HUMAS UIN MALANG-Menyambut perhelatan AICIS ke-22 di Surabaya, Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. hadir langsung di hadapan perkumpulan para cendikia muslim dari seluruh belahan dunia. Khofifah, sapaan akrabnya memberikan sambutan hangat kepada para tamu spesialnya mukai dari Dirjen Bimas Hindu, Katolik, Kristen, Konghucu, Budhis dan juga tokoh muslim dunia yang hadir di forum bergengsi tersebut. Selasa (2/5).
Gubernur Jatim berharap AICIS ini bisa memberikan rekomendasi strategis soal perdamaian dan keharmonisan dan prosperity atau kemakmuran, pasalnya tiga poin penting ini sangat dibutuhkan oleh Indonesia dan juga penduduk dunia pada umumnya.
Bunda Khofifah menilai pemilihan lokasi AICIS di Jawa Timur ini memang sangatlah tepat. Jatim sendiri merupakan bumi Kerajaan Majapahit yang telah mengenalkan kebhinekaan. "Semoga Jatim bisa menjadi salah satu refrensi pembahasan AICIS untuk memberikan rekomendasi dari permasalahan kontemporer, baik di Indonesia maupun dunia," harapnya.
Mantan Mensos RI itu juga berpesan untuk senantiasa tetap menjaga solidaritas dan kerukunan antar umat beragama untuk selalu saling menguatkan satu sama lain agar keharmonisan dan ketentraman di Indonesia dan dunia bisa terwujud tanpa ada kekerasan.
"Saya ingin mengajak marilah kita selalu bergandengan tangan untuk saling menguatkan dan menjaga keharmonisan ini tetap stabil. Terima kasih, selamat datang di Jawa Timur, bumi Majapahit," tutupnya seraya diiringi aplaus dari ribuan tamu yang hadir.
HUMAS UIN MALANG-Kesehatan menjadi aspek yang sangat berharga bagi semua orang. Namun, di tengah gaya hidup modern yang kerap mengabaikan pola makan sehat, banyak anggota masyarakat menghadapi tantangan serius terkait kesehatan. Dalam upaya menghadapi hal ini, Kelompok Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, telah mengambil langkah untuk memelihara kesehatan masyarakat melalui pelatihan pembuatan minuman herbal infusa. Pelatihan ini digelar pada bulan April 2023, menghadirkan Narasumber Eny Yulianti, M.Si. Eny Yulianti merupakan dosen di Prodi Kimia, Fakultas SAINTEK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya Pengabdian Masyarakat Qoryah Toyyibah dari LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pelatihan ini tak hanya mengajarkan pembuatan minuman herbal infusa, tapi juga mendorong masyarakat menuju gaya hidup sehat. Kebiasaan makan yang kurang baik sering menjadi akar masalah kesehatan. Oleh karena itu, Eny Yulianti mendorong masyarakat untuk menggunakan bahan alami ini sebagai pilihan makanan mentah yang sehat. Infusa dibuat dengan merebus air hingga mendidih menggunakan panci enamel. Setelah air mendidih, api dimatikan dan dibiarkan beberapa saat, lalu bahan-bahan seperti jahe, pandan, sereh, dan secang dimasukkan. Panci ditutup agar uap yang mengandung manfaat tidak hilang. Setelah dingin, infusa herbal ini siap dinikmati, bisa ditambahkan madu dan perasan lemon. Eny juga menambahkan bila minuman seperti ini dirutinkan diminum setiap hari sebagai pengganti air putih, akan memberikan dampak sehat yang signifikan.
Peserta pelatihan, terdiri dari ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu, mereka menunjukkan semangat luar biasa dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka merasa termotivasi untuk merubah pola makan dan gaya hidup demi kesehatan yang lebih baik. Beberapa peserta memberikan testimoni positif mengenai perubahan yang mereka rasakan setelah rutin mengonsumsi minuman herbal infusa. Bahkan beberapa ibu mengalami peningkatan kesehatan yang signifikan, merasa lebih bertenaga dan jarang mengalami flu, batuk, dan masuk angin. Tak kalah menarik, seorang ibu berusia sekitar 48 tahun yang sebelumnya berhenti menstruasi selama 5 bulan, diduga karena mendekati masa menopause, berhasil kembali menstruasi dengan lancar setelah mengonsumsi minuman herbal ini, dengan kondisi tubuh makin sehat.
HUMAS UIN MALANG-Persiapan pelaksanaan tes seleksi jalur beasiswa teladan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sudah memasuki tahap persiapan akhir. Segenap panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur beasiswa teladan melakukan koordinasi persiapan di ruang pertemuan gedung Rektorat lt.3. Jumat, (28/4).
