HUMAS UIN MALANG- Dalam upaya meningkatkan transparansi dan aksesibilitas hasil penelitian, kewajiban publikasi telah diatur dalam Surat Dirjen Dikbud, nomor 152/E.T/2012/, tanggal 27 Januari 2012. Hal ini dikemukakan oleh Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, SE, M.Si, Guru Besar Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang juga merupakan Tim Penilai PAK Dosen Nasional di Kemendikbud RI.
Dalam seminar "Workshop Penguatan Jurnal Bereputasi" yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS), Prof. Sani mengungkapkan bahwa kewajiban publikasi juga berlaku bagi para dosen yang telah menerima tunjangan sertifikasi dosen sebagai pendidik profesional. Publikasi ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa, dosen, dan peneliti lainnya melalui sebuah kanal yang disebut Jurnal Ilmiah.
Prof. Sani menjelaskan bahwa pengelolaan jurnal bukanlah perkara yang mudah. Diperlukan ketelatenan, kesabaran, dan ketahanan yang tinggi. Selain itu, menghadapi deadline artikel yang masih dalam proses revisi dan belum kembali juga menjadi tantangan. Terlebih lagi, terdapat banyak artikel yang harus diterima dan diterbitkan baik dari pimpinan maupun kolega, sementara proses perbaikan secara substansi, layout, narasi, dan proofread tidak sesuai dengan template jurnal. Hal ini semakin meningkatkan beban psikologis bagi pengelola jurnal. Sayangnya, honorarium pengelola jurnal tidak sebanding dengan risiko pekerjaan yang diemban.
Namun, ada kebanggaan tersendiri ketika jurnal yang dikelola berhasil meraih peringkat akreditasi yang baik, seperti naik ke Sinta-2 dan Sinta-1, bahkan terindeks di database internasional seperti Scopus atau Web of Science (WoS). Menjaga kualitas dan integritas jurnal harus menjadi prioritas bagi pengelolanya. Tidak boleh mengorbankan idealisme dan integritas demi keuntungan semata, agar jurnal tersebut tidak mengalami penurunan akreditasi bahkan dibatalkan oleh Scopus atau WoS. Dampaknya akan merugikan banyak pihak, tidak hanya reputasi jurnal dan institusinya, tetapi juga para penulis yang telah mempublikasikan artikel. Artikel tersebut menjadi syarat penting untuk kenaikan pangkat dosen, baik menjadi Lektor Kepala maupun Guru Besar.
Dengan adanya kewajiban publikasi hasil penelitian yang telah diatur dalam Surat Dirjen Dikbud, diharapkan akan tercipta ekosistem penelitian yang lebih terbuka dan berkualitas. Keberhasilan publikasi akan memberikan manfaat besar bagi dunia akademik dan juga pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
UIN MALANG-Setelah sempat hiatus karena pandemi Covid-19, akhirnya English Exposure kembali diadakan. Event itu merupakan gawe tahunan Pusat Pengembangan Bahasa, Program Khusus Perkuliahan Bahasa Inggris (PKPBI) yang dihelat menjelang akhir perkuliahan semester genap. English Exposure 2023 diberi tema Embracing Diversity, Culture, and Tolerance: A Key to Building A Harmonious Society. Seluruh perlombaan difokuskan pada tema tersebut. Acara puncak dilaksanakan di Gedung Sport Center UIN Malang dengan dimeriahkan stan bazar mahasiswa, serta penampilan kreatif dari mahasiswa antar jurusan yang menempuh mata kuliah Bahasa Inggris 2, Sabtu (27/5). Ketua PKPBI, Dr. Agwin Degaf merasa lega karena setelah tiga tahun, pihaknya dapat kembali menyelenggarakan salah satu acara besar di Pusat Pengembangan Bahasa, khususnya PKPBI ini. "Alhamdulillah, antusiasme mahasiswa PKPBI masih sangat luar biasa," tuturnya. Hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta di setiap lomba antar jurusan hingga kesertaan mereka memeriahkan puncak acara.
