Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Cegah Pernikahan Dini, KKM 15, 85, dan 155 UIN Gelar Talkshow Pencegahan Pernikahan Dini
Sabtu, 25 Januari 2025 . in Berita . 323 views
8701_jsjs.jpg

HUMAS UIN MALANG – Memasuki dua pekan terakhir pelaksanaan KKM, Kelompok KKM UIN Malang 15, 85 dan 155, menggelar penyuluhan pencegahan pernikahan dini. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK NUSA Wonomulyo dan diikuti oleh puluhan siswa kelas 10 dan 11, pada Senin, 21 Januari 2025.

Penyuluhan ini merupakan bagian dari program kerja KKM. Dengan mengusung konsep talkshow, kegiatan ini menciptakan ruang dialog dan diskusi bersama para peserta. Rizki Pratama, mahasiswa sekaligus Duta Kampus UIN Malang, menjadi pemateri utama yang memberikan materi terkait pernikahan dini.

Mengusung tema "Pernikahan Bukan Sekadar Pilihan, Tetapi Tanggung Jawab dan Kesiapan," penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak negatif pernikahan dini. 

Para siswa diajak untuk memahami bahwa pernikahan dini perlu dihindari, sesuai dengan peraturan Undang-Undang yang menetapkan usia minimal 19 tahun untuk menikah bagi laki-laki dan perempuan.

Pemateri juga menjelaskan berbagai risiko pernikahan dini, khususnya bagi perempuan yang hamil dan melahirkan di usia yang belum matang secara fisik dan emosional. Selain itu, upaya pencegahan juga disampaikan, agar para siswa dapat berperan aktif dalam mencegah pernikahan dini di lingkungan mereka.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan wawasan dan kesadaran para siswa mengenai bahaya pernikahan dini dapat meningkat, sehingga mereka mampu menghindari keputusan tersebut di masa mendatang.

 

Reporter: Rizki Ramadhani Pratama

Lebih Lanjut »
Penutupan TPQ Desa Sumber Ngepoh: Merajut Kebersamaan dan Menebar Cahaya Ilmu
Jumat, 24 Januari 2025 . in Berita . 175 views
8714_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG -  KKM kelompok 122 UIN Malang melaksanakan acara penutupan kegiatan TPQ di Desa Sumber Ngepoh. Acara ini dihadiri oleh tiga TPQ, yaitu TPQ AR-Rahman, TPQ Darussalam, dan TPQ Darul Muttaqin (24/1).

Acara dimulai dengan penampilan Banjari oleh kelompok hadroh santri TPQ, yang menghadirkan lantunan shalawat yang indah dan menenangkan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi pembukaan, sambutan dari masing-masing Kepala TPQ, dan penampilan shalawat oleh anak-anak TPQ AR-Rahman.

Selain itu, acara juga diisi dengan penampilan Ghina Arabi, Tari Saman, dan pembagian hadiah bagi pemenang berbagai lomba yang telah diselenggarakan sebelumnya. Muhammad Hanif Wibowo, selaku Ketua KKM 122 UIN Malang, juga menyampaikan pesan, kesan, serta ungkapan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

8715_kkm.jpg

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Dahlan selaku kepala TPQ Ar Rahman, dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai tanda kebersamaan dan kekompakan dalam acara penutupan TPQ ini. Dengan penuh rasa syukur, acara pun resmi ditutup dengan harapan besar untuk keberlanjutan kegiatan TPQ di Desa Sumber Ngepoh.


Kontributor: KKM 122 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Asistensi Mengajar "Jejak Arunika" FITK Peringati Isra' Mi'raj di MAN 3 Kediri, Jadikan Momentum sebagai Transformasi Diri
Kamis, 23 Januari 2025 . in Berita . 366 views
8689_am.jpg

HUMAS UIN MALANG – Kelompok "Jejak Arunika" Asistensi Mengajar (AM) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kediri bersama seluruh civitas akademika, mahasiswa IAI Faqih Asy'ari Kediri dan IAI Hasanuddin Pare Kediri memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriyah, Kamis (23/1/2025) di aula serbaguna MAN 3 Kediri.

