Daftar Kategori: Berita


Rektor Lepas 36 Kontingen OASE PTKIN Menuju Jakarta
Abadi Wijaya Senin, 12 Juni 2023 . in Berita . 342 views
5594_lwpas.jpg
SIMBOLIS: Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr H.M. Zainuddin MA memakaikan jaket OASE Ke salah satu peserta. Senin (12/6/2023).

 

HUMAS UIN MALANG-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, M.A., melepas 36 peserta Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan (OASE PTKIN) ke-2 yang akan diselenggarakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Senin (12/6/2023).

Kegiatan OASE PTKIN yang dijadwalkan berlangsung mulai 13-17 Juni 2023 ini merupakan ajang lomba hasil riset para mahasiswa. Dalam arahannya, Prof. Zainuddin meminta seluruh peserta OASE untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan matang, seperti orang yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

"Yang kedua, pesan saya tetap mengupayakan diri dan keluarkan semua potensi yang dimiliki untuk bisa menjadi juara. Syukur bisa juara umum tentu akan lebih baik lagi. Saya tidak tahu, yang penting usaha semaksimal mungkin. Jika tidak bisa juara umum, ya UIN Malang bisa meraih banyak juara di berbagai cabang lomba," paparnya.

5595_siap.jpg

Rektor mengungkapkan rasa optimisnya bahwa UIN Malang dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan saudara dalam persaingan tersebut. "Jadi ya harus menjadi bagian dari kalau bisa kita yang juara umum, kalau tidak, ya yang terbanyak. Karena saya yakin dari 36 peserta, pasti ada yang dimenangkan. Apalagi tadi sudah ada yang masuk final dari saintek. Harapan kami nanti yang lain juga begitu. Puasa ini adalah bidang akademik yang tentu memiliki apa memiliki Kediri. Jadi kalau kemarin itu PWN PTK di Gorontalo, kemudian juga ada yang dulu sebelum menguasai itu pesona di Bandung, itu olahraga. Nah, sekarang ini puasa itu lebih pada bidang akademik dan keilmuan," jelasnya.

Prof. Zainuddin berharap bahwa jika tim OASE PTKIN dari UIN Malang tidak dapat meraih juara umum, mereka dapat menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam kompetisi ini. Dia juga mengingatkan kepada para wakil dan pendamping, serta di bawah komando Pak WR 3 dan Biro Akademik, untuk menjaga kebersamaan dalam menjalani kompetisi ini. 

Selain itu, dia juga menyampaikan apresiasi terhadap fasilitas akomodasi yang nyaman bagi peserta selama berada di Jakarta. "Insya Allah, nanti saya akan hadir langsung untuk memberi support," tutup Prof. Zainuddin.

Lebih Lanjut »
Kepala Biro AAKK Ajak Sukseskan OASE di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abadi Wijaya Senin, 12 Juni 2023 . in Berita . 354 views

 

5592_siap.jpg

HUMAS UIN MALANG- Kegiatan apel pagi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada hari Senin ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro AAKK, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I. Senin (12/6/2923). 

Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak seluruh sivitas akademika UIN Maliki Malang untuk turut serta mensukseskan kegiatan Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OASE PTKI) Ke II se-Indonesia yang akan dilaksanakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 13-17 Juni 2023.

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah menyiapkan 36 peserta yang akan berkompetisi dalam 13 cabang lomba. "Ini semua untuk membawa nama harum UIN Maulana Malik Ibrahim. Kita semua harus mendukung dan mendoakan agar kegiatan OASE di Jakarta nanti dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat serta berkah bagi semua yang terlibat," papar Dr. H. Barnoto.

5593_bareng.jpg

Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa menjalankan tugas kedinasan adalah bagian dari disiplin sebagai ASN UIN Maulana Malik Ibrahim. Semangat dan disiplin harus terus dikuatkan serta dilestarikan dalam diri setiap individu. Kehadiran dalam apel pagi juga menjadi bagian dari disiplin, di mana kehadiran tersebut dicatat melalui absen fingerprint atau aplikasi pusaka.

