HUMAS UIN MALANG-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Mulana Malik Ibrahim Malang mendapat kunjungan dari lembaga Darul Uloom School Satun Thailand. Kunjungan terdiri dari satu guru dan empat siswa dan dilaksanakan selama dua hari, Kamis dan Jum’at. Rombongan menginap di Rumah Singgah Kampus Dua UIN Malang (12/05).
Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempererat silaturrahim dan ingin mengenal lebih dekat tentang kampus UIN Malang dengan harapan agar ke depan siswa Thailand lebih banyak lagi yang melanjutkan kuliah di UIN Malang.
“Alhamdulillah UIN Malang mendapatkan kunjungan dari Darul Uloom School salah satu lembaga pendidikan Islam yang maju dan modern di Thailand Selatan. Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk komitmen lembaga Islam di Thailand setelah UIN Malang mengirim enam belas mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian masyarakat Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Thailand tahun 2022 lalu” ujar Syaiful Mustofa, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Kegiatan KKM Internasional di Thailand dilaksanakan setelah melalui nota kesepahaman antara UIN Mulana Malik Ibrahim Malang dan Al- Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Development yang bermarkas di Shonkhla Thailand. Yayasan ini menaungi lebih dari seratus lembaga pendidikan di seluruh Thailand, diantaranya Darul Uloom School Satun Thailand Selatan.
Kunjungan lembaga Darul Uloom School di fokuskan di dua tempat yaitu di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dan di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M). Saat kunjungan di FKIK dilakukan diskusi bersama Wakil Dekan II, Wakl Dekan III, Kaprodi Pendidikan Dokter, Kaprodi Profesi Dokter, Kaprodi Farmasi, Kaprodi Pendidikan Profesi Apoteker, dan beberapa mahasiswa FKIK.
“Alhamdulillah hari ini kami mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT bisa berkunjungan di kampus UIN Malang yang megah dan mendapatkan sambutan luar biasa dari pimpinan, mulai dari penjemputan sampai pengantaran ke Bandara Juanda Surabaya. Kami telah banyak mendapatkan informasi penting tentang UIN Malang dan ini merupakan bekal bagi kami untuk meneruskan informasi penting ini ke saudara muslim kami yang ada di Thailand” ujar Mr.Rachun Hammunte ketua rombongan.
Pria yang mempunyai nama muslim Ahmad Fauzi ini merasa sangat puas dan banyak materi yang didapat atas kunjungan ini. Setelah diskusi selesai, rombongan diajak keliling ke laboratorium FKIK, “Alhamdulillah laboratorium FKIK sangat lengkap dan kami banyak mendapatkan informasi penting tentang UIN Malang dan pendidikan di Indonesia” ungkap Patharatida Tohsamlee salah satu siswi yang ikut rombongan.
Hal senada juga dibenarkan temannya, “Alhamdulillah kami bersyukur bisa berkunjungan di kampus UIN Malang, kami didampingi dan diberi penjelasan lengkap oleh kakak mahasiswa FKIK yang hebat-hebat. Kami berusaha untuk belajar lebih keras lagi agar bisa melanjutkan kuliah di UIN Malang” ujar Jirapat Tonwicha, dengan nama muslimah Suhaini.
Ungkapan ini dibenarkan oleh temannya, “Kakak mahasiswa FKIK hebat dan pintar-pintar, mereka menjelaskan dengan bahasa Inggris yang mudah dipahami” ungkap Nureeya Hemman. “Kami senang bisa berkunjung di kampus UIN Malang, kampusnya megah dengan hawa sejuk, view pegunungan yang indah, dan mahasiswanya ramah” ujar Patharatida Tohsamlee, pria yang punya nama muslim Al- Amri dan fasih berbahasa Inggris.