Dihadiri oleh Kepala MAN 3 Kediri, Bapak Drs. Jamiluddin, M.Pd.I, serta seluruh siswa MAN 3 Kediri, peringatan Isra' Mi'raj ini menjadi momentum transformasi spiritual yang sarat makna dan hikmah bagi seluruh civitas akademika. Pasalnya, melalui tausyiah inspiratif dari KH. Nur Hadi (Mbah Bolong) yang disemarakkan dengan lantunan sholawat Banjari Ar-Ridwan, jiwa seolah diajak berkelana mengikuti jejak Rasulullah SAW.

8690_am.jpg

Dalam sambutannya, Bapak Drs. Jamiluddin, M.Pd.I menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi sebagai momentum penguatan nilai religius, membersihkan jiwa, serta memperbaiki kualitas iman dan taqwa khususnya shalat dalam kehidupan sehari-hari.

"Isra' Mi'raj adalah peristiwa besar yang tidak hanya sekadar perayaan, tetapi lebih kepada bagaimana kita dapat mengambil hikmah dari perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Peristiwa Isra' Mi'raj membawa pesan mendalam tentang pentingnya shalat. Kita semua baik siswa maupun pendidik, harus menjadikan shalat sebagai pondasi utama kehidupan kita," tutur Kepala MAN 3 Kediri.

Kepala MAN 3 Kediri juga menekankan pentingnya Salat sebagai ibadah utama yang ditingkatkan kualitasnya setelah peristiwa Isra Miraj. “Pada malam Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW menerima kewajiban Salat langsung dari Allah SWT. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya salat dalam kehidupan seorang Muslim. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh civitas akademika MAN 3 Kediri untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas salat kita. Mari kita maknai dengan mendalam, agar setiap langkah kita dapat lebih bermakna dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.” tambahnya.

8691_am.jpg

KH. Nur Hadi hadir sebagai penceramah dengan pendekatan yang sederhana namun membawa penuh nasihat. Dalam tausiyahnya, kiai itu menyoroti shalat sebagai inti dari seluruh ibadah. "Salat adalah tiang agama yang menopang seluruh amal ibadah lainnya. Jika salat kita baik, maka baik pula amal-amal kita yang lain. Shalat itu rohnya ibadah, sebagaimana dalam bahasa Arab kata ‘ro’sun’ yang berarti kepala. Kepala adalah anggota tubuh yang paling penting, begitu pula shalat." tegas penceramah.

Ia mengutip dari salah satu hadis, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah salatnya. Jika salatnya baik, maka amal-amal lainnya akan baik. Namun jika salatnya rusak, maka amal-amalnya yang lain pun akan rusak.” (HR. at-Tirmidzi).

Melalui hadis yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi, dirinya mengingatkan bahwa shalat menempati posisi utama (tiang agama) dalam ibadah yang akan dihisab di akhirat yang tentunya menjadi landasan keberagamaan dan hubungan spiritual dengan Allah SWT.

8692_am.jpg

Lebih lanjut, Kiai Nur mengajak generasi muda untuk menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui konsisten beribadah dan beramal sholeh. Tantangan zaman yang serba modern tidak boleh menjadi alasan untuk melupakan kewajiban sebagai seorang muslim. "Hidup ini seperti menyelam di laut yang dalam. Selama kita masih fokus pada arah tujuan, kita bisa mencapai daratan. Tapi jika kita tenggelam dalam godaan dunia, semuanya akan menjadi gelap," ungkapnya, memberikan metafora yang menggugah.

Perwakilan pengurus Organisasi Siswa Madrasah Aliyah (OSIMA) mengungkapkan, "Memang dunia hanya sementara bagi kita, tapi kalau diniatkan berjuang untuk mengejar akhirat terutama memperbaiki tiang agama (sholat), insya Allah keberkahan itu akan ikut sendiri," harapnya.

