Daftar Penulis: Abadi Wijaya


UIN Malang Patahkan Paradigma: Ilmu Tinggi Tak Harus Melepas Tradisi
Kamis, 27 November 2025 . in Berita . 67 views
10515_p.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNVERSITY - Rabu sore, (26/11), cahaya lampu panggung di Graha Cakrawala memantul lembut pada barisan tamu undangan. Tepuk tangan panjang pecah ketika nama Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., diumumkan sebagai penerima penghargaan Visionary Leadership in Campus and Pesantren Development pada ajang Radar Malang Awards 2025.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kepemimpinan visioner Prof. Ilfi dalam memperkuat integrasi pendidikan tinggi dengan tradisi pesantren. Dua pilar ini sejak awal menjadi identitas kuat UIN Malang. Di tengah derasnya arus modernisasi, model integrasi ini dinilai mampu melahirkan ekosistem pendidikan yang seimbang antara keilmuan modern dan pembentukan karakter spiritual.

UIN Malang dikenal sebagai kampus yang menjadikan Ma’had sebagai pusat pembinaan mahasiswa. Bukan sekadar asrama, Ma’had menjadi ruang hidup yang menempa kedisiplinan, kecintaan pada ilmu, dan nilai-nilai Islam dalam keseharian mahasantri. Konsep inilah yang menjadikan UIN Malang rujukan nasional dalam penyatuan kampus dan pesantren.

“Penghargaan ini hadir karena UIN Malang terus mengembangkan proses pembelajaran yang memadukan kekuatan kampus dan pesantren. Semua ini kami lakukan agar lulusan memiliki karakter kuat, kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional,” ujar Prof. Ilfi dalam sambutannya.

10516_p.jpeg

Pesantren, menurut Prof. Ilfi, adalah lembaga pendidikan mandiri yang telah berabad-abad membentuk peradaban umat. Fungsinya melampaui ruang kelas, sebagai pusat dakwah, pembinaan moral, dan pengembangan masyarakat. Karena itu, membangun sinergi antara kampus dan pesantren bukan hanya pilihan, melainkan kebutuhan strategis.

Kampus memiliki kekuatan sumber daya akademik, riset, dan pengabdian masyarakat. Sementara pesantren memiliki jaringan sosial luas dan kedekatan langsung dengan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

“Mengembangkan pesantren sama halnya dengan mengembangkan masyarakat secara keseluruhan, karena santri berasal dari seluruh penjuru Nusantara,” jelasnya.

Lebih jauh, integrasi tersebut tidak berhenti pada pembinaan mahasantri di Ma’had. Berbagai program pemberdayaan pesantren kini terus diperluas melalui kegiatan pengabdian masyarakat dan KKM mahasiswa.

“Kampus harus hadir dan berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia,” tegas Prof. Ilfi.

Penghargaan ini semakin meneguhkan posisi UIN Malang sebagai kampus dengan tradisi akademik dan spiritual yang terjalin erat. Konsep Ulul Albab yang menggabungkan ilmu, akhlak, dan kedalaman spiritual dinilai menjadi jawaban atas tantangan zaman yang membutuhkan generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga bermoral kokoh.

Pada penghujung acara, ketika tepuk tangan kembali memenuhi ruangan, penghargaan tersebut menjadi penanda perjalanan panjang UIN Malang menegakkan tradisi keilmuan yang berakar kuat sekaligus memandang jauh ke depan. Kampus ini berkomitmen melahirkan generasi yang siap memberi kontribusi bermakna bagi masyarakat dan peradaban global.

Reporter: Azman Fawwazi

 

Lebih Lanjut »
Ketika Dunia Bertemu Secara Daring: MICEBIS 2025 Hadirkan Finalis Internasional Berwawasan Global
Kamis, 27 November 2025 . in Berita . 92 views
10514_micebis.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mencatatkan prestasi akademik melalui penyelenggaraan Maliki International Competition of Economic and Business (MICEBIS) 2025 yang berlangsung secara online. Ajang ilmiah internasional ini berhasil menarik minat peserta dari berbagai negara, termasuk Filipina dan Vietnam, memperkuat posisi MICEBIS sebagai kompetisi bereputasi di kancah global. Kamis, 27 November 2025.