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag dalam arahannya berharap melalui seleksi ini UIN Maliki Malang bisa memperoleh calon mahasiswa yang unggul dan berkualitas.
UIN Maliki Malang tetap memegang tradisi Islam yang dipadukan dengan era modernisasi, sehingga beasiswa teladan ini mutlak dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga tim penguji harus ketat dalam menseleksi dengan baik dan berikan penilaian sesuai dengan fakta yang sesungguhnya. "Karena mereka akan diberikan beasiswa full hingga lulus dan tidak dibebani biaya serupiah pun," paparnya.
Jumlah pendaftar tahun ini mengalami kenaikan yaitu 423 peserta. Sementara kuota dari jalur beasiswa teladan ini hanya diambil 90 mahasiswa saja. "Kuota tahun lalu kuotanya hanya 60 mahasiswa saja dan tahun 2023 ini naik menjadi 90 calon mahasiswa," jelas Prof. Umi saat membuka rapat koordinasi panitia PMB.
Khusus untuk pengumuman hasil seleksi, sudah dijadwalkan akan diumumkan pada 9 Mei 2023 di laman web PMB pmb.uin-mqlqng.ac.id. "Jika tidak ada hambatan insyaallah pengumuman kelulusan sesuai dengan apa yang sudah dijadwalkan," terangnya.
WR 1 berpesan, khusus untuk calon mahasiswa jalur prestasi seni dan olahraga ini harus disesuaikan dengan kebutuhan cabang olahraga yang sering dilombakan, baik dikancah nasional maupun internasional. "Sehingga hal ini diharapkan bisa menambah jumlah prestasi mahasiswa UIN Maliki Malang di kancah nasional maupun internasional," tegasnya.
Sementara itu, Kabag. Akademik Imam Ahmad yang sekaligus menjadi Ketua PMB UIN Maliki Malang 2023 menjelaskan bahwa dari 423 pendaftar masih didominasi calon mahasiswa tahafidz Al Qur'an yang mencapai 305 pendaftar, 85 qiroatul kutub, 20 Olahraga, dan 18 dari unsur prestasi seni. "Semoga proses sleksi offline jalur mahasiswa teladan ini bisa berjalan dengan lancar dan sesuai apa yang menjadi harapan kita bersama yaitu mendapatkan calon mahasiswa yang unggul," terangnya.
Proses seleksi, tambah dia, akan dilaksanakan pada 3-4 Mei 2023 sementara untuk proses tryout ujiannyanakanndilaksanakan pada hari Selasa (2/4). "Hari Rabu, proses seleksi CBT dan sleksinofflinenya pada hari Kamis yang dipusatkan di gedung perkuliahan A," pungkasnya.
HUMAS UIN MALANG-Pasca liburan panjang idul fitri dan cuti bersama, seluruh asn di lingkungan uin maulana malik ibrahim malang kembali masuk kerja dengan diawali saling bersilaturahmi. Rabu (26/4).
Para karyawan tampak berkumpul di ruang loby gedung rektorat untuk saling bersilaturahmi dan bermaaf-maafan dengan para pimpinan. Suasana semakin haru saat semua saling menyapa dan berjabatan tangan untuk saling memaafkan satu sama lain.
Meski presiden RI dan Menpan RB memberikan kelonggaran untuk beraktifitas kerja pasca lebaran hal itu tak membuat kendor semangat para asn di lingkungan UIN Maliki Malang.
Kegiatan ramah tamah yang digelar sangat sederhana di lobby rektorat itu dihadiri langsung para pimpinan di kampus berlogo ulul albab ini.
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA menyampaikan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin. Dalam sambutannya, sebagai muslim yang beriman sudah sepatutnya bersyukur bisa menjalankan ibadah puasa ramadan sebulan penuh dengan keadaan sehat wal afiat. "Dan sekarang kita kembali berkumpul di tempat kerja dengan keadaan sehat dan ini patut kita syukuri bersama," paparnya.
Alhamdulillah, tambah dia, pagi ini secara garis vertikal sudah kembali bersih dan tinggal garis horizontal antara sesama insan saja, untuk itu, di bulan Syawal ini marilah kita saring memaafkan satu sama lain dan kedepan harus terus dijaga hubungan baik ini. "Semoga dengan menjalin silaturahmi ini, kita senantiasa dijaga dan diberi keberkahan dalam hidup ini, dan akhirnya di akhir hayat kita dijadikan husnul khatimah," aamiin, doanya.