Sedangkan kunjungan ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) dilaksanakan di ruang pertemuan Wakil Rektor IV sekaligus melaksanakan sholat ashar. “Alhamdulillah kami bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Darul Uloom School ke kampus UIN Malang, dengan silaturrahim ini akan semakin memperkuat ukhuwah islamiyah dan kerjasama antar lembaga. Kerjasama ini akan terus dikembangkan, salah satu bentuknya adalah melalui pengiriman mahasiswa KKM UIN Malang ke berbagai lembaga Islam di Thailand untuk belajar dan saling berbagi ilmu pengetahuan” ujar Prof. Agus Maimun, Ketua LP2M.
Kendari - Temu tahunan Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam ke-10 yang dilaksanakan 11 - 13 Mei 2023 di Hotel Claro Kendari dihadiri kurang lebih 75 Kaprodi, sekprodi dan perwakilan dosen Prodi MPI mulai dari ujung Aceh hingga Sorong. Pada pertemuan kali ini, Dr. Sri Rahmi, MA selaku Ketua Umum PPMPI Se-Indonesia menyampaikan bahwa pertemuan tahunan seperti ini selain sebagai ajang untuk silaturahim program studi, juga membahas hal-hal yang penting seperti akreditasi LAMDIK yang mana harapannya semua prodi MPI bisa terkareditasi unggul. Selain itu, juga membahas hasil audiensi pengurus PPMPI dengan atase menpanRB tentang posisi-posisi strategis yang dapat diakses oleh alumni MPI seperti arsiparis, pengembang teknologi pendidikan.
Pada pembukaan temu tahunan PPMPI Ke-10 yang dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Kendari, Dr. Husain Insawan, M. Ag mengatakan bahwa temu tahunan PPMPI kali ini harus menghasilkan hal-hal yang sesuai dengan tema yang diangkat yaitu "Kepemimpinan dan kontekstualisasi MBKM dalam penguatan mutu program studi di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0". "Prodi MPI harus benar-benar mulai menyiapkan diri bagaimana memanage sistem pendidikan dalam dunia metaverse, ini menjadi tantangan prodi MPI", tutur WR 1 yg hadir mewakili rektor IAIN Kendari yg berhalangan hadir.
Sekretaris program studi S1 MPI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Devi Pramitha, M. Pd. I, yang turut hadir sebagai peserta aktif temu tahunan berharap Pelaksanaan Program MBKM harus benar-benar sinkron antara prodi MPI, PPMPI, kementerian Agama dan instansi yang menjadi mitra agar tidak terjadi miskomunikasi saat pelaksanaan di lapangan". Acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara ini akan dilanjutkan dengan diskusi bersama Kasubdit penelitian Diktis terkait PKM Internasional pada hari kedua, dan dilanjutkan dengan acara visiting lecture (peserta temu tahunan PPMPI mengajar mahasiswa semester 6 Prodi MPI IAIN Kendari) pada hari ketiga.
HUMAS UIN MALANG-Career Development Center (CDC) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Workshop Penyusunan Pedoman Pelatihan Pengembangan Karir Mahasiswa (PPPKM).
Kegiatan ini Diikuti oleh 56 peserta yang terdiri dari perwakilan masing-masing fakultas.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Rayz UMM ini dibuka langsung Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA. Dalam sambutannya Prof. Zainuddin meminta agar CDC bisa membuat suatu pedoman yang bisa membantu para mahasiswa dan alumni dalam mengembangkan soft skillnya. Pasalnya, dalam dunia kerja nyata keahlian seperti ini sangat dibutuhkan dan hasil penelitian menyatakan bahwa kemampuan soft skill mendominasi hingga 80 persen. "Untuk itu, saya berharap workshop PPPKM ini betul-betul mampu menghasilkan pedoman yang bisa dijadikan panduan bagi para mahasiswa dan alumni," harapnya.
Sementara itu, Ketua CDC UIN Maliki Malang Dr. Hambali saat ditemui di lokasi kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan workshop PPPKM ini dimaksudkan untuk memberikan pedoman khusus bagai mahasiswa dan lulusan UIN Maliki Malang, sehingga dengan adanya pedoman PPPKM ini diharapkan mereka bisa membaca peluang dan mendapatkan jaringan yang luas di dunia kerja. "Sehingga sebelum lulus kuliah para mahasiswa sudah bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada," paparnya.
