Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Jalur SPAN-PTKIN Sudah Dibuka, Yuk Buruan Daftar!
Senin, 5 Januari 2026 . in Berita . 690 views
10622_asad.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Kabar baik bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi keagamaan negeri. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau SPAN-PTKIN.
Kepala Bagian Akademik UIN Maliki Malang, H. Imam Ahmad, M.Ag, menjelaskan bahwa seluruh informasi terkait pendaftaran dapat diakses secara terbuka dan transparan melalui laman resmi span.ptkin.ac.id. Ia mengimbau calon mahasiswa untuk mencermati jadwal dan ketentuan agar tidak terlewat tahapan seleksi.
Pelaksanaan seleksi SPAN-PTKIN dimulai pada 5 Januari hingga 7 Februari 2026. Pada periode tersebut, proses verifikasi data akan berlangsung mulai 5 Januari sampai 9 Februari 2026 sebagai bagian penting dalam memastikan kelengkapan dan validitas berkas peserta.
Sementara itu, pendaftaran bagi calon mahasiswa baru dijadwalkan dibuka pada 11 Februari hingga 28 Februari 2026. Tahapan ini menjadi kesempatan emas bagi siswa yang memiliki prestasi akademik unggul untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa tes tertulis.
Adapun hasil seleksi SPAN-PTKIN akan diumumkan secara resmi pada 7 April 2026. Pengumuman ini sekaligus menjadi penentu langkah selanjutnya bagi para peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
“Bagi calon mahasiswa, silakan cek informasi lebih lengkap dan resmi melalui website span.ptkin.ac.id,” tutup Imam Ahmad.
Dengan dibukanya jalur SPAN-PTKIN ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya membuka akses pendidikan tinggi yang adil, transparan, dan berbasis prestasi. Jadi, bagi yang merasa rapornya bersinar, ini saatnya maju ke panggung utama.

Lebih Lanjut »
Komandan Menwa UIN Malang Pimpin Upacara HAB Kemenag ke-80
Senin, 5 Januari 2026 . in Berita . 135 views

 

10619_menwa.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Momen peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung khidmat dan penuh makna. Pada upacara yang digelar setiap 3 Januari itu, Lukman Wahid dipercaya menjadi komandan upacara.

Lukman Wahid yang merupakan Komandan Resimen Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tampil memimpin jalannya upacara dengan tegas dan rapi. Kepercayaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengakuan atas peran aktif Menwa dalam menjaga nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan nasionalisme di lingkungan kampus.

Hari Amal Bhakti sendiri menandai hari lahir Kementerian Agama Republik Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga momentum refleksi atas pengabdian Kementerian Agama dalam merawat kehidupan beragama yang rukun, moderat, dan berkeadaban.

Kehadiran Menwa sebagai bagian penting dalam upacara HAB ke-80 ini memberi warna tersendiri. Semangat muda, barisan yang tertata, serta kepemimpinan yang solid menjadi pesan kuat bahwa nilai pengabdian dan kebangsaan terus hidup dan tumbuh di kampus hijau UIN Malang. Singkatnya, upacara ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang menyiapkan generasi penerus yang siap mengabdi.

 

Lebih Lanjut »
SK PENYESUAIAN UKT SEMESTER GENAP 2025-2026
Minggu, 4 Januari 2026 . in Pengumuman . 2282 views

SK Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor: 3536 Tahun 2025 Tentang Penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) Mahasiswa Semester Genap 2025-2026 dapat didownload di bawah ini:

SK PENYESUAIAN UKT 

Lebih Lanjut »
UIN Maliki Malang Bebaskan UKT Mahasiswa Asal Aceh, Wujud Empati di Momentum HAB Kemenag ke-80
Sabtu, 3 Januari 2026 . in Berita . 129 views

  

10611_3.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Di tengah khidmatnya peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke-80, pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghadirkan makna peringatan yang lebih membumi. Tidak hanya seremoni, kampus hijau ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap bencana alam yang melanda Indonesia, khususnya musibah tanah longsor dan banjir bandang di Aceh.

10609_1.jpeg

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab sosial, Lembaga Zakat dan Wakaf (El Zawa) UIN Maliki Malang mengambil langkah konkret dengan memberikan pembebasan Uang Kuliah Tunggal bagi mahasiswa asal Aceh. Kebijakan ini diberikan kepada 45 mahasiswa untuk tahun akademik 2025–2026, sekaligus menjadi angin segar bagi mereka yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung oleh bencana.

10613_5.jpeg

Penyerahan pembebasan UKT dilakukan secara simbolis oleh jajaran pimpinan universitas. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik Drs. H. Basri, MA., Ph.D, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., Ph.D, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, MA, Kepala Biro AAKK Dr. Hj. Hidayatus Sholiha, serta Kepala Biro AUPK Dr. H. Muhtar Hazawawi, M.Ag.

