Daftar Penulis: Iffatunnida


PROF. RETNO: TINJAU MANFAAT HABBATUSSAUDA
Kamis, 14 Januari 2021 . in Berita . 51 views
3073_retno2.jpg

GEMA-Makin maraknya alternatif penyembuhan serta pencegahan sindrom metabolik di kalangan masyarakat membuat para peneliti makin giat mempelajari kegunaan bahan atau tumbuhan di sekitar. Salah satunya ialah dosen senior Jurusan Biologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Retno Susilowati, M.Si. Orasi ilmiah yang menjabarkan manfaat jinten hitam disampaikan di momen pengukuhannya sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Biologi di Aula Gedung Rektorat lt. 5, Selasa (12/1).
Jinten hitam, atau yang juga dikenal sebagai habbatussauda, memang baru marak beberapa tahun ini sebagai alternatif untuk beragam penyakit. Namun, seperti yang dikutip Prof. Retno, sejak era Rasulullah SAW, jinten hitam sudah disebut memiliki banyak khasiat. Terbukti bahwa hal tersebut tertulis dalam hadis shahih riwayat Bukhari dan Muslim.
Dalam pemaparannya, setidaknya ada tujuh manfaat jinten hitam menurut hasil penelitian Prof. Retno. Salah satunya ialah sebagai anti resistensi insulin. Jika dibandingkan dengan obat metformin, standar obat bagi penderita diabetes, jinten hitam memberi efek positif yang lebih besar.
Namun, tidak ada ilmu pasti yang bisa dihasilkan oleh manusia. Sebagai makhluk Allah, Prof. Retno menyatakan bahwa manusia hanya bisa berusaha. “Tentu pengobatan menggunakan habbatussauda adalah ikhtiar manusia. Kesembuhan yang didapat adalah atas izin Allah,” jelasnya. Pengobatan alternatif ini bisa saja kurang berhasil bagi sebagian orang karena beberapa faktor. Seperti, kecocokan dosis, waktu pengobatan, serta ada atau tidaknya penghambat dalam tubuh. (nd)

Lebih Lanjut »
PROF. AGUNG SEDAYU: BERKACA PADA MASJID TRADISIONAL
Selasa, 12 Januari 2021 . in Berita . 109 views
3072_agung-sedayu2.jpg

GEMA-Menurut hasil penelitian yang dilakukan pada 2019, pembangunan gedung baru menghasilkan 38 persen dari total emisi karbondioksida yang tentunya mengancam energi global. Hal ini disampaikan Prof. Dr. Agung Sedayu, MT. dalam orasi ilmiah pengukuhannya sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Sipil (Manajemen Konstruksi), Selasa (15/1). Masalah tersebut muncul karena material yang digunakan saat pembangunan tidak ramah lingkungan.
Akibatnya, lanjut Prof. Agung, banyak kasus limbah bangunan yang tidak dapat didaur ulang dan mengotori lingkungan. Lebih lanjut, limbah ini menjadi salah satu sumber polusi yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar bangunan baru. Berlatar belakang masalah lingkungan ini, ia pun mencoba meneliti struktur bangunan-bangunan tradisional di Indonesia. Terlebih khusus, ia mengambil masjid-masjid kuno di tanah Jawa sebagai contoh studi kasusnya. Seperti Masjid Sunan Ampel Surabaya, Masjid Jami’ Kota Malang, Masjid Agung Demak, dan lainnya.
Dalam hasil risetnya, ia menemukan bahwa masjid tradisional tersebut menerapkan konsep Green Building and Sustainable Construction. Meski dibangun pada masa lampau, masjid-masjid itu sudah sesuai dengan bangunan ideal yang diimpikan para ahli konstruksi di masa modern ini.

3069_agung-sedayu.jpg


Profesor termuda di UIN Malang itu menjelaskan, material yang dipakai untuk membangun masjid tradisional hanya menggunakan bahan yang bersifat recycle dan reuse. “Seperti penggunaan kayu dan batu alam sebagai pondasi dan lantai serta dinding masjid,” papar Bapak kelahiran 1978 ini.
Dengan memanfaatkan kayu, misalnya, limbahnya pun akan dapat digunakan kembali. Tak hanya itu, batu alam yang dijadikan lantai dan dinding memberi kesejukan alami saat beribadah. “Apalagi di masjid tradisional biasanya memiliki ventilasi dan jendela yang sangat besar,” ia menambahkan, “Secara keseluruhan,material alami serta rancang bangun masjid disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia.” (nd)

