Banyak orang mengatakan bahwa Indonesia ini tanahnya subur, luas, banyak kekayaan alam, tetapi ternyata idak semua rakyatnya berhasil mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Banyak orang mengatakan bahwa Indonesia ini tanahnya subur, luas, banyak kekayaan alam, tetapi ternyata idak semua rakyatnya berhasil mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Saya bukan ahli tafsir, tetapi hanya sebagai orang awam yang sehari-hari, di dalam menjalani hidup ini, berusaha mengambil petunjuk dari kitab suci yang dibawa oleh Nabiu Muhammad saw.
Setiap manusia menyebut dirinya sendiri dengan sebutan aku.
Untuk memenuhan kebutuhan ekonomi dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sebenarnya banyak pilihan.
Setiap hari antar orang saling bertemu, membangun berbagai jenis hubungan, baik yang bersifat pribadi, organisasi, maupun kedinasan.
Oleh karena manusia sama-sama terbatas, baik terbatas kekuatan nalarnya, wawasannya, terbatas pengetahuannya, maka dalam hal agama pun seringkali terlibat saling berbantah.
Dalam menjalani hidup, semua orang dihadapkan pada berbagai pilihan.
Saya tidak menyangka sebelumnya bahwa mata kuliah yang saya berikan puluhan tahun yang lalu ternyata masih saja diingat, sekalipun mereka sudah mejadi guru, kepala sekolah, dan bahkan pejabat di beberapa daerah.
Jika diperhatikan secara saksama ketiga jenis kelompok orang, yakni petani, pedagang, dan ilmuwan, masing-masing memiliki karakter berbeda.