"Kita harus melaksanakan tugas-tugas kita dengan sebaik-baiknya, terutama dalam hal disiplin seperti jam masuk, tugas-tugas yang diberikan, dan lainnya. Ketika kita melaksanakannya dengan baik, bukan hanya berarti tugas kita selesai, tetapi juga menunjukkan ketaatan kita sebagai ASN atau pegawai di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim. Semua itu harus didasari oleh ibadah yang baik dan selalu memohon ridho Allah," lanjutnya.

Selain itu, Dr. H. Barnoto juga mengingatkan pentingnya menjaga keberkahan dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Ia mengajak semua sivitas akademika untuk selalu mengingatkan diri sendiri dan memohon kepada Allah dalam setiap perbuatan baik yang dilakukan. Hal ini tidak hanya akan membawa kemuliaan di dunia, tetapi juga menjadi catatan amal di akhirat.

Apel pagi ini juga menjadi momen untuk saling mengingatkan untuk selalu menebarkan kebaikan dalam setiap pekerjaan di dalam kampus ini. Dr. H. Barnoto berharap semangat dan kehadiran pada hari-hari berikutnya akan terus memperkuat dan menjaga disiplin serta mendapatkan berkah dari Allah.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Barnoto juga menyampaikan beberapa informasi terkait kegiatan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Salah satunya adalah tentang keberangkatan kontingen di ajang OASE, peletakan batu pertama pembangunan kampus 3, dan juga keberangkatan jamaah haji UIN Maliki Malang serta kegiatan study exchange.

 

Lebih Lanjut »
Go Mandalika Lalu Menuju Desa Adat Sade di Sambut Tari Gendang Beleq
Abadi Wijaya Sabtu, 10 Juni 2023 . in Berita . 4168 views

 

5589_perang.jpg

HUMAS UIN MALANG - Rombongan persemakmuran 9 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) eks IAIN Sunan Ampel Surabaya melakukan kunjungan ke lokasi sirkuit Mandalika di Lombok pagi ini. Para peserta diajak langsung untuk melihat kondisi sirkuit Mandalika dari bukit Jokowi. Kunjungan ini dilakukan pada Sabtu (10/6/2023).

Setelah mengunjungi sirkuit, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Desa Adat Sade di Rembitan, Lombok. Lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat sirkuit yang menjadi andalan Indonesia.

5590_gendang.jpg

Perjalanan dari Mandalika menuju Desa Adat Sade hanya ditempuh dalam waktu 20 menit. Penduduk lokal yang ramah membuat para wisatawan merasa nyaman berada di lokasi adat asli Lombok tersebut.

Setelah turun dari bus, rombongan yang terdiri dari para rektor, wakil rektor, kepala biro, dan direktur Pascasarjana disambut dengan tarian asli suku Sasak. Tarian ini dikenal dengan sebutan Tari Gendang Beleq, salah satu budaya yang tetap dilestarikan di provinsi Lombok.

Tari Gendang Beleq adalah tari tradisional adat Sasak di Pulau Lombok. Tarian ini memiliki ciri khas karena penari sambil memukul gendang. Bagi masyarakat asli Lombok, tarian ini memiliki arti penting dan dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dalam kehidupan suku Sasak, terutama saat upacara sakral dan pernikahan.

5591_mqndalika.jpg

Pada zaman dahulu, tarian ini dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan diri para prajurit, dan biasanya hanya ditampilkan oleh penari pria dengan kostum sederhana.

Saat ini, Tari Gendang Beleq tidak lagi digunakan untuk keperluan peperangan, melainkan lebih sering dipertunjukkan untuk menyambut tamu spesial yang datang ke wisata desa adat Sade.