Lebih Lanjut »
PROF. TURMUDI INGIN PATAHKAN STIGMA TENTANG MATEMATIKA
Selasa, 12 Januari 2021 . in Berita . 80 views
3074_turmudi2.jpg

GEMA-Berpuluh tahun menjadi dosen di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Turmudi, M.Si. akhirnya dikukuhkan menjadi guru besar. Pengabdiannya sebagai dosen Jurusan Matematika di Fakultas Sains dan Teknologi dibuktikan dengan pangkat tertinggi di bidang akademik, Selasa (15/1). Sebagai salah satu Matematikawan, ia ingin menghilangkan stigma mengenai Matematika sebagai ilmu yang paling sulit. Karenanya, saat dilantik menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Matematika, ia pun berbagi mengenai pendekatan pembelajaran yang dapat membantu guru/dosen sekaligus siswa/mahasiswa untuk lebih bisa memahami Matematika dengan segala filosofisnya.
Metafora skafolding disebutnya sebagai salah satu pendekatan ideal untuk belajar Matematika yang tak sekadar hafalan rumus. “Untuk mudah memahami Matematika, maka ada masalah dasar yang harus dipahami terlebih dahulu,” tutur Bapak kelahiran Kabupaten Tulungagung ini.
Ada empat tahapan, lanjut Prof. Turmudi, yang setidaknya harus dilalui seseorang saat memecahkan soal Matematika. “Keempat tahapan ini terangkum dalam strategi yang disebut Heuristik Polya, yakni memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan mengecek kembali,” jelas profesor yang bertambah usia setiap 5 Oktober tersebut.
Saat melalui tahapan-tahapan itu, maka pengajar harus mengenalkan alat bantu yang bernama skafolding. Dengan skafolding, maka pembelajaran dapat terkontrol dan terarah. Peserta didik, dalam prosesnya, juga akan memunculkan banyak self-questions yang tentunya membantu mereka mengembangkan pemahaman terhadap suatu masalah dalam Ilmu Matematika. (nd)

Lebih Lanjut »
FAKULTAS SAINS & TEKNOLOGI HADIAHKAN 3 PROFESOR BARU 
Selasa, 12 Januari 2021 . in Berita . 146 views
3066_3prof.jpg
JAJARAN Senat UIN Malang mengukuhkan tiga guru besar dari Fakultas Sains dan Teknologi

 

GEMA-Belum genap dua minggu memasuki 2021, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengadakan gawe akbar akademik. Tiga dosen senior sekaligus dikukuhkan menjadi guru besar. Ketiganya berasal dari Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Turmudi, M.Si. (Bidang Ilmu Pendidikan Matematika), Prof. Dr. Retno Susilowati, M.Si. (Bidang Ilmu Biologi), dan Prof. Dr. Agung Sedayu, MT. (Bidang Ilmu Teknik Sipil (Manajemen Konstruksi)).

3067_1.jpg

Pengukuhan ini tentu menjadi salah satu prestasi yang kembali ditorehkan fakultas tersebut dalam menghasilkan profesor demi peningkatan imej kampus berlogo Ulul Albab ini. Dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, acara Rapat Terbuka Senat UIN Maulana Ibrahim Malang dalam Rangka Pengukuhan Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi dilaksanakan dengan khidmat di Aula Gedung Rektorat lt.5. Peserta ialah dosen Fakultas Saintel dan juga undangan yang notabene ialah kerabat para profesor. Meski begitu, sivitas akademik lain yang ingin turut menyaksikan acara ini dapat mengikutinya melalui kanal resmi UIN Malang di laman media sosial YouTube. Pihak petinggi kampus berharap, para dosen lain yang sedang berproses menuju guru besar dapat meningkatkan motivasi untuk menggapai posisi akademik teratas.
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya melalui video berharap para profesor dapat mempertanggungjawabkan keilmuan yang diemban. Ia mendorong seluruh sivitas akademik di lingkungan PTKIN dan PTKIS untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya untuk mencapai pangkat tertinggi. "Berani jadi dosen maka harus berani jadi profesor," tegasnya. (nd)

Lebih Lanjut »
PPB INGIN RISET APLIKATIF UNTUK UPGRADE KUALITAS
Rabu, 14 Oktober 2020 . in Berita . 236 views
2987_ppb.jpg

