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi para siswa serta orang tua untuk menghindari konsumsi makanan yang mengandung bahan berbahaya dan memilih makanan yang memenuhi gizi seimbang.

Kontributor: KKM 14 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Mahasiswa UIN Malang Siap Berkontribusi Memajukan Pendidikan di SMA Mambaus Sholihin
Rabu, 15 Januari 2025 . in Berita . 290 views
8550_oke.jpg

HUMAS UIN MALANG (14,1) – SMA Mambaus Sholihin Blitar resmi menerima mahasiswa program asistensi mengajar dari Fakultas Tarbiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara seremonial ini berlangsung khidmat di Aula SMA Mambaus Sholihin, menandai dimulainya kolaborasi strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan.  

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan sambutan dari Sekretaris Yayasan SMA Mambaus Sholihin, Bapak Choirul Anam, S.Pd., yang mewakili Kepala Sekolah. Dalam pidatonya, beliau mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan UIN Malang. "Kami sangat berterima kasih atas inisiatif ini dan berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak positif, baik bagi peserta didik maupun pengembangan sekolah secara keseluruhan," ungkapnya penuh optimisme.  

Sambutan berikutnya disampaikan oleh dosen pembimbing lapangan, Ibu Faridatun Nikmah, M.Pd., yang menegaskan tujuan utama program ini sebagai wadah pengabdian mahasiswa. "Mahasiswa kami telah dipersiapkan secara matang untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah. Harapan kami, mereka mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Mambaus Sholihin," tuturnya. 

 

8551_oke.jpg

Acara turut dihadiri oleh para guru pamong mata pelajaran yang akan menjadi mentor bagi mahasiswa selama masa tugas. Kehadiran para guru ini menciptakan suasana akrab dan kolaboratif. Para mahasiswa diperkenalkan kepada guru pamong masing-masing sebagai langkah awal adaptasi di lingkungan sekolah.  

Program asistensi mengajar ini mencakup berbagai mata pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, hingga program pengembangan sekolah. Mahasiswa diharapkan mampu membawa inovasi dalam metode pembelajaran sekaligus memperkaya pengalaman belajar siswa. "Program ini tidak hanya memberi pengalaman kepada mahasiswa, tetapi juga membuka peluang bagi sekolah kami untuk menyerap ide-ide baru yang segar," ujar salah satu guru pamong dengan antusias.  

8552_oke.jpg

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru SMA Mambaus Sholihin. Suasana hangat dan semangat terpancar, menandai awal kolaborasi yang penuh harapan.  

Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang unggul. "Kami optimis program ini akan menjadi pijakan awal yang kokoh dalam membangun pendidikan berkualitas. Semoga menjadi inspirasi bagi kolaborasi serupa di masa mendatang," pungkas salah satu guru pamong.  

Dengan semangat yang tinggi, program asistensi mengajar ini diyakini akan menjadi jembatan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik sekaligus mempererat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah menengah.

Kontributor: Tahajudi Akma

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up