Kunjungan rombongan dari persemakmuran 9 PTKIN eks IAIN Sunan Ampel Surabaya ini memberikan apresiasi terhadap keberagaman budaya di Indonesia, serta meningkatkan pemahaman dan hubungan antarperguruan tinggi keagamaan Islam Negeri

Lebih Lanjut »
PTKIN eks IAIN Sunan Ampel Surabaya Gelar FGD dan Penandatanganan MoU untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi
Abadi Wijaya Jumat, 9 Juni 2023 . in Berita . 567 views
5584_pose.jpg

HUMAS UIN MALANG - Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) eks IAIN Sunan Ampel Surabaya mengadakan acara Focus Group Discussion (FGD) sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Acara FGD tersebut bertujuan untuk mempererat kerjasama dalam meningkatkan kualitas PTKIN, terutama 9 perguruan tinggi yang tergabung dalam persemakmuran PTKIN eks IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Acara FGD kali ini dihelat di UIN Mataram Lombok sebagai tuan rumah. Kegiatan persemakmuran PTKIN eks IAIN Sunan Ampel Surabaya ini telah menjadi agenda tahunan. Acara tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 9 hingga 11 Juni 2023, dengan lokasi di Merrumatta Hotel Senggigi, Senggigi Lombok. Para jajaran sivitas akademika dari PTKIN eks IAIN Sunan Ampel Surabaya hadir dalam acara ini, termasuk Rektor, Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, dan Kabiro.

Acara ini dibuka pada Jumat malam di Hotel Merrumatta. Prof. Dr. H. Masnun Tohir, Rektor UIN Mataram, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam acara ini. "Atas nama pimpinan dan sivitas akademika UIN Mataram Lombok, saya mengucapkan ahlan wasahlan wa marhaban bihudurikum," ucapnya.

5585_mtrm.jpg

Rektor UIN Mataram juga mengajak semua peserta untuk menjadikan silaturahmi ini sebagai awal gerakan bersama untuk membantu dan memajukan beberapa IAIN yang masih belum berubah statusnya menjadi UIN. "Saat ini masih terdapat tiga perguruan tinggi eks IAIN Sunan Ampel Surabaya yang belum menjadi UIN, yaitu IAIN Madura, Kediri, dan Ponorogo dan ini harus kita bantu bersama-sama," ajaknya.

Dalam forum persemakmuran PTKIN eks IAIN Sunan Ampel Surabaya ini, diharapkan akan terbentuk formulasi yang dapat membantu merumuskan langkah bersama. "Apabila UIN Surabaya maju, maka UIN lain juga harus maju dan berkembang," pintanya.

Rektor UIN Mataram menekankan pentingnya kerjasama dalam memajukan PTKIN ini agar dapat berkembang bersama. Selain itu, dalam pertemuan malam ini, dilakukan penandatanganan MoU oleh sembilan rektor sebagai langkah untuk saling melengkapi dan maju bersama. "Kita harus memberikan dukungan kepada satu sama lain agar dapat maju dan berkembang bersama-sama," tegasnya.

Selain itu, melalui forum FGD ini, para rektor dan pimpinan lain yang hadir dapat mendiskusikan isu-isu penting, terutama persoalan P3K yang harus menjadi perhatian bersama. "Banyak sumber daya manusia kita yang belum terserap, dan hal ini harus kita perjuangkan bersama," ungkapnya.

5586_ach.jpg

Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Rektor UIN Surabaya yang juga Ketua Persemakmuran PTKIN eks IAIN Sunan Ampel Surabaya, meminta agar persemakmuran ini dapat memberikan pemerataan di berbagai sektor secara adil tanpa ada rasa terancam. Status IAIN Madura, Kediri, dan Ponorogo harus mendapatkan bantuan untuk mengubah statusnya menjadi UIN. "Kita semua wajib memberikan bantuan tanpa ada yang merasa terancam," tegasnya.