8693_am.jpg

Sementara salah satu anggota AM mengatakan, "Melalui tausiyah inspiratif oleh KH. Nur Hadi, acara ini tidak hanya menjadi ajang memperingati peristiwa agung tetapi juga menjadi sarana kita semua terutama mahasiswa asistensi mengajar untuk lebih semangat memperbaiki kualitas iman dan taqwa terutama sholat. Tentu kuncinya harus konsisten karena dalam khidmah tidak terlihat tapi pasti mendapat barokah" Ujar Naufal Ahmad Nabil.

Sepakat akan hal yang disampaikan Kiai Nur di atas, mahasiswa berharap dapat mengingat dan memaknai peristiwa Isra Mi’raj ini sebagai momentum untuk menjadi pribadi muslim yang senantiasa menjaga ibadah (salat) dan teknologi sebagai penopang generasi kualitas sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.(ad/sf)

Kontributor: Moh. Aditya Hadi Saputra

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »
Desa Gunung Jati Gencar Edukasi Parenting dan Stunting
Kamis, 23 Januari 2025 . in Berita . 493 views
8684_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (16/1) – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting dan peran parenting dalam membangun generasi sehat, Kelompok 20 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang menggelar sosialisasi bertajuk “Peran Orang Tua dalam Mencegah Stunting Melalui Pola Asuh yang Tepat”. Kegiatan ini diadakan di Desa Gunung Jati dan dihadiri oleh wali murid Taman Kanak-Kanak (TK) Dewi Sartika serta tenaga kesehatan setempat.  

Diskusi interaktif tersebut menghadirkan Ibu Bidan Sri Wilujeng sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menyoroti bahaya pernikahan dini yang dapat meningkatkan risiko stunting.  

"Pernikahan dini sangat berisiko karena organ tubuh wanita yang belum matang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, hingga keguguran. Kondisi ini langsung meningkatkan risiko stunting pada anak," jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya imunisasi sejak awal kehamilan serta perawatan payudara pada ibu hamil untuk memastikan produksi ASI yang berkualitas.  

"Imunisasi tidak hanya melindungi ibu, tetapi juga mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak. Sementara itu, perawatan payudara membantu memenuhi kebutuhan gizi bayi," tambahnya.  

8685_p.jpeg

Dalam kegiatan ini, terungkap bahwa dari total balita yang terdata di Desa Gunung Jati, terdapat 18 anak yang mengalami stunting, tersebar di tiga posyandu. Meski begitu, angka stunting di desa ini masih dalam batas normal, yaitu 8,1%, jauh di bawah ambang batas 20%.

Ibu Bidan Sri Wilujeng juga mengingatkan bahwa pola asuh sederhana dapat memberikan dampak besar terhadap tumbuh kembang anak.  

"Hal-hal kecil, seperti mengajarkan anak mencuci tangan sebelum makan atau membiasakan makan makanan bergizi setiap hari, jika dilakukan secara konsisten, bisa mencegah berbagai penyakit yang memicu stunting," ujarnya. Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele namun memiliki pengaruh signifikan pada kesehatan anak.  

Melalui kegiatan ini, Desa Gunung Jati menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi kesehatan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk pelatihan parenting dan sosialisasi gizi berkelanjutan, sehingga dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di masa depan.

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
KKM UIN Malang Akhiri Pengabdian Bermakna di SDN Ngadas
Kamis, 23 Januari 2025 . in Berita . 302 views
8681_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG – Penutupan kegiatan mengajar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) berlangsung di lapangan SDN 1 Ngadas pada Senin, (20/1). Acara ini dihadiri oleh para guru, siswa, serta anggota kelompok 8 KKM UIN Malang, yang sekaligus menandai berakhirnya program pengabdian selama dua minggu. Momen ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi yang berkelanjutan antara UIN Malang dan SDN 1 Ngadas.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan serta pemberian kenang-kenangan simbolis dari mahasiswa KKM kepada pihak sekolah. Sambutan pertama disampaikan oleh Akhmad Sulton Khakim, ketua kelompok 8 KKM UIN Malang. Dalam sambutannya, Khakim mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah atas sambutan hangat yang diterima selama proses pembelajaran. Ia juga menceritakan pengalaman berharga yang dirasakan mahasiswa selama kegiatan mengajar.