Tahun ini, panitia menerima puluhan paper dari tiga kategori utama: Essay, Business Plan, dan Equity Research. Berdasarkan data peminat lomba, kategori Essay menjadi yang paling diminati, diikuti Equity Research dan Business Plan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa dalam menyampaikan gagasan analitis dan argumentatif di tingkat internasional.

Sementara itu, dari sisi persebaran negara, peserta didominasi oleh mahasiswa Indonesia (90%), disusul Malaysia (7%), Vietnam (2%), dan Filipina (1%). Meski proporsinya berbeda, kehadiran mahasiswa dari berbagai negara ini menegaskan bahwa MICEBIS telah berhasil menjadi platform akademik yang inklusif dan terbuka secara global.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengapresiasi kehadiran peserta dari berbagai negara dan menegaskan nilai strategis MICEBIS dalam membangun jaringan akademik lintas batas.

“Ini adalah lomba internasional—kita kedatangan peserta dari Filipina dan Vietnam. Acara ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahim dan pertukaran wawasan di antara para akademisi muda. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi dasar kerja sama, kemitraan, dan sinergi program-program ke depan,” ujar beliau.

Dekan juga menambahkan bahwa para peserta memiliki potensi besar untuk menjadi generasi pemimpin masa depan.
“Saya yakin mahasiswa yang hadir dalam ajang ini memiliki wawasan luar biasa yang suatu hari nanti mampu membangun bangsa dan berkontribusi bagi dunia,” tambahnya

Sebanyak 34 finalis terpilih untuk mempresentasikan karya terbaik mereka secara daring. Mereka berasal dari berbagai kampus di seluruh Indonesia, membawa ide-ide inovatif dalam bidang ekonomi hijau, keuangan syariah, riset pasar modal, hingga bisnis berkelanjutan.

Kompetisi tidak hanya menilai kualitas gagasan, tetapi juga kemampuan finalis mempertahankan ide melalui sesi presentasi dan tanya jawab bersama para juri yang berasal dari kalangan akademisi, analis pasar modal, praktisi UMKM, dan profesional industri digital.

Melalui penyelenggaraan MICEBIS 2025, Fakultas Ekonomi UIN Malang berharap dapat memperluas kontribusi akademik dalam ranah internasional. Kehadiran peserta mancanegara, ditambah tingginya minat kategori riset seperti Equity Research, menunjukkan bahwa kompetisi ini semakin relevan di tengah kebutuhan akan SDM global yang inovatif, kompeten, dan responsif terhadap isu keberlanjutan.

Reporter : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
MICEBIS 2025: Kompetisi Internasional hubungkan 34 Finalis Secara Online
Kamis, 27 November 2025 . in Berita . 117 views
10513_micebis.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar ajang ilmiah bergengsi Maliki International Competition of Economic and Business (MICEBIS) 2025 yang tahun ini memasuki babak puncak. Digelar secara online, acara ini mempertemukan 34 finalis dari berbagai kampus di seluruh Indonesia untuk mempresentasikan karya terbaik mereka. Kamis 27 November 2025.

Para finalis berkompetisi dalam empat kategori: International Essay Competition, Business Plan International, Equity Research International, dan Pameran Poster Ilmiah. Keempat cabang lomba ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan analisis, solusi, dan gagasan inovatif sesuai tema besar tahun ini, “Green Revolution: Shaping an Innovative, Entrepreneurial, and Smart Investor Generation for a Sustainable Economy.”

Dalam sambutan pembukaan, Feri Dwi Riyanto, S.E., M.E., CFP., CPMM., selaku Ketua Pelaksana MICEBIS 2025, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh finalis yang berhasil menembus tahap akhir setelah proses seleksi panjang sejak Agustus.

Beliau menyampaikan bahwa kompetisi ini bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah untuk melatih kemampuan riset, menajamkan logika analitis, dan membangun keberanian dalam mempertahankan ide.

Sebanyak 34 finalis dari kampus seluruh Indonesia hadir dalam ajang ini. Mulai dari Essay, Business Plan, hingga Equity Research, semuanya menjadi ruang untuk menggali potensi terbaik kalian. Sesuai tujuan kampus, saya mengucapkan selamat kepada seluruh finalis. Di sini, kalian semua adalah pemenang yang membedakan hanyalah bagaimana kalian mempertahankan ide-ide kalian,” ujarnyadalam sesi daring.

Presentasi final dilakukan secara online melalui sesi live yang berlangsung dari pagi hingga siang hari. Setiap peserta memaparkan riset dan proposal mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi, analis pasar modal, praktisi bisnis, hingga profesional kreatif.