Output kegiatan ini, kata dia, untuk menghasilkan produk pedoman karir bagi para mahasiswa dan alumni yang disesuaikan dengan visi misi UIN Maliki Malang yaitu unggul bereputasi internasional.
Tahapan yang selama ini sudah dilakukan yaitu mendesain dan melakukan pembinaan oleh masing-masing prodi di fakultas. "Upaya melakukan pelatihan softskill melalui pelatihan dan seminar untuk menunjang jenjang karir bagi para mahasiswa dan alumni," terangnya.
Selain itu, strategi yang akan dilakukan ke depan yaitu melakukan perluasan kerjasama dengan instansi terkait dan juga menugaskan para mahasiswa untuk mengikuti proses magang dibeberapa perusahaan dan instansi. "Hal ini penting dilakukan untuk mendekatkan diri pada dunia kerja yang tidak bisa diprediksi secara teoritik," jelas Hambali.
Proses pemagangan ini, tambah dia, agar mahasiswa lebih siap dengan dunia kerja dan bisa berkompetisi secara profesional. Untuk mewujudkan itu, CDC UIN Maliki Malang terus melakukan pembinaan secara reguler dengan harapan mahasiswa tidak hanya sekedar belajar teori saja. Akan tetapi bisa memadukannya dengan kebutuhan di dalam dunia kerja. "CDC sudah bekerjasama dengan Kemnaker dan diharapkan bisa memberikan peluang kerja baik melalui job fair maupun lainnya," jelasnya.
Hambali berharap kegiatan workshop ini secara legal bisa menghasilkan pedoman untuk mewadahi karir mahasiswa UIN Maliki Malang yang beragam sesuai target yang dikehendaki," pungkasnya.
Kegiatan yang akan berlangsung selama dua malam tiga hari ini menghadirkan salah satu nara sumber dari Direktur Pengembangan Karir UB Dr. Kurniawan Puji Wicaksono, S.P, M.P., Ph.D.
HUMAS UIN MALANG-Keluarga Besar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan pengajian dan Halal Bihalal 1444 H/2023 M, dengan tema Mempererat Silaturahim dalam Bingkai Kebersamaan, Rabu (10/5).
Ketua DWP UIN Maliki Malang Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin menyampaikan taqoballalahuminna waminkum, washiyamana wa shiamakum minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin.
"Alhamdulillah hari ini keluarga besar DWP UIN Maliki malang bisa Kembali bertemu dan bersilaturahim sekaligus ngaji Bersama kepada Prof. Muhtadi Ridwan, semoga pertemuan ini bisa membawa keberkahan bagi kita semua,” ucapnya.
Kegiatan halalbihalal ini sudah menjadi kegiatan tahunan yang wajib dilaksanakan untuk mengupayakan agar silaturahim antar keluarga besar DWP bisa terus terjalin dengan baik. Selain itu, momentum di bulan syawal ini merupakan hari yang fitri untuk saling memaafkan antara satu dengan lainnya. “Dengan digelarnya ngaji bareng dan halalbihalal ini DWP dapat memberikan warna dan hal-hal positif kepada masyarakat,” harapnya.
Untuk itu, tambah dia, bulan Syawal ini menjadi salah satu bulan yang selalu di tunggu oleh umat Islam, bulan penuh berkah ini menjadi momentum untuk bisa memperbaiki diri dan saling memaafkan satu sama lain, dan semoga kedepan bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Prof. Muhtadi Ridwan dan juga anggota DWP UIN Maliki Malang yang menyempatkan waktunya untuk menghadiri kegiatan halalbihalal ini,” ucapnya.