Sembilan rektor yang tergabung dalam persemakmuran PTKIN eks IAIN Sunan Ampel Surabaya diharapkan dapat berperan aktif. Kesepakatan yang dicapai dalam FGD ini diharapkan menjadi komitmen bersama. "Jika ada IAIN yang membutuhkan bantuan, jangan ada saling proteksi diri," pesannya.

5587_dwp.jpg

Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menjelaskan bahwa persemakmuran ini hanya ada di PTKIN eks IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan dapat memberikan kemakmuran bersama serta menjadi contoh bagi PTKIN lainnya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengangkat PTKIN agar dapat diakui secara internasional.

Selain itu, PTKIN memiliki keunggulan dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya, karena tidak hanya memiliki program studi keagamaan, tetapi juga memiliki program studi umum seperti saintek dan kedokteran. "Kita memiliki kelebihan dalam disiplin ilmu agama dan sains, sehingga ini menjadi modal untuk bersaing," jelasnya.

Prof. Zainuddin menambahkan bahwa harapan masyarakat terhadap PTKIN semakin tinggi, dan hal ini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan agar kepercayaan masyarakat terjaga. "Untuk itu, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di PTKIN ini," paparnya.

Lebih Lanjut »
PROF. AGUS MAIMUN: LP2M DAN IKHTIARNYA UNTUK UIN MALANG
Iffatunnida Jumat, 9 Juni 2023 . in Berita . 1218 views
5582_lppm.jpg


UIN MALANG-Menaungi begitu banyak pusat studi yang memiliki peran krusial, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) terus berusaha melaksanakan tugasnya secara maksimal. Evaluasi dan perubahan pedoman juga terus dilakukan agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan efisien. Menutup semester dua tahun 2023, LP2M mengajak seluruh pengurus Pusat Studi di bawah naungannya untuk mengikuti Workshop Penyusunan Pedoman Penelitian, PKM, dan SOP selama dua hari di Aston Inn, Kota Batu (9-10/6).
Kepala LP2M, Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd. menuturkan bahwa pihaknya tidak pernah putus berupaya meningkatkan program-program kerjanya. Bersama semua pusat studi, kinerja LP2M hingga saat ini terbilang sangat baik. Monitoring dan evaluasi dilakukan berkala agar dapat mendeteksi kesalahan yang terjadi dalam program kerjanya. Ia sadar bahwa selain sebagai salah satu lembaga di bawah naungan universitas, peran LP2M tidak kecil. “Bisa dibilang, LP2M ini sebagai salah satu pilar penyangga UIN Malang,” imbuh Guru Besar Bidang Pendidikan Islam itu.

5583_lppm1.jpg


Beberapa mandat LP2M yang disampaikan Prof. Agus dalam sambutan pembuka workshop ialah, bahwa LP2M berperan dalam mengawal internasionalisasi universitas. Mengingat roadmap kampus saat ini berada dalam tahap international recognition, maka LP2M pun juga harus memiliki visi dan misi yang sama. Hal ini diwujudkan dengan program kerja penelitian serta pengabdian yang kualitas dinaikkan agar berskala internasional.
Salah satu yang harus dilakukan LP2M, lanjutnya, ialah mengawal hasil penelitian para dosen serta kualitas jurnal di UIN Malang. “Bersama Pusat Studi Pengabdian Masyarakat, Pusat Studi Penelitian, dan Pusat Publikasi Ilmiah, LP2M bertekad untuk terus memperbaiki kualitas karya ilmiah serta publikasi hingga diakui khalayak internasional,” paparnya.
Mandat LP2M selanjutnya yang disampaikan Prof. Agus Maimun ialah membangun kerjasama internasional. Kerjasama ini dilakukan dengan program benchmarking ke institusi atau lembaga pendidikan yang bereputasi internasional. Dengan program tersebut, UIN Malang dapat mengadakan pertukaran dosen dan mahasiswa dengan lembaga internasional.
Sebelum mengakhiri sambutannya, ia juga menyampaikan tiga hal penting yang harus ada untuk memperlancar program kerja di universitas. Selain suport dana, sumber daya manusia dan support IT sangat diperlukan. Khusus untuk IT, Prof. Agus menyatakan bahwa tenaga dan piranti IT memiliki validitas yang tinggi dalam sebuah lembaga. “Kampus hebat wajib memiliki dukungan IT yang canggih,” jelasnya. (nd)