8682_p.jpeg

"Kami sangat berterima kasih atas bimbingan para guru selama kami berada di sini. Pengalaman ini menjadi ajang untuk mengaplikasikan ilmu dari bangku kuliah sekaligus menghadapi tantangan dan belajar lebih banyak," ungkap Khakim.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Haris, Kepala Sekolah SDN 1 Ngadas. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi mahasiswa KKM dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Ia juga berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dan memberi dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Desa Ngadas.

"Kami sangat menghargai semangat dan dedikasi para mahasiswa KKM. Semoga siswa-siswi kami terinspirasi untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perkuliahan, mengikuti jejak kakak-kakak mahasiswa," ujar beliau.

8683_p.jpeg

Acara dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan secara simbolis dari perwakilan mahasiswa kepada kepala sekolah sebagai bentuk apresiasi. Sebelum penutupan, mahasiswa dan guru berfoto bersama serta mengadakan sesi ramah tamah dengan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Momen ini menjadi penutup yang penuh kehangatan, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKM dan komunitas SDN 1 Ngadas.

Sebelum meninggalkan sekolah, para mahasiswa berpamitan dengan para guru di kantor sebagai tanda penghormatan. Penutupan ini menandai berakhirnya kegiatan pengabdian yang diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi SDN 1 Ngadas.

Kontributor: Yumna Mumtaza dan Siti Jamharirah

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Penutupan Program Kerja KKM UIN Malang di SDN 01 Ngebruk: Tinggalkan Kenangan dan Pengalaman Berharga
Kamis, 23 Januari 2025 . in Berita . 283 views
8694_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Dengan penuh kesan dan kenangan, KKM 10 UIN Malang secara resmi menutup program kerja bidang pendidikan di SDN 01 Ngebruk, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, pada Kamis, 23 Januari 2025. 

"Saya ucapkan terimakasih kepada kepala sekolah dan juga bapak/ibu guru yang telah memberikan arahan dan bimbingan selama kegiatan mengajar di sekolah, serta ucapan terimakasih kepada adek-adek SDN 01 Ngebruk karena telah memberikan pengalaman yang mengesankan selama kegiatan mengajar, dan juga meminta maaf atas segala perbuatan yang dianggap kurang berkenan dalam hal mengajar dan kepada anak-anak SD," ungkap Arif selaku Ketua.

8695_kkm.jpg

Ibu Rurun Indayati, S.Pd., selaku kepala sekolah SDN 01 Ngebruk, juga menyampaikan sambutan dan ucapan terimakasih kepada KKM UIN Malang Kelompok 10. "Saya juga berterimakasih atas segala dedikasi yang diberikan selama di SDN 01 Ngebruk, kami berharap siswa-siswi SDN 01 Ngebruk nantinya dapat terinspirasi untuk melanjutkan studi sampai ke jenjang berikutnya seperti kakak-kakak KKM, sehingga dapat meningkatkan semangat dan rajin belajar," ungkapnya.

8696_kkm.jpg

Acara penutupan diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh Akhmad Fakhrul Aziz, diikuti dengan penyampaian pesan dan kesan dari kakak-kakak KKM UIN Malang. Selain itu, dilakukan pamitan kepada siswa-siswi dan bapak/ibu guru, yang menciptakan suasana emosional. Banyak siswa yang tidak dapat menahan air mata, menandakan kedekatan dan rasa nyaman yang telah terjalin dengan kakak-kakak KKM.