Meskipun berlangsung secara virtual, antusiasme peserta maupun juri tetap tinggi. Tanya jawab berlangsung intens, terutama dalam kategori Equity Research, yang menuntut ketajaman analisis data dan strategi investasi berkelanjutan.

Reporter : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Ratusan PPPK UIN Malang Resmi Dilantik, 189 Pegawai Kini Berstatus ASN
Kamis, 27 November 2025 . in Berita . 125 views
10512_pppk.jpg
SUMRINGAH: 189 pegawai PPPK UIN Maliki Malang tampak bahagia saat mengisi daftar hadir pelantikan.

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Suasana di depan Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tampak berbeda pada Selasa pagi. Sebanyak 189 pegawai dengan seragam Korpri berdiri rapi, wajah mereka sumringah. Hari itu menjadi penanda babak baru dalam perjalanan karier mereka sebagai Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Kamis, 27 November 2025.

Secara resmi Kemenag melantik lebih dari 9.000 PPPK di bawah naungannya. Pelantikan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui skema daring dan luring di masing-masing instansi.

Di UIN Malang, tercatat 83 PPPK optimalisasi dan 106 PPPK paruh waktu mengikuti pelantikan. Seluruh peserta hadir memenuhi undangan yang telah disiapkan oleh Organisasi Kepegawaian dan Hukum (OKH) UIN Maliki Malang. Upacara pelantikan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Momentum ini menjadi titik penting bagi para pegawai yang sebelumnya berstatus sebagai pegawai Badan Layanan Umum. Usai pelantikan, mereka kini resmi mengemban tugas sebagai ASN PPPK di lingkungan Kementerian Agama.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, bersama jajaran pimpinan, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pegawai yang dilantik. Rektor juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Pelantikan serentak ini tak hanya menjadi peristiwa administratif. Bagi para pegawai, ini adalah pengakuan negara atas pengabdian yang selama ini dijalani. Bagi institusi, ini menjadi energi baru untuk memperkuat layanan pendidikan dan administrasi di lingkungan kampus.

Lebih Lanjut »
Kastolan Dorong Penguatan SPI di Kampus PTKN
Rabu, 26 November 2025 . in Berita . 85 views
10511_tohama.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY -Upaya memperkokoh tata kelola perguruan tinggi berbasis akuntabilitas terus digencarkan. Hal itu mengemuka dalam Forum Satuan Pengawasan Internal (SPI) Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri se-Indonesia yang digelar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bekerja sama dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Rabu, 26 November 2025. Hadir sebagai pembicara utama, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Kastolan, M.Si.