Lebih Lanjut »
20 Mahasiswa UIN Malang Lolos Seleksi Program Study Exchange ke Eropa
Abadi Wijaya Jumat, 9 Juni 2023 . in Berita . 652 views
5578_lolos.jpg

HUMAS UIN MALANG- Sebanyak 20 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang telah dinyatakan lolos seleksi interview program studi exchange ke negara Eropa. Mereka kembali berkumpul pada hari Kamis (8/6/2023) untuk menerima pengarahan dari Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA.

5579_pengarahan.jpg

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ketua Senat, dan Kepala Biro AAKK, dan berlangsung di ruang Senat gedung Rektorat lantai 4. Dalam pengarahannya, Prof. Zainuddin memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah lulus seleksi program studi exchange ke negara Eropa ini.

"Program ini merupakan kali pertama dan menjadi program yang prestisius untuk mengirimkan para mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang belajar ke luar negeri. Program ini harus berhasil agar dapat menambahkan reputasi kampus ini di kancah internasional," papar Prof. Zainuddin.

5580_bareng.jpg

Prof. Zainuddin juga menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan visi kampus untuk menjadi unggul dan bereputasi internasional. Oleh karena itu, panitia seleksi study exchange ini menjalankan proses seleksi secara objektif tanpa ada istilah titipan. Kemampuan bahasa Arab dan Inggris para peserta harus bagus di atas rata-rata. Selain itu, para peserta yang diberangkatkan harus mampu menyampaikan visi, misi, dan profil UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan baik.

Para peserta juga diharapkan dapat membuat catatan harian selama berada di luar negeri. Catatan tersebut akan berguna sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran untuk program selanjutnya. Prof. Zainuddin berharap catatan-catatan tersebut dapat dibukukan agar dapat dijadikan sumber inspirasi bagi mahasiswa lain yang belum berkesempatan untuk berkuliah di luar negeri.

5581_ggt.jpg

Ketua Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag, juga turut berbagi pengalamannya saat mengikuti program serupa di Turki. Ia menjelaskan bahwa perbedaan budaya dan geografis akan memberikan pengalaman yang berbeda kepada peserta studi exchange. Dengan demikian, program unggulan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para mahasiswa yang terpilih untuk menjalani kehidupan di luar negeri.

"Meskipun program ini hanya berlangsung selama 14 hari, manfaatnya akan dirasakan secara berkelanjutan dan tidak hanya oleh peserta studi exchange, tetapi juga oleh seluruh civitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang," tegas Prof. Zainal Habib, M.Hum, Manager PMU UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Dalam laporannya, Kepala Biro AAKK, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, yang juga menjabat sebagai ketua pelaksana kegiatan studi exchange, menjelaskan bahwa sejak dibukanya pendaftaran program ini, peminatnya sangat banyak. Total pendaftar mencapai 113 peserta, namun melalui proses seleksi administrasi, hanya 91 peserta yang lolos. Kemudian dilakukan proses seleksi lanjutan hingga terpilihlah 20 peserta yang akan mewakili UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam program studi exchange di negara Eropa.