 

Kontributor: KKM 10 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Lomba Memasak Kreatif: Cegah Stunting, Ciptakan Generasi Sehat
Kamis, 23 Januari 2025 . in Berita . 202 views

 

8678_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (21/1) – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) sukses menyelenggarakan Lomba GEMANTING (Gerakan Memasak Anti Stunting) di Desa Argosari. Acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam menyajikan makanan bergizi untuk mencegah stunting pada anak.

Kegiatan ini diikuti oleh ibu rumah tangga dan kader PKK Desa Argosari yang memiliki anak berisiko stunting. Sebelum lomba dimulai, peserta mendapatkan sosialisasi tentang stunting dan pola pengasuhan yang baik dari Ibu Ainindita Aghniacakti, M.Psi, dosen Psikologi UIN Malang. Dalam pemaparannya, beliau menekankan dampak buruk stunting, seperti gangguan tumbuh kembang fisik, penurunan daya konsentrasi, hingga risiko penyakit di masa depan.

"Stunting bukan hanya masalah tinggi badan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas hidup dan masa depan anak. Dengan asupan gizi yang seimbang serta pola asuh yang baik, dampak buruk stunting bisa dicegah," ungkap Ibu Ainindita di sela pemaparannya. Selain itu, peserta juga mendapatkan tips praktis, seperti penyusunan menu bergizi dengan bahan lokal yang mudah diakses.

8679_p.jpeg

Ketua PKK Desa Argosari menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKM UIN Malang atas inisiatif mereka. "Terima kasih kepada teman-teman KKM UIN Malang yang telah menyelenggarakan acara bermanfaat ini. Harapan saya, ibu-ibu dapat mempraktikkan ilmu yang telah diajarkan, seperti memasak makanan bergizi, misalnya rolade bayam dan nasi tim hati ayam," ujar beliau dengan antusias.

Lomba memasak berlangsung meriah. Para peserta menunjukkan kreativitas mereka dalam mengolah bahan makanan bergizi menjadi hidangan menarik dan lezat. Beberapa menu andalan yang disajikan meliputi bubur sum-sum kacang hijau, nasi tim hati ayam, rolade bayam, dan perkedel daun singkong. Sorakan semangat semakin terasa ketika mahasiswa KKM memperkenalkan jargon inspiratif mereka: "GEMANTING 2025 – Memasak Cermat, Gizi Hebat, Anak Sehat." Jargon ini disambut antusias oleh peserta, menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Pemenang lomba diumumkan di akhir acara, dengan hadiah simbolis diberikan kepada peserta yang berhasil menyajikan menu terbaik. Kepala Desa Argosari turut hadir dan menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKM atas kontribusi mereka dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. "Saya berharap kegiatan seperti ini dapat diteruskan untuk menciptakan generasi bebas stunting di Desa Argosari," ujarnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap lomba GEMANTING dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. "Kami ingin masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi seimbang untuk masa depan anak-anak Indonesia," ungkap salah satu mahasiswa KKM.

Lomba GEMANTING tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momen edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Semangat dan antusiasme yang tercipta dalam acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju generasi yang lebih sehat dan bebas stunting.

Editor: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Semangat Kebersamaan Membara: Mahasiswa UIN Malang Sukseskan Acara FKPQ Poncokusumo!
Rabu, 22 Januari 2025 . in Berita . 214 views
8673_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Acara Silaturahmi Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur'an (FKPQ) di Kecamatan Poncokusumo baru-baru ini sukses digelar. Keberhasilan acara ini tak lepas dari peran aktif mahasiswa KKM Carya Waksudha. Kec. Poncokusumo, Malang. Desa Poncokusumo, Kec. Poncokusumo, Malang.

Acara tersebut dihadiri oleh para guru TPQ yang menggunakan berbagai metode pengajaran, seperti Qiroati, Tilawati, Yanbua, dan Iqro. Kegiatan yang diawali dengan pembacaan Khatmil Qur'an yang khusyuk ini diikuti dengan pembacaan tahlil dan sambutan-sambutan dari tokoh masyarakat setempat yang memberikan apresiasi kepada para guru TPQ atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendidik generasi muda.