Pada intinya, Agwin melanjutkan, English Exposure diadakan dengan tujuan Fun Learning. "Jadi ini sebenarnya pembelajaran Bahasa Inggris, tapi dikemas berbeda," papar peraih gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tersebut. Lomba-lomba yang diadakan dipilih untuk mengasah kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa di beberapa skill seperti Speaking dan Writing. "Termasuk juga di puncak acara, dimana mahasiswa mencoba menawarkan barang jualannya dan berinteraksi dengan pembeli menggunakan Bahasa Inggris," sambung Agwin. PKPBI mengadakan lomba dalam rangka English Exposure 2023 selama seminggu penuh. Kompetisi yang diadakan adalah, Lomba Vlog bertema tempat wisata, Lomba Film Pendek (Short Movie), Lomba Infografis bertema Gen-Z, Teknologi, dan Masyarakat Harmonis, dan Lomba Menyanyi Akustik. Peserta lomba adalah mahasiswa seluruh jurusan yang sedang menempuh mata kuliah Bahasa Inggris 2. (nd)
KORDINASI AKHIR: Ketua Panlok SSE UM-PTKIN UIN Maliki Malang H. Imam Ahmad (kiri) saat memimpin rapat. Jumat (26/5/2023).
HUMAS UIN MALANG - Panlok (Panitia Lokal) Seleksi Serentak (SSE) UM-PTKIN di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan rapat koordinasi akhir dalam persiapan menghadapi tes seleksi yang akan datang. Rapat tersebut berlangsung pada hari Jumat (26/5/2023) di kampus universitas tersebut.
H. Imam Ahmad, Kabag Akademik sekaligus Ketua Panlok UM-PTKIN UIN Maliki Malang, meminta laporan kesiapan dari setiap seksi panitia. Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi progres yang telah dicapai oleh para panitia dan mengetahui persentase persiapan yang sudah dilakukan. "Saya ingin ujian ini bisa berjalan lancar, dan hasilnya valid," tegasnya.
Untuk memastikan proses seleksi berjalan dengan baik, koordinator ruangan bertanggung jawab diminta untuk memberikan arahan yang jelas kepada para peserta. Panitia inti juga akan selalu siap sedia untuk memberikan pelayanan terbaik. "Jadi jika ada kendala, segera komunikasikan dengan kami yang bertugas di lapangan," pintanya.
Imam Ahmad menekankan pentingnya menabulasi dan segera menyelesaikan segala kekurangan yang ada. Ia mengungkapkan bahwa total pendaftar UM-PTKIN yang memilih UIN Maliki Malang mencapai 10.016, namun hanya 3.060 peserta yang akan melaksanakan ujian di UIN Maliki Malang. "Meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak, mereka harus tetap mendapatkan pelayanan yang baik," tekannya kepada panitia lokal UIN Maliki Malang.
Ia juga menegaskan bahwa komitmen dari para anggota panitia akan menentukan kesuksesan pelaksanaan UM-PTKIN 2023 di UIN Maliki Malang. Oleh karena itu, kerjasama dan kekompakan Panlok UM-PTKIN UIN Maliki Malang sangat penting untuk menjamin kelancaran pelaksanaan SSE UM-PTKIN ini. "Semoga pelaksanaan UM-PTKIN yang dijadwalkan mulai 29 Mei hingga 5 Juli 2023 ini bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun," harapannya.
INTERVIEW: Rektor UIN Malang, WR IV, dan Karo AAKK meninjau langsung pelaksanaan interview peserta study exchange di ruang pertemuan gedung Rektorat lt.3, Jumat (26/5/2023).
HUMAS UIN MALANG - Setelah melalui seleksi administrasi dan tes akademik yang ketat, 91 peserta Study Exchange UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 2023 memasuki tahapan interview atau wawancara. Tahapan ini merupakan langkah penting dalam menentukan peserta yang akan mengikuti program pertukaran pelajar ke luar negeri, Jumat (26/5/2023). Sejak pagi hingga sore ini, para peserta akan mengikuti tes wawancara yang terbagi menjadi dua tahapan. Kepala Biro AAKK, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, menjelaskan bahwa sesi pagi ini akan dilaksanakan interview dalam Bahasa Arab, sedangkan sesi siang akan dilakukan dalam Bahasa Inggris. "Peserta yang berjumlah 91 orang ini berasal dari jenjang program sarjana dan pascasarjana," jelasnya.