10615_7.jpeg

Kebijakan ini menjadi pesan kuat bahwa kampus tidak berdiri di menara gading. Pendidikan tetap berjalan, empati tidak boleh tertinggal. "UIN Maliki Malang ingin memastikan para mahasiswa tetap fokus belajar tanpa dibebani persoalan biaya di tengah situasi sulit yang dihadapi daerah asal mereka," tegas Kabiro AUPK Dr. Muhtar Hazawawi di hadapan peserta upacara peringatan HAB.

10614_6.jpeg

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan universitas dan para mahasiswa penerima pembebasan UKT. Sebuah momen sederhana, tapi sarat makna. Kadang, bantuan paling berarti bukan soal angka, tapi tentang hadir di waktu yang tepat.

10612_4.jpeg
Lebih Lanjut »
Upacara HAB ke-80 Kemenag di UIN Maliki Malang, Tegaskan Kerukunan dan Tantangan AI
Sabtu, 3 Januari 2026 . in Berita . 158 views

 

10606_hazawawi.png

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Seluruh ASN dan sivitas akademika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar upacara peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama RI ke-80, Sabtu, 3 Januari 2026. Upacara berlangsung khidmat di lingkungan kampus sebagai bagian dari refleksi delapan dekade pengabdian Kementerian Agama bagi bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Biro AUPK UIN Maliki Malang, Dr. H. Muhtar Hazawawi, M.Ag, bertindak sebagai pembina upacara menggantikan Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. Dalam amanatnya, Muhtar membacakan sambutan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.

10608_upacara.jpg

Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Menteri Agama menegaskan bahwa kerukunan tidak berhenti pada ketiadaan konflik, tetapi menjadi energi kebangsaan yang produktif. Perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial harus dirajut sebagai kekuatan kolaboratif untuk mendorong kemajuan Indonesia.

Dalam sambutannya, Menag mengingatkan bahwa kehadiran Kementerian Agama sejak awal merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Kemenag lahir bukan untuk satu golongan, melainkan sebagai ruang sinergi seluruh komponen bangsa agar kehidupan keagamaan tumbuh damai, adil, dan sejahtera.

Delapan puluh tahun perjalanan Kemenag juga menegaskan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Peran tersebut kini semakin luas, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, penguatan kerukunan berbasis kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga memastikan agama hadir sebagai solusi atas persoalan bangsa.

10607_peserta.jpg

Menag juga menyoroti capaian sepanjang 2025 melalui semangat “Kemenag Berdampak.” Transformasi digital dinilai telah menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat. Di sisi lain, penguatan ekonomi umat melalui pesantren serta optimalisasi zakat, wakaf, dan dana sosial keagamaan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Di bidang pendidikan, madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan terus menunjukkan peningkatan kualitas. Inovasi kurikulum dan penguatan sarana prasarana membuat institusi pendidikan di bawah Kemenag sejajar dengan standar pendidikan nasional lainnya. Program Desa Sadar Kerukunan pun disebut sebagai contoh nyata bagaimana nilai kerukunan dibumikan langsung di tengah masyarakat.

Menatap masa depan, Menteri Agama mengingatkan tantangan besar era kecerdasan buatan dan dunia VUCA. ASN Kementerian Agama diminta tidak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut mewarnai perkembangan AI dengan konten keagamaan yang valid, moderat, dan mencerahkan. Algoritma masa depan, menurutnya, tidak boleh kosong dari nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

Menutup amanatnya, Menag mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus bertransformasi menjadi pribadi yang adaptif, terbuka terhadap teknologi, dan sigap melayani umat dengan empati serta integritas. Dengan fondasi kerukunan, sinergi, dan penguasaan teknologi yang beretika, Indonesia diyakini mampu melangkah menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.

Upacara HAB ke-80 di UIN Maliki Malang pun menjadi penanda bahwa semangat pengabdian Kementerian Agama tetap relevan, bahkan semakin menantang. Delapan puluh tahun bukan usia pensiun, melainkan usia matang untuk terus bergerak, berpikir ke depan, dan memberi dampak nyata bagi umat dan bangsa.

Lebih Lanjut »
UIN Maliki Malang Matangkan Persiapan HAB Kemenag RI ke-80, Upacara Perdana Digelar di Kampus Tiga
Senin, 29 Desember 2025 . in Berita . 146 views
10603_siap.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY— Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke-80. Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Maliki Malang, Dr. H. Muhtar Hazawawi, M.Ag, memimpin langsung rapat koordinasi bersama tim panitia HAB, Senin, 29 Desember 2025.

Dalam arahannya, Muhtar menegaskan bahwa peringatan HAB bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan ini membawa nama baik dan marwah Kementerian Agama, sekaligus menjadi cermin profesionalitas institusi pendidikan di bawah naungannya.