Sesi inti acara diisi dengan pemaparan materi mengenai manajemen pembelajaran TPQ yang disampaikan oleh Ketua FKPQ.  Materi tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengelolaan keuangan dan sarana prasarana hingga strategi membangun hubungan yang efektif dengan santri dan wali santri.  Pemaparan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan inspirasi bagi para guru TPQ dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan mereka. Di akhir acara Silaturahmi Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur'an (FKPQ), ditutup dengan doa bersama dan mushafahah, yang menciptakan suasana kekeluargaan hangat di antara para peserta.

8674_kkm.jpg

Tak ketinggalan, mahasiswa KKM Carya Waksudha menunjukkan dedikasi yang tinggi dengan membantu proses pembersihan dan penataan lokasi acara setelah kegiatan selesai. Keberhasilan acara ini tidak hanya menjadi bukti nyata peran penting mahasiswa dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial, tetapi juga menegaskan potensi kolaborasi yang positif antara perguruan tinggi dan komunitas lokal dalam memajukan pendidikan agama di Indonesia. Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, partisipasi aktif mahasiswa KKM ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, sehingga menciptakan generasi yang lebih peduli dan berkomitmen terhadap nilai-nilai keagamaan dan sosial di masa depan.

8675_kkm.jpg

 

Kolabolator: KKM Carya Waksudha

Editor: Fatma Aulia

Lebih Lanjut »
Generasi Cerdas, Masa Depan Berkualitas: Seminar Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Stunting di Poncokusumo Sukses Besar
Rabu, 22 Januari 2025 . in Berita . 318 views
8614_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Carya Waksudha, sukses menyelenggarakan sebuah seminar edukasi yang berfokus pada pencegahan pernikahan dini dan stunting. Sabtu, 18 Januari 2025.

Bertajuk "Sayangi Tubuhmu, Jaga Mimpimu," seminar ini merupakan respons terhadap permasalahan sosial yang signifikan di Desa Poncokusumo, sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Desa Samsul: “Angka pernikahan dini di desa kami cukup mengkhawatirkan, dan kami melihat seminar ini sebagai langkah penting untuk mengatasinya.” 

Seminar yang diadakan di MTs Al Fathoni ini, dihadiri oleh sejumlah besar siswa sekolah menengah pertama.  Para peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai dampak negatif pernikahan dini dan stunting dari dua narasumber ahli.  Dr. H. Abd. Rouf, M.HI., menekankan pentingnya persiapan yang matang sebelum memasuki jenjang pernikahan dan bahwa "Pernikahan dini bukanlah solusi atas permasalahan sosial, melainkan dapat menimbulkan berbagai konsekuensi negatif bagi individu dan keluarga."  Sementara itu, Dr. Muhammad Irfan Dzihni memaparkan secara detail dampak stunting terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak,  mengungkapkan bahwa "Stunting tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan intelektual anak, yang berdampak jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia."

8556_oke.jpeg

Metode penyampaian materi yang interaktif dan partisipatif berhasil menciptakan suasana belajar yang efektif.  Ketua Pelaksana, Fitrohul Illyiin, menyampaikan bahwa tujuan utama seminar ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan pernikahan dini dan stunting.  Para peserta yang aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab, menunjukkan antusiasme dan keinginan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai isu-isu krusial tersebut.

Melalui program edukasi ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi Desa Poncokusumo.  Mahasiswa KKM Carya Waksudha berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi dampak seminar ini, serta berupaya untuk mengembangkan program-program serupa di masa mendatang.  Keberhasilan seminar ini menjadi bukti nyata kontribusi positif mahasiswa UIN Malang dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih baik.

 

Kolabolator: KKM Carya Waksudha

Editor: Fatma Aulia

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up