Sementara sebelum ramah tamah berlangsung Dr. Sudirman memberikan tausiahnya di hadapan para dosen dan Pegawai UIN Maliki Malang. Dalam tausiahnya setidaknya ada Lima hal yang membuat orang itu celaka dunia akhirat yaitu pertama, kerasnya hati yang tidak bisa menerima kebenaran, kedua keringnya air mati yang tidak mau bertaubat atas dosa-dosanya. Ketiga Sedikit rasa malu, dan hal ini sudah sering terjadi, keempat cinta terhadap dunia yang berlebihan sehingga menghalalkan segala cara untuk meraihnya, dan hal ini tdk akan membawa keberkahan dalam hidup, dan yang kelima selalu berangan-angan ingin panjang umur. Akan tetapi, selama hidupnya tidak pernah diisi dengan ubadah. "Ini tentu akan di benci sama Allah SWT," ungkapnya.
HUMAS UIN MALANG-Seluruh dosen dan karyawan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sore ini mengikuti peringatan Nuzulul Qur'an yang di hadiri langsung oleh Prof. Dr. H. Said Aqil Husain Al Munawar, MA. Senin (17/4). Kegiatan yang bertempat di Aula Rektorat Lt.5 itu juga digelar Khotmil Qur'an secara online. Mengawali kegiatan akbar tersebut, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA mengucapkan terima kasih atas ketersediaan Prof. Said Aqil di kampus Islam unggul bereputasi internasional. Dalam kesempatan kali ini, Prof. Zainuddin ini juga meminta doa kepada beliau Prof. Said Aqil atas sedang berlangsungnya pembangunan kampus III UIN Maliki Malang yang berada di Jalan Locari Desa Precet, Batu. "Proses pembangunan kampus III kali ini bekerja sama dengan Saudi Found Development (SFD)," tuturnya. Sementara itu, mengawali tausiyahnya, Prof. Said Aqil melantunkan bacaan qori dengan suara emasnya yang masih tetap juara.
Saat hendak membahas al Qur'an, mantan menteri Agama RI itu menjelaskan bahwa membahas isi Al Qur'an tidak akan ada habisnya. Seperti apa yang termaktub dalam Al Qur'an bahwa jika air lautan dijadikan tinta dan ranting pohon jadi penanya maka akan habis dan tidak akan cukup untuk mencatat kandungan isinya. "Al-Qur'an diturunkan melalui tiga periode, mulai dari lauh mahfud hingga ke bumi dan diturunkan secara berangsur-angsur untuk menjawab atas kasus permasalahan yang dihadapi oleh umat," jelasnya. Jika ada yang mengatakan Al-Qur'an ini sudah jadul di era digital ini menunjukkan bahwa yang ngomong lah yang jadul. Karena penyajian isi Al-Qur'an tetap aktual. Lalu bagaimana cara Al Qur'an menjelaskan bahwa isinya itu aktual? Dalam Al-Qur'an sudah menjelaskan bahwa dalam surat Al-Baqarah sudah menjelaskan bahwa Al-Qur'an ini diturunkan untuk orang yang bertaqwa dan beriman. "Dan selain itu Al Qur'an juga menjadi syifa' atau obat, dan rahmat bagi yang beriman," terangnya. Ketika berbicara Al Qur'an tentu membutuhkan seperangkat ilmu pengetahuan yaitu perlu pendekatan dengan ulumul quran dan untuk memahami isi Hadis pun dibutuhkan ulumul Hadis. "Jadi jika ingin memahami isi Al Qur'an dan Hadits dibutuhkan ilmu," tegasnya.
Untuk bisa memahami petunjuk dalam Al-Qur'an maka dalam Al Qur'an sudah ditegaskan untuk dibaca bukan di dengarkan saja. Bisa jadi yang mendengarkan tidak mengetahui ujungnya isi dari ayat yang didengarkan. Akan tetapi jika dibaca maka akan melihat langsung seperti apa kalimatnya. "Bahkan membaca Al Qur'an saja dalam setiap hurufnya mengandung 10 kebaikan," tuturnya. Al Qur'an itu, tambah dia, dalam setiap hurufnya memiliki makna dan dalam Al Qur'an itu terdapat 77994 kosakata. Maka dari itu, bagi yang memahami isi Al Qur'an beserta ilmunya maka orang tersebut akan selalu disertai oleh para malaikat Allah SWT. "Orang yang memuliakan ahlul Qur'an maka Allah akan memuliakan orang tersebut," terangnya.
HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan apel pagi di akhir bulan Ramadan ini para pegawai tetap antusias mengikuti kegiatan rutinitas kedisiplinan tersebut. Senin (17/4). Pembina upacara kali ini dipimpin langsung Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Fatah Yasin, dalam arahannya beliau mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa bersyukur atas semua karunia dan maunah yang diberikan oleh Allah SWT ini. Apalagi tambah dia, para pimpinan dan pegawai UIN Maliki Malang selama bulan Ramadan ini, etos kerja para pegawai tetap optimal dan sportif. Selain itu, kata dia, tidak ada satupun para karyawan yang mengeluh karena puasa. "Jadi puasa ini menjadi momentum untuk meningkatkan etos kerja kita," tegasnya.
WR III menambhakan , bahwa kampus UIN Maliki Malang ini jika dianalogikan ibarat sawah, apabila sawah ini digarap dengan baik maka akan menghasilkan sesuatu yang sangat baik. Bukan persoalan hasil panennya yang menjadi tujuan utamanya. Akan tetapi yang terpenting yaitu unsur kecukupan hasil panennya yang digarap. Maka prinsip kerja dalam kampus itu pantang menolak tugas apapun yang menjadi tanggungjawabnya. Seorang pekerja harus mengerjakan tugasnya harus tuntas. Dan tidak boleh menunda-nunda waktu. Siapapun yang bertugas harus bisa menyelesaikannya dengan baik. "Semoga kita senantiasa bisa bekerja dengan baik dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kita semua," harapnya.
HUMAS UIN MALANG-Sebuah tim riset dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang telah melakukan fieldwork di Belanda untuk mengamati outlook kehidupan beragama di negara Kincir Angin melalui kegiatan buka bersama. Ketua Tim Peneliti, Dr. Mohammad Mahpur, M.Si, mengatakan bahwa mereka mendapat undangan buka bersama dengan komunitas muslim Ihtida dan juga komunitas muslim Turki di masjid-masjid di Utrecht dan Nijmegen. Kegiatan buka bersama diawali dengan pemaparan tentang Islam oleh salah seorang mualaf tentang proses perjalanan dirinya menjadi mualaf dan krisis identitas yang dialami oleh dirinya dan teman-teman yang lainnya setelah menjadi mualaf. Selain itu, buka bersama dengan komunitas Turki di Masjid Eyüp Sultan, Nijmegen, dilakukan secara terbuka, tidak hanya untuk umat muslim, tetapi juga untuk non-muslim yang ingin mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tentang Ramadan dan aktivitas ibadah muslim lainnya.
Tim riset menemukan bahwa meskipun Muslim adalah kelompok minoritas di Belanda seperti pemeluk agama lainnya, negara memberikan pengakuan yang sama pada kelompok minoritas tersebut. Martjin de Koning, seorang antropolog pada Department of Islam Studies, Radboud University, menyebutkan bahwa Belanda secara konstitusi bukanlah negara yang sekuler, karena konstitusi menyebutkan bahwa tidak ada pemisahan antara agama dan negara serta adanya pengakuan kesetaraan agama-agama yang ada. Namun, terdapat kekhawatiran masyarakat non-Muslim Belanda pada kegiatan-kegiatan masal yang diadakan oleh masyarakat Muslim yang kadangkala mengakibatkan tindakan masif yang mengarah pada keributan. Oleh karena itu, peran perguruan tinggi menjadi penting untuk berkontribusi pada disseminasi nilai-nilai kewarganegaraan yang baik.
Jamilah, M.A anggota peneliti yang juga Sekretaris Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner), menegaskan bahwa bagi para dosen di Radboud University, nilai "good citizenship" merupakan sebuah mandatory dari kebijakan yang diatur dalam "code of conducts" dalam membangun "social safety" (kemanan sosial) bagi seluruh warga kampus. Tim riset UIN Malang terdiri dari Dr. Mohammad Mahpur, M.Si (Ketua Program Studi S2 Magister Psikologi), Jamilah, MA (Sekretaris Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner), Devi Pramitha, M.Pd.I (Sekretaris Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam) dan Alitha Natriezia, SE (Humas UIN Malang). Dengan melakukan fieldwork ini, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai kehidupan beragama di Belanda dan hubung. (Devi/Alitha)
HUMAS UIN MALANG-Kementerian Agama akan menggelar Seleksi Kompetensi Teknis (SKT) tambahan untuk Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2022 secara serentak di seluruh Indonesia. Bagi peserta asal Malang, mereka dapat mengikuti ujian SKT tambahan ini di wilayah masing-masing. Jika memilih lokasi ujian di Kota Malang, tempatnya berada di Gedung Saintek UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rabu (12/4).