Di hadapan para pimpinan SPI PTKN dari seluruh Indonesia, Kastolan menegaskan bahwa penguatan SPI bukan hanya urusan administratif, melainkan fondasi utama dalam mewujudkan kampus PTKN yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. SPI, menurutnya, merupakan garda depan dalam menjaga marwah institusi dari potensi penyimpangan.
Kastolan membuka paparannya dengan menekankan posisi strategis auditor di lingkungan Kementerian Agama. Seluruh proses pembinaan, rekomendasi, hingga kenaikan jenjang auditor berada dalam garis koordinasi Inspektorat Jenderal. Artinya, setiap auditor di PTKN tidak bisa berjalan sendiri tanpa mekanisme pembinaan yang terintegrasi.
Ia juga mengulas dinamika pengembangan karier auditor, mulai dari auditor pertama, muda, hingga madya. Kastolan menyampaikan bahwa formasi auditor di PTKN saat ini masih sangat terbatas. Dalam satu kampus, formasi auditor madya bahkan bisa hanya satu orang. Situasi ini membuat persaingan jenjang menjadi ketat dan memerlukan tata kelola yang matang agar tidak menimbulkan stagnasi karier.
Dalam konteks penguatan sumber daya manusia, Kastolan menyebut bahwa kebijakan pembukaan formasi CPNS auditor merupakan bagian penting dari roadmap penguatan SPI. Sejak awal reformasi, perjuangan menghadirkan auditor di lingkungan PTKN tidak mudah, mulai dari persoalan nomenklatur keilmuan hingga penetapan formasi. Kini, hampir seluruh formasi CPNS auditor di PTKN telah terisi, menjadi modal besar untuk memperkuat fungsi pengawasan ke depan.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemenuhan SDM saja tidak cukup. Penguatan SPI harus diiringi dengan penguatan kelembagaan. Kastolan menyinggung posisi SPI dalam statuta kampus yang langsung berada di bawah rektor, sebagai bentuk penegasan independensi. Namun, ia juga mengkritisi bahwa dari sisi penyetaraan kelembagaan, SPI masih kerap diposisikan belum sejajar dengan unit strategis lain seperti LPM atau LP2M.
Persoalan kesejahteraan pun turut menjadi sorotan. Kastolan menyampaikan bahwa skema tunjangan bagi pimpinan dan anggota SPI masih mengacu pada regulasi lama yang belum sepenuhnya mengakomodasi beban kerja pengawasan yang berat. Ia mendorong adanya penyelarasan kebijakan tunjangan SPI agar setara, bahkan idealnya lebih baik, dibanding unit strategis lainnya.
“Beban SPI itu berat. Kalau sistem dikunci, semua mata tertuju ke sana,” ucapnya, sambil berbagi pengalaman saat menjabat sebagai Kepala Biro di UIN Jakarta, di mana SPI selalu menjadi rujukan utama dalam setiap persoalan krusial.
Selain SDM dan kelembagaan, Kastolan juga menekankan pentingnya penguatan kinerja berbasis sistem digital. Menurutnya, pengawasan tidak bisa lagi mengandalkan pola lama. Dunia pengawasan hari ini sudah masuk ke ranah maya yang menuntut kecepatan, ketelitian, dan transparansi berbasis data.
Forum SPI PTKN ini tak sekadar menjadi ruang diskusi, tetapi juga menjadi ajang refleksi bersama tentang tantangan dan masa depan pengawasan internal di lingkungan perguruan tinggi keagamaan negeri. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai tuan rumah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan SPI sebagai pilar utama dalam mewujudkan kampus yang bersih, akuntabel, dan terpercaya.
Kalau diibaratkan, SPI itu seperti rem pada kendaraan. Tidak selalu terlihat, tapi tanpanya, laju institusi bisa kehilangan arah. Dan forum ini, menjadi ruang bersama untuk memastikan rem itu tetap kuat, responsif, dan siap bekerja setiap saat.

Reporter : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Darwanto Ajak Tingkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Keuangan BLU
Rabu, 26 November 2025 . in Berita . 84 views
10509_darwanto.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi saksi acara penting pada Rabu, 26 November 2025, ketika Kepala Bagian PHP dan Pengaduan Masyarakat, Darwanto, SE., M. Ak., mempresentasikan materi tentang Sistem Pengendalian Intern (SPI) Badan Layanan Umum (BLU) di hadapan Ketua Satuan Pengawas Internal PTKN se-Indonesia.

Dalam presentasinya, Darwanto menekankan pentingnya SPI dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan BLU. Ia menjelaskan bahwa SPI merupakan proses yang integral dalam organisasi, melibatkan serangkaian aktivitas yang dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh pihak untuk memberikan keyakinan memadai atas pencapaian tujuan organisasi.

10510_peserta.jpg
Peserta acara peningkatan Satuan Pengawasan Internal (SPI) PTKN se-Indonesia

Darwanto juga membahas tentang komponen-komponen SPI, termasuk lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Ia menekankan bahwa SPI harus dirancang untuk mengurangi risiko dan meningkatkan efisiensi operasional BLU.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya SPI dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan BLU. Dengan demikian, BLU dapat meningkatkan kepercayaan publik dan mencapai tujuan organisasinya dengan lebih efektif.

Reporter : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Rury Hanasari Ajak SPI PTKN Bertransformasi Menuju Trusted Advisor dalam Mewujudkan Good University Governance
Rabu, 26 November 2025 . in Berita . 68 views
10508_rurry.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi tuan rumah kegiatan Peningkatan Satuan Pengawasan Internal (SPI) PTKN se-Indonesia yang digelar pada Rabu, 26 November 2025. Bertempat di Aula Gedung Rektorat Lantai 5.

Acara ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Rury Hanasari, SE., M.Ak., yang membawakan materi bertajuk “Transformasi SPI Menuju Trusted Advisor dalam Ekosistem Good University Governance (GUG)”.