GEMA-Tim pengajar di Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) mendapat kesempatan dalam penelitian kompetitif yang diamanahkan oleh Project Management Unit (PMU) UIN Malang. Dalam program ini, beberapa tim dosen akan didanai khusus untuk melakukan proyek pendidikan tersebut. Direktur PPB, Dr. M. Abdul Hamid menyambut baik niat PMU karena ia yakin, nantinya hasil riset akan berguna bagi peningkatan kualitas belajar-mengajar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya bagi mata kuliah bahasa asing (12/10).
Ia menjelaskan bahwa PMU mendapat amanah dari The Saudi Fund for Development (SFD) untuk mendistribusikan dana penelitian di internal kampus. “Alhamdulillah, PPB mendapat dana penelitian yang selama ini memang kami perjuangkan untuk dosen-dosen Bahasa Arab dan Inggris,” tutur Hamid.
Nantinya, akan ada 10 penelitian yang akan didanai. Pihak PPB berharap agar penelitian yang dilakukan para dosen memuat segala hal yang aplikatif untuk pengajaran bahasa asing. “Kami tidak mau penelitian yang topiknya terlalu umum dan tidak memberi kontribusi apapun untuk PPB dan UIN Malang,” tegasnya.
Tak hanya dana penelitian, direktur PPB juga menyatakan, pihaknya mendapat dana khusus untuk pengembangan media pembelajaran. Alokasi dana ini akan digunakan untuk membuat media berupa video dan aplikasi yang pastinya akan digunakan dalam pengajaran bahasa asing, di bawah kendali PPB. “Ini benar-benar suatu hal yang patut kami syukuri karena kampus melalui PMU memberi kesempatan yang sangat besar bagi PPB untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar bahasa asing,” tutup Hamid. (nd)

Lebih Lanjut »
TIDAK SEMUA PENCURI BERSALAH
Rabu, 14 Oktober 2020 . in Berita . 166 views
2983_saiful1.jpg

GEMA-Menanggapi konten orasi ilmiah Prof. Dr. Saifullah, SH., M.Hum., Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. memberikan beberapa contoh yang terjadi pada zaman Rasulullah saw., Rabu (14/10). Dalam salah satu sabdanya, Nabi Muhammad saw bahkan mengumumkan ia akan menghukum siapa saja yang bertindak kriminal, termasuk putri kesayangannya sekalipun. Hal ini dilakukan agar tanggung jawabnya kepada Allah swt. sebagai seorang pemimpin di masa itu dapat dilaksanakan. Pasalnya, menjadi pemimpin bukan berarti memberikan hak istimewa bagi orang-orang yang dikehendaki saja, namun menerapkan keadilan kepada seluruh rakyat.
Kisah lain yang dituturkan oleh Prof. Haris ialah yang terjadi di zaman Khalifah Umar. Di saat itu, ada salah satu rakyatnya yang dibawa ke hadapannya karena mencuri. Bukan lantas menghukum, Khalifah Umar justru membebaskan si Pencuri. Menurutnya, pencuri tidak selalu bersalah. “Justru beliau menganggap ini kesalahannya sebagai pemimpin karena membiarkan rakyatnya berbuat kriminal hanya demi sesuap makanan,” tuturnya. (nd)

Lebih Lanjut »
STOP INTERVENSI HUKUM UNTUK KEADILAN SEMPURNA
Rabu, 14 Oktober 2020 . in Berita . 176 views
2984_saiful2.jpg

GEMA-Mengawali orasi ilmiah pengukuhan gelar guru besarnya, Prof. Dr. Saifullah, SH., M.Hum. memberikan satu pertanyaan besar. Mengapa banyak ketidakadilan di Indonesia? Ini berkaitan dengan begitu banyaknya kasus peradilan di Indonesia yang tidak tuntas ataupun tuntas dengan begitu banyak cacat. Setidaknya ada dua hal yang mengintervensi penyelesaian praktik peradilan di Indonesia, yakni politik dan ekonomi. Kedua faktor ini sering dicampuradukkan dalam penyelesaian hukum sehingga tak jarang keadilan hampir mustahil diwujudkan, Rabu (14/10).
Dengan pencampuran politik dalam penetapan keadilan, kata Prof. Saifullah, kualitas hukum menjadi tidak sempurna. Begitu banyak pihak yang merasa berkepentingan memasukkan pengaruhnya pada sistem peradilan negara. “Hal ini membuat hukum yang seharusnya memberi keadilan, jadi timpang,” jelas Bapak kelahiran Provinsi Kalimantan Timur ini.
Hal lain yang menyacatkan hukum ialah faktor ekonomi. Karena tidak ingin diribetkan dengan proses hukum, ada saja pihak yang memakai finansial untuk menyelesaikan kasus di luar prosedur. Keadaan ini menguntungkan pihak yang memiliki dana besar dan merugikan rakyat kecil yang murni pasrah terhadap lembaga hukum.