Diharapkan program studi exchange ini dapat memberikan pengalaman berharga dan memperkaya pengetahuan para mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Semoga keberhasilan mereka dalam program ini dapat semakin meningkatkan reputasi kampus dan membuka peluang bagi mahasiswa lainnya untuk mengikuti kesempatan serupa di masa depan

 

Lebih Lanjut »
M. Ilham Fany Alumni Fakultas Humaniora UIN Malang Terpilih Jadi Kandidat Karyawan PT. Pura Barutama
Abadi Wijaya Kamis, 8 Juni 2023 . in Berita . 777 views
5577_ilhams.jpg

Mendapatkan posisi di perusahaan yang kita incar memang tak mudah. Sebab, agar bisa diterima kerja, para rekruiter akan melirik banyak hal, mulai dari keahlian membuat CV, dan meyakinkan skill yang dimilikinya. Hal ini membuat M. Ilham Fany anak pertama dari tiga bersaudara pasangan dari Bapak Wahyono dan Ibu Toyibatul Alfiyah asal Sampit Kalimantan Tengah ini terpilih menjadi kandidat karyawan di PT. Pura Barutama. Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana perasaan anda saat mngetahui CV anda dilirik PT. Pura Barutama?
Pastinya senang dan juga tidak menyangka mas kalau bisa terpilih, karena pada waktu itu peserta workshop pengembangan karir yang diselenggarakan CDC UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pesertanya sangat banyak, dan itupun yang diambil hanya dua CV terbaik saja.

Dari mana anda mendapatkan info workshop tersebut?
Saya melihat informasi tersebut dari medsos dan website CDC UIN Malang sekaligus ada teman saya yang memberitahu melalui jejaring sosial.

Jurus apa yang anda gunakan hingga membuat PT. Pura Barutama tertarik?
Meskipun basic akademik saya lulusan Humaniora. Akan tetapi saya sangat memiliki minat pada dunia desain, berdasar pengalaman tersebut saya manfaatkan untuk Menyusun CV yang menarik sesuai bidang yang saya tuju. Terutama karna CV Kreatif yang saya buat untuk tidak tidak lupa menaruh foto profil yang formal, info lengkap kontak yang bisa di hubungi, & skill yang dimiliki serta pengalaman kerja dan organisasi kalau bisa dicantumkan sesuai bidang yang ingin dilamar. Hal tersebut juga merupakan pendapat dari pemateri ketika menjadi narasumber ketika pelatihan di UIN Malang.

Sebelumnya apakah sudah punya pengalaman kerja?
Sejak lulus tahun 2018, saya hanya memiliki pengalaman kerja freelance saja, selebihnya saya aktif menjadi marbot dari salah satu masjid di Malang sebagai pengurus desain & media sosialnya. Akan tetapi, bagi calon pelamar kerja untuk tidak minder untuk mencoba mencari pekerjaan yang layak meskipun belum pernah memiliki pengalaman kerja sama sekali, yang terpenting cantumkan saja pengalaman organisasi yang pernah diikuti dan berbagai pelatihan yang pernah diikuti dan sesuaikan pada bidang yang ingin dilamar dengan informasi se-apik mungkin ke dalam selembar CV.

Posisi apa yang anda pilih di PT. Pura Barutama?
Posisi yang saya pilih adalah desain grafis, namun untuk penempatan saya tidak menutup diri untuk bekerja pada bidang lain selama itu sesuai dengan kemampuan dan pengalaman yang saya miliki khususnya di bidang kreatif. Semua orang pasti akan menyukai pekerjaannya jika sesuai dengan skill yang dimilikinya. Selain itu juga tidak menutup kemungkinan kita dalam perusahaan dituntut untuk bisa beradaptasi cepat sesuai dengan kebutuhan pangsa pasar. Sebagai karyawan pun juga di tuntut untuk selalu inovatif dan menuangkan ide kreatifnya agar bisa bertahan dan bisa mengikuti perkembangan zaman.

Dari mana anda belajar desain grafis?
Sejak MAN saya sudah tertarik dengan industri kreatif terutama pada bidang desain grafis lalu saat kuliah tepatnya di semester III mulai coba-coba belajar desain grafis secara otodidak dan mulai mengikuti berbagai kelas pelatihan online dan juga mencari referensi desain melalui berbagai website. Dari situ saya mulai mengasah kemampuan hingga akhirnya memberanikan diri untuk terjun ke dunia kreatif & membuka jasa desain grafis secara freelance hingga sekarang.