Studi Exchange ini direncanakan akan dilaksanakan antara bulan Juli hingga September, dengan mengikuti kerjasama yang telah terjalin antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan beberapa perguruan tinggi di luar negeri, salah satunya adalah Istambul University di Turkey. "Hal ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan kampus yang unggul dan bereputasi internasional," ungkap Barnoto saat ditemui di kantornya. Ketika ditanya mengenai kuota peserta, Dr. H. Barnoto menyampaikan bahwa hanya akan dipilih 20 peserta dari total 91 peserta yang mengikuti tahapan wawancara ini. Hal ini dikarenakan ini adalah kali pertama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan program Study Exchange ini. "Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga untuk pengembangan di masa yang akan datang dan sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)," paparnya. Para peserta diwajibkan memiliki kemampuan bahasa yang baik, baik dalam Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris. Kemampuan bahasa ini merupakan syarat mutlak yang harus dikuasai oleh para peserta, mengingat mereka akan berada di lingkungan perguruan tinggi di luar negeri yang menggunakan bahasa tersebut. "Melalui tes wawancara ini, kami akan menilai kemampuan bahasa serta pengetahuan akademik para peserta," terangnya.
Tidak hanya itu, setelah kembali dari program pertukaran pelajar, peserta diharapkan dapat membagikan ilmu dan pengalamannya di kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Hal ini bertujuan agar manfaat yang diperoleh dapat diadopsi dan diterapkan dalam pengembangan pembelajaran di kampus tersebut. "Mereka akan diminta untuk berbagi pengalaman dengan sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang," tegasnya. Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. H. Isroqunnajah, MAg, turut hadir untuk melakukan monitoring terhadap proses wawancara pada program Student Exchange. Proses wawancara dilakukan secara terpisah di empat lokasi, yaitu ruang pertemuan Gedung Rektorat Lt.3, Ruang Senat, Ruang LPM, dan Ruang PMU. Dengan adanya program Study Exchange ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan kemampuan akademik dan bahasa mereka, serta membawa pengalaman berharga bagi perkembangan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Program ini juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi kampus yang unggul dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di tingkat internasional.
HUMAS UIN MALANG - Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) XVI IAIN Gorontalo mengadakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan kerajinan kain kerawang, sebuah warisan budaya Indonesia yang mulai terancam punah. Acara tersebut berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Kampus II IAIN Gorontalo pada hari Jum'at, 26 Mei 2023, Jumat (26/5/2023).
Dalam kegiatan ini, peserta yang hadir adalah perwakilan putra dan putri dari setiap kontingen PTK dari seluruh Indonesia. Acara tersebut dihadiri oleh 60 peserta, termasuk dua perwakilan dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yaitu A. Miftachul Ulum dan Annisa Wulandari.
Materi yang disampaikan pada acara ini adalah "Materi Kerajinan Kain Kerawang" yang dipresentasikan oleh Lailany Yahya, M.Si, seorang dosen dari Universitas Negeri Gorontalo. Lailany Yahya adalah seorang pengerajin lokal yang ahli dalam kerajinan kain kerawang.
Dalam presentasinya, Lailany Yahya menjelaskan bahwa kain kerawang adalah jenis kain yang dihiasi dengan kerawang, sebuah teknik menyulam tradisional yang telah ada sejak sebelum penjajahan Belanda. Pada masa itu, menyulam masih dilakukan secara manual tanpa bantuan mesin. Hanya sejumlah ibu-ibu dari Gorontalo yang memiliki keahlian untuk membuat kerajinan ini. Proses pembuatan kain kerawang memakan waktu selama tiga hari.
Namun, sejak awal tahun 2000-an, kerajinan kain kerawang mulai mengalami penurunan minat dan pengerajinannya hampir punah. Harga yang tidak sebanding dengan waktu dan kerja keras yang diperlukan, yakni hanya 12.000 rupiah untuk kain sekecil itu, menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan minat tersebut.
Dalam materi tersebut, Lailany Yahya juga menjelaskan perbedaan antara kerawang Manila dengan kerawang ikat. Kerawang Manila hanya dimasukkan ke dalam lubang kain sekali, sedangkan kerawang ikat memasukkan benang sebanyak empat kali pada setiap lubang.