HUMAS UIN MALANG-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) akan menggelar Wisuda bagi alumni baru untuk seluruh jenjang pendidikan pada Sabtu, 13 Mei 2023. Untuk mempersiapkan penyelenggaraan wisuda dimaksud, Bidang Akademik dan Panitia Wisuda menggelar rapat persiapan, yang berlangsung pada Rabu (10/5), mulai pukul 13.30 WIB.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Biro AAKK UIN Maliki Dr. H. Barnoto, M.Pd.I Turut hadir pula, Kabag Akademik H. Imam Ahmad, dan jajaran panitia lainnya.
Dalam pengantarnya, Barnoto, menjelaskan bahwa wisuda kali ini akan diikuti sebanyak 800 wisudawan. Jumlah tersebut belum termasuk orang tua/ wali wisudawan dan juga tamu VIP. Untuk itu, meskipun wisuda sudah menjadi kegiatan rutinitas tetap segala sesuatunya harus dipersiapakn dengan baik. "Tujuannya tidak lain adalah agar kita semua bisa memberikan kesan terbaik kepada para wisudawan dan juga orang tua serta tamu undangan lainnya," paparnya.
Hal penting lainnya adalah wisuda ini akan menjadi momentum spesial bagi para wisudawan dan orang tua wali. Oleh sebab itu, saya ucapkan terimakasih kepada seluruh tim panitia yang selama ini sudah Auto mempersiapkan kegiatan wisuda ini dengan sebaik mungkin. "Kita akan mempersiapkan wisuda kali ini dengan sebaik-baiknya agar bisa memberikan kesan mendalam bagi para alumni baru kita," ajaknya.
Rapat selanjutnya dipandu langsung oleh Kabag Akademik untuk melakukan evaluasi sekaligus progres laporan persiapan wisuda dari masing-masing seksi.
Esensi dari pelaksanaan wisuda ini adalah proses pengukuhan yang dilakukan oleh rektor. Untuk itu, kami harapkan masing-masing perwakilan panitia fakultas yang menangani wisuda agar melaksanakan prosesi sesuai prosedur dan mekanisme yang telah disepakati.
Rapat selanjutnya membahas beberapa aspek teknis terkait pelaksanaan wisuda. Panitia melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan wisuda sebelumnya, untuk disempurnakan pada pelaksanaan wisuda yang akan datang.
HUMAS UIN MALANG-Ketua Senat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag mengundang seluruh anggota senat yang berjumlah 47 orang tersebut untuk mengikuti kegiatan sidang senat membahasa pemberian pertimbangan kenaikan pangkat bagi para dosen ASN di lingkungan UIN Maliki Malang, Rabu (10/5).
Kegiatan yang sudah berlangsung selama dua hari berturut-turut ini khusus mengevaluasi berkas pengajuan dari masing-masing ASN yang mengajukan kenaikan pangkat.
Prof. Muhtadi menjelaskan bahwa lektor kepala yang bersiap menuju guru besar yang sudah masuk data berjumlah 21 orang sementara yang lektor berjumlah 38 orang.
Semua usulan kenaikan pangkat atau jabatan ke guru besar ini harus memenuhi angka kredit yang sudah di tentukan sesuai dengan regulasi yang ada.
Soal angka kredit harus memenuhi standart penilaian mulai dari aspek pendidikan, pengajaran, penelitian, pengabdian, dan nilai penunjang lainnya yang mendukung. "Bagi para dosen yang nilainya memenuhi syarat akan diusulkan ke guru besar," terangnya.
Setiap dosen yang angka kreditnya mencapai 810 maka sudah bisa diusulkan, setidaknya dari data yang sudah direkap ada 7 calon guru besar yang nilainya sudah memenuhi syarat. "Setidaknya tahun ini mereka akan segera kami usulkan menjadi guru besar di UIN Maliki Malang," paparnya.
Sementara saat ditanya soal jumlah guru besar di UIN Maliki Malang, Prof. Muhtadi memaparkan bahwa jumlah guru besar UIN Maliki Malang yang aktif saat ini berjumlah 33 orang, dan semoga tahun ini jumlah profesor di UIN Maliki Malang bisa terus bertambah dan menjadikan kampus ini semakin unggul bereputasi internasional. "Kualitas pendidikan di perguruan tinggi itu tidak bisa terlepas dari jumlah profesor atau guru besar yang dimiliki," pungkasnya.