Kepala Organisasi Kepegawaian dan Hukum (OKH) UIN Maliki Malang, Hj. Umihanik, menjelaskan bahwa SKT tambahan CPPPK ini wajib diikuti sesuai dengan jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan. Khusus bagi jabatan dosen, SKT tambahan CPPPK hanya diikuti oleh peserta yang memenuhi Nilai Ambang Batas (NAB) Manajerial Sosial Kultural, Wawancara, dan Subtes Teknis Jabatan Dosen sesuai dengan ketentuan.
"Peserta wajib menaati seluruh tata tertib pelaksanaan SKT tambahan CPPPK. Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami pengumuman menjadi tanggung jawab peserta," jelas Umihanik.
Tes SKT tambahan ini dilaksanakan bagi peserta yang telah mengikuti seleksi setahap pertama di BKN Surabaya. Jumlah peserta yang mengikuti tes tahap ke dua ini berjumlah 321 peserta yang terdiri dari pegawai dari UIN Maliki Malang dan dari Kanwil Kemenag Kota Malang. "Ujian kali ini dibagi menjadi 4 sesi, hari pertama tiga ses dan hari kedua satu sesi dengan materi terkait wawasan moderasi beragama," jelasnya.
Semoga, tambah dia, kegiatan SKT tambahan ini bisa berjalan dengan lancar dan semua peserta lolos dan lulus.
SKT tambahan CPPPK akan menggunakan Sistem CAT dan berbentuk Tes Moderasi Beragama. Penetapan/Keputusan Panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Oleh karena itu, peserta diharapkan untuk berhati-hati dan teliti dalam menjalani SKT ini.
SKT tambahan ini bertujuan untuk menilai kompetensi teknis dari calon CPPPK dan memastikan hanya individu yang berkualifikasi tinggi yang dipilih untuk posisi tersebut. UIN Malang berharap semua peserta dapat tampil maksimal selama ujian dan sukses dalam karir mereka sebagai pegawai pemerintah.
HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan apel pagi sebagai salah satu rutinitas penting untuk memberikan pengarahan kepada pegawai di lingkungan UIN Maliki Malang agar bisa terus berupaya bekerja dengan disiplin. Senin (10/4).
Alhamdulillah, meskipun dalam kondisi menjalankan ibadah puasa Ramadan para pegawai tetap antusias mengikuti rutinitas apel pagi ini sebagai salah satu bentuk pengabdiannya.
Kepala Biro AAKK UIN Maliki Malang Dr. H. Barnoto, M.Pd dalam arahannya mengajak seluruh ASN untuk senantiasa menjaga disiplin kerja dan mentaati setiap aturan yang berlaku, misalnya saja soal pengisian laporan pajak individu atau pengisian SPT yang beberapa hari yang lalu telah dilaksanakan. Hal ini, kata dia, menjadi salah satu indikator ASN yang baik, laporan pajak baik diminta ataupun tidak diminta ASN harus aktif mengisi SPT atau pajak tahunan dan itu menjadi indikator ASN yang baik. "Saya berharap tahun depan di awal bulan Januari persoalan laporan SPT tahunan seperti ini sudah bisa selesai sehingga SPT seluruh ASN di UIN Malang bisa berjalan dengan baik," harapnya.
Selain itu, ujar dia, persoalan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) juga menjadi tanggung jawab setiap ASN di lingkungan Kementerian Agama. Hal ini merujuk pada Permenpan RB no.6 Tahun 2022 bahwa setiap ASN wajib memberikan laporan hasil capaian kinerjanya. "Bentuk laporan SKP nya pun ada dua model ada yang menggunakan pendekatan indikator kuantitatif dan juga kualitatif," paparnya.
SKP ini, tambah dia, sebagai bentuk pengukuran laporan kinerja ASN dan hal ini sudah menjadi standart bagi setiap ASN di Kementerian Agama. Apa lagi kampus ini memiliki indikator kinerja utama yang membutuhkan kebersamaan dan kerja keras untuk mencapai mimpi besar UIN Maliki yaitu kampus unggul bereputasi internasional. "Tahun 2023 indikator kinerja utama (IKU) yang sudah diputuskan oleh pimpinan ini harus di jalankan dan dilaksanakan dengan sebaik mungkin, sesuai dengan jobdesnya masing-masing," pintanya.
Selain itu, memasuki 10 hari kedua di bulan Ramadhan ini ASN di UIN Maliki Malang harus berlomba-lomba untuk mengejar Maghfiroh Allah SWT. Untuk itu, melakui puasa ini Allah SWT berharap bisa menjadikan manusia yang beriman ini menjadi lebih bertaqwa lagi. "Melalui puasa ini manusia diajak untuk belajar bersabar dan mengendalikan hawa nafsunya," pungkasnya mengakhiri.