Setiap peserta diberikan kain, benang, bros, dan batok kelapa untuk mempraktekkan materi yang disampaikan. Mereka diajari untuk membuat kerajinan kain kerawang yang nantinya akan dijadikan bros.
Dalam akhir presentasinya, Lailany Yahya berharap agar generasi muda, terutama para anggota Pramuka, dapat tetap menjaga kerajinan-kerajinan tradisional Indonesia seperti kerajinan kain kerawang ini. Upaya menjaga keberlanjutan kerajinan-kerajinan tersebut sangat penting
MEMBANGGAKAN: Zainut Tauhit Sa'adi, Wakil Menteri Keagamaan Republik Indonesia saat memberikan piagam penghargaan kepada Pembina Pramuka UIN Maliki Malang Mujtabah.
HUMAS UIN MALANG-Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI 2023 yang berlangsung di Gorontalo ditutup dengan Upacara Adat Bhineka Tunggal Ika. Acara penutupan ini diselenggarakan di Lapangan Kampus II IAIN Gorontalo pada hari Jumat, 26 Mei 2023, mulai pukul 16.00 hingga 17.30 WITA. Wakil Menteri Keagamaan Republik Indonesia, Zainut Tauhit Sa'adi, bertindak sebagai pembina dalam acara tersebut yang dihadiri oleh seluruh peserta PTK dari seluruh Indonesia.
Acara Upacara Adat Bhineka Tunggal Ika ini menjadi peresmian penutupan Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI 2023. Upacara tersebut dihadiri oleh 789 peserta PTK yang turut berpartisipasi dalam acara PWN di Gorontalo. Selain peserta, para petinggi perguruan tinggi keagamaan dan Wakil Menteri Keagamaan, Zainut Tauhid Sa'adi, juga ikut hadir dalam upacara tersebut.
Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI di Gorontalo menyajikan berbagai kegiatan yang bermanfaat, mulai dari pengabdian sosial, pembelajaran permainan tradisional, hingga penyampaian materi tentang kerajinan kain kerawang. Semua kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan manfaat bagi para peserta, terutama para anggota Pramuka, yang diharapkan dapat menjadi generasi milenial yang tetap melestarikan tradisi leluhur.
Sebagai pembina dalam Upacara Bhineka Tunggal Ika, Zainut Tauhit Sa'adi, Wakil Menteri Keagamaan Republik Indonesia, menyampaikan terima kasih kepada penegak dan pandega PTK yang telah berdedikasi tinggi dalam menyemarakkan Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI di Gorontalo. Ia berharap agar semangat persaudaraan terus ditanamkan dan persatuan antar umat beragama terus dibangun.
Setelah berakhirnya acara PWN, Wakil Menteri Keagamaan berharap agar semua peserta dapat menerapkan prinsip kebersamaan dalam semangat Bhineka Tunggal Ika. Beliau juga menekankan bahwa kita saat ini memasuki tahun politik, sehingga peserta PWN diharapkan dapat turut serta dalam mensukseskan acara politik lima tahunan ini dengan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat agar menggunakan hak politiknya secara cerdas, bebas, demokratis, dan bertanggung jawab.
Setelah acara penutupan berakhir, dilakukan pemberian penghargaan kepada kontingen terbaik berdasarkan beberapa kategori. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meraih penghargaan sebagai kontingen terbaik dalam kategori tapak tenda terbaik putra. Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kerja keras para peserta kontingen dan dedikasi yang penuh dari pembina Pramuka.
Usai mengikuti seluruh rangkaian acara Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI di Gorontalo, para anggota Pramuka dari UIN Maulana Malik Ibrahim siap untuk menerapkan ilmu yang telah mereka peroleh selama acara ini, serta menjalankan pesan-pesan yang telah disampaikan oleh pembina upacara.