“Semua harus clear dan dipersiapkan dengan matang. HAB ke-80 ini bagian dari kebanggaan kita bersama,” ujarnya lugas.

10604_hab.jpg

Peringatan HAB tahun ini yang direncanakan berlangsung di Kampus Tiga UIN Maliki Malang, Kota Batu masih dipanding karena persoapan persiapan teknis di lapanga, sehingga pelaksanaannupacara HAB Kemenag RI Ke-80 ini masih tetap dilaksanakan di kampus 1 Jalan Gajayana no.50 Kota Malang.

Muhtar juga mengingatkan pentingnya ketepatan teknis, mulai dari kesiapan petugas upacara hingga kehadiran para undangan. Ia meminta panitia memastikan seluruh undangan tersampaikan dengan baik agar tidak ada pihak yang terlewat.

“Hal-hal kecil sering kali menentukan kesan besar,” katanya, setengah mengingatkan, setengah menyindir pengalaman klasik panitia acara.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana HAB UIN Maliki Malang, Hj. Umihanik, SE., MM, meminta setiap seksi bekerja detail dan disiplin sesuai tugas masing-masing. Pasalnya, rangkaian peringatan HAB juga akan diisi dengan penyerahan Satya Lencana Karya Satya kepada 94 ASN berprestasi di lingkungan UIN Maliki Malang.

10605_sw.jpg

Selain upacara dan penganugerahan, agenda syukuran juga akan digelar melalui prosesi potong tumpeng. Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur atas peringatan HAB Kementerian Agama RI ke-80 sekaligus atas perpindahan Fakultas Psikologi dan Humaniora ke Kampus Tiga.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, UIN Maliki Malang berharap peringatan HAB ke-80 tidak hanya berjalan khidmat dan tertib, tetapi juga meninggalkan kesan positif sebagai momentum refleksi, syukur, dan penguatan semangat pengabdian.

Lebih Lanjut »
Ketua LP2M Tegaskan KKM UIN Malang 2025 Fokus Pemberdayaan dan Moderasi Beragama
Selasa, 23 Desember 2025 . in Berita . 250 views
10600_foto-bersama-kkm.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan pelepasan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Gelombang I Tahun Akademik 2025/2026, Selasa 23 Desember 2025. Sebanyak 2.582 mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai wilayah pengabdian hingga 4 Februari 2025 dengan mengusung semangat “KKM 2025: Berdampak dan Bergerak”.

Ketua LP2M UIN Malang menjelaskan bahwa peserta KKM tahun ini terbagi dalam berbagai skema. KKM reguler diikuti oleh 1.591 mahasiswa, KKM mandiri sebanyak 462 mahasiswa, unggulan PSGAD 71 mahasiswa, unggulan Halal Center 52 mahasiswa, unggulan Moderasi Beragama 18 mahasiswa, reguler Family Corner Masjid 203 mahasiswa, inkubasi bisnis 19 mahasiswa, serta KKM internasional sebanyak 8 mahasiswa. Selain itu, KKM juga mencakup kluster pesantren yang tersebar di pesantren dan madrasah.

“Pendekatan KKM pada tahun ini lebih berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Isu yang kita angkat meliputi penguatan moderasi beragama, penguatan ekoteologi, serta kesejahteraan masyarakat dengan perspektif SDGs,” ujar Ketua LP2M UIN Malang.

10602_gus-is-lp2m.jpeg

Ketua LP2M UIN Malang menegaskan bahwa KKM bukan sekadar kegiatan yang menuntaskan kewajiban akademik, melainkan sarana membentuk empati mahasiswa agar siap terjun di tengah masyarakat. Menurut Ketua LP2M, KKM UIN Malang memiliki kekhasan dengan empat pilar utama yang mencerminkan karakter insan Ulul Albab.

“Peserta KKM harus mencerminkan akhlak karimah, memiliki intelektual yang kuat, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Mahasiswa KKM merupakan duta kampus, sehingga penting untuk menghormati kearifan lokal dan adat istiadat setempat,” tegas Ketua LP2M UIN Malang. (n.a)

Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani
Fotografer : Ibrahim Al Hanif

Lebih Lanjut »
Pelepasan KKM 2025, UIN Malang Tekankan Dampak dan Gerak Mahasiswa
Selasa, 23 Desember 2025 . in Berita . 211 views
10599_bu-rektor-kkm.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Triyo Supriyanto, M.Ag, secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Gelombang I Tahun Akademik 2025/2026, Selasa 23 Desember 2025. Pelepasan dilakukan mewakili Rektor UIN Malang dalam sebuah prosesi resmi di kampus.