HUMAS UIN MALANG-Dua orang profesor dari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, SE dan Prof. Dr. Siswanto, M.Si menjadi narasumber dalam kegiatan webinar yang diselenggarakan oleh Islamic Finance and Wealth Management Istitute (IFWMI) Universitas Islam Sains Islam (USIM) Malaysia. IFWMI-AZKA Webinar 2023 mengangkat tema “Islamic Leadership and Islamic Social Finance in the Era of 5.0: Resilience and Sustainability”. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 9 Mei 2023, melalui zoom dan youtube. Dalam kegiatan ini menghadirkan juga narasumber Profesor Senior dari Fakulti Ekonomi dan Muamalat USIM Malaysia, yakni Prof. Dr. Fauzias Mat Nor, dan dimoderatori oleh Associate Professor Dr. Fuadah Johari, M.Sc. Kegiatan Webinar tersebut diikuti oleh sekitar enam ratus peserta yang berasal dari para dosen dan mahasiswa Fakulti Ekonomi dan Muamalat USIM Malaysia dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Prof. Sani dalam paparannya menyampaikan peluang dan tantangan halal industri di Indonesia, dan strategi pengembangannya. Berdasarkan data dari GIER 2021, posisi Indonesia pada Industri halal dunia sangat diperhitungkan, baik pada sektor halal food, Islamic finance, Muslim friendly travel, Fashion, maupun Pharmacy & cosmetic. Peluang industri halal tersebut memiliki potensi besar dalam pengembangannya, karena mayoritas pendudukan Muslim dunia mencapai 1,8 milyar, sedangkan populasi muslim di Indonesia sekitar 175 juta orang. Pengembangan halal industri ini membutuhkan kepemimpinan yang efektif dalam organisasi. Sementara itu Prof. Siswanto menyampaikan materi tentang urgensi kepemimpinan Islam dalam mendorong halal industri pada era masyarakat 5.0. Kepemimpinan Islam mendorong integrasi nilai-nilai etis pada korporasi dan organisasi. Nilai-nilai Islam dapat diadopsi untuk memperbaiki parktek tatakelola korporasi global. Praktik kepemimpinan islam merupakan integrasi dari karakteristik ketaqwaa, moral, dan kualitas kepemimpinan. Oleh karena itu, beberapa studi menunjukkan kepemimpinan Islam melingkupi kepemimpinan transformasional, kepemimpinan etis, dan kepemimpinan otentik. Beberapa hasil studi tentang kepemimpinan berbasis nilai tersebut mampu meningkatkan kinerja organisasi dan individu. Kegiatan ini memperoleh tanggapan yang bagus dari audiens yang terdiri atas mahasiswa sarjana, pasca sarjana, dan civitas akademika dari dua kampus tersebut. Semoga kerjasama antara dua kampus ini terus berlanjut dalam bentuk kegiatan lain seperti, visiting scholar, student exchange, lecturer exchange, dan kegiatan yang lain. Hal ini seperti ini sangat diharapkan para peserta.
HUMAS UIN MALANG-Mengawali kegiatan apel pagi pasca libur idul fitri, para pegawai Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim diajak untuk tetap istiqomah disiplin dan meningkatkan etos kerja. Senin (8/5).
Karo AUPK UIN Maliki Malang Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd menyampaikan beberapa informasi penting. Akhir Juni ini serapan lembaga pemerintah di seluruh Indonesia harus mencapai 70 persen.
UIN Malang serapannya harus bisa mencapai angka tersebut, meskipun saat ini serapannya masih di angka sebelas persen dan angka tersebut jika dilihat sepintas terbawah jika dibandingkan seraoan di seluruh PTKIN. "dan hal ini perlu danya percepatan oenyerapan anggaran," tegasnya.
Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena sumber keuangan di UIN Maliki Malang ada empat kriteria mulai dari RMP, RM, PNBP, PHLN "40 persen sumber dana terpusat di PHLN yang difokuskan untuk pembangunan kampus tiga," paparnya.
Upaya maksimal harus tetap dilaksanakan, dan perlu strategi untuk mengoptimalkan di fakultas, lembaga dan UPT utuk semaksimalkan mungkin membelanjakan segala kebutuhan di bulan Juni dan juga menyelesaikan pencairan PMU sesuai dengan pelaksanaan pekerjaan yang telah dilakukan.
Menteri sudah menegaskan bahwa, tahun politik ini jika penyerapannya lambat malah disibukkan dengan politik. Sehingga diminta untuk seluruh satker di bawah pemerintahan baik diknas maupun kemenag dan yang lainnya harus busa memaksimalkan penyerapan anggaran bisa dimaksimalkan di bulan Juni. "Siapapun pejabat yang tidak responsif terhadap kebijakan ini akan di evaluasi kembali," tutur Karo AUPK saat memimpin apel pagi UIN Maliki Malang yang berlangsung di depan gedung Rektorat.
HUMAS UIN MALANG-Keluarga besar Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang siang ini menggelar kegiatan diseminasi dan pembinaan mental spiritual dalam rangka Halalbihalal yang berlangsung di gedung Sport Center Lt.2 dan dihadiri langsung KH. Imam Ma'ruf, Jumat (5/5).
Mengawali kegiatan halalbihalal Prof. Dr. H.M. Zainuddin MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada hari fitri di bulan Syawal ini iya meyakini bahwa Hak kepada Allah dan hak kepada manusia sudah selesai dan kembali fitri.
Setiap tahun, Allah SWT memberikan kesempatan kepada manusia yang beriman untuk membersihkan diri melalui puasa. Sehingga puasa selama Ramadan ini bertujuan untuk menjaga hawa nafsu dan menjadikan manusia yang beriman semakin bertaqwa.
Melakui puasa setiap insan diharapkan selalu berada di jalur positif dan momen yang fitri ini diharapkan bisa menghasilkan energi positif yang harus dirawat dan dijaga. "Selama 11 bulan manusia dilumuri dosa dan proses pembersihannya itu ketikan bulan Ramadan," jelasnya.
Prof. Zainuddin juga mengucapkan terima kasih kepada KH. Imam Ma'ruf yang berkenan hadir dan kepada para dosen dan karyawan serta para dosen dan karyawan yang purna tugas yang hadir.
Dan sekaligus mohon doanya atas proses pembangunan kampus tiga saat ini di Batu, semoga bisa berjalan lancar dan gedung yang ditargetkan rampung tahun 2024 itu bisa berkah dan memberikan banyak manfaat. "Mudahan-mudahan kita senantiasa diberkahi oleh Allah SWT," doanya.
Sementara itu, dalam tausiyah yang disampaikan langsung K.H. Imam Ma'ruf menjelaskan bahwa memberi maaf itu lebih sulit daripada meminta maaf. Maka jika orang mau memberikan maaf pahalanya jauh lebih besar dari pada yang meminta maaf. "Karena memberi maaf itu butuh ketulusan dan hati yang lapang," paparnya.
Untuk itu, kata dia, yang sulit itu bagaimana menjalin hubungan emosional yang kuat sehingga bisa menjaga tali silaturahmi dan ukhuwah yang lebih kuat.
KH. Ma'ruf menjelaskan, menjalin hubungan silaturahmi ini secara ilmiah akan selalu berhubungan dengan rahmatnya Allah SWT. Salah satu hadis yang meriwayatkan dari Abdullah, bahwa orang yang memutus silaturahmi akan terputus pula rahmat Allah darinya.
"Jika semuanya bisa menjalin silaturahmi yang bagus khususnya di UIN Maliki Malang ini maka Rahmat Allah pasti akan turun di tempat yang penuh keberkahan ini," pungkasnya.