Dalam pemaparannya, Rury menegaskan bahwa SPI tidak lagi hanya bertugas melakukan pemeriksaan atau audit, tetapi harus bertransformasi menjadi trusted advisor bagi pimpinan universitas. Peran strategis ini diperlukan untuk memastikan keputusan-keputusan penting yang diambil pimpinan didukung oleh tata kelola yang baik, akuntabel, dan berorientasi jangka panjang.

Menurutnya, transformasi SPI merupakan kunci dalam mewujudkan Good University Governance. “SPI harus mampu menjadi mitra strategis, bukan sekadar pengawas. Dengan kapasitas dan kapabilitas yang kuat, SPI dapat memberikan rekomendasi yang konstruktif dalam mendukung pengambilan kebijakan universitas,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi harus menjadi prinsip utama SPI, karena hal tersebut akan membantu universitas mematuhi perundang-undangan yang berlaku serta mendorong kepercayaan publik.

Acara yang dihadiri oleh para ketua SPI PTKN se-Indonesia ini bertujuan memperkuat kapasitas dan peran SPI sebagai pilar utama tata kelola. Melalui penguatan fungsi dan transformasi ini, SPI diharapkan mampu menjadi garda depan dalam mendukung universitas mencapai visi strategisnya, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Dengan dorongan transformasi ini, SPI diharapkan dapat menjadi motor penggerak tercapainya Good University Governance dan menciptakan perguruan tinggi negeri yang semakin profesional, transparan, dan berdaya saing.

Reporter : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Ajak Ketua SPI Se-Indonesia Kawal Kampus Bersih, Sekaligus Wakaf Bareng
Rabu, 26 November 2025 . in Berita . 95 views

 

10504_spi1.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Suasana Aula Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Jalan Gajayana No. 50. Rabu, 26 November 2025, terasa berbeda. Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, turun langsung menyapa para ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) PTKN se-Indonesia dalam agenda Penguatan SPI Nasional.

Dengan gaya hangat dan komunikatif, Prof. Ilfi menyambut satu per satu peserta yang hadir dari berbagai daerah. Mantan Wakil Rektor Bidang AUPK itu menekankan pentingnya peran SPI sebagai pendamping strategis rektor dalam mengambil kebijakan agar tetap lurus dan bebas dari penyelewengan.

SPI, menurutnya, bukan sekadar pengawas, tetapi mitra yang membantu menjaga arah gerak kampus tetap berada di jalur yang benar. Ia berharap forum kolaboratif ini mampu memperkuat mutu PTKN, khususnya dalam penguatan regulasi dan tata kelola.

Pesan serius itu disampaikan dengan cara yang santai dan menyentuh. Bahkan, Prof. Ilfi menyelipkan ajakan konkret yang langsung menggerakkan peserta. Dari atas panggung, ia mengajak seluruh ketua SPI melakukan gerakan wakaf melalui Dana Abadi Kementerian Agama RI.

10505_api2.jpg

Di layar terpampang QR Wakaf Tunai. Tanpa banyak basa-basi, rektor perempuan pertama di UIN Malang itu mengajak peserta benar-benar membuka ponsel dan memindai kode tersebut. Mobile banking ikut “dipanggil” ke arena forum.

Ia menyampaikan mimpi besarnya, menjadikan PTKN memiliki dana abadi kuat seperti Al-Azhar yang mampu membiayai mahasiswanya, atau Harvard dengan dana abadi ratusan triliun rupiah. Di Indonesia, IPB disebut sebagai contoh kampus dengan dana abadi yang terus tumbuh hingga ratusan miliar rupiah.

Prof. Ilfi mengakui, dana abadi di bawah Kementerian Agama masih perlu dikuatkan bersama. Ajakan wakaf itu menjadi langkah kecil namun nyata untuk memulainya dari sekarang. Nominalnya pun dibuat ringan. Peserta dibebaskan menentukan jumlahnya, dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Yang penting, kata dia, ikhlas.

Ajakan tersebut disambut antusias. Suasana forum yang semula formal berubah menjadi hangat. Bahkan, Prof. Ilfi ikut membuka gawai di atas panggung sebagai tanda bahwa gerakan itu dilakukan bersama, bukan sekadar imbauan.

Menjelang penutupan sambutan, Prof. Ilfi menutup dengan pantun yang mengundang senyum peserta. Pantun itu menjadi penegasan pesan utama hari itu, tentang kejujuran, integritas, dan cita-cita kampus berkelas dunia.