Dalam sambutannya, Prof. Triyo Supriyanto menegaskan bahwa kata berdampak menjadi identitas utama mahasiswa UIN Malang. Menurut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, KKM merupakan ciri khas pengabdian mahasiswa UIN Malang yang hadir di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari wilayah pegunungan hingga kawasan perkotaan.

“Identitas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang adalah Ulul Albab. Maka KKM harus memberi dampak nyata di masyarakat, dan dampak tersebut hanya dapat terwujud jika disertai dengan gerak,” ujar Prof. Triyo Supriyanto.

10601_pak-triyo-wr.jpeg

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan nilai-nilai Ulul Albab dalam setiap program yang dijalankan, sehingga kehadiran KKM benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan juga memohon bimbingan optimal dari para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) selama pelaksanaan KKM.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, atas nama Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Triyo Supriyanto, M.Ag secara resmi membuka dan melepas pelaksanaan KKM UIN Malang Tahun 2025. (n.a)

Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani
Fotografer : Ibrahim Al Hanif

Lebih Lanjut »
Ditjen PHU: Sinergi antara Dana Haji, Filantropi dan Pembiayaan Syariah untuk Program Berkelanjutan
Senin, 22 Desember 2025 . in Berita . 177 views
10598_menat.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY— Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI bekerja sama dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Seminar Nasional bertajuk Integrasi Filantropi dan Ekonomi Haji: Kontribusi untuk Pembangunan Berkelanjutan, Senin, 22 Desember 2025. Seminar yang berlangsung di Aula Rektorat UIN Maliki Malang itu membahas satu isu krusial: bagaimana dana umat dapat dikelola lebih berdampak bagi kesejahteraan nasional.

10595_tro.jpg

Sekretaris Ditjen PHU Kemenag RI Dr. H.M. Arif Hatim, M.Ag, dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji tidak semata berdimensi ritual. Di baliknya, terdapat dimensi sosial dan ekonomi yang sangat besar. Dengan jumlah jemaah haji Indonesia yang mencapai lebih dari 5 juta orang dalam daftar tunggu dan rata-rata kuota sekitar 221 ribu jemaah per tahun, potensi dana yang beredar mencapai nilai triliunan rupiah.

“Jika dikelola secara profesional, produktif, dan akuntabel, dana tersebut dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan penguatan kesejahteraan umat,” ujarnya.

10593_fi.jpg

Ia menjelaskan, instrumen filantropi keagamaan seperti zakat, infak, dan sedekah telah terbukti menjadi pilar penting dalam pengentasan kemiskinan. Namun hingga kini, integrasi antara filantropi keagamaan dan ekonomi haji masih belum optimal, baik dari sisi kebijakan, pemanfaatan riset, maupun sinergi antar aktor.

Seminar ini digelar untuk merespons kondisi tersebut. Tujuannya antara lain membangun ekosistem integratif antara filantropi dan ekonomi haji, menggali peluang pembiayaan strategis, menyajikan praktik baik pengelolaan dana umat, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi Kementerian Agama dan para pemangku kepentingan.

10594_lan.jpg

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, menyambut baik forum ini. Menurutnya, diskursus ekonomi keumatan selama ini kerap berjalan sendiri-sendiri.

“Filantropi dibahas di satu ruang, ekonomi haji dibahas di ruang lain. Padahal keduanya punya irisan yang sangat kuat dan potensial,” kata Prof. Ilfi.

Ia juga menyinggung kerja sama UIN Maliki Malang dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang telah dijajaki sebelumnya. Menurutnya, dana haji bukan dana gratis, melainkan dana umat yang harus dikelola secara hati-hati, profesional, dan patuh regulasi.

10597_kem.jpg

“Kendala kita sering kali ada di regulasi, terutama yang berkaitan dengan Kementerian Keuangan. Ini perlu ruang dialog agar potensi besar ini tidak berhenti di atas kertas,” ujarnya.

Prof. Ilfi menambahkan, total dana haji yang dikelola BPKH saat ini mencapai sekitar Rp180 triliun. Angka tersebut menunjukkan daya ungkit ekonomi yang luar biasa jika diarahkan untuk pembiayaan pendidikan, riset, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, anggota BPKH, serta para akademisi dan pakar ekonomi Islam dari berbagai perguruan tinggi. Para pemateri membedah isu dari sudut pandang kebijakan, kerangka konseptual, hingga praktik pengelolaan dana umat di lapangan.

10596_pi.jpg

Diskusi berjalan dinamis dan kritis. Satu benang merah mengemuka: dana haji dan filantropi keagamaan memiliki potensi besar untuk menjadi motor pembangunan berkelanjutan, selama dikelola dengan visi jangka panjang dan keberanian berinovasi. "Jika tidak, peluang emas ini hanya akan jadi angka cantik di laporan tahunan," tutupnya.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up