UIN MALANG-Ketika belajar di perguruan tinggi, mahasiswa diharapkan sudah hampir siap untuk terjun di dunia profesional pasca kelulusannya. Karena itu, tugas setiap perguruan tinggi tak hanya memberikan ilmu mumpuni sesuai minat bidang studi, namun juga mempersiapkan mahasiswa untuk mengembangkan diri di karir yang diinginkan. Karena itu, Career Development Center (CDC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghelat Workshop Pengembangan Karir yang bertema Masuk Perusahaan Bereputasi Internasional di Aula Gedung Rektorat lt. 5, Kamis (25/5). Pada acara tersebut, tim CDC mengundang dua profesional di dunia kerja. Rama Royani, pendiri Talents Mapping, berbagi mengenai Penguatan Talenta dan Personal Branding. Di awal pemaparannya, Rama mengingatkan kepada seluruh mahasiswa yang hadir saat itu bahwa semua manusia itu bertalenta. “Allah sudah memberikan potensi di setiap diri manusia sejak mereka dilahirkan ke dunia,” imbuhnya. Selanjutnya, manusia yang diberkahi dengan akal oleh Tuhan, bertugas untuk mencari potensi diri mereka sendiri. Ia mengetahui bahwa tidak semua individu bisa menemukan talenta mereka. Maka di situlah peran dunia pendidikan untuk membantu manusia dalam menggali potensi dan talentanya.
Narasumber kedua pun memberikan materi yang tak kalah menarik. Tim CDC mengundang HR-Generalist dari PT. Pura Barutama perwakilan Jawa Timur, Putri Norma Sita. Sebagai profesional yang berhadapan dengan para karyawan, Putri berbagi tips dan trik membuat Curriculum Vitae (CV) yang menarik serta trik interview kerja. Di awal sesinya, ia langsung meminta mahasiswa untuk mencoba membuat CV melalui aplikasi Canva. Beberapa hal yang ia ingatkan kepada mahasiswa dalam penyusunan CV untuk melamar pekerjaan ialah untuk tidak mencantumkan seluruh akun sosial media yang kita punya. “Tentu kita tidak mau perusahaan impian kita mengetahui seluruh aib masa lalu kita,” jelas Putri. Karena itu, pastikan bahwa akun sosmed yang disertakan berisi hal-hal yang positif. Begitu juga dengan penulisan pengalaman organisasi dalam CV. “Pilih organisasi atau komunitas yang paling berkesan,” tutur Putri. Ini membuat kita maksimal saat menjelaskan peran kita dalam organisasi yang kita cantumkan. Putri menekankan agar para pelamar kerja tetap berpikiran positif, begitu juga dengan kepribadian. Hal ini membantu calon pekerja untuk lebih tenang saat menjalani interview kerja. Para perekrut karyawan pun akan mendapatkan kesan yang positif pada diri seseorang. (nd)
HUMAS UIN MALANG - A. Miftachul Ulum dan Santri Kharisma, perwakilan dari kontingen Pramuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mengikuti materi Wawasan Digital Marketing yang diadakan oleh PWN PTK. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula FITK Kampus II IAIN Gorontalo mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WITA. Materi tersebut disampaikan oleh Iswan Febriyanti, seorang founder Klikdigital, dan diikuti oleh sekitar 70 peserta. Kamis (25/5/2023). Dalam materi tersebut, Iswan Febriyanto menyampaikan bahwa kesempatan tidak datang dua kali, tetapi kesempatan bisa kita ciptakan sendiri. Ia mendorong peserta untuk memanfaatkan peluang di bidang digital marketing dengan menciptakan cuan (keuntungan). Ada tiga hal yang perlu dipelajari dalam digital marketing, yaitu produk, pembeli, dan konten. "Dengan mempelajari tiga hal ini, kita bisa menciptakan cuan setiap waktu," ujar Iswan Febriyanto. Ia juga menjelaskan bahwa kita tidak harus memiliki produk sendiri, tetapi dapat mempelajari produk dan menawarkannya kepada orang lain. Sebagai seorang pebisnis, kita harus mencari produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, bukan mencari konsumen yang sesuai dengan produk kita. Dalam menjual produk kepada orang lain, Iswan Febriyanto menekankan pentingnya untuk "membedah" produk terlebih dahulu, sehingga kita dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan produk yang kita jual dan membandingkannya dengan produk yang lain. Membedah produk ini meliputi analisis kompetitor, diferensiasi produk, dan manfaat produk. Setiap produk memiliki pembeli yang berbeda-beda, oleh karena itu, kita perlu memasarkan produk hanya kepada orang-orang yang tertarik dan berpotensi untuk membeli produk kita. Selain itu, sebelum menjual, kita juga perlu memahami keinginan, kebutuhan, dan ketakutan konsumen. "Digital marketing adalah seni transaksi tanpa tatap muka, oleh karena itu penting untuk mendapatkan kepercayaan dari audiens atau pengguna produk kita," tambah Iswan Febriyanto sebagai pemateri. Materi "Wawasan Digital Marketing" yang disampaikan oleh Iswan Febriyanti sangat berguna bagi kontingen Pramuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, terutama dalam bidang wirausaha. Setelah mengikuti materi ini, para anggota Pramuka UIN Malang dapat memperluas pengetahuan mereka tentang pemasaran digital dan berencana untuk menerapkan materi tersebut dalam kegiatan Pramuka di UIN Malang.