Forum Penguatan SPI ini menjadi momentum penting bagi PTKN se-Indonesia untuk tidak hanya berbicara tentang pengawasan, tetapi juga membangun gerakan nyata dari dalam. Dari integritas hingga wakaf, dari pengawasan hingga kesejahteraan umat. Kampus bersih ternyata tidak hanya lahir dari sistem, tetapi juga dari keikhlasan.

Lebih Lanjut »
Forum SPI PTKN Nasional di UIN Malang, Inspektorat Tegaskan Integritas sebagai Kunci Tata Kelola Kampus
Rabu, 26 November 2025 . in Berita . 74 views

 

10506_spi3.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Upaya memperkuat tata kelola perguruan tinggi keagamaan negeri terus digencarkan. Hal itu terlihat dalam Forum Penguatan Satuan Pengawasan Internal (SPI) PTKN se-Indonesia yang digelar di lantai 5 Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rabu, 26 November 2025.

Kegiatan ini menghadirkan Inspektur Wilayah IV Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Ishom, yang hadir mewakili Inspektur Jenderal Kemenag, H. Khairunnas, yang berhalangan hadir karena tengah menjalani perawatan medis.

10507_spi4.jpg

Forum nasional ini mengusung tema Pengawasan Berdampak sebagai Pilar Pembangunan Good University Governance. Tema itu mencerminkan pergeseran paradigma pengawasan yang tidak lagi berhenti pada temuan, tetapi harus memberi dampak nyata bagi perbaikan tata kelola kampus.

Dalam arahannya, Prof. Ishom menyampaikan pesan langsung dari Inspektur Jenderal Kemenag kepada para rektor dan pimpinan PTKN. Dukungan penuh terhadap keberadaan SPI di setiap kampus menjadi penekanan utama. SPI diharapkan benar-benar berfungsi sebagai mitra strategis pimpinan, sekaligus mata dan telinga civitas akademika dalam menjaga integritas institusi.

Pesan kedua yang disampaikan menyasar para auditor SPI di seluruh PTKN. Mereka diminta untuk menegakkan integritas, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Pengawasan, menurut Prof. Ishom, tidak akan bermakna jika hanya tajam di laporan tetapi tumpul dalam keteladanan.

Forum ini dinilai sebagai langkah penting karena baru dua kali digelar secara nasional. Tujuannya untuk menyamakan persepsi, langkah, sekaligus memperkuat posisi tawar SPI di masing-masing kampus. Keberadaan SPI, kata Prof. Ishom, bukan sekadar pelengkap struktur organisasi, melainkan penyangga utama integritas perguruan tinggi.

Ia juga menyinggung hasil riset disertasi yang menunjukkan bahwa integritas memiliki pengaruh signifikan terhadap kompetensi dan kinerja SPI. Artinya, sebaik apa pun sistem pengawasan yang dibangun, tetap akan rapuh tanpa fondasi integritas yang kuat. Dukungan pimpinan, kemitraan yang sehat, serta pembinaan berkelanjutan menjadi syarat mutlak.

Prinsip pengawasan yang didorong Kementerian Agama melalui Inspektorat juga bersifat solutif dan kolaboratif. Pengawasan tidak dimaksudkan semata-mata untuk menghukum, tetapi memberi jalan keluar atas persoalan yang ditemukan. Kolaborasi antar unit, antar kampus, serta dengan lembaga pemeriksa eksternal seperti BPKP dan BPK menjadi keniscayaan.

Pengawasan juga dituntut berkelanjutan dan berdampak. Proses audit, reviu, hingga monitoring dan evaluasi harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi perbaikan mutu kelembagaan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengawasan tidak boleh berhenti di meja laporan.

Rangkaian forum ini juga membahas penguatan regulasi SPI, termasuk arah penyusunan regulasi turunan dari undang-undang hingga Peraturan Menteri Agama. Penguatan regulasi diharapkan memberi landasan hukum yang lebih kokoh bagi SPI untuk bekerja secara independen, profesional, dan berwibawa.

Forum SPI PTKN di UIN Maliki Malang ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan bukan lagi sekadar formalitas. Target besarnya jelas, menghadirkan kampus yang bersih, berintegritas, dan benar-benar menerapkan prinsip good university governance. Integritas memang tidak lahir dari slogan. Ia tumbuh dari konsistensi dan keberanian menjaga yang benar, meski tidak selalu nyaman.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up