2985_saiful3.jpg


Karenanya, sebelum menutup orasi ilmiah, profesor Bidang Ilmu Hukum di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini pun menganjurkan agar menilik kembali Hukum Islam. “Nilai-nilai Islam itu universal dan tidak berpihak, bahkan ia netral untuk agama apapun,” ujar peraih gelar doktor dari Universitas Diponegoro, Semarang tersebut. (nd)

Lebih Lanjut »
KELOLA DANA KEMATIAN, MAHASISWA FE RAIH PRESTASI
Rabu, 30 September 2020 . in Berita . 251 views
2974_presfe.jpg
KETIGA mahasiswa Fakultas Ekonomi ini meraih prestasi Karya Ilmiah Terbaik tingkat nasional

GEMA-Siapa sangka, dengan membantu masyarakat dalam mengelola dana kematian di desa, tim mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) berhasil meraih gelar membanggakan. Mereka tergabung dalam Sharia Economic Student Community (SESCOM), yaitu Zanuba, Wahab, dan Mirta. Dalam Temu Ilmiah Nasional ke-19 yang dihelat Kelompok Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (KSEI FE UNP) pada 24 hingga 29 Agustus lalu, tim UIN Malang meraih gelar Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional.
Wahab menyatakan, pembahasan timnya masuk dalam sub tema Manajemen Keuangan Masjid. Karya mereka berjudul “Optimalisasi Pengelolaan Dana Kematiaan Jamaah Masjid dalam Konsep Asuransi Jiwa Syariah (Studi Kasus di Masjid Jami’ At-Taqwa, Desa Gununggronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang)”.
Ia menjelaskan, karya itu terinspirasi saat melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa di desa tersebut. Berawal dari percakapan dengan takmir masjid, ia mengetahui dana kematian yang terkumpul sangat besar. “Ada sekitar Rp. 85.000.000 yang dikelola oleh masjid,” ucapnya.
Selanjutnya, bersama Mirta, ia mewawancara pengelola dana tersebut untuk menggali data yang lebih akurat. Mereka menyimpulkan bahwa dana tersebut berpotensi untuk dikembangkan. “Contohnya saja untuk pengobatan jamaah yang sakit,” imbuh Mirta.
Zanuba pun menawarkan solusi berupa penerapan konsep asuransi jiwa syariah berbasis masjid (takaful masjid). Melalui konsep ini, iuran peserta atau premi yang dibayarkan akan lebih jelas rinciannya. “Jamaah masjid juga bisa mengajukan pencairan dana untuk pengobatan, biaya pasca kecelakaan, dan lainnya,” jelasnya. (*/nd)

Sumber: Fadil

Lebih Lanjut »
SENAT UIN MALANG RESMIKAN RIP KAMPUS
Rabu, 30 September 2020 . in Berita . 229 views

 

2973_ripp.jpg

GEMA-Sidang senat untuk pembahasan dan pengesahan Rencana Induk Pengembangan (RIP) tahun 2021-2045 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dihadiri para pimpinan dan anggota senat, Rabu (30/9). Bertempat di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat lt.4, agenda tersebut dibuka oleh Ketua Senat Prof. Dr. A. Muhtadi Ridwan. Ia mengajak seluruh yang hadir untuk menelaah dan mengkritisi isi RIP. Pedoman yang dipakai ialah sinergitas antara RIP dengan renstra (rencana strategis) kampus, Diktis, dan Kementerian Agama. "Ini semua untuk tahapan penyempurnaan dan masukan agar RIP sesuai dengan yang diharapkan," paparnya.
Prof. Muhtadi menjelaskan, RIP ibaratnya sebuat impian yang dimiliki seseorang. Untuk menggapai impian itu, maka dibutuhkan renstra yang berupa program-program. “Jadi renstra itu lebih detil,” imbuhnya.
Ia melanjutkan, RIP ialah terjemahan visi-misi dan nilai budaya yang dikembangkan kampus. Ia pun menjadi acuan untuk menyusun renstra di tingkat fakultas dan jurusan. Renstra yang nantinya telah disusun di setiap level, menjadi pijakan pembangunan yang berkelanjutan.
Pasca penyempurnaan RIP dalam rapat senat ini, Prof. Muhtadi ingin agar tiap fakultas segera merevisi sesuai petunjuk. “RIP akan dievaluasi setidaknya lima tahun sekali untuk menyesuaikan proses tata kelola sesuai dengan kondisi,” ujarnya. (aj/nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up