Lebih Lanjut »
Fitri Purwanti Mahasiswi Arsitek Terpilih Jadi Kandidat Karyawan PT. Pura Barutama
Abadi Wijaya Kamis, 8 Juni 2023 . in Berita . 716 views
5576_fit.jpg


Menekuni hobi tertentu banyak dilakukan generasi muda saat ini. Namun ada pula yang berawal dari hobi justru bisa meraih berbagai prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Seperti hobi mahasiswa Fakultas Saintek, Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Fitri Purwanti (22) yang terpilih sebagai peserta dengan CV terbaiknya, hingga akhirnya dia pun terpilih menjadi kandidat karyawan di PT. Pura Barutama. Berikut hasil reportasenya.

Hobi berniaga dan membacanya me­mun­cul­kan banyak ide kreatifnya yang mendorong putri dari pasangan Bapak Sutarji dan Ibu Sriyati ini terpilih sebagai salah satu peserta dengan CV yang dinilai menarik perusahaan nasional ternama di Indonesia tersebut.
Kuncinya, membuat CV yang baik itu harus disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan tersebut apakah menggunakan CV dengan format ATS agar bisa mempermudah proses seleksi oleh rekruter atau membuat CV Kreatif yang umumnya digunakan melamar pekerjaan pada bidang industri kreatif, misalnya desain grafis. Sementara, CV ATS digunakan untuk melamar pekerjaan secara umum. “CV ATS terlihat lebih profesional dan lebih mudah dibaca oleh personalia perusahaan karena formatnya sudah baku,” jelas Fitri.
Sejak beberapa waktu yang lalu mengikuti workshop pengembangan karir yang dimotori Career Development Center (CDC) UIN Maliki Malang, Fitri sapaan akrabnya termotivasi untuk ikut dalam kegiatan tersebut untuk melatih kemampuannya dalam membuat CV yang menarik dan diminati oleh perusahaan.
Fitri menyampaikan, sejak mulai SD memang dirinya sudah tertarik dengan dunia desain khususnya di bidang teknik arsitektur, keinginanya semakin menguat sehingga ia mengupayakan serta mempersiapkan diri untuk lolos di program studi ini melalui jalur akademik. Hingga akhirnya, keinginan kuatnya untuk menekuni dunia arsitektur itu ia wujudkan masuk di salah satu PTKIN ternama yaitu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Fitri juga pernah meraih sertifikat IT Support Google by Coursera , Pertahanan terhadap Kejahatan Digital by Coursera, dan juga bersama tim meraih juara harapan 1 bidang Desain Arsitektur Islami dalam ajang OASE yang diselenggarakan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Soal pengalaman kerja di dunia freelance, Fitri juga memiliki pengalaman kerja bersama tim dalam membuat master plan Goa Tumpuk Kabupaten Blitar, Perancangan Pondok Pesantren Wagir, Kabupaten Malang, dan juga perancangan asrama dan kantor Pondok Pesantren Darur Roja, Blitar. “Pengalaman mengerjakan proyek itu saya jalani sejak 2019 hingga 2021,” tutur mahasiswi semester VIII Jurusan Teknik Arsitektur itu.
Tak hanya itu, untuk melengkapi deretan pengalaman di dunia arsitektur tersebut, Fitri juga aktif menulis buku non fiksi dan sudah menerbitkan tiga buku kolaboratif. “Saya sendiri menyukai hal baru, dan selain membaca saya juga suka menulis,” paparnya.
Selain menulis buku, perempuan kelahiran Blitar ini juga aktif menjadi mitra ruang guru. Kesibukan ini ia jalani sejak 2020 hingga sekarang. Selain itu, ia juga aktif bekerja sebagai content creator di beberapa platform digital. “Pekerjan sebagai content creator saya lakukan sejak masa pendemi dan berlanjut hingga sekarang,” jelasnya saat diwawancarai di kantor Humas UIN Malang.
Semua pengalaman ini, tambah dia, digunakan sebagai pengalaman sekaligus menjadi materi dalam penyusunan CV kreatifnya. Dia paham bahwa PT. Pura Barutama menghendaki untuk mengajukan dengan menggunakan format CV Kreatif. “PT. Pura Barutama memang tidak hanya melihat background akademiknya saja. Akan tetapi lebih pada pengembangan potensi dirinya ke depan,” jelasnya.
Lulusan boleh dari jurusan apa saja, yang terpenting bagaimana sesorang tersebut bisa berkembang dan mengikuti kebutuhan pasngsa pasar yang terus berkembang. “Faktanya, 70-80 persen di dunia kerja kreatif banyak karyawan yang bekerja tidak sesuai dengan background lulusan akademiknya,” pungkasnya.