HUMAS UIN MALANG - Lembaga Career Development Center (CDC) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan workshop pelatihan pengembangan karir bagi mahasiswa dan alumni pada pagi ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada para peserta agar lebih kompetitif di dunia kerja. Acara tersebut diadakan di Aula Rektorat Lantai 5 dan dimulai pukul 09.00 WIB. Workshop ini dihadiri oleh Rama Royani, Founder of Talents Mapping, serta Putri Norma Sita, HR Generalist di PT. Pura Barutama Surabaya Representative Office, Kamis (25/5/2023). Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, menyampaikan bahwa pembekalan seperti ini sangat penting dan harus diikuti dengan baik. CDC selalu memantau alumni UIN Maliki Malang untuk mengetahui apakah mereka telah menempati dunia kerja, baik sebagai guru, dosen, atau tenaga profesional lainnya. Oleh karena itu, CDC selalu memantau statistik penyerapan alumni di dunia kerja.
"Sebagai pendidikan yang maju dan bereputasi, sangat penting bagi UIN Maliki Malang bahwa tidak ada alumni yang menganggur. Kami berharap para alumni dapat menempati dunia kerja sesuai harapan. Oleh karena itu, proses input dan outputnya harus tetap dipantau," jelas Rektor. Selain itu, pendidikan karakter melalui pembelajaran di Ma'had dan kampus juga diharapkan dapat memberikan pembelajaran terbaik. Pentingnya proses input yang baik dalam pendidikan ini menjadikan harapan agar para mahasiswa dapat lulus tepat waktu, tidak melebihi 8 semester, dan menghindari pengangguran setelah lulus. Dalam dunia kerja yang dinamis, pencari kerja dituntut untuk lebih fleksibel dan memiliki soft skill yang luar biasa. Rektor menekankan bahwa tidak ada rasa malu dalam bekerja apa pun. Yang penting adalah memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Menurut hasil penelitian, 80 persen kemampuan soft skill sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, sedangkan pengaruh hard skill hanya sebesar 20 persen. Perusahaan juga mencari karyawan yang jujur dan amanah.
Ketua CDC UIN Maliki Malang, Dr. M. Hambali, M.Ag, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa dan alumni yang ingin mencari kerja. Dengan mengikuti workshop pengembangan karir ini, diharapkan para peserta dapat membaca peluang dan memperluas jaringan. Acara ini difasilitasi untuk meningkatkan jenjang karir sesuai dengan visi kampus yang ingin unggul dan bereputasi internasional. Para mahasiswa yang hendak lulus tentu membutuhkan informasi terkait peluang di dunia kerja. Dengan adanya dua narasumber, Rama Royani dari Jawa Barat dan Putri Roma Sita dari Surabaya, diharapkan peserta dapat memperoleh pencerahan dan strategi jitu dalam menjalin hubungan yang luas di dunia kerja profesional. "Untuk itu, saya minta para peserta fokus mengikuti workshop ini agar bisa belajar bagaimana membuat CV dan memanfaatkan aspek skill yang dimiliki saat membuat wawancara dan CV ketika mereka mencari pekerjaan," jelas Dr. M. Hambali, M.Ag. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa dan alumni UIN Maliki Malang dapat meningkatkan persiapan diri, mengembangkan keterampilan yang relevan, serta memanfaatkan peluang karir yang ada untuk meraih kesuksesan di dunia kerja.