Lebih Lanjut »
Belajar Wirausaha Mandiri Berbasis Masyarakat UIN Mataram Undang Kapus Pengabdian kepada Masyarakat UIN Malang
Abadi Wijaya Rabu, 7 Juni 2023 . in Berita . 445 views

 

5607_narsum.jpg
BAGI ILMU: Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Maliki Malang Dr. H. Saiful Mustofa menjelaskan tentang kewirausahaan mandiri berbasis masyarakat.

 

HUMAS UIN MALANG- Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menyelenggarakan Workshop Penguatan Kapasitas Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di gedung Auditorium. Workshop ini diikuti oleh 190 DPL. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Syaiful Mustofa, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan tema "Kewirausahaan Mandiri Berbasis Masyarakat" dan Dr. Muhrisun, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan materi "Laporan Artikel Mahasiswa KKP".
Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Mataram, Ketua LPPM, Sekretaris LPPM, dan Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Mataram. Workshop ini berlangsung pada hari Rabu, 7 Juni 2023.

5608_gg.jpg

Dalam sambutannya, Rektor UIN Mataram, Prof. Masnun Tahir, menyampaikan kegembiraannya atas kemajuan pengabdian kepada masyarakat yang semakin baik setiap tahun di UIN Mataram. Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian tidak hanya dilakukan di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Saat ini, UIN Mataram telah mengirim mahasiswa untuk melakukan pengabdian di Malaysia dan beberapa provinsi di Indonesia. Prof. Masnun Tahir berharap tahun depan dapat dikirimkan mahasiswa ke Arab Saudi karena sudah ada kesepakatan dengan KBRI Riyadh.
Sementara itu, Ketua LPPM UIN Mataram, Prof. Atun Wardatun, menjelaskan tentang workshop Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) mahasiswa UIN Mataram. Dalam penjelasannya, ia menyebutkan bahwa dua narasumber dari UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah memberikan inspirasi tentang pengelolaan pendanaan penelitian dan pengabdian. Prof. Atun juga menjelaskan tentang konsep dan bentuk kegiatan KKP, di mana mahasiswa membantu program pengabdian yang telah ditetapkan oleh masyarakat untuk mencapai hasil yang efektif, efisien, dan maksimal. Saat ini, mahasiswa UIN Mataram sedang melaksanakan pengabdian masyarakat di Malaysia, Malang, Pontianak, Tana Toraja, dan Jogjakarta.

5609_ok.jpg

Dr. Mohammad Liwa Irrubai, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UIN Mataram, juga memberikan penjelasan mengenai lokasi KKP saat ini. Menurutnya, pengabdian masyarakat tahun ini dilakukan di seratus sembilan puluh desa yang tersebar di empat kabupaten di Pulau Lombok, ditambah satu desa di Pulau Sumbawa.
Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan para DPL dalam mengembangkan program pengabdian kepada masyarakat. UIN Mataram terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan mendorong kewirausahaan mandiri yang berbasis pada kebutuhan dan potensi masyarakat setempat.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up